
“Iya Tuan Putra “ Jawab Dika
“ Siapa yang menjadi calon suami adikku ?” tanya Putra.
“Saya tidak tahu tuan, selama saya mengikuti nona tidak ada
pria yang menjalin hubungan spesial dengan nona hanya klien kerja saja.” Jawab
Dika
“ Selidiki siapa calon suami adikku dan segera kabari aku.”
Perintah Putra
“ Baik Tuan.” Jawab Dika lalu panggilan terputus.
Sepertinya Arini hanya bercanda denganku. Batin Putra
Putra lalu menghubungi Orlando Philips dari Black Kingdom
mengenai mata-mata yang dia kirim.
“ Halo Mr. DK ada apa menghubungi saya ?” Sapa Orlando.
Tidak ada yang mengetahui nama Putra sebagai bos mafia, dia pun menggunakan
ponsel yang berbeda saat bekerja sebagai bos mafia.
“ Siapa yang memintamu mengirim mata-mata bernama Alex ke
Indonesia ?” Tanya Putra
“ Aku tidak tahu namanya yang aku tahu dia membayarku, Kau
tahukan di dunia kita hanya mempercayai uang dan uang yang bekerja tidak perlu
mengenal atau mengetahui orangnya, selama aku dibayar aku akan melakukannya.”
Jawab Orlando berbohong dia tahu Grup Mafia Putra bukanlah grup yang tidak
punya kuasa, jika tahu siapa yang menyuruh sebenarnya bisa-bisa dia juga
menjadi sasarannya dan itu tidak menguntungkan Grup Mafianya.
“Baiklah aku percaya padamu. Aku akan mencari tahu siapa
sendiri .” Jawab Putra dan memutuskan panggilannya.
Orlando yang mengetahui hal itu langsung menghubungi Vico.
“Vic kamu menyuruh mata-mata kemarin untuk mengikuti siapa
?” Tanya Orlando
“ Seseorang, kenapa kamu bertanya ?” Tanya Vico balik ke
Orlando.
“ Apa dia orang yang berbahaya ? Kenapa sampai Bos Dark
Knight menghubungiku dan menanyakan siapa yang memesan mata-mataku.” Jelas
Orlando
Apa ? Dark Knight ? Apa hubungan Arini dengan Bos mafia
itu ? sampai-sampai dia menghubungi Orlando dan menyandera mata-mataku .Batin
Vico yang bingung dengan apa yang diucapkan Orlando barusan.
Dark Knight merupakan Grup Mafia terkuat kedua di Eropa
setelah Orlando tetapi jaringan Dark Knight memiliki cakupan yang luas yaitu
Eropa dan Asia, sehingga akan sulit untuk menghadapi kemarahan bos mafia
tersebut.
“Kamu tidak memberitahu kalau aku yang menyuruh kan ?” Tanya
__ADS_1
Vico
“Apa kamu pikir aku sudah gila memasukkanmu ke mulut singa ?
Aku berbohong pada bos DK. Walaupun dia di bawahku di Eropa tapi untuk Asia aku
tidak bisa mengatasinya jika terjadi apa-apa denganmu bodoh.” Jawab Orlando
Orlando dan Vico adalah teman sejak kecil tanpa
sepengetahuan orang tua Vico dan mereka bekerja sama untuk mengelola grup mafia
Black Kingdom sampai menjadi yang terkuat di Eropa. Tetapi Vico hanya bekerja
dibalik layar sedangkan semua tahu bahwa Orlandolah pemimpinnya.
“ Berhati-hatilah karena dia sedang mencarimu. Sampai
sekarang mata-mata yang aku kirim belum kembali, itu berarti masih dia tahan. “
Ucap Orlando
“ Oke, Jangan kawatir akan susah melacakku.” Jawab Vico lalu
memutuskan panggilan itu.
Kantor Vico
“Kim apa kau sudah dapat informasi dari orang yang bertemu
Arini kemarin ?” Tanya Vico pada sekretaris Kim.
“ Sudah tuan, dia adalah seorang komposer musik dan pianis
terkenal dan merupakan teman masa kecil nona saat di Indonesia.” Jawab
sekretaris Kim.
“ Apa dia juga menyukai Arini ?” Tanya Vico lagi.
“ Sepertinya dia menyukai nona Tuan.” Jawab sekretaris Kim
“ Apakah ada lagi yang mendekati Arini ?” Tanya Vico yang
penasaran.
“ Untuk sementara belum ada Tuan, karena nona Arini memang
baru satu tahunan di Indonesia dan memulai perusahaan desainnya tersebut,
selain itu nona Arini sangat dijaga ketat kakaknya untuk berhubungan dengan
seorang pria tuan, kecuali itu berhubungan dengan pekerjaannya.” Jawab
sekretaris Kim.
“ Kim cari tahu apakah Arini memiliki hubungan dengan grup
mafia Dark Knight atau tidak, karena bos grup mafia itu mencariku saat ini
karena mata-mata yang aku kirim untuk menyelidiki Arini beberapa hari yang lalu
!” Perintah Vico yang penasaran dengan Arini dan Dark Knight.
“ Baik Tuan” Jawab sekretaris Kim
Rumah Vico
“Pah kenapa Vico dijodohkan dengan anak Pak Permana tanpa
bilang mamah ?” Tanya mamah Vico.
“ Papah rasa Vico dan Arini cocok mah dan Pak Permana juga
rekan bisnis papah.” Jawab Papah Vico
“ Tapi mamah ingin menjodohkan Vico dengan anak teman mamah
pah.” Ucap mamah Vico
__ADS_1
“ Tapi papah kan sudah sepakat dengan Pak Permana mah, Vico
dan Arini juga sudah setuju.” Balas Pak Marco
“ Tapi mamah tidak terlalu suka dengan Arini pah, dia tidak
modis seperti mamah pasti akan susah kalau mamah ajak pergi-pergi nanti tidak
nyambung dengan mamah kalau mamah ajak bicara.” Jawab mamah Vico.
“ Mah, sudahlah yang menjalani hubungan kan Vico dan Arini
dan mereka sudah setuju kenapa mamah malah membahas hal remeh seperti itu.”
Jawab Pak Marco pada istrinya.
“ Papah tapi anak teman mamah lebih cantik daripada Arini
dan lebih kaya daripada Pak Permana. Dia dari Keluarga Marcell pak yang tahun
lalu dinobatkan menjadi orang terkaya nomor 9 didunia, mamah juga sudah sangat
kenal dengan anaknya, dia sering ikut mamahnya saat arisan atau kita
kumpul-kumpul, anaknya juga sopan dan ceria jadi cocok dengan Vico .” Jelas
mamah Vico panjang pada suaminya
“ Pokoknya ini keputusan final mamah harus setuju.” Jawab
Papah Vico.
“Mamah pokonya tidak setuju dengan perjodohan itu, kenapa
papah tidak bicara dengan mamah dan langsung memutuskan sendiri, Vico kan juga
anak mamah, jadi mamah juga ingin ikut dalam menentukan masa depan Vico,
apalagi ini soal istrinya yang akan mendampingi Vico seumur hidupnya, selain
harus cocok dia juga harus bisa membantu Vico dalam banyak hal.” Jawab mamahnya
yang merasa Arini tidak cocok dengan Vico.
“ Sudahlah mah papah lelah membahas ini dengan mamah, papah
akan ke kamar istirahat dulu.” Jelas Pak Marco lalu meninggalkan istrinya
menuju kamarnya.
“ Papah selalu saja memutuskan semuanya sendiri tanpa
membicarakan dengan mamah, mamah akan bicara dengan Vico saja pasti dia akan
lebih mendengarkan mamah.” Balas mamahnya dan mengambil ponselnya ingin
menghubungi putra semata wayangnya tersebut.
“ Hallo iya mah ada apa menghubungi Vico ?” Jawab Vico
mendengar ponselnya berbunyi dan melihat mamahnya menelepon.
“ Sayang bagaimana kalau kamu membatalkan pernikahan kamu
dengan anak keluarga Permana ?” Ucap mamah Vico.
“ Kenapa mah, Vico sudah setuju dan Vico tidak mau
membatalkannya.” Jawab Vico tegas.
“ Vico mamah tidak suka dengan Arini mamah akan jodohkan
kamu dengan anak teman mamah, kamu tahu putri satu-satunya keluarga Marcell kan
? mamah sudah kenal dengan dia mamah sudah membicarakan perjodohan kalian,
putrinya juga sangat menyukai kamu, kalian pasti akan cocok, daripada Arini
yang pendiam itu.” Jelas mamah Vico.
__ADS_1