My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
17. Keburukan Arini


__ADS_3

Restoran Botanika


“ Arini disini..” Teriak Arga sambil melambaikan tangannya yang sudah datang duluan di


restoran itu dan sudah memilih tempat dekat jendela.


Arini yang mendengar dan melihat Arga segera menghampirinya.


Arini lalu duduk di depan Arga. Pelayan restoran menghampiri mereka menyerahkan


buku menu dan menanyakan pesanan mereka berdua.


“ Kamu sukan makan apa Arini ?” Tanya Arga setelah membaca


beberapa menu yang tersedia.


“ Aku suka semua makanan Ga, kamu mau pesan apa ?” Tanya


Arini yang mulai Akrab dengan Arga sejak terakhir bertemu karena merasa


memiliki teman sekarang.


“ Aku Spaghetti Bolognese minumnya Jus Jeruk saja


mbak, kamu apa Arini ?” Ucap Arga pada pelayan lalu bertanya pada Arini karena


masih terlihat membaca buku menu tersebut.


“ Aku western salad sama jus jeruk juga mbak.” Ucap


Arini setelah memutuskan menu yang ingin dia nikmati.


“ Saya ulangi pesanannya satu spaghetti bolognese,


satu western salad dan 2 jus jeruknya ya nona dan tuan ?” ucap pelayan


mengulang pesanan untuk memastikan apa yang dia catat sudah sesuai.


“ Iya mbak.” Jawab Arini dan Arga pada pelayan itu


bersamaan.


“ Baik, mohon ditunggu.” Ucap pelayan lalu meninggalkan


mereka berdua


“ Bagaimana kabar kamu Arini ?” Tanya Arga memulai


pembicaraannya dengan Arini.


“ Baik Ga, kamu sendiri ?” Tanya Arini balik


“ Aku juga baik, kamu tadi kenapa saat aku telpon seperti


orang ketakutan ?” Tanya Arga yang penasaran


“ Oh hanya mimpi buruk saat ketiduran di kantor.” Jawab


Arini


“ Kamu jangan terlalu kelelahan itu tidak baik untuk


kesehatan sampai-sampai bermimpi buruk saat tidur.” Ucap Arga mengingatkan pada


Arini


“ Iya, ada beberapa pekerjaan yang memang mengharuskan aku


tangani sendiri dan beberapa hari aku lembur di kantor mungkin karena itu aku


jadi bermimpi buruk.” Ucap Arini yang memang tubuhnya terasa lelah akibat


pekerjaannya itu.


“ Nah itu kan, O iya Arini besok aku ada konser musik kamu


datang menjadi tamu spesialku ya, aku tidak memiliki banyak teman di sini. Mau


ya ?” Pinta Arga


“ Mmmm , Bagaimana ya Ga, aku masih memiliki pekerjaan yang


harus aku selesaikan .” Jelas Arini


“ Ayolah kamu hadir, ini bisa menjadi hiburan agar kamu


lebih santai dan mendapat inspirasi baru.” Pinta Arga agar Arini mau menghadiri


konsernya.

__ADS_1


“ Sepertinya aku tidak bisa Ga.” Ucap Arini lagi karena


memang dia harus menyelesaikan tender dari Angkasa Grup dan menyiapkan untuk


Tender Perusahaan Horison .


“ Please Arini, ini konser pertamaku di Indonesia


setelah aku lama di luar negeri, aku ingin kamu hadir.” Ucap Arga sedikit


memohon pada Arini.


“ Baiklah, aku akan datang ke konser kamu.” Jawab Arini


merasa tidak enak dengan permintaan Arga tersebut.


“ Terima Kasih Arini.” Ucap Arga terlihat dia sangat senang


karena Arini menerimanya dan dia menyerahkan Tiket konser VIP pada Arini.


Makanan yang mereka pesan datang dan dihidangkan pelayan di


meja mereka. Mereka lalu menyantap makanan tersebut. Terlihat ada sedikit sisa


makanan menempel di sekitar bibir Arini. Arga yang melihat hal itu lalu


mengambil tisu dan membersihkan makanan yang menempel itu. Di meja yang tidak


jauh ternyata ada Mamah Vico dan melihat adegan itu lalu segera memotretnya


untuk menunjukkan pada Vico dan suaminya. Dia berpendapat bahwa Arini memiliki


hubungan spesial dengan Arga karena melihat hal itu.


“ Wah ini adegan yang bagus. Untung aku tadi janjian makan


di sini bersama Siska jadi aku mendapat adegan ini, akan aku potret dan


perlihatkan kepada papah dan Vico bagaimana kelakuan Arini, biar mereka


membatalkan perjodohan, dan Vico mau aku jodohkan dengan Fellicia, Yes rencanaku


akan berhasil.” Gumam mamah Vico sambil mengabadikan kejadian itu dengan


ponselnya.


melanjutkan makan mereka.


“Terima kasih.” Ucap Arini


“ Sama-sama. Kamu seperti anak kecil Arini, makan saja


belepotan begitu.” Ucap Arga


Arini hanya tersenyum malu mendengar ucapan Arga itu.


“ Arini malam ini ada acara tidak ?” Tanya Arga setelah


selesai menyantap hidangannya.


“ Malam ini aku akan lembur di kantor menyelesaikan


desainku.” Jawab Arini.


“Baiklah.” Ucap Arga.


Mereka lalu membayar pesanan makanan itu dan meninggalkan


restoran itu.


Arini lalu kembali ke kantor.


Kantor Aldo


“Aku ingin bertemu dengan Arini. Bagaimana caranya ya ? oh


aku ada ide bagaimana kalau aku mengajaknya bertemu dan membicarakan soal


perbaikan desain, pasti kalau masalah pekerjaan dia mau, kalau hanya makan


malam pasti ditolak seperti biasa ” Gumam Aldo di kantornya. Karena beberapa


kali megajak Arini keluar makan malam selalu ditolak dengan berbagai alasan.


Aldo lalu mengambil ponselnya dan menghubungi Arini.


“ Halo Arini.” Ucap Aldo saat panggilannya tersambung.


“ Iya Aldo ada apa ?” Tanya Arini

__ADS_1


“ Arini malam ini bisa bertemu aku ingin memperbaiki sedikit


desain kemarin.” Ucap Aldo membuat alasan pertemuan malam itu.


“ Bisa besok pagi saja Do, aku malam ini sedang sibuk ?”


tanggapan Arini dengan permintaan Aldo itu.


“ Besok akan aku serahkan ke kontraktornya Arini, bisa ya ?”


Pinta Aldo lagi.


“Baiklah.” Jawab Arini karena merasa tidak enak dengan Aldo.


“ Kita bertemu di Restoran X di Mall dekat kantormu saja ya


?” Jelas Aldo


“ Oke, ketemu jam 7 di sana ya, biar nanti tidak terlalu


malam dan bisa segera aku kerjakan dan serahkan kamu besok pagi.” Ucap Arini


“ Oke sampai bertemu nanti malam Arini.” Ucap Aldo dan


terlihat dia sangat senang karena berhasil mengajak Arini makan malam.


“ Oke.” Balas Arini dan mematikan panggilannya.


Kantor Vico


Drt drt drt


Terdengar getaran di ponsel Vico terlihat ada pesan dari


mamahnya.


Vico lalu membuka ponselnya dan melihat isi pesan dari


mamahnya tersebut.


Vico sangat kaget dan marah dengan apa yang dia lihat. Dia


membanting ponselnya ke dinding.


“Kim segera ke ruanganku.” Perintah Vico pada sekretaris Kim


“ Kim bookingkan satu restoran yang sangat mewah untukku


nanti malam.” Ucap Vico.


“ Baik Tuan.” Jawab sekretaris Kim


“ Kim ambilkan aku ponsel baru, dan suruh kebersihan


membersihkan itu.” Ucap Vico dan menunjuk ponselnya yang sudah hancur


berkeping-keping di lantai.


“ Baik Tuan. Maaf tuan untuk acara keluarga atau apa tuan ?”


Tanya Kim yang memang belum tahu kalau Vico dijodohkan dengan Arini.


“ Untuk pasangan.” Jawab Vico yang sudah dapat sekretaris


Kim pahami untuk apa tuannya tersebut memesan restoran itu.


“ Baik tuan.” Ucap sekretaris Kim dan berlalu pergi


meninggalkan ruangan Vico untuk mengambilkan ponsel baru dan meminta sekretaris


perempuan memanggilkan cleaning service untuk membersihkan ruangan Vico


sekarang.


Sekretaris Kim kembali ke ruangannya dan mencari beberapa


restoran yang cocok untuk pasangan makan malam.


Vico lalu menghubungi Arini untuk mengajaknya makan malam


“ Halo Arini.” Ucap Vico yang mendengar panggilannya


tersambung.


“ Iya ini dengan siapa ya ?” Karena Arini belum memiliki


nomor ponsel Vico. Sedangkan Vico sudah mendapatkan nomor telepon Arini dari


mata-matanya waktu itu.

__ADS_1


__ADS_2