My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Keberangkatan Orlando


__ADS_3

Sesuai janjinya dengan Vico hari ini Orlando bersiap-siap


untuk berkunjung ke Indonesia negeri yang hampir di kunjungi ibunya tapi naas


pesawat yang dikendarainya itu terjadi kecelakaan hingga merenggut nyawa dan


membuatnya meninggalkan Orlando selama-lamanya. Hal itulah yang membuatnya


enggan untuk datang ke Indonesia walau banyak hal yang menggiurkan yang di


tawarkan negeri jutaan pulau itu. Baik itu dalam hal pariwisata, makanan,


penduduknya, kebudayaan, dan wanita-wanita Asia yang terkenal akan


kecantikannya.


Dia terlihat enggan pergi ke sana terlihat dari wajah kusut


yang terlihat di mana ia berjalan ke arah mobil yang akan mengantarkannya ke


bandara untuk terbang mengendarai burung besi ke negara berlambang burung


garuda itu. Terlihat Orlando menggunakan kaos hitam dengan jaket hitam dan


celana jeans hitam dengan sepatu Nike Air Jordan Klasik berwarna putih dan kaca


mata hitam yang menjadi pemanis wajah tampan khas pria Eropa yang dia miliki.


Seorang sopir terlihat membukakan pintu mobil Sport berlambang kuda berwarna


merah yang terparkir tepat di depan pintu rumahnya.


“ Ah sialan Vico kenapa harus menyuruhku datang untuk


mendengarkan informasi penting yang dia miliki tentang penolong kita saat kecil


itu. Dan kenapa juga harus di Indonesia entah kenapa negara itu membuatku


trauma dan tidak ingin aku ke sana karena takut bisa saja pesawatku jatuh


seperti mamahku dulu.” Orlando terlihat sangat sedih mengingat mendiang ibunya


yang meninggal dan ditemukan beberapa hari usai berita kecelakaan pesawat


terbang yang tengah membawanya ke Indonesia untuk berlibur itu. Masa kecilnya


harus di lewati tanpa adanya sosok ibu yang selalu lembut padanya itu.


Usai mengeluh dia pun tetap memasuki mobil itu. Sang sopir


berpakaian rapi warna hitam itu pun menutup pintunya usai Orlando masuk ke tempat duduk di


sampingnya. Dia lalu bergegas berjalan ke bangku kemudi untuk mengendarai kuda


besi itu. Orlando terlihat memijat pelipisnya yang terasa pusing karena


menghadapi tekanan yang dia rasakan saat ini itu.


“ Apakah semuanya sudah di cek dan dalam kondisi baik ?”


Tanya Orlando memperhatikan keselamatan yang biasanya tidak sampai seperti ini


dan selalu percaya dengan performa anak buahnya itu. Dia menghubungi Tim yang


biasa mempersiapkan pesawat pribadi yang mengantarkannya ke berbagai negara di

__ADS_1


Eropa untuk mengurus semua bisnisnya itu.


“ Semuanya sudah siap dan sudah dicek berulang kali Tuan


Orlando, kami juga menyiapkan orang-orang ahli dibandingkan biasanya untuk


penerbangan kali ini, Tuan Orlando tenang saja selain itu pesawat yang akan


digunakan juga dalam kondisi prima untuk penerbangan jarak jauh menurut laporan


teknisi yang biasa mengeceknya. Semua akan terasa nyaman dan aman Tuan


Orlando.” Jawab orang kepercayaan Orlando di bidang Transportasi khususnya


masalah burung besi itu.


“ Baiklah aku percaya padamu, O iya untuk keselamatan saat


terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan sudah memiliki antisipasi juga kan ?”


Tanya Orlando lagi benar-benar memastikan keselamatan dirinya untuk memutuskan


benar-benar melakukan penerbangannya kali ini.


“ Tenang saja tuan kami sudah menyediakan Parasut untuk Tuan


Orlando dan berbagai peralatan canggih untuk mempermudah komunikasi serta untuk


menyelamatkan diri dan bertahan hidup, dan kami juga sudah menghubungi berbagai


pihak di berbagai titik yang akan di lewati pesawat nanti dan mereka dalam


kondisi siaga untuk penerbangan kali ini Tuan Orlando.” Jawab orang kepercayaan


Orlando itu kembali mencoba menenangkan Orlando dengan persiapan yang telah dia


“ Baiklah 15 menit lagi aku sampai.” Ucap Orlando lalu


memutus panggilannya dan memasukkan benda pipih itu kembali ke saku celananya.


Dia merasa penerbangan kali ini sangat spesial selain untuk melawan traumanya


juga karena ingin mengetahui siapa gadis kecil yang sudah menolongnya dulu itu,


karena berkat dialah dia masih hidup sampai sekarang sebenarnya dia juga


terpesona dengan keberanian gadis kecil itu apalagi saat menembak lawan yang


mengejarnya saat itu. Orlando membayangkan jika gadis kecil itu pasti sangat


cantik sekarang di usianya yang masih kecil saja dia sangat menawan dan hal itu


juga yang membuatnya masih sendiri sampai sekarang jika dia bisa menemukan


gadis kecil itu dia ingin menjadikannya kekasih atau bahkan istrinya.


Ingatan singkat yang membuatnya percaya dengan istilah


“Cinta pada pandangan pertama” Walau sampai sekarang dia masih belum bisa


menemukan gadis kecil itu dia percaya jika gadis kecil itu masih hidup di suatu


tempat dan dia bisa bertemu kembali dengannya. Selain berterima kasih mungkin


dia bisa juga menyatakan cinta pikirnya.

__ADS_1


Tidak terasa kendaraan itu sampai di bandara tempat burung


besi itu bertengger. Barang bawaannya sudah dimasukkan dia terlihat duduk di


kursi utama yang sangat besar dengan di layani dua pramugari cantik yang


terlihat terpesona dengan sosok Orlando yang legendaris di Italia itu. Orlando


menjadi sosok suami idaman nomor 1 di Italia selain karena ketampanannya juga


karena kekayaan yang dia miliki selama ini selain itu karena tidak seperti pria


kebanyakan Orlando memang tidak suka bermain perempuan.


Ya itu semua karena Orlando masih menunggu pertemuannya


dengan gadis kecil penyelamat hidupnya itu, apa lagi Vico juga sudah menikah


jadi mungkin kesempatannya untuk mendapatkan gadis itu lebih tinggi karena saingannya mungkin berkurang satu orang dia hanya berharap gadis kecil itu masih sendiri sampai sekarang. Dia terlihat tersenyum


membayangkan pertemuannya nanti dengan gadis kecil itu yang kini sudah dewasa. Pramugari cantik yang


melayaninya semakin terpesona melihat Orlando tersenyum.


“ Tuan Orlando memang sangat tampan, ini pertama kalinya aku


bertemu dengannya memang seperti rumornya dia tidak seperti pria kaya lain yang


menggoda wanita yang dia temui. Benar-benar suami sempurna untuk masa depan.”


Ucap Pramugari cantik dengan rambut tercepol ke belakang itu. Pakaiannya terlihat


sangat seksi dan menggoda tapi hal itu tidak mempengaruhi Orlando sedikit pun.


“ Benar sekali, Tuan Orlando memang sangat tampan, bahkan


sampai sekarang dia masih single, apa kamu mau mencoba menggodanya ?” Tanya


Pramugari dengan rambut pendek berwarna pirang itu dengan pakaian yang tak


kalah seksi memperlihatkan bentuk tubuhnya yang aduhai.


“ Tidak, apa kamu tidak ingat dengan perintah atasan tidak


boleh mengganggunya atau membuatnya marah, bisa-bisa aku di suruh turun dari


ketinggian karena mencoba menggodanya.” Terlihat dia negeri dengan rumor yang


mengatakan Orlando selain idaman juga pria yang cukup sadis dan tidak


terpengaruh gender untuk menyakiti.


“ Benarkah dia bisa melakukan itu ?” Tanya rekannya yang


memang tidak mengetahui tentang hal itu. Dia terlihat bergidik ngeri


mendengarnya dan memegang lehernya sambil menelan ludah membayangkan hal yang


bisa terjadi padanya jika dia benar-benar melakukan niatnya untuk menggoda


Orlando.


“ Sudahlah kita harus fokus kembali dengan pekerjaan kita


melayani tuan Orlando untuk gaji yang akan kita terima nanti.” Ucap Gadis

__ADS_1


dengan rambut bercepol mengingatkan rekannya kembali ke ruang dapur untuk menyiapkan


makan siang untuk Orlando


__ADS_2