My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
18. Makan Malam Gagal


__ADS_3

“ Ini aku Vico Arini.” Ucap Vico


“ Iya Pak Vico, ada apa ya, apakah ada penyesuaian untuk


desain yang saya buat untuk proyek bapak ?” Mode pembicaraan bisnis karena


itulah yang pertama terpikir saat Vico menghubunginya.


“ Bukan, Kamu sibuk tidak malam ini ? “ Tanya Vico sambil mergernyitkan dahinya.


“ Iya, ada beberapa hal yang harus saya selesaikan malam ini


Pak Vico.” Jawab Arini


“ Jangan panggil Pak Vico, panggil Vico saja, baiklah kalau


kamu sibuk mungkin kita bisa makan malam lain kali.” Ucap Vico


“ Iya Vico .” Balas Arini lalu mematikan panggilan Vico.


Vico lalu memberitahu sekretaris Kim untuk membatalkan


membooking restoran mewah untuknya tadi.


Makan malam dengan Aldo


Arini dan Aldo terlihat duduk dan membahas desain yang


diminta Aldo untuk diperbaiki.


Aldo terlihat sedikit bercanda dengan Arini agar mereka bisa


lebih akrab. Lalu Arini ijin dengan Aldo untuk pergi ke toilet karena tidak


melihat ke belakang Arini tertabrak seseorang dan akan jatuh, melihat hal itu


Aldo yang cepat tanggap lalu menangkap Arini dan tercipta adegan yang romantis


dimana mereka saling padang yang sangat dekat ( Bayangkan kejadian seperti di


drama korea “My Id Gangnam Beauty” ya guys saat Kang mi rae ditangkap Do Kyung


Sok jatuh di kantin kampusnya). Saat itu terjadi mamah Vico lewat di depan restoran


itu dan memotret lagi dan mengirimnya ke Vico.


Kantor Vico


Viko sangat kacau malam itu saat menerima isi pesan dari


mamahnya. Dan merasa keputusannya akan menikah dengan Arini salah. Dia merasa


Arini tidak sebaik dengan apa yang dia pikirkan. Dalam sehari Arini berkencan


dengan beberapa pria. Selain itu Arini juga terlibat dengan grup Mafia Eropa


yang terkenal membuat Vico ingin membatalkan perjodohannya dengan Arini.


Vico yang sedang murka di ruangan kantornya membuang semua


barang yang ada di mejanya.


Vico menghubungi Papahnya.


“ Halo Pah, Vico ingin perjodohan dengan Arini dibatalkan


Pah. “ Pinta Vico pada Papahnya.


“Vico papah tidak mau membatalkannya.” Jawab Papah Vico.


“ Pah tapi Arini ternyata bukan wanita yang baik untuk Vico


pah.” Jawab Vico


“ Papah sudah tanya dengan kamu beberapa kali sebelum


meminta papah menjodohkan kamu, dan kamu bilang apa ke papah ? sekarang kamu

__ADS_1


minta dibatalkan. Kamu pikir perjodohan yang kamu minta itu barang yang kamu


ingin bisa kamu dapatkan dan kalau kamu tidak suka kamu membuangnya.” Ucap


Papah Vico geram dengan permintaan anaknya yang seenaknya memutuskan hal yang


sepenting itu.


“ Papah mau Vico menikah dengan wanita yang tidak baik?”


Tanya Vico merasa keputusan papahnya tidak benar.


“Vico kalau menurut papah, Arini wanita yang baik, dia anak


teman papah, Papah telah mengenal keluarganya sejak lama, jadi tidak mungkin


Arini wanita yang tidak baik seperti yang kamu bicarakan.” Ucap Papah Vico yang


sangat marah mendengar apa yang diucapkan anaknya tersebut.


“ Vico tidak mau Pah Pokoknya.” Ucap Vico tetap pada


keputusan akhirnya.


“ Kalau kamu tidak mau, sekarang juga kamu tinggalkan kantor


Papah dan jangan berharap mendapatkan sepeserpun dari Papah, satu lagi kamu


bukan lagi anak Papah, akan Papah hapus dari daftar keluarga Papah.” Pak Marco


sangat murka dengan apa yang sudah Vico katakan, dia lalu mematikan


panggilannya, jika Vico berada di depannya pasti sudah babak belur dia hajar.


Vico yang mendengar ucapan Papahnya lalu menghubungi


mamahnya


“ Halo mah “ Ucap Vico


“ Iya sayang.” Balasnya merasa tidak bersalah dengan apa


memisahkan Vico dan Arini berhasil.


“ Mah bisa bilang papah untuk membatalkan pernikahan Vico


dengan Arini, Vico sudah bicara dengan Papah tapi Papah menolak membatalkan


pernikahan Vico Mah.” Ucap Vico


“ Iya nak, Papah akan mamah ajak bicara masalah itu, kalau


kamu membatalkan pernikahan kamu dengan Arini kamu mau ya menikah dengan


Felicia ?” Tanya mamahnya yang tidak mengerti situasi.


“ Vico pusing mah, Vico tutup dulu ya, terima kasih mah.”


Ucap Vico lalu menutup panggilannya.


“Horee rencanaku berhasil sekarang aku tinggal


membicarakannya dengan Papah kalau papah setuju Vico bisa menikah dengan


Felicia dan tentu saja aku akan sangat senang.” Gumam mamah Vico yang bahagia


“Dasar wanita gatel “ Gumam mamah Vico lalu meninggalkan


restoran itu.


Kembali ke Aldo dan Arini.


“ Terima Kasih” Ucap Arini lalu meninggalkan Aldo menuju


Toilet


“ Iya “ Jawab Aldo yang seperti tersihir melihat kecantikan

__ADS_1


Arini dari jarak yang sangat dekat.


“ Aku harus bisa menjadi pasangannya, selain dia baik dia


juga sangat cantik.” Gumam Aldo sambil membayangkan wajah Arini.


Arini yang berada di Toilet merasa jantungnya berdebar-debar


dengan kejadian itu bukan karena dia senang atau ada perasaan suka pada Aldo


tapi perasaan takut dan cemas karena kejadian masa lalunya teringat kembali.


Terlihat Arini berkeringat dia lalu pulang ke rumah dan mengirim pesan ke Aldo


bahwa dia pulang duluan karena ada urusan mendadak.


Sesampainya di rumah Airi segera membersihkan diri dan


beribadah, hanya itu yang bisa membuat Arini tenang, karena merasa ibadah saja


Arini belum tenang Arini lalu membaca kitab suci Al-Quran. Perlahan hati Arini


tenang terdengar suara merdu Arini membaca setiap ayat yang tertulis di


dalamnya. Setelah dia selesai membacanya Arini lalu meletakkan peralatan


ibadahnya ke tempat semula dan melakukan rutinitas malamnya di depan cermin


dari mulai mengoleskan krim malam ke wajahnya dan diakhiri dengan mengoles


lotion ke seluruh area tubuhnya.


Setelah selesai Arini lalu istirahat, tidak lupa dia membaca


doa sebelum tidur.


Kantor Vico


Sekretaris Kim mendatangi Ruangan Vico karena Vico


memanggilnya.


Sekretaris Kim kaget dengan apa yang dia lihat, semua


barang-barang Vico berserakan dan hancur di lantai.


Apa lagi yang terjadi dengan Tuan ? kenapa dia marah


sampai seperti ini. Baru siang tadi dia meminta di pesankan restoran mewah,


pasti berhubungan dengan nona Arini. Tuan kalau suka sama seseorang itu kejar


dia jangan hanya dipendam. Batin Kim yang geram dengan kelakuan Vico tapi


tidak berani menyampaikannya.


“ Kim malam ini kita ke tempat biasa dan sewakan aku kamar


di hotel.” Ucap Vico pada sekretaris Kim


“ Kenapa tidak bermalam di hotel kita saja tuan ?” Tanya Kim


pada Vico


“ Aku sedang bertengkar dengan Papah.” Ucap Vico


“Baik Tuan.” Balas Kim


Vico dan Kim meninggalkan ruangan itu dan menuju ke


parkiran. Setelah sampai sekretaris Kim membukakan pintu untuk Vico setelah


Vico masuk dia langsung menuju kursi kemudi dan menjalankan mobilnya ke tempat


Hiburan malam yang biasa Vico datangi.


Vico sampai di tempat hiburan malam itu dia langsung menuju

__ADS_1


ruangannya dan duduk. Terlihat kawan-kawannya sudah di sana seperti biasa


dengan ditemani beberapa gadis seksi dan cantik tentunya.


__ADS_2