My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Kedatangan Orlando


__ADS_3

Tidak terasa perjalanan yang cukup lama untuk di tempuh


burung besi itu akhirnya tiba di negara dengan lambang burung garuda itu. Pesawat


yang Orlando tumpangi mendarat dengan aman di bandara pribadi milik Perusahaan


Vico. Orlando yang sebelumnya terlihat tertidur pulas di kursi besar terlihat


terbangun karena dibangunkan pramugari yang menemaninya karena sudah tiba di


tujuan. Orlando menghela nafas lega karena tiba dengan selamat di negara yang


hampir dikunjungi almarhum ibunya itu. Orlando lalu mengerjap beberapa kali


menyesuaikan pandangan dan meregangkan otot-otonya yang kaku karena perjalanan


yang panjang itu.


Orlando lalu berjalan keluar dari armada yang ia tumpangi itu.


Langkah panjang kakinya menuju tempat penjemputan terlihat Vico dan sekretaris


Kim menunggu kedatangan Orlando berdiri dan menyambutnya. Wajah senang Orlando karena


akhirnya bisa ke sini sangat terlihat di wajah tampannya.


“ Selamat datang di Indonesia, akhirnya kamu ke sini juga.


Bagaimana penerbanganmu ?” Vico memeluk teman kecil dan rekan mafianya itu.


Vico terlihat tersenyum senang karena senang bisa membuat Orlando datang ke


sini walau sangat tidak ingin melakukannya tetapi karena rasa penasaran dengan


sosok penolong kecilnya dulu dia berani menantang ketakutannya itu.


“ Iya rasanya aku masih tidak menyangka aku benar-benar


datang ke sini, syukurlah penerbangan lancar dan tidak ada kendala sama sekali


semuanya mulus, asal kau tahu bagaimana repotnya orang-orang karena berjaga


untuk penerbanganku ini sesuai rencanamu. Jadi bagaimana siapa orangnya ?”


Orlando melepas pelukannya dari Vico, dia juga berpelukan dengan sekretaris Kim


karena memang ketiganya selalu akrab walau sekretaris Kim selalu berekspresi


datar di setiap waktu.


“ Santai sabar dulu, baru juga datang masa langsung ke


intinya saja, kamu kan pertama kali ke sini jadi ayo kita nikmati dulu negara asal


ayahku ini oke.” Ucap Vico karena ingin membuat Orlando bisa menikmati negara


dengan sejuta pulau ini. Vico sudah meminta sekretaris Kim untuk membuat agenda


perjalanan untuk Orlando selama berada di Indonesia.


Usai berpelukan untuk menyambut Orlando mereka lalu berjalan


ke luar di mana mobil penjemputan dengan sopir pribadi terlihat berdiri dan


membukakan pintu untuk ketiga orang penting itu. Setelah Orlando, Vico dan sekretaris

__ADS_1


Kim masuk dan duduk sopir kembali ke kursi kemudi dan membawa ketiganya ke


sebuah restoran ternama untuk makan siang karena memang memakan waktu lebih


dari 18 jam perjalanan yang Orlando lakukan dengan satu kali transit untuk


mengisi bahan bakar si burung besi itu.


“ Oh di mana istrimu Vic ?” Tanya Orlando yang memang tidak


pernah bertemu Arini lagi setelah bulan madu yang gagal di Paris karena adanya


penculikan Arini itu. Orlando terlihat menikmati perjalanan siang itu karena


ini momen pertamanya.


“ Oh dia di Kantornya, aku tidak mengajaknya menjemputmu


bahkan dia tidak tahu kamu datang.” Ucap Vico dengan santainya karena merasa


kedatangan Orlando tidak penting untuk diberitahukan ke Arini.  Wajah Orlando menjadi masam karena Vico


merasa kedatangannya tidak penting dan heran kenapa istri orang sekaya Vico


harus bekerja.


“ Apa kamu tidak merasa sudah kaya hingga menyuruh istrimu


bekerja, selain itu apa aku tidak penting hingga istrimu tidak kamu beri tahu


kedatanganku, aku jadi kesal karena kamu seperti itu aku bahkan hampir pingsan


saat memasuki pesawat untuk datang ke sini karena detak jantungku berdegup


sangat kencang untuk datang sesuai undanganmu karena aku sangat ingin tahu


tersebut dan menyindir kekayaan Vico karena membuat istrinya bekerja. Bukankah


sangat enak jika hanya di rumah dan menikmati semuanya seperti kebanyakan


wanita yang biasa dia temui jika memiliki suami super kaya seperti Vico.


“ Arini punya dunianya sendiri, jika aku melarangnya bekerja dia


akan sedih nanti itu perusahaan yang sudah dia rintis sebelum menjadi istriku bahkan


karena pekerjaannya itu aku bisa bertemu dan menyukainya, dan dia sangat


bahagia saat bekerja, saat dia aku larang bekerja beberapa hari karena dia terluka cukup


parah karena diculik saja dia terlihat tidak bahagia hanya berada di rumah ,


Aku tidak ingin melihatnya sedih selama itu hal positif kenapa tidak. Untuk kedatanganmu


pasti pentinglah kalau tidak aku tidak akan menjemputmu, dasar kamu seperti


seorang gadis marah pada hal tidak penting mana jiwa laki-lakimu ?” Vico


menyindir kejantanan Orlando karena merasa Orlando terlalu terbawa perasaan


pada hal yang menurutnya tidak penting itu.


“ Oh begitu.” Orlando kembali diam usai menjawab penjelasan


Vico dan kembali mengalihkan pandangannya pada jalan raya yang memperlihatkan

__ADS_1


banyak kendaraan lalu lalang dan pohon-pohon di pinggir jalan.


“ Kim semuanya sudah siap kan ?” Tanya Vico pada sekretaris


Kim pada semua agenda yang dia minta sekretaris Kim siapkan khusus untuk


Orlando agar temannya itu bisa menikmati banyak hal di sini dan bahkan akan


berkeinginan datang lagi.


“ Sudah Tuan, Usai makan siang hari ini Tuan Orlando akan di


antarkan ke Hotel untuk beristirahat nanti malam akan di jemput untuk pertemuan


di Klub kita, besok akan menikmati wisata di daerah bogor lalu lusa akan ke Bali


selama 3 hari, ke lombok 2 hari lalu 3 hari ke Papua menikmati indahnya raja


ampat setelah itu kembali ke sini dan menginap di rumah tuan Vico untuk


menikmati jamuan makan dan juga mendapatkan informasi yang akan Anda berikan


Tuan.” Ucap sekretaris Kim menjelaskan agenda kegiatan yang akan Orlando jalani


selama di Indonesia.


“ Tunggu, kenapa aku jadi sangat lama di sini, wah kamu


benar-benar menipuku, dan lagi apakah kamu juga akan menemaniku ke berbagai


tempat itu, aku baru datang ke sini dan baru mendengar nama-nama tempat itu


kecuali Bali ?” Orlando merasa tidak terima karena dia kira dia hanya akan


datang dan mendapat informasi tersebut lalu mungkin jalan-jalan di Jakarta dan


lalu kembali ke Italia.


“ Sudahlah kamu sudah jauh-jauh ke sini nikmatilah liburan


di sini juga, dan untuk yang menemanimu nanti akan ada orangku yang akan


bersamamu tenang saja semuanya pasti aman ini adalah kekuasaanku, jangan


seperti anak kecil yang perlu aku temani ke mana-mana dan aku masih ingin menghabiskan


waktu dengan istriku setelah beberapa hari aku tinggal sebelumnya, Aku jamin


kamu akan ketagihan untuk datang lagi ke sini, semua yang kamu datangi hanya


sedikit tempat menarik di sini masih banyak sekali tempat yang sangat menarik


di negara ini waktu setahun pun kamu jelajahi tidak akan ada habisnya destinasi


menarik untukmu.” Vico menjelaskan keinginannya untuk mengobati trauma yang


Orlando miliki itu. Tapi memang benar apa yang dia jelaskan jika negara ini


memiliki destinasi wisata yang sangat banyak, menarik dan indah-indah.


“ Baiklah yang mulia raja Vico Marleno aku mengikuti saranmu


saja, aku yakin kamu tidak akan mengecewakanku.” Ucap Orlando pasrah dengan ide


Vico karena bagaimana pun dia akan berdebat pasti keinginan Vico tidak akan

__ADS_1


bisa dia bantah, dia sudah hafal dengan sifat Vico yang selalu dominan di


setiap kesempatan itu.


__ADS_2