My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Pertemuan kedua Poppy


__ADS_3

Pagi itu Arini sudah diberitahu Vivi jika hari ini ada


pertemuan dengan Poppy untuk membahas desain tahap ke-2 untuk Rumah yang


dipesan Poppy.


Terlihat Arini dan Poppy bertemu di sebuah cafe dekat kantor


Arini untuk membahas desain itu kali ini dia tidak ditemani Vivi selain karena


tempat yang dekat Vivi juga memiliki pekerjaan lain untuk mengatur beberapa


desain yang dipersiapkan untuk mengikuti beberapa tender yang sudah di buat


karyawan untuk diserahkan pada Arini.


“ Selamat siang nona Poppy.” Sapa Arini ramah saat Poppy


sudah duduk di depannya.


“ Siang nona Arini.” Santai saja tidak perlu terlalu Formal


dengan saya kitakan seumuran anggap saja saya sebagai teman yang memesan


desain." Ucap Poppy pada Arini


“ Baik nona Poppy.” Ucap Arini lagi.


“ Panggil Poppy saja agar lebih akrab bukannya kamu setuju


menjadi temanku ?” Pinta Poppy sambil tersenyum ramah menjalankan rencana


mendekati dan mendapatkan kepercayaan dari Arini.


“ Iya Poppy, ini untuk desain tahap ke-2 yang sudah saya


buat.” Beberapa kertas desain di serahkan Arini pada Poppy.


“ Saya menyukai desain ini Arini.” Ucap Poppy sambil


menunjukkan kertas desain pilihannya.


“ Berikut detai 3Dnya Poppy serta denah dalam dengan


detailnya yang lebih rinci.” Arini menyerahkan leptop miliknya untuk


memperlihatkan desain Rumah, dengan taman, kolam renang, air mancur dan beserta


desain interiornya.


“ Wah ini sangat bagus Arini saat sudah melihatnya


langsung.” Ucap Poppy memuji Arini


“ Terima Kasih Poppy atas pujiannya, saya berusaha


semaksimal mungkin untuk membuat klien saya puas dengan desain saya.” Ucap


Arini sambil menggeser-geser gambar desainnya.


“ Sebenarnya aku ingin membangun rumah ini sesuai impian


saya dengan kekasih saya dulu, dia sangat menyayangi kala itu tetapi karena


kesalahpahaman kita berpisah, dia sangat mencintai saya bahkan kita sudah


berhubungan sejak SMA sampai selesai Kuliah, Huh.” Curhat Poppy menceritakan


masa lalunya dengan Vico sambil menarik nafas panjang.


“ Saya turut sedih dengan apa yang menimpamu Poppy.” Ucap


Arini sambil menepuk bahu Poppy lembut.


“ Iya, tapi aku tetap ingin mewujudkan mimpi kita berdua,

__ADS_1


aku akan menjelaskannya pada dia lagi, agar kita bisa bersama-sama dan bisa


kembali seperti semula.” Jelas Poppy tersenyum masam terlihat rasa sedih pada


mimik mukanya.


“ Sabar saja, dan jelaskan pada kekasihmu, walaupun aku


tidak berpengalaman masalah hubungan tapi pasti ketulusan akan membuahkan


hasil.” Ucap Arini menyemangati Poppy.


“ Terima kasih ya Arini, aku merasa sangat nyaman sejak pertama


bertemu denganmu.” Ucap Poppy lagi sambil menyesap jus jeruk di depannya.


“ Mungkin karena pekerjaanku yang selalu mengharuskan


menjadi pendengar yang baik sehingga membuatmu nyaman.” Ucap Arini dan


tersenyum manis pada Poppy


Sebenarnya aku sangat tidak nyaman denganmu, tapi aku


terpaksa melakukan ini untuk mendapatkan Vico kembali, dasar wanita bodoh aku


akan menyingkirkanmu dan mendapatkan Vico kembali. Batin Poppy dan


tersenyum tipis saat memikirkan perasaan yang sebenarnya.


“ Iya mungkin begitu, aku senang bertemu denganmu.” Ucap


Poppy dan tertawa ceria.


Perbincangan mereka berlanjut pada hal-hal pribadi dan


setelah selesai mereka lalu berpisah.


Setelah melakukan pertemuan dengan Arini Poppy lalu menuju


Terlihat dia sangat profesional saat melakukan sesi


pemotretan yang dia jalani untuk produk itu.


Poppy terlihat sangat elegan dan menarik di setiap jepretan


fotonya, dengan berbagai pose yang indah.


Seusai pemotretan Poppy lalu mengganti pakaian dan menghapus


riasannya, Poppy lalu mendekati Aldo yang terlihat datang melihat hasil dari


pemotretan produk yang akan segera diluncurkan perusahaannya itu.


“ Tuan Aldo bisakah kita kafe kemarin saya belum sempat


bercerita karena ada urusan.” Ajak Poppy saat sudah di depan Aldo yang tengah


sibuk melihat layar monitor hasil pemotretan iklan produknya.


“ Oh oke, di dekat sini ada kafe kita ke sana saja.” Jawab


Aldo mengalihkan pandangannya pada Poppy lalu memberikan beberapa instruksi ke


bawahannya lalu pergi meninggalkan lokasi pemotretan karena memang Aldo ingin


sekali mengetahui banyak hal tentang Arini tapi sayang Arini sangat tertutup


selama ini sehingga membuatnya susah untuk mendekati jadi saat mengatakan Poppy


adalah teman Arini dia seperti mendapat suplai oksigen untuk kembali mendekati


Arini dengan informasi yang dia dapat dari Poppy.


“ Naik mobil saya saja nanti saya antarkan pulang nona

__ADS_1


Poppy.” Ucap Aldo saat tengah berada di Lift bersama Poppy.


“ Oke Tuan Aldo.” Jawab Poppy sambil tersenyum pada Aldo,


memperlihatkan berapa ramah dan tak ada tipu daya pada pandangannya selain itu


dia juga berpenampilan sopan seperti yang biasa Arini gunakan tidak seperti dia


yang biasanya, menurutnya untuk menyusun rencana yang bagus harus benar-benar


all out jangan setengah-setengah.


Terlihat Aldo dan Poppy berkendara dengan mobil Aldo menuju


kafe yang bisa dibilang cukup dekat dengan perusahaan Aldo karena hanya dalam


waktu 10 menit saja mereka sudah tiba di kafe tersebut.


Kafe terlihat sangat Klasik dengan arsitektur gaya eropa dan


pernak-pernik eropa dengan gaya elegan dan juga kesan simple dari penggunaan


kursi membuat para pengunjung betah berlama-lama untuk berbicara satu sama


lain.


Poppy dan Aldo duduk di salah satu meja di sudut dekat


jendela lalu memesan minuman dan makanan yang mereka inginkan.


“ Tuan Aldo apakah sangat tertarik dengan Arini ?” Tanya


Poppy membuka pembicaraan dengan Aldo sambil menunggu hidangan mereka.


“ Iya, dia adalah teman saya dulu saat masih bersekolah di


Belanda.” Jawabnya kan pertanyaan Poppy.


“ Arini itu sangat pendiam tapi dia sebenarnya orang yang


cukup periang dan terbuka jika kalian sudah dekat dengan dia.” Ucap Poppy


menjelaskan karakteristik Arini yang dia lihat dari beberapa pertemuannya


dengan Arini dan beberapa informasi dari mata-mata yang dia sewa.


“ Benarkah ? , karena selama ini dia terlihat cukup tertutup


dengan hal yang bersifat pribadi mungkin karena kami belum cukup dekat. Nona


Poppy bisa membantu saya untuk dekat dengan Arini ?” Tanya Aldo semangat pada


Poppy


He... umpanku sudah dimakan, sekarang aku tinggal


menyusun rencana selanjutnya dengan Arini, sepertinya Aldo percaya padaku tanpa


menyelidiki lebih dulu tidak seperti Vico yang sangat teliti dan mencari tahu


banyak hal. Batin Poppy sambil tersenyum kecil


“ Tentu saja saya akan membantu Tuan Aldo, bagaimana pun


Arini teman saya, saya ingin dia dekat dengan pria dan memiliki hubungan karena


sifat tertutupnya itu.” Jawab Poppy sambil tersenyum.


“ Oke , panggil Aldo saja biar lebih akrab kita kan seumuran


juga, ya selain saat bekerja.” Jawab Aldo terlihat bahagia mendapat dukungan


dari teman dekat Arini.


“ Tentu Aldo, nanti aku akan berbicara dengan Arini tenang

__ADS_1


saja.” Jawab Poppy


__ADS_2