
“Alasanku menerimanya karena kamu .” Jawab Vico membuat
Arini bingung
“Aku, maksudnya ?” Tanya Arini lagi
“Karena aku dijodohkannya denganmu, jadi aku menyetujuinya.”
Jawab Vico
“ Kita kan belum kenal secara pribadi Vic bagaimana jika aku
orang yang tidak baik.” Jawab Arini yang mulai sedikit nyaman berbicara dengan
Vico.
“ Aku tahu kamu baik, selain itu kamu cantik.” Jawab Vico
sedikit malu dengan ucapannya itu.
“ Non dipanggil Tuan dan Nyonya”. Panggil pelayan di sana menyuruh
kedua sejoli yang canggung saling bicara masuk ke dalam rumah.
Mereka berdua masuk dan duduk di ruang keluarga tempat
dimana kedua orang tua mereka berada.
“ Apa kalian sudah mulai mengenal satu sama lain ?” Tanya
Marco yang memang bahagia dengan perjodohan ini . Vico merupakan anak
satu-satunya dan juga ini permintaan Vico sendiri.
“ Iya om.” Jawab Arini
“ Semoga kalian bisa semakin akrab sebelum pernikahan, O iya
Permana aku pamit dulu ya ?” Ucap Pak Marco dan menjabat tangan Pak Permana
pamit untuk pulang.
Kamar Arini
Kak Putra minggu depan Arini menikah, Arini harap kakak
bisa ada di Indonesia menghadiri pernikahan Arini.—Kakakku Tersayang
Begitulah pesan Arini pada kakaknya, Arini masih memikirkan
masa depannya. Sebenarnya Arini masih belum ingin menikah, dia ingin
membesarkan perusahaan desainnya. Dia juga ingin menikah dengan orang yang
sangat dia cintai dan mencintainya. Arini sebenarnya takut dengan perjodohan
ini karena dia pernah menjalin hubungan satu kali dan ada kejadian yang
membuatnya trauma dengan hal itu. Itu mengapa Arini sangat tertutup terhadap
Pria dan kakaknya sangat protektif dengannya, karena hanya kakaknya yang
mengetahui kejadian itu.
Belanda
Pagi itu Putra sudah bangun dan memulai rutinitas paginya
olah raga dan sarapan ditemani kakeknya.
“Kek Putra berangkat ke kantor dulu ya, O iya kek nanti
Putra pulang sedikit larut ya.” Pamit putra dan meninggalkan kakeknya.
Sesampainya di kantor putra langsung menuju ke ruang bawah
tanah tempat anak buahnya menyekap Alex.
“ Selamat pagi tuan.” Sambut beberapa Algojo yang menyiksa
Alex.
“Bagaimana sudah ada jawaban ?” Tanya Putra.
“Belum, Tuan.” Jawab Algojonya.
“Bodoh kalian semua mendapat jawaban dari kecoak seperti dia
saja tidak bisa berhari-hari, ambilkan pemotong kuku, kupas kukunya satu-satu
dari mulai kaki sampai tangan, ingin aku lihat sampai kapan dia akan bungkam,
__ADS_1
cepat !” Perintah Putra yang marah
“Baik Tuan.” Jawab anak buahnya dan segera mengambil
pemotong kuku dan melaksanakan perintah tuannya tersebut
“Mmmmhmmmhmmmhhmmhmh.” Suara Alex yang mulutnya dibungkam
dan ditutup matanya.
“ Buka penutup mulutnya.” Perintah Putra lagi.
Anak buah Putra segera melepas penutup mulut Alex.
“ Bagaimana ? apa kamu akan tetap bungkam sampai semua kuku
kamu habis.” Ucap Putra sambil menyeringai.
Terlihat dua kuku sudah terkelupas, benar-benar penyiksaan
yang menyakitkan, terlihat darah segar mengalir dari jari-jari Alex.
“ Kamu masih bungkam ? Siapkan jeruk nipis dan air panas
setelah kalian kupas kukunya berikan perasan air jeruk nipis dan tenggelamkan
pada rebusan air yang mendidih pada kakinya.” Ucap Putra yang melihat tidak ada
respon dari Alex.
“Oh tunggu. Kalian sudah menemukan keluarganya kan ?
bukankah dia memiliki adik yang sangat cantik.” Ucap Putra yang membuat Alek
bergerak semakin kasar.
“Jangan sentuh adikku, baiklah akan saya beritahu siapa yang
menyuruhku.” Ucap Alex yang ingin melindungi adik dan satu-satunya keluarganya.
“Bagus, seharusnya kamu memberitahuku dari tadi, jadi kukumu
tidak perlu terlepas seperti itu.” Ucap Putra
“ Saya hanya disuruh tuan Orlando ke Indonesia karena ada
yang memesan mata-mata, saya tidak bertemu dengan orangnya kami hanya
“ Mana telepon genggamnya ?” Tanya Alex pada anak buahnya.
“Ini Tuan.” Jawab anak buah Putra sambil menyerahkan telepon
genggam Alex.
“Siapa namanya.” Tanya Putra Lagi.
“ Tuan Orlando hanya menyuruh saya memanggilnya Tuan V
tuan.” Ucap Alex.
“ V ? yang kamu ucapkan sudah sebenarnya atau kamu masih
menutupinya, sampai aku tahu kamu berbohong, ucapkan selamat tinggal pada
adikmu yang cantik itu.” Ucap Putra memberi peringatan pada Alex
“ Sungguh tuan saya tidak berbohong, Tuan bisa menghubungi
tuan Orlando, dan tolong jangan menyakiti adik saya tuan.” Ucap Alex dengan
berlinang air mata.
“ Amankan dia, tunggu perintahku selanjutnya.” Ucap Putra
dan meninggalkan ruangan itu.
Begitulah Putra dalam menyelesaikan masalah dalam dunia
gelapnya, dia menjadi sosok yang sadis dan tidak memiliki kata ampun dengan
lawan-lawannya.
Putra lalu pergi ke ruangannya dilantai atas. Putra memiliki
Lift pribadi khusus untuknya yang hanya dia yang menggunakannya. Putra memasuki
ruangannya dan terlihat Felix dan George menunggu disana.
“ George bagaimana tentang saham ?” Tanya Putra Pada George.
“Semua sudah terkendali tuan, kami telah membereskan
__ADS_1
permasalahannya.” Jawab George.
“ Apa penyebabnya ?” Tanya Putra lagi
“ Adanya pemalsuan data saham tuan.” Jawab George
“ Oke Bagus, kamu bisa pergi.” Ucapnya pada George
“ Baik Tuan.” Jawab George dan pergi meninggalkan ruangan
itu.
“ Felix bagaimana perkembangan lahan dan masalah George
kemarin ?” Tanya Putra.
“ Sedang dikerjakan Tuan, Lusa paling lambat semua selesai.”
Jawab Felix
“ Oke, ada pergerakan mencurigakan yang menghambat bisnis
kita ? kenapa perolehan bulan ini menurun ? “ Tanya Putra pada Felix
“ Iya tuan, ada pergerakan di Asia beberapa Geng bergabung
dengan Black Panther tuan, “ Jawab Felix
“ Bagaimana Fernando bisa bergerak sampai Asia ?” Tanya
Putra.
“ Sedang dalam penyelidikan tuan.” Jawab Felix.
“ Kutunggu secepatnya paling lambat lusa juga alasannya.”
Perintah Putra
“Baik Tuan.” Jawab Felix
“ Oke, kamu bisa pergi selesaikan dan selalu lapor
perkembangannya padaku.” Ucap Putra
“Baik Tuan, Selamat siang.” Ucap Felix dan pergi
meninggalkan ruangan Putra.
Putra mengambil telepon genggam dari dalam sakunya. Dan
berniat menghubungi Orlando, tapi dia urungkan karena melihat pesan dari
adiknya.
Bagaimana kamu bisa menikah secepat itu, dan siapa calon suami
kamu ?—Adik Kesayangan
Siapa calon suami adikku, kenapa aku tidak ada informasi
sedikit pun tentang hubungan adikku dengan pria tapi tiba-tiba dia membicarakan
tentang pernikahan, dan itu terjadi minggu depan. Apakah ada yang terlewat dari
mata-mataku, tetapi tidak mungkin dia sampai melewatkan hal tersebut. Dia
adalah mata-mata terbaikku yang khusus aku kirim ke Indonesia untuk mengikuti
dan menjaga adikku. Dari sifat adikku juga terlihat dia tidak pernah menjalin
hubungan spesial dengan pria lain setelah kejadian itu. Aku akan menghubungi
mata-mataku saja, lalu Orlando. Pikir putra yang kaget mendapat kabar dari
adiknya tersebut.
Jangan Lupa dukung Happy ya teman-teman
dengan Like
beri Komentar dan juga sarankan kepada sahabat kalian tentang novel ini
Thank You
Semoga kalian semua selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan
Happy Reading with Happy Blue
Selamat Hari Kemerdekaan untuk Negara kita tercinta Indonesia
__ADS_1