My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
14. Alasan Vico


__ADS_3

“Alasanku menerimanya karena kamu .” Jawab Vico membuat


Arini bingung


“Aku, maksudnya ?” Tanya Arini lagi


“Karena aku dijodohkannya denganmu, jadi aku menyetujuinya.”


Jawab Vico


“ Kita kan belum kenal secara pribadi Vic bagaimana jika aku


orang yang tidak baik.” Jawab Arini yang mulai sedikit nyaman berbicara dengan


Vico.


“ Aku tahu kamu baik, selain itu kamu cantik.” Jawab Vico


sedikit malu dengan ucapannya itu.


“ Non dipanggil Tuan dan Nyonya”. Panggil pelayan di sana menyuruh


kedua sejoli yang canggung saling bicara masuk ke dalam rumah.


Mereka berdua masuk dan duduk di ruang keluarga tempat


dimana kedua orang tua mereka berada.


“ Apa kalian sudah mulai mengenal satu sama lain ?” Tanya


Marco yang memang bahagia dengan perjodohan ini . Vico merupakan anak


satu-satunya dan juga ini permintaan Vico sendiri.


“ Iya om.” Jawab Arini


“ Semoga kalian bisa semakin akrab sebelum pernikahan, O iya


Permana aku pamit dulu ya ?” Ucap Pak Marco dan menjabat tangan Pak Permana


pamit untuk pulang.


Kamar Arini


Kak Putra minggu depan Arini menikah, Arini harap kakak


bisa ada di Indonesia menghadiri pernikahan Arini.—Kakakku Tersayang


Begitulah pesan Arini pada kakaknya, Arini masih memikirkan


masa depannya. Sebenarnya Arini masih belum ingin menikah, dia ingin


membesarkan perusahaan desainnya. Dia juga ingin menikah dengan orang yang


sangat dia cintai dan mencintainya. Arini sebenarnya takut dengan perjodohan


ini karena dia pernah menjalin hubungan satu kali dan ada kejadian yang


membuatnya trauma dengan hal itu. Itu mengapa Arini sangat tertutup terhadap


Pria dan kakaknya sangat protektif dengannya, karena hanya kakaknya yang


mengetahui kejadian itu.


Belanda


Pagi itu Putra sudah bangun dan memulai rutinitas paginya


olah raga dan sarapan ditemani kakeknya.


“Kek Putra berangkat ke kantor dulu ya, O iya kek nanti


Putra pulang sedikit larut ya.” Pamit putra dan meninggalkan kakeknya.


Sesampainya di kantor putra langsung menuju ke ruang bawah


tanah tempat anak buahnya menyekap Alex.


“ Selamat pagi tuan.” Sambut beberapa Algojo yang menyiksa


Alex.


“Bagaimana sudah ada jawaban ?” Tanya Putra.


“Belum, Tuan.” Jawab Algojonya.


“Bodoh kalian semua mendapat jawaban dari kecoak seperti dia


saja tidak bisa berhari-hari, ambilkan pemotong kuku, kupas kukunya satu-satu


dari mulai kaki sampai tangan, ingin aku lihat sampai kapan dia akan bungkam,

__ADS_1


cepat !” Perintah Putra yang marah


“Baik Tuan.” Jawab anak buahnya dan segera mengambil


pemotong kuku dan melaksanakan perintah tuannya tersebut


“Mmmmhmmmhmmmhhmmhmh.” Suara Alex yang mulutnya dibungkam


dan ditutup matanya.


“ Buka penutup mulutnya.” Perintah Putra lagi.


Anak buah Putra segera melepas penutup mulut Alex.


“ Bagaimana ? apa kamu akan tetap bungkam sampai semua kuku


kamu habis.” Ucap Putra sambil menyeringai.


Terlihat dua kuku sudah terkelupas, benar-benar penyiksaan


yang menyakitkan, terlihat darah segar mengalir dari jari-jari Alex.


“ Kamu masih bungkam ? Siapkan jeruk nipis dan air panas


setelah kalian kupas kukunya berikan perasan air jeruk nipis dan tenggelamkan


pada rebusan air yang mendidih pada kakinya.” Ucap Putra yang melihat tidak ada


respon dari Alex.


“Oh tunggu. Kalian sudah menemukan keluarganya kan ?


bukankah dia memiliki adik yang sangat cantik.” Ucap Putra yang membuat Alek


bergerak semakin kasar.


“Jangan sentuh adikku, baiklah akan saya beritahu siapa yang


menyuruhku.” Ucap Alex yang ingin melindungi adik dan satu-satunya keluarganya.


“Bagus, seharusnya kamu memberitahuku dari tadi, jadi kukumu


tidak perlu terlepas seperti itu.” Ucap Putra


“ Saya hanya disuruh tuan Orlando ke Indonesia karena ada


yang memesan mata-mata, saya tidak bertemu dengan orangnya kami hanya


“ Mana telepon genggamnya ?” Tanya Alex pada anak buahnya.


“Ini Tuan.” Jawab anak buah Putra sambil menyerahkan telepon


genggam Alex.


“Siapa namanya.” Tanya Putra Lagi.


“ Tuan Orlando hanya menyuruh saya memanggilnya Tuan V


tuan.” Ucap Alex.


“ V ? yang kamu ucapkan sudah sebenarnya atau kamu masih


menutupinya, sampai aku tahu kamu berbohong, ucapkan selamat tinggal pada


adikmu yang cantik itu.” Ucap Putra memberi peringatan pada Alex


“ Sungguh tuan saya tidak berbohong, Tuan bisa menghubungi


tuan Orlando, dan tolong jangan menyakiti adik saya tuan.” Ucap Alex dengan


berlinang air mata.


“ Amankan dia, tunggu perintahku selanjutnya.” Ucap Putra


dan meninggalkan ruangan itu.


Begitulah Putra dalam menyelesaikan masalah dalam dunia


gelapnya, dia menjadi sosok yang sadis dan tidak memiliki kata ampun dengan


lawan-lawannya.


Putra lalu pergi ke ruangannya dilantai atas. Putra memiliki


Lift pribadi khusus untuknya yang hanya dia yang menggunakannya. Putra memasuki


ruangannya dan terlihat Felix dan George menunggu disana.


“ George bagaimana tentang saham ?” Tanya Putra Pada George.


“Semua sudah terkendali tuan, kami telah membereskan

__ADS_1


permasalahannya.” Jawab George.


“ Apa penyebabnya ?” Tanya Putra lagi


“ Adanya pemalsuan data saham tuan.” Jawab George


“ Oke Bagus, kamu bisa pergi.” Ucapnya pada George


“ Baik Tuan.” Jawab George dan pergi meninggalkan ruangan


itu.


“ Felix bagaimana perkembangan lahan dan masalah George


kemarin ?” Tanya Putra.


“ Sedang dikerjakan Tuan, Lusa paling lambat semua selesai.”


Jawab Felix


“ Oke, ada pergerakan mencurigakan yang menghambat bisnis


kita ? kenapa perolehan bulan ini menurun ? “ Tanya Putra pada Felix


“ Iya tuan, ada pergerakan di Asia beberapa Geng bergabung


dengan Black Panther tuan, “ Jawab Felix


“ Bagaimana Fernando bisa bergerak sampai Asia ?” Tanya


Putra.


“ Sedang dalam penyelidikan tuan.” Jawab Felix.


“ Kutunggu secepatnya paling lambat lusa juga alasannya.”


Perintah Putra


“Baik Tuan.” Jawab Felix


“ Oke, kamu bisa pergi selesaikan dan selalu lapor


perkembangannya padaku.” Ucap Putra


“Baik Tuan, Selamat siang.” Ucap Felix dan pergi


meninggalkan ruangan Putra.


Putra mengambil telepon genggam dari dalam sakunya. Dan


berniat menghubungi Orlando, tapi dia urungkan karena melihat pesan dari


adiknya.


Bagaimana kamu bisa menikah secepat itu, dan siapa calon suami


kamu ?—Adik Kesayangan


Siapa calon suami adikku, kenapa aku tidak ada informasi


sedikit pun tentang hubungan adikku dengan pria tapi tiba-tiba dia membicarakan


tentang pernikahan, dan itu terjadi minggu depan. Apakah ada yang terlewat dari


mata-mataku, tetapi tidak mungkin dia sampai melewatkan hal tersebut. Dia


adalah mata-mata terbaikku yang khusus aku kirim ke Indonesia untuk mengikuti


dan menjaga adikku. Dari sifat adikku juga terlihat dia tidak pernah menjalin


hubungan spesial dengan pria lain setelah kejadian itu. Aku akan menghubungi


mata-mataku saja, lalu Orlando. Pikir putra yang kaget mendapat kabar dari


adiknya tersebut.


Jangan Lupa dukung Happy ya teman-teman


dengan Like


beri Komentar dan juga sarankan kepada sahabat kalian tentang novel ini


Thank You


Semoga kalian semua selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan


Happy Reading with Happy Blue


Selamat Hari Kemerdekaan untuk Negara kita tercinta Indonesia


 

__ADS_1


 


__ADS_2