My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Bertemu dengan Haris


__ADS_3

“ Santai brother, tumben kenapa kamu ingin buru-buru pulang


baru juga tiba ?” Tanya Orlando melihat tingkah Vico.


“ Tidak apa-apa.” Jawab Vico


Orlando lalu kembali melanjutkan penjelasannya.


“ Oke kita perluas sesuai instruksimu, untuk Grup Paman


bisakah kau kirim satu penyusup yang bisa memberi kita informasi lebih rinci


terhadap rencana paman atau kamu suap salah satu anak buah kepercayaannya,


untuk Dark Knight juga kirim satu orang yang bisa memberikan kita info


pergerakannya.” Ucap Vico


“ Oke . Oiya kenapa kita harus terlibat dengan Dark Knight,


dia saat ini bukan musuh kita malah bisa jadi teman kita menghadapi pamanmu.”


Ucap Orlando


“ Aku hanya ingin memastikan saja.” Jawab Vico


“ O Iya Vic, aku juga beberapa hari ini membersihkan kecoa


di sini, apa kau ingin melihat mereka ?” Tanya Orlando


“ Habisi saja, aku tidak ingin berurusan, O iya bagaimana


dengan orang yang kamu cari ?” Tanya Vico


“ Masih belum ada perkembangan, Vico Perusahaan kakekmu yang dikelola pamanmu


mulai hancur, saham dan kepercayaan pasar menurun.” Ucap Orlando


“ Biarkan saja, terserah paman aku tidak mau mengurusnya.”


Jawab Vico


Indonesia


Arini bangun dan melakukan rutinitas paginya. Arini lalu


berangkat kerja mengendarai mobilnya.


Setelah memasuki kantor Arini bergegas ke ruangan tempat


wawancara. Pagi itu cukup banyak peserta wawancara.


Semua peserta silih berganti melakukan wawancara dengan


Arini, Vivi dan beberapa Staf.


“ Terima kasih telah mengikuti wawancara hari ini, informasi


karyawan yang terpilih akan kami hubungi besok.” Ucap Vivi lalu para peserta


pergi meninggalkan gedung itu. Wawancara berjalan lancar.


Arini kembali ke ruang kerjanya untuk melihat dan melihat


desain karyawannya.


Telpon kantor berbunyi


“ Iya ada apa ?” Tanya Arini


“ Nona Arini ada Tuan Haris mencari nona di bawah.” Ucap


Resepsionis


“ Iya minta ke ruang pertemuan saja, aku akan kesana.” Ucap


Arini


Arini lalu pergi menemui Haris


“ Ada apa Ris ?” Tanya Arini


“ Tidak apa-apa aku hanya ingin menemuimu saja, Oiya aku


membawakan makanan kesukaanmu dan ini.” Ucap Haris dan memberikan makanan serta

__ADS_1


seikat bunga yang indah pada Arini.


“ Terima kasih tapi kamu tidak perlu repot-repot.” Ucap


Arini


“ Tidak apa-apa aku hanya ingin bertemu denganmu dan tidak


enak kalau tidak membawa apa-apa kemari.” Ucapnya


“ Ris seperti yang aku sampaikan kemarin aku tidak bisa


bersamamu kita hanya bisa berteman.” Jawab Arini yang sudah mengetahui


keinginan Haris


“ Oke oke kita teman, sesama teman bolehkan saling


perhatian.”  Ucap Haris


“ Ar aku pamit dulu aku ada pertemuan di dekat sini, sampai


jumpa. Ucap Haris dan pergi.


“ Huh, dia itu kenapa keras kepala sekali.” Ucap Arini


Arini lalu kembali ke ruangannya dan memberikan makanan dan


bunga pada Vivi


“ Terima Kasih nona.” Ucap Vivi


Drt drt drt


“ Halo iya Vic ada apa ?’ Jawab Arini


“ Kamu sedang apa ?” Tanya Vico


“ di kantor membuat desain ada apa ?” Tanya Arini


“ Tidak apa-apa, ya sudah begitu saja aku matikan


teleponnya.” Ucap Vico dan mematikan panggilannya


Drt drt drt


“ Siapa lagi yang telpon aku ingin segera menyelesaikan


desain ini.” Ucap Arini sedikit emosi


“ Ada apa Ga ?” Tanya Arini


“ Ar bagaimana kamu bisa datang malam ini ?” Ucap Arga


“ Maaf Ga aku tidak bisa .” Jawab Arini


“ Oh oke .” Jawab Arga dan mematikan panggilannya.


Drt drt drt


“ Hah siapa lagi.” Ucap Arini sedikit jengkel


“ Halo kenapa kak ?” Ucap Arini sedikit sewot


“ Tidak apa-apa dek kakak hanya mau mengajakmu ke pameran


desain malam ini, apa kamu mau ?” Ucap Putra


“ Oke kak dimana ?” Tanya Arini


“ Di Gedung Z dek, mau kakak jemput saja ?” Tanya Putra


“ Tidak perlu kak, kita bertemu disana saja.” Ucap Arini


“ Oke.” Jawab Putra dan memutus panggilannya


Hari kepulangan Vico.


Hari itu Vico langsung pergi ke kantor setelah sampai di


Indonesia.


Dia menghubungi Arini bahwa sore akan menjemputnya di kantor


“ Hai bro ?” Sapa Haris yang memasuki ruangan Vico

__ADS_1


“ Ada apa kesini ?” Tanya Vico


“ Santai, aku hanya ingin bertemu denganmu, bagaimana


kabarmu ?” Tanya Haris


“ Baik, kapan kau pulang ?” Tanya Vico


Haris adalah teman Kuliah Vico diluar negeri.


“ Baru seminggu aku disini, disuruh papah mengurus


perusahaan di sini dan mencari istri katanya hahaha.” Jawab Haris dan tertawa.


“ Lalu kenapa kamu kesini ?” Tanya Vico


“ Aku hanya ingin bertemu sahabat lamaku, kemarin aku kesini


katanya kamu tidak ada, ya jadi aku baru kesini hari ini.” Ucap Haris


“ Kamu tidak sibuk ? Keluyuran kemana-mana .” Tanya Vico


“ Yang sibukkan karyawanku bro, selama aku sudah mengurus


semuanya aku bisa meninggalkannya.” Jawab Haris


“ Bagaimana hubunganmu dengan Poppy ?” Tanya Haris


“ Aku sudah pisah darinya.” Jawab Vico


“ Wah kita berarti sama-sama jomblo ya, hahahaha.” Ucap


Haris


“ Aku sudah menikah.” Jawab Vico karena tidak mau diejek


kalau dirinya masih sendiri atau masih belum move on dari Poppy


“ Wah siapa istrimu, kenapa tidak ada undangan atau berita


tentang itu.” Tanya Haris


“ Istriku tidak mau, kamu juga tidak perlu memberitakan pada


orang lain cukup tahu saja.” Ucap Vico


“ Kamu takut dengan istrimu ya hahaha, Vico CEO dingin takut


pada istrinya.” Ucap Haris mengejek


“ Diam kamu, pergi sana aku sibuk.” Ucap Vico mengusir


“ Kamu kurang ajar sekali dengan tamu, ditawari makan minum


kek diusir saja.” Ucap Haris


“ Sudahlah pergi sana aku ingin segera menyelsaikan tugasku


dan menjemput istriku.” Ucap Vico


“ Wah aku harus bertemu dengan kakak ipar dan mencium


tangannya karena telah membuatmu bertekuk lutut.” Ucap haris lagi


“ Haris sialan dia itriku bukan istrimu kenapa harus cium


tangan segala, Kim usir tamu tidak diundang ini mengganggu saja.” Ucap Vico


“ Iya iya aku pergi, aku juga masih ada urusan kok, Kim


tidak perlu melihatku seperti itu, kita kan teman ?” Ucap Haris lalu pergi.


“ Kim jadwalku apa lagi ?” Tanya Vico


“ 30 menit lagi ada rapat tuan setelah itu tidak ada lagi,”


Ucap Kim


“ Oke, Kim tempat bulan madunya sudah kamu atur ?” Tanya


Vico


“ Sudah Tuan, tuan ingin berangkat kapan ?” Tanya sekretaris


Kim

__ADS_1


__ADS_2