My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Poppy Tidak Kapok


__ADS_3

Aldo lalu masuk berjalan cepat menuju kursi tengah yang


biasa dia duduki untuk memimpin rapat.


Belum juga dia mendudukkan diri ke kursi yang nyaman


beberapa pemegang saham melontarkan banyak keluhan padanya.


“ Tuan Aldo kita sudah lama bekerja sama kenapa hal ini bisa


terjadi ?” Tanya seorang pria tua dengan perut gendut di sebelah Aldo.


“ Iya Tuan Aldo kita menanamkan saham agar kita untung ini


malah hancur.” Ucap Pria yang berpakaian rapi menggunakan jas warna abu-abu di


pojok meja rapat.


“ Tuan Aldo harus segera membereskan kekacauan ini, kita


sudah mengeluarkan banyak uang untuk menanam saham di sini Anda harus


bertanggung jawab dengan baik.” Ucap Pria kurus berkaca mata yang terlihat


sangat marah karena penurunan harga saham yang derastis itu.


“ Tenanglah semua, beri kesempatan Tuan Aldo mengatasinya.”


Ucap Pria yang terlihat berwibawa dan berwajah tampan walau sudah usia lanjut.


“ Mohon maaf atas apa yang saat ini terjadi, saya sebagai


CEO akan berusaha mengatasinya sebaik mungkin dan secepatnya sehingga


Perusahaan tidak merugi lebih besar.” Ucap Aldo menenangkan para pemegang saham


perusahaannya yang berkomplain ria di dalam ruang rapat itu.


“ Baiklah kita akan pulang dulu, segera berikan berita bagus


untuk kita semua.” Ucap para pemegang saham lalu pergi meninggalkan ruang rapat


itu dengan ekspresi kecewa, marah dan saling bergumam pada pemegang saham lain


saat mulai berjalan keluar.


“ Hah, kenapa ini bisa terjadi aku tidak pernah punya


masalah dengan Angkasa Grup selama ini bahkan aku sangat berhati-hati saat


bekerja sama dengannya karena sangat berbahaya jika ada masalah.” Gumam Aldo


yang bingung di kursinya


“ Segera hubungi angkasa Grup aku ingin bertemu dengan Tuan


Vico dan menanyakan masalah yang sebenarnya, oh selain itu minta pada media yang


memberitakan kita untuk menghapus berita itu dan untuk berita online minta para


bagian IT segera hapus sebanyak yang bisa mereka lakukan.


Kantor Vico


Tok tok tok


“ Masuklah.” Teriak Vico mendengar ada yang mengetuk kantor


miliknya.


“ Tuan Aldo ingin bertemu dengan Anda Tuan.” Ucap sekretaris


Kim memberitahu Vico setelah mendapat informasi dari sekretaris perempuan jika

__ADS_1


Aldo ingin meminta janji bertemu Vico membahas masalah produk Perusahaan Aldo


yang didistribusikan Vico mengalami kecacatan.


“ Oke atur saja siang nanti bertemu di sini aku ingin


bertemu dengan orang yang berani menyentuh istriku.” Perintah Vico pada


sekretaris Kim terlihat seringai dari bibir Vico.


“ Baik tuan akan segera saya atur.” Jawab sekretaris Kim.


“ Oiya Kim yang masalah Bali sudah kamu atur kan ? Aku ingin


secepatnya pergi dengan Arini ?” Tanya Vico yang sebelumnya memerintah


sekretaris Kim menyiapkan liburannya berdua ke Bali dengan Arini karena dia


sudah berjanji untuk menikmati sunset di pantai kuta dengan Arini.


“ Sudah Tuan, saya tinggal menunggu tanggal tuan ingin


berangkat ke sana saja.” Jawab sekretaris Kim yang pekerjaannya semakin


bertambah sejak tuannya itu menikah dengan Arini.


“ Oke aku akan berbicara dengan Arini dulu, pergilah.” Ucap


Vico lalu kembali memandang layar monitor di depannya. Sekretaris Kim yang


sudah menyampaikan informasi segera membungkuk pamit lalu pergi untuk mengatur


perintah Vico.


Apartemen Poppy


“ Sialan kenapa Vico tidak bertengkar dengan istrinya dan


tetap mesra, malah terjadi masalah dengan Perusahaan Aldo dasar Arini ja*ang


dengan pria lain saja Vico sangat marah, hah harusnya aku telanjangi saja Arini


itu semalam, tapi menurut informasi yang aku dapat dia itu adiknya Putra yang


sangat berpengaruh dan terkenal kejam di dunia bisnis, aku tidak berani


berurusan dengannya.” Gumam Poppy yang bejalan mondar-mandir di dalam kamar


apartemennya sambil menggigit kuku jarinya terlihat kecemasan pada wajahnya dan


kekecewaan karena rencana memisahkan Vico dengan Arini tidak berhasil.


Menurut laporan mata-mata yang dia kirim bahkan Arini dan


Vico tetap mesra saat Vico mengatar Arini berangkat ke kantor hari ini.


“ Bagaimana lagi aku memisahkan mereka berdua ya ? Kenapa


Vico tidak marah dengan apa yang dia lihat bahkan semalam menurut pelayan di


hotel itu Vico sendiri yang menggendong Arini pergi dari kamar itu pasti Vico


sudah melihat kalau istrinya itu tidur dengan pria lain. Minimal ada


pertengkaran lah, ini malah tetap baik-baik saja. Apa sih istimewanya wanita


itu modal polos saja kok.” Gumam Poppy lagi memikirkan rencana lain untuk


memisahkan Vico dengan Arini.


“ Apa aku coba hubungi Tante Anggi saja ya ?” Ucap Poppy


yang memang sudah lama tidak berhubungan dengan mamahnya Vico semenjak mereka

__ADS_1


sudah tidak berpasangan lagi.


“ Dari informasi yang aku dapat tante Anggi tidak setuju


dengan pernikahan Vico ini bahkan ingin menjodohkan Vico dengan Fellicia si


anak manja itu.” Gumam Poppy lagi saat sudah mendapatkan ide terbaru untuk


memisahkan pasangan suami istri itu.


Poppy lalu mengambil ponsel miliknya dan menghubungi mamah


Vico.


“ Halo Tante, ini Poppy.” Ucap Poppy dengan nada suara


teramah yang bisa dia lakukan.


“ Eh iya Poppy ada apa ?” Tanya mamah Vico yang memang


menyukai Poppy sejak dulu saat berhubungan dengan Vico ya karena mereka


memiliki aliran yang sama dari berbagai sisi.


“ Poppy ingin bertemu tante, Poppy baru pulang dari Paris


ingin memberikan oleh-oleh, ya walaupun Poppy sudah berpisah dengan Vico tapi


Poppy selama ini sudah menganggap tante seperti mamah Poppy sendiri.” Ucap


Poppy pada tante dengan suara dibuat-buat merayu calon mertua idamannya itu.


“ Aduh terima kasih kenapa harus repot-repot bagaimana kalau


kita bertemu di kafe biasanya saja, tante lama tidak bertemu kamu sejak kamu


berpisah dengan Vico dan pergi ke Paris.” Jawab mamah Vico yang senang dengan


salah satu menantu idamannya itu, ya karena dia memang tidak tahu alasan Vico


berpisah dengan Poppy selama ini.


“ Siap tante, Poppy jemput tante di rumah ya. Poppy akan


berangkat sekarang sekalian kita bisa jalan-jalan dan belanja seperti dulu


Poppy kangen banget sama tante.” Jilat Poppy merayu mamah Vico terdengar


menjijikkan sebenarnya tapi tidak ada pikiran negatif dari mamah Vico karena


memang kepiawaian Poppy menjaga kesan baik pada mamah Vico selama ini.


Poppy memang biasanya berakting sebagai calon menantu yang


sangat perhatian pada kedua orang tua Vico saat hubungannya dengan Vico masih


terjalin, bahkan mereka digadang-gadang akan segera melangsungkan pernikahan


karena sudah mendapat restu dari masing-masing orang tua mereka, tapi karena


penghianatan Poppy terbongkar semua itu hanya jadi cerita masa lalu dan tidak


pernah terwujud.


“ Iya sayang tante akan siap-siap sekarang, tante tunggu.”


Jawab mamah Vico yang senang dengan calon mantu idamannya di masa lalu itu yang


sangat pengertian padanya.


Poppy selalu menemaninya berbelanja, mengikuti arisan dan


selalu nyambung jika diajak berbicara tidak seperti istri Vico yang sekarang

__ADS_1


yaitu Arini yang menurutnya jauh berbeda dengan wanita kelas atas yang sesuai


kriterianya.


__ADS_2