My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Tertipu


__ADS_3

Bali


“ Ok, tapi lepaskan dulu.” Gadis itu terlihat menyerah


dengan ucapan yang sebenarnya hanya dimaksudkan untuk menggoda saja. Merasa wanita


itu melemah Orlando melepaskan tangan gadis itu. Tidak ada pergerakan usai


Orlando melepaskan tangan wanita itu.


“ Mari kita selesaikan mandilah dulu aku akan menunggu kamu.”


Ucap gadis itu terlihat dengan ekspresi wajah datar. Langkahnya kini menuju


ranjang besar dan mendudukkan tubuhnya sambil memperbaiki jubah mandinya. Orlando


mendengar hal tersebut terlena tanpa memasang kewaspadaan sama sekali.


Tidak ingin ditipu seorang gadis dia mengunci pintu kamarnya


agar wanita penghangat ranjangnya itu tidak kabur. Tiba-tiba dengan cepat gadis


itu menyambar leher Orlando dan menodongkan pistol ke kepalanya. Orlando merasa


kaget dengan bola mata hampir keluar ketika melirik sebuah pistol sudah berada


tepat di dekat telinganya.


Pandangan sang wanita yang sebelumnya terlihat datar kini


terlihat sangat dingin.” Buka pintunya sekarang atau aku buka isi kepalamu.”


Suara yang pelan membisik di dekat telinga membuat Orlando mau tak mau menuruti


keinginan sang gadis tersebut.


Usai dirinya membuka pintu gadis itu segera pergi


meninggalkan Orlando di dalam kamarnya. Dia terlihat berlari entah ke arah


mana. Gadis itu segera mengambil ponsel miliknya disaku satunya dan menghubungi


seseorang.


“ Apa yang kalian lakukan segera ke kamarku ada yang masuk


saat ini, dasar penjaga tidak becus.” Ucapnya merasa kesal dengan orang-orang


suruhannya tersebut. Dia tetap terus berlari dan bersembunyi di tempat yang


aman. Gadis berambut pendek yang terlihat warga negara asing itu bernama


Alexandra Cyzarine dia adalah putri tunggal orang berkebangsaan Rusia dan ibu


orang Indonesia yang menetap di sana.


Dirinya berada di sini karena ingin berlibur dan mencoba


melebarkan sayap usaha di negara agraris ini. Karena kekayaan dan kekuatan keluarganya


dirinya menjadi sasaran dari berbagai musuh bisnis yang ingin menghancurkan


bisnis keluarganya. Hal-hal seperti yang hari ini terjadi merupakan hal yang


sudah biasa, karena hal itulah dia selalu ditemani beberapa pengawal pribadi kepercayaan


keluarganya.


Merasa negara ini sangat jauh dari negara asal dan setelah

__ADS_1


menyelidiki tidak adanya rekan yang memiliki hubungan dengan negara ini dirinya


mencoba bersantai dengan liburan dan bekerja memperluas usahanya di tanah kelahiran


mamanya ini. Tapi sayang berita dirinya berada di Indonesia tercium oleh musuh


hingga dirinya harus menyelamatkan diri sebelum diketahui lebih banyak serigala


yang akan memburunya.


Di dalam kamar


“Siapa gadis tadi benar-benar mengejutkan saja, pertama dia


terlihat seorang yang sangat ceroboh, tetapi ada sisi Arogansi dan mendominasi


dari setiap ucapannya, apa lagi caranya berbicara benar-benar tidak sopan dan


sekarang aku ditipu gadis itu, bagaimana bisa dia berlarian hanya memakai jubah


mandi dan pistol, sayang sekali penghangat ranjangku kabur, ck awas saja lain


kali jika bertemu lagi aku pasti tidak akan tertipu.” Orlando yang saat ini


tengah duduk di sofa kamarnya merasa sangat kesal dengan wanita yang baru saja


menggoda dan menipunya. Berkali-kali dia terlihat menghembuskan nafasnya secara


kasar.


“ Jika saja aku memiliki potretnya aku akan menyuruh orang


untuk menyelidiki siapa sebenarnya gadis itu, oh aku tahu, aku akan ke ruang


informasi untuk mendapatkan gambarnya dari cctv dan menyuruh anak buahku


seperti ini tidak akan terjadi dua kali.” Ucap Orlando dan kini dirinya


beranjak dari sofa empuk berwarna hijau itu untuk menjalankan idenya mengenai


gadis yang sudah mengganggu liburannya yang berharga itu.


Langkah panjangnya kini sudah mengantarnya ke sebuah ruangan


dengan tertulis information room di pintunya. Kala dirinya masuk beberapa orang


mengusirnya karena merasa Orlando tidak memiliki kepentingan untuk berada di ruangan


tersebut.


“ Cepat keluar ruangan ini hanya khusus staf.” Ucap pria


bertubuh kekar dan tinggi berkulit hitam yang merupakan bagian keamanan yang


kala itu sedang berkunjung di sana. Kumis tebal dan kepala plontosnya


membuatnya terlihat sangar. Tapi Orlando bukanlah orang biasa yang akan takut


dengan hal remeh sepeti itu.


“ Tenang, aku ke sini hanya untuk melihat rekaman cctv


beberapa menit yang lalu karena ada wanita yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar.”


Ucap Orlando sambil menarik tangan pria bertubuh kekar itu ke belakang kala


dirinya bersiap memukul Orlando. Merasa orang sekuat bagian keamanan bisa dilumpuhkan


begitu saja staf pun menuruti keinginan Orlando dan memutar ulang rekaman cctv

__ADS_1


yang berada paling dekat dengan Orlando.


Saat vidio yang menampilkan ada gadis itu dirinya meminta


staf menghentikan vidio itu dan memperbesarnya. Orlando memotretnya dengan


ponsel dan meminta rekaman saat itu disalin ke dalam ponsel miliknya. Usai keinginannya


terpenuhi Orlando melepaskan pria yang berkumis tadi. Orlando terlihat


tersenyum sinis bagaikan iblis yang mendapat incaran mangsa yang istimewa.


“ Tunggu aku ya, kamu harus tetap menjadi penghangat ranjangku,


jika kamu tidak bisa memberikannya aku yang akan memintanya dengan paksa karena


itu adalah hutangmu.” Gumam Orlando sambil berjalan kembali ke arah kamarnya.


“ Thank You Vic undanganmu ke negara ini sangat


membahagiakan padahal aku mulai bosan dan ingin segera pulang, tapi sepertinya


aku harus tahu sesuatu dulu sebelum kembali agar aku tidak mati penasaran.”


Gumam Orlando kembali sambil membuka pintu kamarnya.


Rumah Arini


Malam itu mama Arini menginap di rumah Arini terlihat


keduanya sedang menonton acara tv di temani camilan dan beberapa buah segar. Sambil menunggu kedatangan Putra.


“ Sayang kamu sering ya ditinggal Vico sendiri seperti ini ?”


Tanya mama Arini yang penasaran karena bagaimana pun dia juga merasakan hal


yang sama karena menikahi seorang pengusaha yang sukses.


“ Nggak sih mah cuma kadang-kadang saja, Vico sering di


rumah kok, kalau ada masalah yang memang harus dirinya menyelesaikan dia akan pergi,


Arini tidak masalah kok mah Arini sendirian kan ada bibi dan yang lain di rumah


jadi Arini tidak takut.” Jawab Arini berusaha tidak membuat Vico terlihat buruk


dimata mamanya.


“ Mama tahu sayang putri mama adalah gadis yang pemberani


sejak kecil, tapi sayang mama juga pernah mengalami masa seperti kamu jadi mama


tahu perasaan kesepian saat papamu sedang keluar negeri. Jadi mama Cuma ingin


kalau Vico seumpama pergi untuk beberapa hari seperti ini kamu mending tinggal


sama mama sementara sayang, selain kamu ada temannya jika ada apa-apa kan ada


yang menjaga kamu Ar, mama kawatir kalau kamu sendirian seperti ini.” Mama


Arini memang sangat menyayangi Arini dan Putra dirinya tidak melanjutkan usaha


orang tuanya malah di urus oleh orang yang sebelumnya adalah orang kepercayaan papahnya


dan sekarang diurus Putra sendiri, karena dia ingin lebih fokus dengan


anak-anak dan suaminya hingga rela jauh dari orang tuanya kala rumah tangganya


harus di jalani di negara berjuta pulau ini.

__ADS_1


__ADS_2