My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Perasaan Arini


__ADS_3

“ Coba nanti aku realisasikan di desainnya ya, akan aku


kabari Selasa padamu.” Ucap Arini


“ Ar setelah ini kamu akan kemana ?” Tanya Arga


“ Sepertinya pulang kerumah, ada apa ?” Jawab Arini


“ Bisakah kamu menemaniku ke Mall untuk membeli kado untuk hadiah


mamahku, aku ingin mendengarkan pendapat darimu apa yang cocok dengan mamah.”


Ucap Arga


“ Oh, kapan ulang tahun mamahmu ?” Tanya Arini


“ Besok Ar, kamu mau hadir ?” Tanya Arga


“ Maaf aku tidak bisa Ga.” Jawab Arini


“ Ayolah Ar ini hanya makan malam biasa saja kok.” Ucap Arga


“ Sepertinya besok aku akan sedikit sibuk di kantor karena


ada wawancara karyawan baru Ar jadi aku tidak bisa.” Jawab Arini


“ Aku jemput di kantor kamu saja ya, oke Arini ?” Tawar Arga


lagi


“ Lihat besok saja ya tapi aku tidak janji ya Ga.” Ucap


Arini


“ Oke.” Jawab Arga


Makanan sudah terhidang mereka lalu menyantapnya.


Setelah selesai mereka berdua menuju mall dengan menaiki


mobil mereka masing-masing.


“ Ar menurut kamu apa ya hadiah yang cocok untuk mamahku ?”


Tanya Arga


“ Biasanya kamu memberikan apa ?” Tanya Arini


“ Biasanya aku memberikan perhiasan, baju, tas, sepatu ya


pokoknya yang biasa wanita pakai Ar.” Jawab Arga


Arini lalu memberikan ide untuk hadiah mamah Arga mereka


lalu membelinya. Tidak jauh dari mereka berdua terdapat 2 mata-mata yang


mengikuti mereka sejak mereka makan bersama tadi. Mata-mata itu memotret Arini


dan Arga tanpa memperdulikan lingkungan sekitar.


“ Arini ada Film bagus yang sedang diputar di bioskop lho,


mau nonton bareng ?” Tanya Arga


“ Tidak Ga, aku mau pulang saja , aku takut mamah dan papah


kawatir di rumah.” Ucap Arini


“ Sekali saja Ar filmnya bagus banget lho ?” Tanya Arga lagi


“ Maaf Ga aku tidak bisa, aku pamit pulang dulu ya.” Pamit


Arini


Karena tidak memperhatikan papan bertulisakan “ Awas Lantai


Licin” Arini menginjak lantai yang basah karena baru di pel, Arga yang melihat


Arini akan terjatuh, Arga lalu menangkap Arini.


“ Hati-hati Ar, kamu tidak apa-apa ?” Tanya Arga


“ Terima Kasih, tidak apa-apa kok Ga, aku pergi dulu.” Jawab

__ADS_1


Arini


Arini pergi meninggalkan Arga saat ingin pergi dari Mall ada


suara yang memanggilnya ternyata orang itu adalah Putra.


“ Dek kenapa disini ?” Tanya Arga


“ Arini tadi menemani teman Arini kak mencari hadiah ulang


tahun untuk mamahnya.” Jawab Arini


“ Sudah mau pulang dek ?” Tanya Putra


“ Iya Kak.” Jawab Arini


“ Nonton yuk dek, ada season 2 film kesukaanmu dek.” Ucap


Putra


“ Oke kak, Arini telepon mamah dulu ya takut kawatir karena


Arini tadi ijin pergi makan sebentar.” Ucap Arini


“ Biar kakak saja yang bilang mamah, yuk kita pergi.” Ucap


Putra


Putra lalu memberitahukan mamahnya kalau dia mengajak Arini


pergi nonton. Mengetahui hal itu mamahnya lega karena Arini sudah pergi selama


4 jam dan belum juga kembali.


“ Dek kamu beli tiketnya ya, kakak beli pop corn.” Ucap


Putra dan meninggalkan Arini


Mereka berdua lalu menonton Film berdua terlihat Arga juga


menonton Film itu di belakang kursi mereka berdua dipisahkan 2 baris kursi jadi


masih bisa melihat kemesraan kakak adik itu.


kawatir, ternyata dia menonton dengan pria lain. Huh apakah Arini sudah


berubah, tapi dia masih terlihat seperti dulu, apa hubungan mereka berdua ya,


aku jadi cemburu karena Arini terlihat tertawa puas dan bahagia bersama pria


itu. Batin Arga yang memperhatikan Arini dan Putra bukan menonton film.


Pemutaran Film selesai Arga menunggu mereka di pintu keluar,


agar bisa berpapasan dengan Arini dan menanyakan siapa laki-laki itu. Jika itu


kekasih Arini Arga akan berhenti mengharapkan Arini, karena dia tidak mau


merusak hubungan orang lain.


Arini dan Putra keluar dari gedung bioskop dan berpapasan


dengan Arini dan Putra.


“ Eh Arga, kamu menonton film ini juga ?” Tanya Arini


“ Iya, tadi aku ingin mengajakmu menonton film ini juga.


Siapa dia Arini ?” tanya Arga yang sudah sangat penasaran.


“ Oh kenalin Ga ini Kak Putra, Kakakku dia tadi ada urusan


disini dan bertemu denganku lalu kita nonton karena kakak tahu aku menyukai


film ini.” Ucap Arini


“ Halo Kak Putra, saya Arga teman Arini.” Ucap Arga dan


mengulurkan tangannya.


“ Oh iya, Putra.” Jawab Putra menerima uluran Arga.


“ Kita duluan ya Ga.” Ucap Arini lalu menggandeng kakaknya

__ADS_1


pergi


“ Iya Ar hati-hati.” Jawab Arga yang tersenyum merasa dia


masih memiliki kesempatan untuk mendekati Arini dan tahu kalau pria yang


bermesraan tadi bukan kekasih Arini melainkan kakaknya.


“ Ar pria tadi menyukaimu ?” Tanya Putra


“ Tidak kak, dia cuma teman Arini dulu saat sekolah disini


yang pernah Arini ceritakan dengan kakak, selain itu dia juga Klien Arini untuk


pembuatan Gedung Konser musik, dia sangat terkenal dalam dunia musik klasik


ternyata kak bahkan mendunia, berapa hari yang lalu Arini menghadiri konsernya


bagus sekali kak permainan pianonya.” Ucap Arini


“ Kamu menyukainya ?” Tanya Putra


“ Tidak kak, Arini kan sudah menikah masa menyukai pria


lain.” Ucap Arini


“ Kamu menyukai Vico.” Tanya Putra Lagi


“ Arini tidak tahu.” Jawab Arini


“ Kamu ngapain saja dek sama Vico 2 hari di rumahnya ?” Tanya


Putra penasaran


“ Tidur, makan, kerja, ngobrol itu saja sih kak, ada apa ?’


tanya Arini


" Mmmm tidak apa-apa." Ucapnya singkat.


Mereka lalu pulang ke rumah.


Italia


Malam hari Vico membuka email dari anak buahnya yang


mengawasi Arini.


Sialan kenapa pria ini selalu mendekati Ariniku, apa


perlu aku menyuruh orang untuk menghilangkan nyawanya, ahhhhhh Arini kamu


membuatku gila jika bertemu pria lain bahkan walaupun dia kakakmu sendiri. Batin


Vico


Vico lalu keluar dari kamarnya dengan perasaan emosi melihat


laporan itu.


“ Vic untuk rencana perluasan wilayah kita akan kita mulai


dari sini.” Ucap Orlando menjelaskan rencananya dan menunjuk wilayah yang


dimaksud.


Terlihat Vico hanya duduk diam dengan pandangan kosong.


“ Vic kamu kenapa ?” Tanya Orlando


“ Tuan Orlando memanggil Tuan.” Ucap sekretaris Kim


membangunkan lamuna Vico


“ Ah hmmm kenapa ?” Tanya Vico yang bingung


“ Kamu kenapa, aku berbicara dari tadi kamu hanya diam tidak


ada respon sama sekali.” Ucap Orlando


“ Tidak apa-apa ayo lanjutkan dan segera selesaikan urusanku


disini.” Ucap Vico yang tidak sabar kembali ke Indonesia

__ADS_1


__ADS_2