My Sexy Bodyguard

My Sexy Bodyguard
Noah


__ADS_3

Beberapa saat Valerie masih berpikir, ia belum memberi jawaban pada Noah. Namun laki-laki itu terus mohon agar Valerie meluangkan sedikit waktu untuknya.


Melihat kegigihan Noah, akhirnya Valerie pun tidak kuasa menolak. Ia meminta Noah menunggu beberapa menit selagi ia berganti pakaian.


"Maaf jika menunggu lama," ucap Valerie. Ia keluar dari rumah kos dan menghampiri Noah yang sudah menunggu di samping bodi mobilnya.


"Tidak apa, V." Noah tersenyum. Ia membuka pintu mobil untuk Valerie dan memintanya masuk.


"Kau mau makan apa?" tanya Noah. Kini mobil sudah berjalan dengan kecepatan pelan.


"Apa saja aku suka."


"Kita makan sea food kesukaanmu. Bagaimana?"


"Hmm." Valerie mengangguk setuju.


Ini bukanlah pertama kalinya Valerie dan Noah pergi bersama. Meski Noah memiliki kekasih, ia masih sering mengajak Valerie keluar untuk sekadar makan bersama atau menikmati camilan di kafe.


Hubungan pertemanan mereka sangat baik, Valerie selalu berusaha menghargai kekasih Noah dengan tidak terlalu sering menerima ajakan laki-laki itu. Namun bagi Noah, pertemanan mereka lebih penting dari hubungan asmaranya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di sebuah restoran sea food yang sudah pernah mereka kunjungi. Karena keduanya sudah berteman selama bertahun-tahun, Noah sangat paham apa saja yang Valerie sukai, termasuk jenis makanan favoritnya.


"Entah kapan terakhir kali kita makan bersama, kau sangat sibuk beberapa bulan terakhir," ujar Noah. Mereka duduk berdua dan menunggu makanan yang mereka pesan tiba.


"Maaf, ini karena aku harus bekerja selama seharian penuh," jawab Valerie.


"Bagaimana pekerjaanmu? Berapa lama lagi?"


"Kurang dari satu bulan, sesuai kontrak kerja yang aku tandatangani."


"Baguslah, setelah ini kau bisa bekerja sesuka hatimu lagi. Mama menanyakan kabarmu, dia sudah mendapatkan instruktur senam pengganti tapi masih menunggumu kembali," jelas Noah.


Sebagai instruktur senam handal bersertifikat, Valerie tidak hanya bekerja untuk para remaja dan anak muda yang mengidolakan tubuh seksi dan menggoda. Valerie pun bergaul dengan para ibu-ibu dari kalangan sosialita yang memimpikan tubuh indah dan awet muda. Karena itu, Valerie sangat diidam-idamkan oleh sebagian besar ibu-ibu murid senamnya sebagai menantu impian.


"Apa kau akan terus bekerja untuk Brian setelah kontrak kerjamu berakhir? Aku pikir kau senang bekerja untuknya," ucap Noah.


"Entahlah," jawab Valerie singkat. Ia hanya tidak mau membuat kepastian.


"Maafkan aku, V. Tapi, aku merasa kurang senang jika kau bekerja padanya."

__ADS_1


"Kenapa?" Valerie mengerutkan kening.


"Aku tidak suka kau dekat dengan Brian. Menurutku, dia mempekerjakanmu karena alasan tertentu."


"Jangan berpikiran buruk, kalian kan berteman," ucap Valerie.


"Justru karena kami berteman dan aku mengenalnya lebih lama darimu. Dia bukan tipe orang yang mudah memaafkan, dia selalu bertindak tegas dan cepat. Dia tidak terlalu banyak bicara dan menghabiskan seluruh hidupnya hanya untuk bekerja. Aku khawatir karena tiba-tiba dia ingin seorang wanita bekerja untuknya, terlebih sebagai bodyguard. Kalian akan selalu bersama!"


"Aku bisa menjaga diri, Noah. Jangan khawatirkan aku," jawab Valerie santai.


"Sejak kau bekerja pada Brian, aku menyadari sesuatu. Bahwa aku ... menyukaimu."


Valerie membulatkan matanya lebar. Ia menatap Noah dan tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.


"Ah, jangan mengada-ngada. Mau kau kemanakan kekasihmu?" tanya Valerie dengan dibumbui tawa kecil.


"Kami sudah berpisah beberapa minggu lalu. Meski menjalin hubungan dengannya, nyatanya aku tidak bisa jauh darimu. Aku lebih mempedulikanmu, memikirkanmu dan mengkhawatirkanmu."


Valerie menggeleng pelan. "Tidak, Noah. Jangan seperti ini."

__ADS_1


🖤🖤🖤


__ADS_2