My Sexy Bodyguard

My Sexy Bodyguard
Kedatangan Tiba-tiba


__ADS_3

Valerie diam, ia tidak tahu harus bereaksi apa. Namun seharusnya, Noah tidak perlu menanyakannya. Karena Valerie sendiri, masih merasa bimbang dengan hatinya.


"Pulanglah, ini sudah larut," pinta Valerie.


Noah hanya mengangguk dan tersenyum. Ia membiarkan Valerie pergi dan masuk ke dalam rumah itu. Sementara dirinya, perasaan kecewa membuat hatinya patah.


Melihat Valerie tidak lagi tampak di matanya, Noah kembali masuk ke dalam mobil dan meninggalkan area kompleks perumahan itu.


Di dalam rumah, Valerie merasa lega setelah mendengar suara deru mobil Noah pergi.


Wanita di hadapakan pada pilihan yang sulit. Jika saja ia menerima cinta Noah, maka hubungan mereka akan berjalan baik tanpa halangan.


Namun jika Valerie mempertahankan nama Brain di hatinya, akan ada banyak masalah, halangan, dan rintangan yang membentang di hadapan mereka. Dunia akan berusaha memisahkan cintanya.


...****************...


Dua hari berlalu, Valerie telah sibuk dengan rencana yang sudah ia susun bersama sang kakek untuk menghancurkan pamannya serta merebut apa yang menjadi haknya.

__ADS_1


Valerie akan berulang tahun tiga minggu lagi, dan hari ulang tahun wanita itu tepat saat hari jadi perusahaan yang telah di bangun oleh Theo puluhan tahun silam.


Setelah mendapatkan banyak nasehat dari sang kakek, Valerie tidak akan membalaskan rasa sakit hatinya dengan cara yang buruk. Ia sudah merasa ikhlas dan rela tentang apa yang terjadi pada masa lalunya. Kini, Valerie hanya ingin mengambil haknya dan memberikan ganjaran yang setimpal untuk paman tirinya.


Selama dua hari libur bekerja, tidak sekalipun Brian menghubunginya. Jangankan untuk menelepon, sekadar mengirim pesan untuk bertanya kabar saja tidak Brian lakukan.


Valerie merasa heran, namun laki-laki itu adalah Brian. Orang yang dingin dan hidup hanya untuk bekerja. Hal romantis apa yang bisa Valerie harapkan dari laki-laki sepertinya?


Valerie memiliki tiga hari libur yang Brian berikan. Ini adalah hari terakhir ia bisa bersantai di rumahnya sambil mempelajari banyak hal tentang perusahaan yang nantinya akan ia urus.


Setelah sarapan pagi, Valerie membawa secangkir coklat panas ke teras rumah kosnya. Namun, ada sesuatu yang mengejutkannya pagi ini. Sebuah mobil sedang terparkir di dekat halaman rumah dengan seorang laki-laki tampan berdiri di sampingnya.


Valerie yang menikmati paginya hanya dengan pakaian minim yang sederhana, ia bahkan merasa malu dengan penampilannya. Sementara Brian, ia datang dengan pakaian santai namun rapi.


"Valerie," sapa Brian. Ia melihat Valerie dengan tatapan kagum. Lekuk tubuh indah itu, begitu memikat hatinya.


"Ada apa? Kenapa datang pagi-pagi sekali?" tanya Valerie bingung. "Dan kau, apa kau tidak bekerja hari ini?"

__ADS_1


"Aku ... aku ...."


"Tunggu dulu, aku akan berganti pakaian!" seru Valerie sebelum Brian menjawab sederet pertanyaannya. Wanita itu bergegas masuk ke dalam rumah dan mengganti pakaian di dalam kamar.


Melihat tingkah Valerie, Brian hanya tersenyum kecil. Ia merasa tidak sopan karena datang terlalu pagi hingga membuat Valerie tidak nyaman.


Selang beberapa menit, Valerie sudah keluar dari rumah dengan pakaian yang sopan. Ia bahkan membiarkan Brian berdiri di teras rumah tanpa mempersilahkannya duduk.


"Ah, aku lupa," gumam Valerie. "Silahkan duduk, kau mau minum sesuatu?" tanyanya.


"Tidak, maaf mengganggumu sepagi ini."


"Kau tidak pergi ke kantor?"


"Tidak, aku ingin mengajakmu pergi berjalan-jalan," jawab Brian.


"Mendadak sekali."

__ADS_1


🖤🖤🖤


__ADS_2