
“jadi bagaimana kalau acara pernikahan sagara dan caca dilakukan setelah operasi jantung pak adit?” usul cessa yang sejak tadi tidak terlalu banyak ikut bicara.
Aditya menggeleng cepat, “saya ingin mereka menikah lebih dulu, baru saya akan menjalani operasi itu” kata Aditya. Pria itu masih takut menjalani operasi, walau yang melakukannya adalah rafa, tetap saja Aditya takut, dia ingin melihat putranya menikah setelah itu baru menikah.
“Pi kalau gitu dua minggu lagi caca menikahnya!” seru Quinsya.
“Hah?!” pekik para orang terkejut dengan usulan Quinsya yang tiba tiba.
“Sayang, pernikahan gak bisa dilakukan secepat itu, harus buat surat undangan, siapkan gedung pesta, belum lagi gaun pernikahan, masih banyak sayang” jelas cessa dengan lembut.
“Pi, mi, caca gak minta pesta yang besar kok, 2 bulan lagi abang ar akan pergi ke amerika untuk kuliah, om adit juga harus secepatnya operasikan? Abang darel aja bisa dalam satu hari” jelas Quinsya.
“Jangan di ladeni pi, itu Cuma akal akalan adek aja, biar bisa cepat cepat nikah dengan saga, malah bawa bawa nama abang lagi” celetuk Aryan yang sejak tadi diam.
Quinsya mendengus kearah Aryan lalu mengulum senyum, “tak apalah pi, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui” Quinsya mengedipkan sebelah matanya mencoba merayu papi dan maminya.
Aditya yang sejak tadi mendengarkan hanya tertawa pelan melihat tingkah menggemaskan dari calon menantunya.
“Adek yakin Cuma mau nikah sederhana saja? Ini pernikahan sekali seumur hidup” ujar rafa.
“iya adek yakin” seru Quinsya penuh keyakinan.
“Tapi mami masih tidak setuju” protes cessa.
“Mi~ kasian abang ar dan abang az yang caca langkahi, jadi caca gak mau mewah mewah, nanti dikira bersenang senang mendoakan abang jomblo selamanya” canda Quinsya.
Azmi langsung melotot dan mengumpat kesal, “emang adek durjana!”
Rafa geleng geleng kepala dengar alasan quinsya yang memang absurd, “gini aja, akad nikahnya aja dulu, pestanya nanti, seperti kita dulu sayang, kita kan Cuma akad aja dulu, setelah itu baru kita pestanya” rafa ikutan memberi usul, untuk menyelesaikan masalah itu.
Cessa menghembuskan nafas panjang, “baiklah mami nyerah, jika itu kemauan adek, mami akan turuti” kata cessa pasrah.
“Yeeeii! Abang ar, abang az, adek izin nikah duluan ya mendahului abang abang, jangan marah kalau jodohnya lama” ledek Quinsya.
__ADS_1
“Mi! masukkan balik adek ke dalam perut mami sana!” pekik azmi kesal karena terus terusan di ledek oleh quinsya.
...🌷🌷🌷🌷🌷...
Pernikahan Sagara dan Quinsya sudah tersebar di sekolah dan di luar sekolah, memang awalnya terkejut karena menikah begitu cepat, bahkan belum pesta perpisahan sekolah, tapi sagara dan Quinsya sudah akan menikah, dan acaranya tidak besar, hanya dihadiri oleh beberapa teman sekolah dan beberapa pengusaha yang sudah akrab dengan keluarga itu, dan hanya akad nikah juga, bukan pesta.
Awalnya orang orang pada berpikir negative dengan pernikahan itu, namun karena ini adalah keluarga terhormat, jadi tidak bisa bergosip negative, takut akan disingkirkan.
📨“Muse sedang apa” Quinsya tersenyum-senyum menatap ponselnya. Saat ini kedua orang itu sedang di pingit gak boleh ketemuan, untung saja masih bisa mengirim pesan dan teleponan.
📨“Nemani papa ke rumah sakit, cek Kesehatan sebelum operasi beberapa minggu lagi” jawab sagara.
Seperti ucapan papi Rafa, sagara lebih sering membantu ayahnya dalam bekerja, memang awalnya dia tidak mau menggantikan posisi Aditya di hotel milik pria itu, tapi sagara tidak ingin Aditya terlalu Lelah jadi dia memilih mengalah dengan kehendaknya.
📨“Muse~ caca kangen” Quinsya gemas dengan pesan yang dia kirim sendiri, dia tertawa tawa sendiri di kursi yang dia duduki.
📨“Aku juga kangen, sabar ya seminggu lagi kita menikah, jangan pergi tanpa izin dariku” balas pesan sagara.
📨“siap muse, nanti kalau dah sampai rumah kasih tau caca ya” Quinsya kembali tersenyum senyum sendiri di dalam kamarnya.
Tanpa gadis itu sadari sejak tadi azmi berdiri di depan pintu kamar quinsya dan terus menertawakan Quinsya, saat gadis itu sadar azmi langsung menjulurkan lidahnya pada Quinsya, “MAMI! PAPI ADEK UDAH GILA KETAWA KETAWA SENDIRI!!” teriak azmi kencang setelah itu dia melarikan diri ke kamarnya saat Quinsya hendak mengejar nya.
“emang kamfreet abang gila!” amuk Quinsya.
Azmi sendiri sudah tidak dapat dia kejar karena lari pria itu sangat kencang.
“Adek! Jangan teleponan terus sama saga! Sini bantuin mami!” teriak Cessa dari lantai dasar.
“Iya iya!” Quinsya akhirnya meletakkan ponselnya dan berlari kecil menuju tempat cessa.
.
“cieeee… yang mau nikah” goda amira saat Quinsya ikut bergabung bersama mereka.
__ADS_1
Quinsya tersipu malu, tapi tetap mengambil tempat duduk di sebelah amira.
“Lo juga mau nikah kan mir” balas caca.
Kali ini gantian amira yang tersipu malu, “tahun depan ca, masih lama lagi” ujar amira. Beberapa hari yang lalu Vito memang sempat melamar amira, namun karena Quinsya sudah lebih dulu menikah, akhirnya pernikahan amira dan Vito diundur jadi tahun depan.
“kok diundur? Masih ragu ya ama babang Vito” goda Quinsya.
“bukan ragu, kan lo yang buat kita jadi undur acara pernikahan kita” ujar amira.
“Lah kok gue, mommy Queen, emang gara gara caca ya mira di undur nikahnya” keluh quinsya, kebetulan saat ini semua wanita berkumpul di tempat yang sama untuk menentukan tema pernikahan quinsya serta sedang menulis siapa saja yang diundang ke acara akad nikah Quinsya.
Mommy queen yang ditanya malah tertawa kecil, “mau ajasi caca di bohongi sama amira, orang dia bakal nikah enam bulan lagi setelah caca nikah” kekeh mommy Queen, sebenarnya memang diundur tapi hanya diundur beberapa bulan, mengingat acara pernikahan tidak semudah itu dilaksanakan, makanya amira sedikit lama dari Quinsya.
“oma heran deh, kok yang cewek semua yang laku duluan, kasian cucu lelaki oma pada di langkahi” kekeh oma reta, orang tua dari rafa sudah berada di kediaman rafa, karena cucu perempuan mereka yang akan menikah sebentar lagi.
“Oma jangan heran yang cewek laku duluan, para cowok di keluarga ini pada sok semua, sok sokan cuek dan dingin” kekeh mama Juli.
“Eiiiss jangan salah anak bujang mommy udah laku satu, nih dapat menantu cantik dan baik seperti ini” puji mommy Queen pada Flora.
Quinsya tertawa pelan karena dia tiba tiba memiliki ide jahil, “Ada satu lagi yang udah laku mom, itu abang az, tinggal pedekate dikit lagi” kekeh Quinsya.
“Loh emang abang az udah punya pacar dek? Kok mami gak tau?” seru cessa penasaran.
“Abang az naksir adiknya kak Flo!” ucapan Quinsya bertepatan saat azmi keluar dari lift, membuat azmi langsung ngamuk dan mengejar Quinsya.
“adek kamprreettt!” pekik azmi yang sudah mengejar quinsya.
...💐💐💐💐💐...
bonus pict
caca lagi cosplay jadi cacing
__ADS_1