My StuPid Girl

My StuPid Girl
Bonchap 3


__ADS_3

Seperti janji Aryan pada mommy Elmira, pria itu membawa keluarganya untuk melamar Elmira malam itu juga, jangan tanya kenapa dia tidak hanya membawa papi dan mami nya, tapi juga membawa kedua saudara kembar plus pasangan dan anak anak mereka, semuanya sudah mengetahui jika Aryan ingin melamar seseorang, jadi mereka pada kepo ingin tahu wanita yang selama ini Aryan tunggu tunggu.


“selamat malam mommy Yuni dan Elmira, ini adalah keluarga saya, orang tua dan kedua saudara kembar saya bersama pasangan mereka masing masing” Aryan mulai memperkenalkan satu persatu keluarganya.


Elmira sedikit melotot melihat wanita yang menggendong anak umur 5 tahun di dalam gendongannya.


“anu, bukankah kamu Aurel si pelukis itu kan?” tanya Elmira, dia juga adalah seorang seniman makanya dia tau tentang Quinsya.


“wahhh kamu tau aku?? bang! Aku lebih terkenal dari abang!” seru Quinsya sambil menepuk nepuk bahu Aryan.


“Aku penggemarmu” ujar Elmira.


“benarkah?? Wahhh sepertinya harus ada yang memohon padaku bisar membantu lamarannya mala mini berhasil” sindir Quinsya sambil melirik Aryan.


“Apa hubungan kak aurel dengan pak dokter?” tanya Elmira.


Quinsya melirik Aryan yang memberikan kode padanya, “Hmmm apa ya~” goda Quinsya.


“Dia saudara kembarnya Aryan, putra saya Aryan punya dua saudara kembari, mereka kembar tiga, pria itu adalah azmi, adik kembar Aryan, dan Quinsya adalah adik bungsunya” Cessa menunjuk azmi lalu berurutan pada Quinsya.


Terkejut tentu saja Elmira terlihat terkejut, tidak menyangka idolanya memiliki saudara kembar seperti Aryan, yang dia anggap sebagai dokter cabul.


“Begini mommy Yuni, saya datang kesini untuk melamar putri mommy, apa lamaran saya diterima?” tanya Aryan sekali lagi.


“Dito_” Elmira mau menjawab ditolak, tapi sudah di bungkam oleh mommy yuni.

__ADS_1


“Diterima nak Aryan, mommy sangat menerima lamaran nak Aryan, kapan kira kira rencana pernikahannya?” jawab mommy Yuni.


Aryan mengulum senyumannya, “Saya tau Elmira tidak mau menerima lamaran saya, tapi saya tetap kesini dan berharap Elmira mau menerima saya, apakah ada syarat yang Elmira ajukan saya tidak masalah, karena saya sangat menyukai Elmira” ungkap Aryan dengan sungguh sungguh.


“hmm mira, abang Ar tidak pernah sekalipun pacarana, selama ini abangku ini selalu bersikap dingin pada orang lain, dia sangat sulit bergaul dan bahkan kami sekeluarga mengira dia gay karena tidak pernah berada di dekat wanita, saat saya menikah dan abang saya menikah, abang Aryan yang tetap setia bilang menunggu wanita yang di cintainya beranjak dewasa” ungkap Quinsya, dia memandang Aryan lalu menepuk bahu abangnya pelan, “tapi bertahun tahun berlalu dia masih belum mau mengenalkan wanita yang dia cintai, kami sampai berpikir jika dia berbohong, tapi hari ini kami mendengar kabar kalau abang melamar anak gadis orang secara mendadak, dia bahkan memohon pada dokter untuk menangani gadis itu, makanya kami merasa seperti datang keajaiban untuk abang, kami sangat berharap Elmira akan menerima lamaran ini” lanjut Quinsya.


“Bang Aryan bukan dokter mesum mira, dia adalah dokter yang tidak pandai bersosialisasi, orang akan menganggap dia dingin dan tidak terjamah tapi sebenarnya abang Ar adalah orang yang paling hangat dan paling lucu jika kamu berada di dekatnya” Azmi ikutan bicara dan memberikan dukungan pada Aryan.


Elmira jadi terdiam mendengar ucapan dari kedua saudara kembar Aryan, gadis itu masih tidak percaya ada orang yang mau melamarnya hanya karena mau mengobati dirinya. “Apa benar anda menyukai saya?” tanya Elmira pelan.


Aryan mengangguk cepat, “benar”.


“Hmmm bagaimana kalau saya sudah punya kekasih?” tanya Elmira lagi.


“baru kekasih, kalau kekasih anda serius dia akan melamar anda, sekarang saya sangat serius dan ingin melamar anda” balas Aryan.


Mata Elmira melotot mendengar ucapan papi rafa memang benar dia putus dari pacarnya karena pacarnya ketahuan selingkuh, itu juga salah satu alasan kenapa Elmira ragu menerima Aryan.


“Uncle endong” putri azmi berjalan tertatih meminta gendongan dari Aryan, pria itu langsung menggendongnya dan terlihat sangat dekat dan perhatian pada putri azmi, melihat itu Elmira sedikit tersenyum.


“Mira dulu mami menikah dengan papi rafa juga karena perjodohan yang mendadak, mungkin mira takut tidak akan bisa mencintai suami mira nantinya, dulu mami juga begitu, tapi seiring berjalannya waktu, mami sadar bahwa takdir itu tidak ada yang bisa menentukannya, percayalah pada kuasa yang diatas, mami jamin putra mami tidak akan pernah melihat wanita lain secantik apapun wanita itu, tolong pertimbangkan ya” mami cessa akhirnya bicara membantu putranya agar diterima.


“bismilah, baiklah El terima tapi, tolong jangan paksa el untuk melakukan malam pertama sebelum el setuju” ujar Elmira.


“Yess! Cantiknya uncle, uncle di terima” seru Aryan sambil mengangkat tubuh hani, gadis kecil itu tertawa bahagia digendong oleh Aryan.

__ADS_1


“Uncle hana uga mau!” hana si saudara kembar hani juga iri melihat saudara kembarnya di gendong oleh Aryan.


“Iya iya sini keduanya sama uncle” Aryan mengangkat tubuh kecil hana kedalam gendongannya juga.


.


“2 hari lagi?! Bukankan itu terlalu cepat?!” pekik Elmira.


“hanya akad nikah yang dilakukan 2 hari lagi, mira tenang saja masalah sura menyurat dan resepsi itu biar papi yang mengurus” ujar papi rafa.


“benar, semuanya biar keluarga kami yang mengurus” lanjut mami cessa.


“Anu pak rafa dan ibu cessa, tentang mas kawin putri saya, apa saya boleh meminta sebuah rumah?” tanya mommy yuni.


“Mommy! Itu terlalu mahal!” protes Elmira, dia selama ini hidup berdua dengan mommy nya di sebuah rumah kontrakan, gadis itu bekerja dan tidak bisa melanjutkan kuliah karena faktor biaya dan uang yang terbatas.


Mami cessa tersenyum dan mengangguk, ”tentu saja tidak masalah mira” ujar mami cessa, mungkin Sebagian orang akan menganggap mommy Yuni matre tapi mami cessa tau, bagaimana kehidupan keluarga Elmira, jadi dia tidak masalah, wajar jika ada wanita yang menyukai uang.


“Tapi mami, itu terlalu besar, EL cukup dengan emas dan seperangkat alat sholat” ujar ELmira.


“Tidak apa mira, aku sanggup, mommy tenang saja saya akan mencarikan rumah yang besar, agar mommy bisa tinggal di sana” ujar Aryan dengan lembut. Pria itu tidak masalah dengan permintaan dari calon ibu mertuanya. “apa mira mau melanjutkan sekolah? Akubisa membiayainya” tanya Aryan.


“apa? I-itu tidak perlu, lagian sekolah seniman itu sangat mahal” ujar elmira.


“Tidak apa, aku sanggup membiayai semuanya” ungkap Aryan.

__ADS_1


Mommy Yuni semakin tersenyum senang karena sebentar lagi dia akan mendadak kaya, dia sangat senang karena hidupnya bisa kembali saat suaminya masih hidup.


...💐💐💐💐💐...


__ADS_2