My StuPid Girl

My StuPid Girl
90. Darel kembali


__ADS_3

Sehari sebelum pesta ulang tahun Amira akhirnya darel dan farel pulang, pekerjaan mereka berdua telah selesai dan keduanya akhirnya pulang ke rumah besar bagaskara.


“Akhirnya para anak bujang mommy pulang juga” sindir mommy Queen pada dua putra kesayangannya yang pergi bekerja keluar kota.


Darel dan farel langsung memeluk Queen dan mencium kedua pipinya.


“mommy jangan marah dong, kan yang suruh abang kerja itu daddy, jadi daddy dong yang harus di salahkan” bujuk Darel.


“Iya mom, daddy yang suruh” tambah farel.


“Aduin aja terus! Peluk aja terus mommy kalian!” sindir daddy king.


Darel dan farel tertawa pelan dan kini mereka berdua gantian memberikan pelukan pada daddy king.


“Kami pergi daddy dan mommy tetap mesra kan? Mau tambah adek lagi ni??” ledek darel.


“enak aja mommy gak mau hamil lagi!” protes mommy Queen.


“Udah udah, kita ke ruang kerja dulu, ada yang mau daddy dan mommy bicarakan” perintah daddy king.


Saat berjalan mendekati lift, darel sengaja mendekati mommy queen untuk berbisik padanya, “amira mana mom?” bisik darel.


“Lagi pergi sama caca, buat persiapan pestanya besok, kalian berdua ingatkan adek kalian besok ulang tahun?” tanya mommy Queen.


“Ingan dong mi” jawab darel dan farel serentak. “makanya abang pulang” lanjut darel, bibir pria itu menyunggingkan sebuah senyuman tapi senyuman pahit.


...🍃🍃🍃🍃🍃...

__ADS_1


“Mommy mau bicara apa?” tanya farel heran, karena wajah daddy dan mommy nya terlihat serius.


“Ini tentang pacar abang darel” ujar mommy Queen.


Darel sengaja tersenyum pada mommy queen, “kenapa dengan pacar abang mom?”


Daddy king menghembuskan nafas sedikit berat, “sebenarnya daddy gak masalah kamu memiliki hubungan dengan wanita itu, selama ini abang tidak pernah membawa wanita ke hadapan mommy dan daddy, tapi entah kenapa mommy tidak suka dengan pasangan abang, abang yakin masih mau serius untuk ke jenjang pernikahan dengan dia?” ungkap daddy king.


Mommy Queen menatap Darel dengan mata yang memancarkan kesedihan.


Gantian sekarang darel yang menghembuskan nafas sedikit berat, “mom, dia wanita yang baik kok, mungkin karena pertemuan awal makanya mommy belum siap abang menikah dengan dia, tapi percayalah mom, dia wanita yang baik” Darel berusaha membujuk mommy queen dengan wanita pilihannya.


Farel menatap saudaranya itu dengan pandangan sedih dan kasihan, dia tau siapa wanita yang sebenarnya di sukai darel, tapi mereka tidak mungkin bersama, keduanya sudah bertekad tidak akan bermimpi untuk menikah dengan saudara sendiri walau mereka bukan saudara kandung, karena cinta tidka harus memiliki.


“Tapi, bang, mommy yakin dia hanya mengincar harta abang, dia tidak benar benar mencintai abang” ujar mommy queen.


“lalu kenapa abang membelikannya baju seharga 100 juta dan perhiasan?” daddy king melempar bukti foto dan struk belanjaan pada darel.


Darel menatap foto dan struk belanjaan itu, bibirnya menyunggingkan sebuah senyuman hangat, “daddy taukan ada pesta yang harus abang hadiri di sana, dia sekretaris abang jadi harus ikut bersama abang, dan juga dia tidak memiliki pakaian yang bagus untuk pergi ke pesta, jadi abang membelikannya, tidak lengkap gaun pesta kalau tidak ada perhiasan, jadi abang juga membelikannya, tapi dia sudah berusaha menolak pemberian abang, hanya saja abang yang memaksa, dad” jelas Darel.


Farel menatap mommy Queen yang masih terlihat sedih, dia tidak sanggup untuk melihat kesedihan ibu sambungnya itu, “Begini saja, bagaimana jika mommy dan daddy bertemu dengan wanita pilihan abang darel sekali lagi, tapi di sana mommy dan daddy harus bersandiwara” farel akhirnya ikut bicara untuk menengahi perdebatan yang tidak akan selesai itu.


“Sandiwara apa bang?” tanya mommy Queen tidak mengerti.


“Mommy katakan sejujurnya bahwa kami berdua bukan anak kandung mommy dan harta kekayaan kalian hanya akan jatuh pada ketiga anak kandung kalian, bukankah mommy menganggap gadis itu matre, jika begitu coba mommy jelaskan pada wanita itu, apakah dia akan lari dari abang atau tetap mau menerima abang? Katakan saja, kami berdua hanya pengganti sebelum almeer mengambil posisi sebenarnya” usul farel.


“Gak! Kalian berdua itu anak mommy!” pekik mommy queen sambil menggelengkan kepalanya cepat, dia juga terisak kecil.

__ADS_1


“mom~ ayolah, farel bilang kan hanya berakting, ini juga untuk membuktikan kecurigaan mommy benar atau tidak” bujuk farel sekali lagi.


Daddy king langsung memeluk istrinya yang masih terisak, pria itu kini menatap darel yang masih terdiam, “abang darel membolehkan itu? Kalau abang membolehkan daddy dan mommy akan melakukan itu, apa boleh?” tanya daddy king.


Darel menatap sedih mommy Queen yang menangis, dia tidak suka melihat air mata keluar dari mata ibu sambungnya, wanita yang membesarkan dia seperti anak kandung sendiri, sekarang wanita itu menangis karena keputusan yang dia ambil, sebenarnya darel tidak mencintai wanita itu, dia wanita yang menolong darel yang hampir dicelakai, wanita itu bahkan sampai terluka karena menolong dirinya. Semua keluarganya tidak tau sama sekali alasan itu.


Awalnya darel mengangkat dia sebagai sekretaris, lalu gadis itu menyatakan perasaannya pada darel dan karena tidak bisa menolak pada penolongnya, lagipula darel butuh tempat pelarian dari perasaannya pada Amira, yang semakin lama semakin besar. Karena dua alasan itu akhirnya darel menerima penolong itu menjadi kekasihnya.


Hubungan keduanya tidak bisa dikatakan sebagai kekasih, karena Darel tidak pernah menciumnya, bahkan darel tidak pernah memeluk wanita itu, hanya darel selalu menjawab setiap ucapan wanita itu.


Nama gadis itu adalah bella, dia gadis yang cantik dan manis, darel juga mulai tertarik padanya. Darel berharap perasaannya seratus person berpindah pada Bella, jadi dia membawa bella ke hadapan mommy Queen, namun sayang bukannya menerima wanita pilihan darel, mommy Queen malah tidak suka dengan bella.


Putus? Bagaimana caranya darel mengatakan putus, dia sudah menjadi penolong nyawa darel, jadi darel tidak tega mengatakan putus.


“lakukanlah, darel bersedia dad, mom~” panggil darel dengan lembut, setelah mommy queen melihatnya, darel baru mulai berbicara lagi, “jangan menangis, jika setelah mommy bertemu dengannya lagi, mommy masih tidak suka, darel akan putus dengannya” ujar darel dengan lembut.


Mommy Queen semakin menangis kencang, membuat tiga pria itu semakin kebingungan.


“Mommy kok makin kencang nangisnya?” tanya daddy king.


“maafkan mommy, karena mommy abang harus putus dengan wanita yang abang cintai hiks” ujar mommy Queen di sela ucapannya.


“Gak apa mom, abang tidak sebucin itu dengannya, abang masih bersedia putus, abang tidak apa” jawab darel agar mommy Queen berhenti menangis.


“Iya mom, farel bahkan belum pernah liat abang cium ceweknya” canda Farel. “Itu tandanya abang belum 100 persen serius” lanjut farel.


...🌷🌷🌷🌷🌷...

__ADS_1


__ADS_2