My StuPid Girl

My StuPid Girl
Bonchap 4


__ADS_3

Azmi duduk di sebuah pentas yang dibuat di tamannya, pesta pernikahan Aryan memang diadakan dalam waktu singkat hanya sanak saudara dan kerabat yang diundang, dan mereka hanya makan malam bersama di taman milik kediaman Tiandra, pentas kecil juga hanya keluarga mereka yang bergantian bernyanyi.


“Ehem, ini lagu Khusus buat pengantin pria, semoga abangku suka” ujar Azmi.


Aryan bertepuk tangan menyambut Azmi yang akan bernyanyi di pentas kecil itu. Begitu juga dengan Elmira gadis itu tersenyum bahagia walau dia menikah secara paksaan dari mommy nya, Elmira cukup senang karena melihat keseriusan Aryan untuk menikah dengannya, dia juga melihat keluarga Aryan yang banyak dan menyambut dia dengan baik.


Dari kejauhan Mommy Yuni menatap putrinya dengan wajah sendu, sebenarnya dia bukan wanita yang jahat, hanya waktu yang membuat dia menjadi seperti wanita mata duitan, dulu dia menikah dengan suaminya saat dia baru lulus sekolah, Yuni tidak mendapatkan Pendidikan lebih seperti Kuliah atau yang lainnya, kehidupan wanita itu cukup nyaman dan bisa dibilang berkelebihan, dia punya rumah dan mobil serta selalu dimanjakan oleh sang suami yang merupakan seorang pengusaha.


Namun suaminya mengalami kecelakaan dan meninggal secara mendadak, rumah yang yuni kira atas namanya ternyata rumah itu tertulis milik mama dari suaminya, perusahaan yang suaminya bangun juga merupakan perusahaan keluarga, jadi tidak bisa dia ambil dan gantikan karena dia tidak memiliki Pendidikan yang tinggi, diumur Elmira yang menginjak 7 tahun, dia dan mommy nya diusir oleh keluarga suaminya, Yuni harus hidup dijalan, tanpa tempat berteduh, untung saja dia masih memiliki beberapa emas yang diberikan oleh suaminya, menggunakan uang itu yuni mulai membuka usaha untuk dapat menyekolahkan putrinya, walau tidak sampai kuliah, yuni cukup dibilang hebat sebagai janda beranak satu.


Itulah alasan kenapa Yuni bersih keras ingin mas kawin putrinya adalah rumah atas nama putrinya, dia tidak mau Elmira akan mengalami nasib yang sama dengan dirinya, setidaknya ketika dia ditinggalkan oleh suaminya Elmira memiliki rumah untuk tepat berlindung.


“Khusus untuk abangku, Munajat Cinta” ujar Azmi yang mulai memetik gitarnya.


‘ Malam ini ku sendiri


Istriku tak menemani


Sama seperti malam malam


Sebelum nikah


Ku sendiri di kamar mandi


mengocok si pipa besi


padahal ku punya istri


Tapi__’

__ADS_1


Azmi tidak sempat melanjutkan nyanyiannya karena Aryan sudah tegak dari kursinya dan berlari menuju Azmi, melihat itu azmi langsung melarikan diri dari atas panggung diikuti tawa satu keluarga.


Mereka tau maksud dari nyanyian azmi, karena Aryan bakalan sendiri pada malam pertamanya dan tidak dapat menikmati belah duren karena janji pada sang istri, sebelum saling mencintai belum boleh belah duren.


“Woiii!! Adik sialan!” pekik Aryan yang terus mengejar ngejar azmi yang berlari kencang dari kejaran Aryan.


“Ampun!! Bang!! Gue Cuma menyampaikan isi hati lo!!” teriak Azmi sambil terus berlari.


Elmira sendiri sudah menunduk malu, bisa bisanya mendengar nyanyian absurd dari Azmi. Apa lagi semua orang yang ada di sana hanya tertawa mendengar nyanyian azmi, bukannya menghentikan.


“maaf ya sayang, kamu harus ngelihat tingkah kekanakan dari putra putra mommy” Cessa mengelus punggung Elmira untuk menenangkan gadis itu. “mau sampai kapan kalian kejar kejaran!” teriak cessa pada putrinya.


“Sampai dapat tu anak gila!!” teriak Aryan.


“Mami! Tolong!!!” teriak azmi yang masih terus berlarian di taman itu.


“Udah berhenti Aryan! Azmi!” lerai cessa.


“Udah punya anak dan udah nikah kenapa tingkah kalian masih kayak anak kecil sih” kata cessa Lelah, dia Lelah punya keluarga yang gila semua padahal disitu ada besan besannya.


“Ayoo Papa jangan tertangkap!” teriak Vino putra dari Quinsya dan sagara, sebenarnya itu adalah bisikan mommy quinsya, yang menyuruh putranya untuk berteriak seperti itu. Emang emak gak ada akhlak seperti itu.


Hana sang istri hanya bisa geleng geleng kepala liat tingkah sang suami.


...💐💐💐💐💐...


Aryan memasuki kamar pengantinnya, Elmira yang melihat Aryan masuk langsung Nampak terkejut, gadis itu langsung menunduk karena masih malu untuk menatap Aryan.


“maaf, mami dan papi melarang aku tidur di kamar lain, katanya aku boleh tidak malam pertama tapi tidak boleh pisah kamar, aku akan tidur di sofa, kamu tidur di Kasur aja” kata Aryan dengan suara lembut.

__ADS_1


“A-anu mas boleh kok tidur di sebelah El, kitakan suami istri” gumam Elmira pelan. Tadi dia diberi nasehat oleh para nyonya besar di keluarga itu ditambah mommy nya sendiri.


...🌹Flasback On🌹...


“El, el kan sekarang sudah menikah dengan Aryan putra mami, berarti El harus belajar untuk mencintai putra mami, jangan pernah berpikir untuk berpisah dari Aryan ya nak” ujar mami cessa, saat ini hanya para wanita dewasa dan yang sudah menikah yang sedang berkumpul bersama sama, sementara para pria dan anak anak sedang bermain di taman.


“iya mam”


“benar itu sayang, setelah menjadi istri, surgamu ada di kaki suamimu, jangan pernah membuat suamimu sedih atau memendam kesedihan” tambah mommy Yuni.


“El juga jangan membuat jarak dengan suami, seperti pisah Kasur atau pisah kamar, memang saat ini EL belum mencintai Aryan, tapi bukan berarti el harus menjauh dari suami el, jika el menjauh bagaimana cara el untuk belajar mencintai suami el? Jadi jangan pisah Kasur ya nak” nasehat mami cessa lagi.


Elmira mengangguk anggukkan kepalanya mendengar nasehat dari para orang tua.


“kalau el takut suami El selingkuh, tenang aja, semua anak dari keturunan keluarga ini semuanya setia pada pasangannya masing masing, kalau ada yang selingkuh bakal di potong pisangnya” celetuk Oma Dona.


“Enak loh gulat di atas kasur itu el, nagih banget!” tambah Quinsya sambil mengedipkan sebelah matanya. “ahhh ingat ingat gulat jadi pengen” kekah Quinsya.


“Huusss caca pikirannya tentang gulat terus” ledek Amira.


“Lah emang mira enggak suka? Suka kan?? Buktinya mira kebablasan sekarang” ledek Quinsya. Maksud ucapan Quinsya adalah kondisi Amira yang sedang hamil kedua padahal anak pertamanya baru berumur 1 tahun.


“benar juga, gue nagih, apa lagi kalau sedang hamil” Aku amira.


“Ayooo kalian suka durasi atau ukuran” celetuk mommy Queen.


“lah dua duanya dong mom! Durasinya lama plus ukurannya muanteb” kata Quinsya sambil menunjukkan dua buah jarinya.


Elmira dan mommy yuni hanya bisa melongo mendengar pembicaraan absurd dari keluarga itu. Mommy yuni bahkan tidak menyangka putrinya yang hanya orang biasa di sambut baik kedalam keluarga hangat seperti keluarga itu. Dia dulu tidak disambut karena statusnya yang merupakan orang biasa, bahkan sampai diusir begitu suaminya meninggal.

__ADS_1


...🌹Flasback Off🌹...


__ADS_2