My StuPid Girl

My StuPid Girl
48. Bali


__ADS_3

“Bik! mana Sagara?” teriak ayah sagara yang Bernama Aditya, setelah setengah tahun ini akhirnya pria itu kembali menginjakkan kakinya ke rumah utama miliknya.


Dengan tergopoh gopoh asisten rumah tangga itu datang kehadapan Aditya, “a-a-anu tuan, tuan muda izin pergi liburan bersama teman temannya” ujar asisten rumah tangga itu dengan wajah ketakutan, dia sama sekali tidak mengira Aditya akan pulang kerumah karena pria itu selalu pulang mendadak, kadang setahun sekali kadang 2 tahun sekali bahkan tidakpernah dalam satu tahun itu.


“Kenapa tidak bibik larang sih” omel Aditya, dia sengaja pulang karena ingat putranya sudah lumayan besar jadi dia akan mengajarkan pekerjaannya pada sagara selagi pria itu liburan.


“I-itu tuan, tuan muda terlihat bahagia bersama teman barunya jadi bibik gak tega ngelarangnya tuan” jawab si asisten rumah tangga.


Aditya menatap asisten rumah tangga itu dengan wajah marah, “Ya sudah sana siapkan saya makanan” ucap Aditya akhirnya. Pria itu sebenarnya bukan Ayah yang jahat, hanya saja dia terlalu larut dalam kesedihan hingga tidak mau pulang kerumah karena akan mengingat istri tercintanya, jangan pikir dia sibuk dengan berselingkuh, padahal sebenarnya pria itu sibuk mencari uang agar keluarganya tidak tersiksa dengan kemiskinan lagi.


Dulu Aditya tidak sesibuk itu untuk mendapatkan uang, tapi sejak kelahiran sagara lebih tepatnya abang sagara yang sudah tidak ada di dunia ini, pria itu mulai berubah, dia menjadi sibuk mencari uang agar keluarganya tetap aman, sementara istrinya terus di kompori oleh saudara tiri yang mulai tertarik dengan kekayaan Aditya.


Pulang kerumah hanya mendengar istrinya yang mengamuk menuduh dia berselingkuh padahal dia tidak pernah melakukan itu, di tambah istrinya menjadi lebih sering sakit sakitan, makanya Aditya berusaha mencari uang untuk mengobati istrinya, tapi yang ada sikap pria itu malah membuat Sagara berpikir dialah yang bersalah karena sejak kelahirannya sang ayah jarang pulang kerumah.


Doktrin dari bunda dan tantenya membuat sagara menjadi trauma dan memang menganggap dirinya adalah monster yang tercipta untuk menghancurkan kehidupan bunda dan ayahnya.


Wanita yang Sagara lihat sebagai selingkuhan ayahnya adalah kakak tiri bundanya, wanita itu menjebak Aditya, tapi belum sampai melakukan hal lebih karena sagara sudah memergoki mereka, dan sejak itu hubungan keduanya semakin jauh.


...🌷🌷🌷🌷🌷...


“PANTAI!” teriak Quinsya saat melihat pantai di depan matanya.


“Dek, ke vila aja dulu, kita baru juga nyampe” keluh azmi.


Quinsya berbalik badan dan cemberut melihat kedua saudara kembarnya, lalu melayangkan puppy eyes nya pada opa ali yang datang menjemput ke bandara.


“Ke Vila aja dulu yuk, oma reta udah nungguin caca loh” bujuk opa Ali.


Teringat akan oma keduanya, Quinsya akhirnya mengalah, dia segera menggandeng sagara dan bersorak riang, “Oke opa, kita ke vila dulu”.

__ADS_1


Sebenarnya opa dan oma sudah di minta Rafa untuk kembali pindah ke rumah yang berada di dekat rumah rafa, tapi ke dua orang itu sudah terlanjur nyaman dengan kehidupan sederhana mereka di bali jadi keduanya sudah secara resmi pindah ke bali.


Masalah gavin baru beberapa tahun yang lalu gavin meninggal, oma reta hanya tau gavin mengalami kecelakaan dan meninggal tidak tau kalau selama ini pria itu di rawat dirumah sakit sendirian.


.


“Oma sayang!” Quinsya berlari memeluk oma reta yang terlihat masih sangat muda untuk di katakana sebagai seorang nenek yang mempunyai cucu berumur 16 tahun.


“Wahhh cucu oma sudah besar sekarang” Oma reta semakin mengeratkan pelukannya pada Quinsya.


“Oma curang caca aja yang di peluk” protes Azmi.


Oma reta tertawa lepas melihat kecemburuan azmi. Setelah Quinsya melepaskan pelukannya, oma reta merentangkan tangannya pada dua cucu kesayangannya, “Kemarilah 2 kesatria oma”.


Kedua pria kembar itu berganti gentian memeluk oma reta.


Quinsya kembali merangkul lengan sagara, “Muse milik Caca, gantengkan oma” ucap Quinsya senang, gadis itu menaik turunkan alisnya dan tersenyum bahagia, menunjukkan sagara pada oma dan opa nya.


“Wah tangkapan bagus sayang, selamat datang di vila oma” puji Oma reta, memang aslinya oma reta sama kocaknya dengan oma dona hanya saja waktu membuat dia berubah, dan sekarang setelah kehidupannya normal kembali, oma reta dan opa ali menjadi pribadi yang lebih baik.


.


📩“Ada di mana kamu?” Sagara menatap pesan yang dikirimkan pada dirinya. Sejak masuk ke dalam kamar pria itu terus memandangi pesan itu, pesan dari sang ayah yang sudah bertahun tahun tidak pernah mengirimkan pesan.


Pria itu sedang menimbang-nimbang untuk membalas atau tidak, tapi setelah berpikir cukup lama, sagara memilih tidak menjawab, dia terlalu malas untuk menjawab dan memikirkan jawaban sang ayah.


Sagara meraih laptop kecil yang biasa dia bawa kemana saja, melihat pergerakkan pasar dan melakukan transaksi sedikit lalu kembali menjual apa yang baru saja dia beli. Itu adalah pekerjaan pria itu, sagara sangat ahli bermain saham, dari uang 1 juta sekarang dia sudah memiliki milliyaran di dalam simpanan bank nya. Pria itu tidak memiliki perusahaan tapi hanya bermain saham untuk mendapatkan uangnya sendiri. Dia juga memberikan konseling pada para pembisnis untuk memilih investasi yang bagus dan terpercaya.


Uang yang selalu ayahnya kirimkan tidak pernah sagara sentuh, dia tidak mau menyentuh uang dari pria yang sudah membuat bundanya menjadi sakit sakitan.

__ADS_1


‘ceklek’ Quinsya membuka pintu kamar sagara tanpa mengetuk pintu itu lebih dulu.


Kepala gadis itu muncul dari balik pintu, “muse~ sedang apa?” tanya Quinsya dengan mata yang berbinar binar.


Sagara tersenyum melihat tingkah menggemaskan Quinsya, dia memastikan tidak ada kesalahan pada pekerjaannya dan segera mematikan laptopnya.


“Tidak sedang apa apa” jawab sagara.


“Oma ajak barbeque barang, ayo keluar” ajak Quinsya.


Sagara mengangguk dan mengambil jaketnya, setelah itu dia pergi.


Begitu sagara keluar dari kamar Quinsya langsung bergelayut manja pada lengan sagara, “muse suka ikan? Ayam? Atau daging?” tanya Quinsya, mata gadis it uterus berbinar bahagia saat bersama sagara.


“Apa aja” jawab sagara singkat, tanpa sadar pria itu juga membalas senyuman yang di berikan oleh Quinsya, hilang sudah pria es yang selalu membuat orang lari ketika melihatnya.


.


“Liat oma! Tu cucu oma kalau udah dekat muse nya lupa dengan segala hal” adu azmi pada oma reta.


Oma reta hanya tertawa melihat Quinsya yang terus menerus berada di dekat sagara, “nanti abang kalau punya cewek juga seperti itu” kekeh oma Reta.


“Mana ada oma, gak mungkin abnag tingkahnya seperti caca” elak azmi.


“Jangan salah, Papi kamu dulu seperti nak saga, diam diam tapi menghanyutkan, kalian itu ayah dan anak, sudah pasti sifat kalian akan menurun sifat papi kalian” kekeh oma reta.


Tanpa oma reta sadari ucapannya telah membuat sagara menjadi terdiam, pria itu kembali mengingat sosok ayahnya yang mengerikan di dalam pandangannya, apa dia akan menjadi seperti itu dan menyakiti gadis manis disebelahnya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


__ADS_2