
Begitu mendapat izin dari daddy king dan opa harry, sagara langsung mengambil laptopnya di dalam kamar untuk memeriksa proposal milik daddy king dan opa harry.
Sagara begitu fokus menghitung keuangan dan produksi hingga daftar harga hingga barang barang yang ada. Sangking fokusnya sagara tidak sadar sudah berjam jam berlalu dan dia juga menjadi tontonan oleh beberapa orang dari keluarga bagaskara.
Rafa yang juga meneliti proposal itu, namun tidak seperti sagara dia lebih meneliti latar belakang dari orang yang mengajukan proposal, pria itu memberikan hasilnya pada king dan opa harry, dan yang dikatakan sagara memang benar, pria itu sebenarnya adalah buronan di luar negri karena sering melakukan penipuan berkedok investasi bisnis, tapi Rafa tidak langsung memberitahu sagara, dia hanya ingin melihat seberapa hebat sagara dalam memeriksa proposal bisnis itu.
“Pi, waktunya makan malam” panggil Quinsya.
“stttsss” Rafa memberi peringatan pada gadis kecilnya untuk diam sejenak, menunggu sagara yang masih serius memeriksa dokumen dan memberi tanda merah serta beberapa tanda pada kertas proposal itu sesekali pria itu menggunakan ponsel dan laptopnya untuk mencari tau kebenaran yang dia dapatkan.
“Tapi pi, ini sudah saatnya untuk makan malam” bisik Quinsya.
“Saga, kamu mau makan malam?” Tanya papi rafa.
“Nanti aja pi” jawab sagara masih fokus dengan dokumennya tanpa sadar dia yang biasanya memanggil rafa dengan panggilan oom berubah menjadi papi.
“Ayo kita makan malam dulu” Rafa dan yang lainnya segera ke meja makan dan makan malam bersama.
.
“Pi~ muse belum ada makan” gumam Quinsya khawatir.
“Ambilkan makanannya dan letak di sebelah pria itu” ujar papi rafa.
“Caca boleh bantu suapin?” seru Quinsya tiba-tiba.
Rafa menggelengkan kepalanya pelan. “tidak boleh”.
“Please papi ganteng~ caca Cuma bantuin suapin aja, gak macam macam, ya pi, mi~ bantuin caca” rengek Quinsya meminta pertolongan pada sang mami.
__ADS_1
“Gak apalah sayang, cuma suapi aja” dukungan dari mami Cessa membuat senyum mengembang dari bibir Quinsya.
Rafa yang mendapat rengekkan dari kedua wanita yang paling dia cintai akhirnya menghela nafas panjang, “baiklah, hanya suapin aja” ucap Rafa pasrah.
“YEESSS!” Quinsya bersorak bahagia, dia mempercepat makannya, setelah itu mengambil makanan buat sagara makan.
.
“Buka mulut”.
Sagara sedikit terkejut karena Quinsya ada di sebelahnya dengan piring berisi makanan.
“Gue bisa sendiri ca” ucap sagara ingin meraih piring di tangan Quinsya.
“Udah buka aja, lanjut fokus menelitinya” perintah Quinsya.
“Tap_” ucapan Sagara terhenti karena Quinsya langsung memasukkan sendoknya kedalam mulut sagara.
Sagara mengulum senyum dan cepat cepat menghabiskan makanan di mulutnya, “makasih ya”.
.
“Pi, papi sudah tau kalau orang yang dikatakan saga itu penipu, kenapa masih membiarkan sagara untuk meneliti proposalnya?” tanya azmi penasaran.
“Karena papi mau menguji kemampuannya, tanpa sagara opa dan daddy king tidak akan tau dia penipu, papi saja hampir ketipu kalau tidak diberitahu saga, dia menggunakan identitas palsu tapi papi tidak bisa mendeteksinya, untung ada sagara yang mengenal wajah orang itu dan ketika papi mencari tau dengan program papi baru papi mengetahui kalau identitas yang dia tunjukkan palsu” jelas Papi rafa.
“Tapi pi, bukannya terlalu lama proses yang dia lakukan dari sore hingga malam hari dia tidak berhenti untuk mencari kesalahan yang ada, bisa saja dia asal menebak dan memalsukan hasil kerjanya” celetuk farel.
“Jangan anggap remeh proses yang lama, justru karena proses yang lama itu kitab isa mendapatkan hasil yang akurat, kita punya otak untuk mengetahui yang sagara lakukan itu penipuan atau hanya asal tebak, apa gunanya cucu cucu keluarga bagaskara pintar pintar, kalau bukan untuk melihat mana yang benar dan mana yang tidak” ujar papi rafa.
__ADS_1
“kalau dia pintar, harusnya dia bisa mengalahkan Aryan dan Azmi di sekolahnya dong, pi” ucap farel lagi.
Papi rafa mengangguk, “itu memang benar, tapi papi tidak bilang dia pintar dan lebih hebat dari kedua putra papi kan? Setiap orang punya kemampuannya sendiri, seperti Aryan yang sangat pintar dalam dunia kedokteran, azmi dalam pemrograman, caca dalam hal kesenian, tidak semua orang itu sempurna, mereka memiliki kepintaran mereka sendiri, dan jangan meremehkan orang lain, karena kitab isa hancur jika meremehkan orang lain” nasehat papi rafa.
...🎍🎍🎍🎍🎍...
Ternyata pekerjaan Sagara selesai besok paginya, pria itu sampai bergadang untuk mengidentifikasi proposal yang dia punya dan mencari data yang dia dapat dari internet dan sebagiannya.
“Apa ini benar laporan yang kamu dapatkan saga?” tanya daddy king.
“iya om, produk yang mereka tunjukkan memang benar adanya tapi tidak seratus persen produk yang mereka tunjukkan benar, produk itu digunakan untuk menipu para investor yang ingin menanam sahamnya di sana, 5 bulan yang lalu semua dananya masuk ke sebuah perusaan bernama teknologi Bioqu, dan digunakan untuk memproduksi kendaraan listrik yang merupakan produk awal mereka, semua itu dilakukan untuk menipu para investor karena produksi itu terdapat masalah dan dihentikan di tengah jalan. Lalu nomor telepon perusahaan itu juga palsu, ketika kita menelponnya maka akan tersambung dengan sebuah café yang ada di Canada” jelas sagara panjang lebar.
“Lalu kenapa perusahaan seperti itu bisa lolos dalam penilaian pemerintah? Bahkan dia mengatakan semua keuangannya itu benar?” tanya daddy king.
“Keuangan yang dia lakukan memang benar sulit untuk mencari kesalahannya, karena produknya ada, saya juga tidak tau kenapa mereka bisa lolos, tapi data yang mereka berikan banyak kejanggalan dari ekspetasi sebenarnya, pemilik perusahaan mampu membuat beberapa perusahaan terkenal untuk memberikan investasi kepada mereka hingga mereka mampu menutupi perusahaan palsu itu, dan 2 bulan yang lalu perusahaan itu memberikan pinjaman online sebesar 30 milyar pada perusahaan simpan pinjam online, kebanyakan keuangan mereka berasal dari perusahaan simpan pinjam ini” jelas sagara.
“Kamu yakin semuanya palsu?” tanya daddy king sambil mengulum senyumnya.
“Yakin om, saat ini mereka juga akan melakukan perayaan bukan? Di Sana jika om dan opa memberikan dana serta hadir kemungkinan mereka akan mendapat dana lebih banyak, tujuan mereka bukan mendapatkan investasi dari om king, tapi mendapat dukungan dari para pengusaha terkenal di Indonesia setelah itu akan banyak perusahaan kecil yang akan menanamkan investasi pada mereka, lalu mereka akan menghilang dengan uang yang sudah mereka dapatkan, ini proyek yang cukup besar hingga mereka menargetkan om king” jelas sagara.
Daddy king tersenyum dan menepuk bahu sagara dengan lembut, “makasih sudah mau membuka identitasmu, apa saga berniat menjadi tim penasehat keuangan daddy?” tanya daddy king.
“sama sama om, tapi saga masih banyak kekurangan, saga juga belum memiliki title hingga bisa menjadi penasehat keuangan om” tolak sagara dengan halus.
“Wahhh rafa! Sepertinya berlian ini harus di pegang kuat kuat, nanti bisa jatuh ke tangan orang lain” kekeh daddy king.
“Udah di kunci dan pemegang kuncinya anak gue” ucap rafa bangga.
Memang hasil kerja sagara membutuhkan waktu, tapi semua itu sepadan dengan jawaban yang mereka inginkan, kalau rafa bisa mengidentifikasi orang dan latar belakangnya, tapi sagara mengidentifikasi semua jalur perusahaan itu dan kesalahan yang mereka buat.
__ADS_1
...💐💐💐💐💐...