My StuPid Girl

My StuPid Girl
Bonchap 7


__ADS_3

"Aaaaaa~" Quinsya mengangakan mulutnya meminta sagara untuk menyuapinya, setelah pria itu menyuapi istrinya Quinsya menatap abangnya Aryan dan Elmira sambil menaik turunkan alisnya dan mengejek dua pasangan yang masih tampak canggung itu. "suapi dong bang, kan istrii abang gak bisa angkat tangan tinggi tinggi karena sakit itu baru dioperasi" tambah quinsya.


Aryan menatap kesal adiknya itu, "mau sampai kapan disini sih dek? Mau gangguin abang terus?" tanya aryan kesal.


"yang romantis dikit ngapa bang, contoh suami caca yang super duper romantis dan hot jeletot apa lagi kalau di ranjang, uupppsss" quinsya cepat cepat menutup mulutnya sendiri.


"Udah yang~ jangan bilang tentang ranjang, kasian yang belum dapat jatah dari istrinya belum bisa bermain ke gua surga" Sagara ikut ikutan dalam membantu Quinsya untuk menghina aryan dan Elmira yang saat ini masih dirumah sakit dan sedang makan siang.


Elmira hanya bisa diam melihat adik iparnya yang terang terangan berbicara menghina dirinya dengan aryan yang masih belum melakukan malam pertama.


"Dek sebaiknya pergi aja sana, elmira gak perlu dijagain, udah ada abang yang jagain el, jadi adek sama suami adek sana pergi jauh jauh" usir aryan pada sang adik kembar.


"yakin mau adek pergi?" tantang Quinsya.


"yakin Seratus persen yakin!" ujar aryan tegas.


"baiklah, ayo sayangku" Quinsya merangkul suamiya dan menyandarkan kepalanya pada bahu sagara.


sagara juga ikutan tegak dan melambaikan tangan pada aryan dan Elmira, "kami pergi kakak ipar abang ipar, selamat bermesraan berdua" salam perpisahan sagara.


.


Aryan menginci pintu kamar inap itu setelah adik kembar dan adik iparnya pergi, pria itu menghela nafas panjang lkarena kesal dengan kelakuan semua keluarganya yang membuat Elmira selalu canggung dan malu jika bersama dia.


"maaf ya el, semua keluargaku itu orangnya seperti itu selalu membuat orang kesal dan emosi" lirih Aryan, pria itu terlihat menyesal karena keluarganya yang mau menawarkan diri untuk menjaga Elmira dirumah sakit malah membuat gadis itu merasa malu dan canggung karena belum melaksanakan tugasnya sebagai istri.

__ADS_1


Elmira menggelengkan kepalanya pelan, "gak apa mas, bisa kesini bentar gak?" tanya elmira pelan.


Aryan mengangguk cepat dan duduk di samping elmira. "kenapa?" tanya aryan semangat karena elmira berani memintanya mendekat.


Elmira memberikan sendok yang ada dipiringnya pada Aryan, "bantuin makan bisa gak? Sakit banget saat angkat tangan el" pinta el pelan.


Aryan seikit melotot karena terkejut atas permintaan Elmira, karena sebelumnya ia sempat ingin membantu menyuapi Elmira tapi di tolak oleh Elmira secara langsung.


Elmira merasa bersalahkarena melihat aryan yang tampak terkejut dan masih terdiam menatapnya.


"maaf ya soal tadi mas, el terkejut sama malu, itu pertama kalinya ada yang mau menyuapi El, selama ini El selalu mandiri dan tidak pernah bergantung pada orang lain, jadi el minta maaf kalau sikap el tadi buat mas marah" lirih elmira.


🌸Flashback ON🌸


Sarapan baru saja dibawakan oleh aryan sendiri ke dalam kamar elmira, saat ini tidak ada mertua dan mami cessa di dalam kamar inap itu.


"gak usah mas, el bisa sendiri" tolak elmira pelan.


"Biar mas bantuin kamu kesakitan kan" ujar aryan lembut.


Elmira mengangguk pelan dan membiarkan sendok yang ada ditangan Aryan masuk ke dalam mulutnya.


"makasih mas" ujar Elmira.


Aryan tersenyum dan tanpa sadar mengelap makanan yang menempel di dagu Elmira. Gadis itu sedikit terkejut dan malu, apa lagi saat aryan dengan santainya menjilat tangan yang dia gunakan untuk membersihkan dagu Elmira, semakin malulah gadis itu dibuat Aryan.

__ADS_1


"Mas memang sebaiknya aku makan sendiri aja" Tolak elmira sekali lagi dengan degup jantung yang berdetak sangat cepat.


Aryan meletakkan sendok ditangannya dan tersenyum hangat pada Elmira. "baiklah kalau kamu maunya seperti itu, mas tinggal dulu ya, mas masih banyak tugas, gak papa sendirian?" tanya Aryan.


Elmira menganggukkan kepalanya cepat, saat ini gadis itu masih tidak bisa mengontrol detak jantungnya yang berdetak sangat kencang.


"iya mas gak apa kok" ujar elmira menunduk, tidak berani menatap wajah aryan karena setiap melihat pria itu detak jantungnya terasa aneh dan elmira merasa sesak nafas sangking gugupnya.


.


Beberapa detik setelah Aryan pergi dari kamar itu mommy Yuni datang bersama mami cessa kedalam kamar itu.


"tidak baik menolak suami terus El" ujar mommy yuni sambil duduk dan mengambil senddok yang tadi ditinggalkan Aryan. "Mommy tau kamu malu makanya menolak bantuan yang diberikan suami kamu" lanjut mommy Yuni.


Elmira menunduk dengan wajah seddihnya, "Detak jantung el rasanya aneh mom, el juga sulit bernafas dan sangat malu saat menatap mas Ar" ungkap Elmira, dia tidak peduli ada mertuanya disana, karena dia tidak mau mami cessa tersinggung kenapa dia terus menolak putranya.


"Itu tandanya cinta, tapi el masih berusaha menampik cinta itu, makanya jadi seperti itu" celetuk mami cessa, wanita itu duduk disamping El dan meraih tangan gadis itu sambil mengusapnya dengan pelan. "mami dulu juga seperti itu semakin kita menolak untuk mengakui itu cinta maka semakin sesak dan rasanya ada yang menghimpit tubuh kita hingga membuat kita ingin bersembunyi dari orang itu" lanjut mami ay.


"tapi El baru mengenal mas Aryan, apa benar ini cinta? Atau el malu karena mas aryan sudah melihat badan el?" Tanya El pelan.


Mami Cessa kembali tersenyum hangat pada Elmira, dengan lembut wanita itu mengelus pipi elmira, "Cinta itu datangnya dari hati, siapa yang tau cinta itu datangnya cepat atau lambat, karena kita tidak bisa menentukan itu, hanya allah sang pemberi cinta yang tau rahasia cinta itu, jangan di tolak akui dan terima itu semua, akui pada suamimu apa yang kamu rasakan, aryan itu pria yang baik, dia pasti akan berjalan sesuai tempo yang kamu inginkan" ujar mami cessa.


Elmira menganggukkan kepalanya pelan, "maafin el ya mam, mommy, el masih malu, selama ini el melakukan semuanya sendiri, bahkan saat pacaranpun el tidak berani bermanja pada kekasih el karena takut akan ditinggalkan malah karena kemandirian el, el jadi di tinggalkan" ungkap elmira.


"El, kamu menikah bukan hanya sendiri, tapi ada suamimu, bermanjalah padanya, dia tidak akan mengeluh apa lagi lari dengan sikap manjamu, dia malah akan senang menerima itu semua, kadang bermanja bukan lah kelemahan seorang wanita, itu adalah kelebihannya, apa gunanya pria yang bisa melakukan segalanya, dia justru senang karena dia bisa diandalkan olehmu, memang terkadang ada pria yang tidak suka dengan wanita yang terlalu manja, tapi nanti lama kelamaan pria itu akan menyadari dan mulai merindukan sosok manja itu" jelas mami cessa.

__ADS_1


🌸Flashback OFF 🌸


...🎄🎄🎄🎄🎄...


__ADS_2