Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-103. Meninggalkan hutan para monster 5


__ADS_3

Setelah beberapa hari berlalu akhirnya Lin Feng dan keempat pemuda yang diselamatkannya sudah hampir keluar dari hutan para monster, namun rintangan yang mereka hadapi juga semakin sulit, seolah-olah para monster yang ada di hutan tersebut tidak mengizinkan mereka pergi sama sekali, saat ini Lin Feng sedang berhadapan dengan sekelompok monster dengan jumlah yang sangat banyak dan sama seperti sebelumnya, para monster tersebut terdiri dari berbagai jenis monster.


Namun, dalam pertarungan kali ini, Li Zhan dan teman-temannya juga ikut membantu, karena mereka berempat tidak ingin hanya menjadi penonton saja, saat Lin Feng sedang bertarung mati-matian untuk menyelamatkan nyawa mereka semua, tapi tetap saja, yang benar-benar bertarung hanyalah Lin Feng saja, sedangkan Li Zhan dan teman-temannya hanya menjadi pembantu Lin Feng, yang mana tugas mereka berempat adalah menyerang monster yang ingin menyerang Lin Feng secara diam-diam.


Dengan bantuan keempat pemuda tersebut tentunya pekerjaan Lin Feng menjadi jauh lebih mudah, Lin Feng bahkan bisa bertarung dengan bebas tanpa harus memikirkan monster yang ingin menyerangnya dari belakang, mungkin bagi kultivator yang tingkatan kultivasinya masih setara dengan Lin Feng saat ini, bisa dikatakan masih mustahil untuk berhadapan dengan puluhan monster sekaligus, terlebih lagi monster tersebut tidak ada yang lemah sama sekali.


Akan tetapi, menghadapi puluhan monster kuat sekaligus adalah tantangan tersendiri untuk Lin Feng, meskipun kemungkinannya untuk menang sama sekali tidak ada, tapi menghadapi bahaya adalah sesuatu hal yang sudah biasa bagi Lin Feng. Karena, selama sisa kehidupan pertamanya, kehidupan Lin Feng selalu dipenuhi oleh bahaya yang bisa saja mengancam keselamatan nyawanya.


"Sudah sangat lama aku tidak merasakan semangat seperti ini, aku mengucapkan terimakasih karena dengan menghadapi kalian semua, aku bisa bersemangat lagi!" ujar Lin Feng sambil terus melancarkan serangannya.


Dengan dahan pohon di tangannya, Lin Feng terus melesat ke sana kemari menyerang para monster yang menghadang mereka, para monster mulai berjatuhan satu persatu, baju yang dikenakan oleh Lin Feng bahkan sudah dikotori oleh darah para monster yang telah dia bunuh dengan cara memenggal kepala mereka.


Li Zhan dan yang teman-temannya yang sedang menyaksikan Lin Feng benar-benar tidak bisa berkata apa-apa lagi, bahkan bisa dikatakan bahwa Lin Feng adalah monster yang sedang membantai para monster, tanpa di sadari, tubuh mereka bergetar karena merasakan takut dengan Lin Feng, tidak hanya mereka saja, bahkan jika orang lain yang menyaksikan keganasan Lin Feng saat ini, mereka tentunya juga akan merasakan ketakutan yang sama.


**


Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya Lin Feng berhasil mengalahkan sekumpulan monster yang menghadang mereka, saat ini, Lin Feng sedang berdiri dengan gagahnya di atas tumpukan para monster yang telah dia kalahkan, tangan dan kaki Lin Feng gemetaran karena rasa lelah di sekujur tubuhnya, bahkan untuk berdiri saja, Lin Feng harus menggunakan bantuan dari dahan pohon yang sebelumnya dia gunakan sebagai pedang untuk membunuh para monster, yang sekarang telah menjadi tumpukan mayat.

__ADS_1


"Tu-tuan Lin Feng, apa kau tidak apa-apa?" tanya Li Wei.


"Sudah jangan pedulikan aku, sebaiknya kita lanjutkan perjalanan, karena sebentar lagi kita akan keluar dari hutan ini" jawab Lin Feng.


Setelah selesai mengambil semua inti kristal jiwa milik para monster yang telah dibunuh oleh Lin Feng, mereka semua kemudian melanjutkan perjalanannya untuk keluar dari hutan para monster. Setelah berjalan selama hampir dua jam, akhirnya Lin Feng dan yang lainnya berhasil keluar dari hutan para monster, mereka semua nampak sangat bahagia karena akhirnya bisa terbebas dari hutan yang sangat mengerikan tersebut.


Namun sayangnya kebahagiaan mereka semua langsung sirna seketika itu juga, sebab Lin Feng tiba-tiba saja oingsan karena terlalu kelelahan dan kehabisan banyak energi, wajar saja jika Lin Feng sampai pingsan, sebab selama perjalanan keluar dari hutan para monster, hanya Lin Feng sendiri yang bertarung melawan para monster yang menghadang mereka.


"Bagaimana ini?" tanya Li Wei khawatir.


"Baiklah tunggu apa lagi, mari kita berangkat sekarang" ujar Li Zhan.


Mereka berempat kemudian membawa Lin Feng menuju ke kota Jiesi, sekarang mereka semua bisa melanjutkan perjalanan kembali dengan sangat tenang. Karena sekarang, mereka telah sampai ke tempat yang aman, meskipun ada monster di tempat tersebut, tapi mereka masih bisa menghadapinya dengan mudah, sebab monster yang ada di tempat tersebut hanyalah monster tingkat rendah saja.


**


Sudah hampir seminggu berlalu sejak Lin Feng berhasil membawa Li Zhan dan teman-temannya keluar dari hutan para monster, mereka bahkan telah berhasil sampai di kota Jiesi tiga hari yang lalu dan saat ini, Lin Feng sedang di rawat di dalam salah satu kamar yang ada di istana kota Jiesi, raja kota meminta para pelayan dan tabib istana merawat Lin Feng dengan sangat baik, karena mau bagaimanapun juga, Lin Feng adalah orang yang telah menyelamatkan kedua anaknya.

__ADS_1


"Tabib, bagaimana keadaannya?" tanya raja kota.


"Keadaannya sudah semakin membaik yang mulia, lagipula pemuda ini hanya pingsan karena kelelahan dan terlalu banyak kehabisan energi saja" jawab tabib istana.


"Jika bukan anakku sendiri yang menceritakannya, mungkin aku juga tidak akan percaya bahwa pemuda ini sangat hebat, untuk bisa bertahan selama satu hari saja di hutan para monster adalah hal yang sangat sulit, tapi dengan bantuan pemuda ini, anak-anakku bahkan bisa kembali dengan selamat dan tidak kurang satu hal apapun" ucap raja kota.


"Yang anda katakan memang benar yang mulia, karena pemuda ini adalah pemuda yang sangat serius, coba anda bayangkan, bagaimana bisa dia tidak terluka setelah bertarung dengan puluhan monster sekaligus" tabib istana membenarkan.


"Bagaimanapun caranya hanya dia yang tahu, setelah dia sadar nanti, aku akan mencoba untuk bertanya padanya" ujar raja kota.


"Maksud yang mulia?" tanya tabib istana.


"Aku ingin menanyakan bagaimana cara pemuda ini bisa bertahan selama itu di hutan para monster, lalu aku juga akan menanyakan apakah dia mau menjadi pengawal pribadiku atau tidak, atau mungkin aku akan menjadikannya seorang jendral" jawab raja kota.


"Baiklah, teruslah merawatnya dengan baik, aku akan pergi sekarang" lanjutnya.


"Baik yang mulia, hamba pasti akan merawat pemuda ini dengan sangat baik, hamba juga akan berusaha agar pemuda ini bisa cepat bangun" ujar tabib istana.

__ADS_1


__ADS_2