
Sekte Harimau Hitam adalah sekte yang menganut aliran hitam, namun sekte Harimau Hitam tidak sama seperti kebanyakan sekte aliran hitam lainnya, yang selalu membuat kekacauan dan kerusakan dimana-mana, sekte Harimau Hitam justru lebih suka bersembunyi dan memperkuat kekuatan mereka, karena menurut pemimpin sekte tersebut, membuat kekacauan adalah suatu hal yang mudah, tapi tidak dengan meningkat kekuatan.
Karena itulah, selama ini sekte Harimau Hitam tidak pernah menampakkan diri mereka dan lebih memilih untuk meningkatkan kekuatannya, lalu setelah mereka merasa sudah cukup kuat, barulah mereka akan menampakkan dirinya. Dan hal pertama yang mereka lakukan setelah muncul adalah, menculik seorang putri dari kekaisaran Feng, yakni putri Feng Yue Yin.
Alasan mereka menangkap Feng Yue Yin adalah untuk balas dendam kepada kaisar Feng, karena kaisar Feng adalah penyebab kematian pendiri sekte mereka, yaitu Feng Hao Chen yang merupakan adik dari sang kaisar sendiri. Pada awalnya, sekte Harimau Hitam hanyalah sekelompok pemberontak yang dipimpin oleh Feng Hao Chen sendiri, namun karena jumlah mereka semakin bertambah besar, akhirnya Feng Hao Chen memutuskan untuk mendirikan sekte.
Pada saat Feng Hao Chen melakukan serangan ke ibukota kekaisaran, ia memang berencana untuk membawa pasukan sekte Harimau Hitam, namun ia lebih memilih untuk menggunakan para Assassin, agar saat ia memenangkan peperangan dan menjadi kaisar Feng yang baru, ia bisa menjadikan pasukan sektenya sebagai pasukan kekaisaran, namun sayangnya harapan tersebut tidak pernah tercapai, karena Feng Hao Chen malah gugur dalam peperangan.
Sejak Feng Hao Chen meninggal, seorang tetua sekte yang merupakan tangan kanan Feng Hao Chen kemudian menduduki posisi sebagai pemimpin sekte, namanya adalah Mo Hu Bai. Dibawah kepemimpinannya, sekte Harimau Hitam menjadi semakin meningkat, karena Mo Hu Bai lebih memilih untuk fokus meningkatkan kekuatannya, karena setelah kekuatan mereka cukup, maka mereka akan menjalankan rencana untuk balas dendam dan melanjutkan rencana Feng Hao Chen yang sempat gagal, yaitu merebut kekaisaran Feng.
Setelah penantian yang cukup lama, mereka akhirnya bisa memulai rencananya untuk melakukan balas dendam, namun rencana mereka tidak sama seperti Feng Hao Chen yang langsung menyerang ibukota kekaisaran, melainkan menculik sang putri kekaisaran Feng, yaitu Feng Yue Yin. Dengan adanya Feng Yue Yin di sisi mereka, maka rencana mereka untuk membalaskan dendam Feng Hao Chen dan merebut tahta kekaisaran akan lebih mudah.
Akan tetapi, mereka semua juga tidak menyadari jika rencana yang telah mereka susun dengan rapi, akan segera hancur hanya karena kesalahan kecil yang mereka anggap sepele, kesalahan tersebut adalah menculik Lin Hua, ibu Lin Feng. Mereka semua benar-benar tidak mengetahui jika perempuan cantik yang mereka bawa adalah ibu dari seorang raja pembunuh, yang kekejamannya bahkan melebihi dewa iblis.
(Flashback End.)
Saat ini, di luar hutan terpencil yang ada di kekaisaran Feng.
__ADS_1
Feng Jing Quo beserta seluruh pasukan elit kekaisaran Feng sedang berhadapan dengan pasukan sekte Harimau Hitam, di sana juga ada Jin Feng Huang beserta para tetua sekte yang masih tersisa, termasuk tetua Liu Changhai dan tentunya, kedua pangeran serta Lin Tian juga ada di sana.
"Siapa kalian sebenarnya?! Kenapa kalian menculik anakku?!" tanya Feng Jing Quo yang sudah sangat emosi.
"Hahahaha! Santai saja yang mulia, tidak perlu anda marah-marah seperti itu, putri anda pasti akan kami serahkan lagi, asalkan..." Mo Hu Bai menghentikan ucapannya.
"Asalkan apa?!" tanya Feng Jing Quo.
"Asalkan yang mulia menyerahkan nyawa kepada kami" jawab Mo Hu Bai.
"Cihh! Aku tidak pernah mengganggu kalian selama ini, lalu kenapa kalian malah menginginkan nyawaku?!" Feng Jing Quo benar-benar kesal dengan perkataan Mo Hu Bai.
Semua orang tersentak kaget mendengar perkataan Mo Hu Bai, karena tidak ada seorangpun dari mereka yang mengerti maksud dari perkataannya, terutama Feng Jing Quo, ia benar-benar tidak pernah merasa jika telah membunuh pemimpin sekte Harimau Hitam. Jangankan untuk membunuh pemimpin mereka, bahkan Feng Jing Quo belum pernah melihat ataupun mengenal mereka sebelumnya.
"Sepertinya kalian benar-benar lupa, kalau begitu biar aku ingatkan siapa pemimpin kami yang telah kau bunuh, dia adalah Feng Hao Chen!" ucap Mo Hu Bai.
"Apa? Jadi kalian adalah..."
__ADS_1
"Benar sekali, kami adalah pasukan Feng Hao Chen!" ujar Mo Hu Bai memotong perkataan Feng Jing Quo.
"Cihh! Pengkhianatan sepertinya memang pantas untuk mati!" jawab Feng Jing Quo.
"Benarkah? Kalau begitu, kau juga harus merelakan kematian dua perempuan ini" ucap Mo Hu Bai.
Tidak lama kemudian, beberapa orang prajurit sekte Harimau Hitam maju ke depan sambil membawa Feng Yue Yin dan Lin Hua yang sedang terikat, meski begitu, keadaan mereka nampak masih baik-baik saja, kecuali Lin Hua yang mendapatkan sedikit goresan pedang di bahu kanannya, karena berusaha untuk melindungi Feng Yue Yin.
"Kalian semua benar-benar manusia hina, beraninya kalian menggunakan perempuan sebagai sandera!" ujar Feng Jin Quo.
"Hahahaha! Aku rasa julukan itu memang pantas untuk kami semua" jawab Mo Hu Bai.
"Hei! Aku sarankan kalian agar membebaskan mereka berdua, kalau tidak, aku tidak bisa menjamin apakah kalian bisa mati dengan keadaan utuh atau tidak" ujar tetua Liu Changhai.
Mo Hu Bai terdiam selama beberapa saat setelah mendengar perkataan tetua Liu Changhai, namun setelah itu, ia dan seluruh pasukannya tiba-tiba saja tertawa lantang, karena menurut mereka, tetua Liu Changhai baru saja mengatakan omong kosong yang sangat lucu. Sedangkan Feng Jing Quo dan seluruh pasukannya justru bergidik ketakutan, karena mereka mengetahui apa maksud dari perkataan tetua Liu Changhai.
Saat Mo Hu Bai dan seluruh pasukannya sedang mentertawakan dirinya, tetua Liu Changhai kemudian mencoba menghubungi Lin Feng lagi dengan kekuatan jiwanya. Sebelumnya, tetua Liu Changhai sudah berusaha menghubungi Lin Feng berulang kali, bahkan sejak pasukan sekte Harimau Hitam menyerang sekte Phoenix Emas, namun sayangnya, kekuatan jiwanya tidak bisa terhubung dengan Lin Feng, karena terhalang oleh sesuatu yang tidak dia ketahui.
__ADS_1
Meski masih sangat kecil kemungkinan jika kekuatan jiwanya bisa terhubung dengan Lin Feng, tapi tetua Liu Changhai tetap mencobanya, seraya berharap kekuatan jiwanya akan terhubung dengan Lin Feng. Dan benar saja, raut wajah tetua Liu Changhai langsung berubah setelah mengetahui jika kekuatan jiwanya berhasil terhubung dengan Lin Feng.
"Lin Feng, datanglah, ibumu dalam bahaya!" ucap tetua Liu Changhai.