Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-256. Lin Feng Vs pasukan misterius 2


__ADS_3

Lin Feng tidak menghentikan gerakannya sedikitpun, karena di belakangnya, jutaan bola api raksasa masih menghujani dirinya, saat sedang berlari dengan kecepatan tinggi, Lin Feng tiba-tiba saja mendapatkan sebuah ide, yang menurutnya akan sangat membantunya dalam peperangan tersebut.


Lin Feng bermaksud untuk menghancurkan pasukan tengkorak yang mengenakan armor, dengan memanfaatkan serangan bola api di belakangnya, karena Lin Feng sangat yakin kalau serangan bola api tersebut akan mampu menghancurkan mereka, walaupun tidak semuanya.


Lin Feng terus berlari dengan kecepatan tinggi, sambil terus menebas setiap tengkorak yang ia lewati, sampai akhirnya Lin Feng berhasil sampai di tengah-tengah pasukan tengkorak yang mengenakan armor tersebut, setelah itu, Lin Feng tiba-tiba saja menghentikan gerakannya, kemudian memutar badannya ke belakang.


"Mari kita lihat bagaimana kalian mengatasi serangan itu" gumam Lin Feng tersenyum sinis.


Lin Feng terlihat sangat senang ketika jutaan bola api raksasa tersebut mulai mendekati pasukan prajurit tengkorak, karena dengan begitu rencananya akan berhasil. Akan tetapi, apa yang terjadi selanjutnya benar-benar membuat Lin Feng terkejut dan kesal, karena bila api tersebut tiba-tiba saja menghilang ketika bersentuhan dengan para prajurit tersebut.


"Sial! Kenapa bisa seperti ini?!" ucap Lin Feng kesal.


Dikarenakan rencananya tidak berhasil, Lin Feng kemudian menyerang para prajurit tengkorak tersebut secara langsung, Lin Feng terus melesat ke sana-kemari dengan kecepatan tinggi, sambil terus mengayunkan pedang kayu roh di tangannya.


Beruntung para tengkorak tersebut langsung hancur saat terkena satu tebasan pedang Lin Feng, sehingga membuat Lin Feng tidak terlalu kerepotan menghadapi mereka, jika saja mereka tidak langsung hancur, mungkin Lin Feng akan benar-benar kewalahan menghadapi pasukan tengkorak yang sangat banyak terdapat.


"Tujuh tebasan kematian!" ujar Lin Feng.


Tujuh aura pedang kembali melesat dan menebas apapun yang dilewatinya, sehingga membuat celah yang cukup besar bagi Lin Feng, yang sekarang berada di tengah-tengah lautan pasukan tengkorak, Lin Feng kemudian melompat ke atas dan menciptakan beberapa bola api, setelah itu, Lin Feng langsung melemparkannya kepada pasukan tengkorak.


BOOM!!


DHUAAR!!

__ADS_1


Serangan bola api Lin Feng menciptakan ledakan-ledakan yang cukup besar, serangannya tersebut juga berhasil memusnahkan ratusan prajurit tengkorak, tapi jumlah mereka tetap masih banyak, bahkan serangan Lin Feng masih belum bisa menghabisi setengah dari jumlah mereka.


Lin Feng yang masih melayang di udara tiba-tiba saja dikejutkan dengan aura panas yang semakin mendekatinya, Lin Feng kemudian mengalihkan pandangannya dan benar saja, aura panas tersebut berasal dari serangan bola api pasukan tengkorak yang kedua, tapi sayangnya, Lin Feng tidak berhasil menghindari serangan tersebut, sehingga membuatnya terlempar cukup jauh.


"Si-sial!" ujar Lin Feng kesal.


Meskipun tubuhnya memiliki ketahanan terhadap elemen api, tapi Lin Feng tetap bisa merasakan sakit akibat ledakan dan benturan keras saat dia terlempar ke bawah, tidak lama kemudian, Lin Feng bergegas bangkit dan memunculkan sepasang sayap di punggungnya.


Setelah itu, Lin Feng langsung melesat terbang ke arah pasukan tengkorak yang kedua, sambil melesat terbang, Lin Feng terus berusaha menghindari setiap bola api raksasa yang melesat ke arahnya, Lin Feng juga membalas serangan para tengkorak tersebut dengan kekuatan es miliknya.


BOOM!


BOOM!


Ledakan demi ledakan terus terdengar berkali-kali, saat serangan mereka beradu ataupun saat serangan Lin Feng menghantam para tengkorak terbang tersebut, berbeda dengan pasukan prajurit tengkorak yang mudah di dekati, pasukan tengkorak terbang justru sangat sulit untuk di dekati, karena mereka terus menembakkan bola api secara bertubi-tubi ke arah Lin Feng.


Meskipun begitu, Lin Feng tetap berusaha keras mendekati mereka, walaupun terkadang Lin Feng harus terlempar cukup jauh dan terjatuh, karena hantaman bola api yang mengenai tubuhnya, namun Lin Feng tetap bangun lagi dan mencoba mendekati pasukan tengkorak terbang tersebut.


Ketika di udara, Lin Feng di hadapkan dengan jutaan bola api raksasa yang terus menghujaninya, lalu ketika ia terjatuh ke bawah, pasukan prajurit tengkorak yang juga tidak terhitung jumlahnya sudah siap menunggunya.


Jika saja yang bertarung sekarang bukanlah Lin Feng, mungkin orang itu akan pasrah dan menunggu kematiannya tanpa melakukan perlawanan yang berarti, karena memang mustahil untuk bisa menang melawan pasukan yang sangat banyak tersebut.


***

__ADS_1


Waktu terus berlalu dengan sangat cepat, bahkan sudah hampir satu bulan berlalu sejak Lin Feng memulai kultivasinya, Yun Ling yang sebelumnya pingsan karena mendapatkan tekanan intimidasi yang liar biasa juga telah lama terbangun.


Sejak saat itu, Yun Ling selalu berada di dalam gua sambil menunggu Lin Feng menyelesaikan kultivasinya, untuk menghabiskan waktunya, terkadang Yun Ling juga berkultivasi untuk meningkatkan kekuatannya, Yun Ling juga tidak pernah meninggalkan gua, kecuali hanya untuk mencari kayu bakar ataupun membersihkan tubuhnya di sungai, yang ada di dekat gua tersebut.


"Tuan, kapan kau akan selesai berkultivasi? Apa lukamu sangat parah sampai kau membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sembuh?" tanya Yun Ling pada Lin Feng yang masih berkultivasi.


"Meskipun begitu, aku akan tetap menunggu tuan di sini, karena aku harus menjaga tuan agar tidak diganggu oleh Demon beast" ucapnya pelan.


Setelah itu, Yun Ling pergi keluar gua untuk memastikan tidak ada Demon beast yang mendekati gua tersebut, setelah merasa aman, Yun Ling kemudian kembali kedalam gua dan mulai berkultivasi untuk meningkatkan kekuatannya.


***


Sementara itu, di alam bawah sadar Lin Feng, pertarungannya dengan dua pasukan tengkorak misterius sebelumnya masih tetap berlangsung, suara ledakan serta suara dentingan senjata yang beradu, terus terdengar mengiringi pertarungan panjang mereka.


Lin Feng sendiri sebenarnya sudah tidak mengetahui lagi berapa lama waktu yang ia habiskan di tempat tersebut, karena selama ini yang ia lakukan hanyalah bertarung dan terus berusaha untuk memusnahkan semua tengkorak yang ada di sana.


Namun anehnya, Lin Feng tidak pernah merasakan lelah sedikitpun, padahal dia terus bertarung dan tidak pernah berhenti, bahkan energinya tidak terkuras walaupun hanya sedikitnya, justru energi yang ada di dalam tubuhnya malah terus bertambah setiap waktunya.


Hal tersebut tentu saja membuat Lin Feng semakin bersemangat, bahkan Lin Feng malah semakin berambisi untuk menghabisi semua tengkorak yang ada di sana, meskipun terkadang Lin Feng malah merasa jumlah mereka terus bertambah, seiring dengan banyaknya tengkorak yang telah ia musnahkan.


"Meskipun aku benar-benar tidak mengerti situasi apa yang menimpa diriku sekarang, tapi aku benar-benar senang, karena bisa bertarung dengan bebas tanpa memikirkan apapun!" ucap Lin Feng, sambil terus menyerang tengkorak yang ada di sekelilingnya.


Swush... Boom!... aura yang sangat besar tiba-tiba saja meledak dari tubuh Lin Feng, ledakan aura tersebut juga menciptakan gelombang energi yang sangat dahsyat, bahkan sampai membuat prajurit tengkorak di sekitarnya langsung hancur saat terkena gelombang energi tersebut.

__ADS_1


"Hahahaha! Tingkatan kultivasi ku akhirnya naik juga!" ujar Lin Feng, saat mengetahui kekuatannya telah meningkat.


__ADS_2