Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-169. Pasukan Monster dan Beast Spirit 3


__ADS_3

Sementara itu, ditempat yang lain, jendral kekaisaran bersama para pasukan nampak masih terus berusaha untuk mengalahkan beberapa monster dan Beast Spirit yang menyerang kota, namun perlawanan mereka tidak berarti apa-apa karena Monster dan Beast Spirit yang mereka hadapi adalah Monster dan Beast Spirit tingkat tinggi.


Meskipun begitu, jendral dan semua pasukan tetap saja tidak mau menyerah, karena nasib ibukota kekaisaran bergantung pada mereka, jika mereka semua menyerah dan melarikan diri dari peperangan, maka ibukota kekaisaran akan benar-benar hancur oleh serangan Monster dan Beast Spirit dan tentunya, akan semakin banyak korban yang berjatuhan.


"Terus serangan dan jangan mau menyerah, kita pasti bisa menghabisi setidaknya salah satu dari mereka!" ujar jendral utama kekaisaran.


"Sial, bagaimanapun juga aku harus menghabisi mereka, jika tidak kota ini akan hancur, tapi aku juga tidak mungkin menghadapi mereka semua seorang diri" gumam jendral utama kekaisaran.


Tingkat kultivasi jendral utama kekaisaran sendiri memang cukup tinggi, akan tetapi tidak mungkin baginya untuk mengalahkan semua monster tersebut seorang diri, mau sekuat apapun dia sekarang, tentunya akan ada masanya saat kekuatannya telah mencapai batasan, atau mungkin energinya akan terkuras habis karena menghadapi begitu banyak monster, sedangkan musuh utama mereka masih belum menampakkan dirinya.


"Sial! Aku tidak peduli lagi, yang penting mereka semua harus musnah!" ujar jendral utama kekaisaran.


Swush... Aura yang sangat besar meledak dari tubuh sang jendral, ia kemudian mengalirkan energi Qi-nya kedalam pedang besar yang ada di genggamannya sekarang, pedang besar tersebut nampak bergetar dan mengeluarkan sedikit cahaya kebiruan, setelah itu sang jendral menebaskan pedangnya ke arah salah satu monster yang berada di hadapannya.


Aura pedang yang sangat besar melesat ke arah monster tersebut, kecepatan dari aura pedang milik jendral utama memang tidak bisa mengimbangi kecepatan tebasan milik Lin Feng, namun aura pedang tersebut sudah bisa dikatakan cukup cepat dan tidak bisa dihindari oleh monster yang ada di hadapan jendral utama kekaisaran.


Akhirnya satu serangan tunggal dari sang jendral, berhasil memotong tubuh monster tersebut dan membuatnya mati saat itu juga, para prajurit yang melihat kehebatan sang jendral langsung bersemangat, bahkan mereka semua langsung menyerang monster yang ada di hadapan mereka.


"Dengarkan semuanya, alihkan perhatian para monster tersebut agar aku bisa menghabisi mereka dengan satu serangan, api kalian harus tetap waspada dan berhati-hati" ucap jendral utama kekaisaran.


"Baik jendral!" jawab para prajurit serempak.


"Untuk sekarang, ini adalah cara terbaik untuk menghadapi para monster dan Beast Spirit ini" gumam jendral utama kekaisaran.

__ADS_1


Para prajurit kemudian berusaha untuk mengalihkan perhatian para monster dengan cara melakukan serangan secara terus menerus, setelah melihat ada celah untuk melakukan serangan, sang jendral kemudian melompat mendekati salah satu monster dan langsung menebaskan pedang besarnya ke arah monster tersebut.


Monster yang terkena serangan sang jendral langsung mati saat itu juga dengan kepala yang terpenggal, karena memang sang jendral langsung mengincar leher monster tersebut, agar bisa membunuhnya dengan satu serangan saja, cara yang mereka gunakan memang sangat efektif, akan tetapi cara tersebut membutuhkan banyak pengorbanan nyawa.


"Maafkan aku karena telah menjadikan kalian sebagai umpan" ucap sang jendral.


"Kami sama sekali tidak keberatan jendral, asalkan jendral harus membunuh mereka dengan satu serangan saja" ujar salah seorang prajurit.


"Benar sekali jendral, lagipula jika kami mati di sini, setidaknya kami telah membuktikan bahwa kami adalah prajurit yang berguna" ucap yang lainnya menimpali.


"Baiklah, kalau begitu mari kita lanjutkan serangannya!" ujar sang jendral.


BOOMMM!!!...


Sang jendral beserta para prajurit nampak sangat kebingungan, pasalnya monster dan Beast Spirit yang menyerang dari arah gerbang masih sangat banyak dan sekarang, jumlah mereka malah bertambah banyak dengan kedatangan monster dan Beast Spirit dari arah selatan tersebut.


***


Sementara itu, dari arah luar tembok bagian timur, satu pasukan monster dengan jumlah yang cukup besar, nampak semakin mendekat ke arah ibukota kekaisaran, akan tetapi pasukan tersebut tidak hanya terdiri dari para monster dan Beast Spirit saja, melainkan pasukan tersebut juga terdiri dari para Assassin yang menunggangi monster dan Beast Spirit tersebut.


Bisa dikatakan bahwa pasukan yang datang dari arah timur ibukota kekaisaran adalah pasukan utama musuh, karena para Assassin hanya berada di pasukan tersebut, tidak hanya itu saja, bahkan sang pria misterius tentunya juga berada di pasukan yang datang dari arah timur, sementara dua pasukan lainnya, memang terdiri dari para monster dan juga Beast Spirit.


"Berhenti!" ujar pria misterius lantang.

__ADS_1


Seluruh pasukan tiba-tiba menghentikan langkah mereka, tentunya hal tersebut membuat mereka semua bingung, kenapa mereka harus berhenti? Bukankah seharusnya mereka langsung menyerang ibukota? Berbagai macam pertanyaan muncul di benak semua Assassin, namun tidak ada seorangpun yang berani bertanya.


Namun pada akhirnya, ketua Organisasi Assassin memberanikan diri untuk menanyakan alasan kenapa mereka harus berhenti. "Ma-maaf yang mulia, kenapa kita berhenti? Apakah ada sesuatu yang salah?." Tanya ketua Organisasi sedikit gugup.


"Tidak ada yang salah, hanya saja perkiraan ku sedikit meleset" jawab pria misterius.


"Apa maksud yang mulia?" tanya ketua Organisasi.


"Serangan para monster dan Beast Spirit tersebut tidak secepat yang aku perkirakan, padahal seharusnya sekarang sudah setengah ibukota yang hancur, tapi nyatanya kehancuran tersebut masih sangat sedikit" jawab pria misterius.


"Apakah merek tidak menuruti perintah yang mulia?" tanya ketua Organisasi semakin penasaran.


"Tentu saja tidak! Mereka sepertinya tengah berhadapan dengan lawan yang kuat, bahkan para monster dan Beast Spirit yang masuk lewat gerbang telah banyak yang mati" jawab pria misterius.


Para Assassin tentunya sangat terkejut mendengar hal tersebut, pasalnya mereka benar-benar tidak menyangka bahwa ibukota kekaisaran memiliki kekuatan yang cukup besar, padahal menurut informasi yang mereka kumpulkan selama ini, kekaisaran Feng tidak memiliki kekuatan yang terlalu besar, terlebih lagi untuk menghadapi ratusan monster yang mereka miliki.


"Tapi bagaimana itu mungkin yang mulia? Bukankah informasi tentang kekuatan kekaisaran telah berada di tangan kita?" tanya ketua Organisasi Assassin bingung.


"Kekuatan kekaisaran memang tidak sampai sebesar ini, tapi sepertinya kita akan menghadapi musuh yang cukup merepotkan" jawab pria misterius.


"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang yang mulia?" tanya ketua Organisasi.


"Untuk sekarang kita biarkan saja para monster dan Beast Spirit tersebut menghancurkan kota, setelah itu, barulah kita melakukan serangan lanjutan" jawab pria misterius.

__ADS_1


__ADS_2