
Setelah kepergian Lin Feng, Luo Ming An beserta kedua anaknya langsung kembali menuju ke ruang tahta, untuk menemui para petinggi istana yang masih berada di sana. Sesampainya di ruang tahta, Luo Ming An langsung memberikan perintah kepada para petinggi istana, untuk mencari guru yang hebat untuk kedua anaknya.
Para petinggi istana tentu saja sangat terkejut mendengar hal tersebut, pasalnya, selama ini mereka semua sudah mengetahui bahwa kaisar ingin mendidik dan mengajarkan anaknya sendiri, tentu saja keputusan kaisar yang sangat tiba-tiba tersebut menimbulkan tanda tanya besar pada setiap petinggi istana.
Meskipun banyak pertanyaan yang memenuhi pikiran mereka semua, tapi tidak seorang pun dari mereka yang berani mempertanyakan keputusan kaisar tersebut, mereka hanya bisa menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh kaisar, karena mereka juga yakin, keputusan yang kaisar buat adalah keputusan yang terbaik.
"Yang mulia, bagaimana jika yang mulia pangeran dan yang mulia putri kita masukkan ke sekte pedang suci, lagipula mereka adalah sekte terkuat di kekaisaran tengah ini, terlebih lagi, mereka pasti akan langsung menerima yang mulia pangeran dan putri" ucap salah seorang petinggi istana mengeluarkan pendapatnya.
"Apa yang dikatakan oleh petinggi Sun memang benar yang mulia, lagipula tidak ada sekte lain yang lebih cocok untuk yang mulia pangeran dan putri, selain sekte pedang suci" ujar petinggi lainnya membenarkan.
"Lalu bagaimana dengan pendapat petinggi lainnya?" tanya Luo Ming An.
"Pendapat kami hampir sama dengan pendapat petinggi Sun yang mulia, karena memang tidak ada sekte lain yang lebih cocok, terlebih lagi sekte pedang suci memiliki guru-guru yang sangat hebat dan juga kuat" jawab petinggi lainnya.
"Lalu bagaimana dengan kalian berdua?" tanya Luo Ming An pada kedua anaknya.
"Kami akan menuruti apapun keputusan ayah kaisar" jawab Luo Yuan.
"Aku juga setuju dengan kakak" ujar Luo Ning membenarkan.
"Baiklah, kalau begitu aku akan menghubungi pemimpin sekte pedang suci, agar dia bisa menjadikan kedua anakku sebagai muridnya secara langsung" ucap Luo Ming An.
Setelah itu, Luo Ming An langsung mengirim jendral utama kekaisaran untuk menemui pemimpin sekte pedang suci, karena harus menemui sekte terkuat dan terpandang di benua tengah, tentu saja utusan yang dikirim juga tidak bisa sembarang, oleh karena itu kaisar memutuskan untuk mengirim jendral utama kekaisaran.
__ADS_1
***
Di kaki gunung Yunshan, setelah menghilang dan meninggalkan istana kekaisaran, Lin Feng langsung pergi menuju ke gunung Yunshan untuk berkultivasi dan meningkatkan kekuatannya, meskipun kekuatan Lin Feng yang sekarang sudah terbilang kiat untuk pemuda seumurannya, namun bagi Lin Feng kekuatannya masih belum cukup sama sekali.
Lin Feng ingin terus meningkatkan kekuatannya juga bukan tanpa alasan, juga bukan berarti Lin Feng adalah orang yang tidak pernah puas dengan pencapaian yang ia dapatkan, hanya saja, Lin Feng masih memikul beban yang sangat berat di pundaknya, yaitu dia harus segera mengumpulkan kristal sembilan surga seperti yang telah diperintahkan oleh Dewi Nuwa.
"Tuan, kenapa tuan memilih gunung ini untuk tempat berkultivasi?" tanya Huise.
"Entahlah Huise, mungkin karena aku tidak mengetahui tempat yang lebih cocok selain tempat ini" jawab Lin Feng.
"Ternyata begitu, aku kira tuan memiliki alasan yang khusus karena telah memilih tempat ini" ucap Huise.
"Tentu saja tidak, aku hanya ingin bisa berkultivasi secepatnya" jawab Lin Feng.
Serangan tersebut benar-benar sangat cepat, sehingga Lin Feng tidak sempat menghindari serangan tersebut dan memaksanya harus menahan serangan tersebut dengan kekuatannya, kekuatan petir tersebut melesat dengan cepat dan langsung menghantam tubuh Lin Feng dengan sangat cepat.
Boom!... Ledakan yang sangat besar terjadi saat kekuatan petir tersebut menghantam tubuh Lin Feng, bahkan Lin Feng sampai terpental karena serangan yang sangat kuat tersebut, untungnya serangan tersebut tidak sampai melukai Lin Feng sedikitpun, hanya saja, tangannya terasa agak sakit dan keram karena menahan serangan petir tersebut secara langsung.
Diserang secara mendadak seperti itu, tentu saja membuat Lin Feng benar-benar sangat kesal dan marah, dia kemudian mengarahkan pandangannya ke atas dengan tatapan mata yang tajam dan penuh dengan niat membunuh, Lin Feng kemudian mencoba untuk mencari tahu siapa yang telah menyerangnya, namun sayangnya Lin Feng tidak menemukan siapapun.
"Aneh, kenapa aku tidak menemukan siapapun disekitar sini, kalau memang ada yang menyerangku secara diam-diam, tentunya aku langsung bisa mengetahui persembunyiannya, tapi kenapa aku tidak menemukan siapapun, bahkan aura keberadaannya saja tidak ada" gumam Lin Feng.
"Tuan, serangan petir tadi bukan berasal dari kultivator manapun, tapi serangan tersebut memang murni dari kekuatan petir" ucap Huise.
__ADS_1
"Apa maksudmu?" tanya Lin Feng bingung.
"Awan-awan yang menutupi puncak gunung Yunshan itu bukanlah awan biasa, melainkan awan yang mengandung kekuatan petir, meskipun kekuatannya sangat lemah bila dibandingkan dengan kekuatan petir surga, tapi kekuatannya cukup untuk membuat kultivator ranah Saint kewalahan" jawab Huise.
"Lalu, apa ada cara untuk melewatinya?" tanya Lin Feng.
"Tuan, bukankah tuan sudah mendapatkan tanda dari petir surga? Kenapa tidak tuan gunakan saja tanda tersebut untuk menahan serangan petir itu?" jawab Huise memberikan saran
"Apakah tanda tersebut bisa bekerja?" tanya Lin Feng.
"Kenapa tidak anda coba saja tuan" jawab Huise.
Sesuai dengan saran yang Huise berikan kepadanya, Lin Feng langsung membuka sarung tangan yang menutup tanda petir surga, setelah itu, Lin Feng langsung mengangkat tangan kanannya ke atas dan kemudian melesat terbang dengan kecepatan penuh.
Awan-awan yang menutupi puncak gunung Yunshan menunjukkan reaksinya saat Lin Feng terbang mendekati puncak gunung, dari dalam awan tersebut, terlihat kekuatan petir yang siap menyerang Lin Feng kapan saja.
Lin Feng mengerutkan alisnya saat melihat kekuatan petir yang sangat besar di atasnya, Lin Feng kemudian melindungi dirinya dengan menggunakan energi Qi-nya, meskipun tanda petir surga telah ia tunjukkan dan akan melindungi dirinya, tapi tentunya Lin Feng tetap harus bersiap sedia dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.
Beberapa saat kemudian, kekuatan petir yang telah terkumpul di awan tersebut, langsung menyambar ke arah Lin Feng dengan sangat cepat, atau lebih tepatnya menyambar ke arah tangan kanan Lin Feng.
Saat kekuatan petir yang sangat besar tersebut menghantam tangan kanan Lin Feng, tanda petir surga di tangan Lin Feng langsung bereaksi, tanda petir tersebut mengeluarkan cahaya merah yang cukup terang, kemudian menyerap semua kekuatan petir yang menyambar ke arah Lin Feng.
Kekuatan petir yang telah terserap oleh tanda petir surga, langsung masuk kedalam tubuh Lin Feng dan menjadi kekuatan milik Lin Feng, hal tersebut tentu saja membuat Lin Feng sangat terkejut, karena sebelumnya Lin Feng berpikir bawaha tanda petir tersebut, hanya akan menahan serangan petir yang menyerangnya dan bukan menyerapnya.
__ADS_1
"Tanda petir surga saja memiliki kemampuan seperti ini, aku benar-benar sangat penasaran bagaimana jika aku berhasil menguasai kekuatan tersebut nantinya" gumam Lin Feng sambil terus melesat terbang, sampai akhirnya menembus awan yang menutupi puncak gunung Yunshan.