
Lin Feng benar-benar sangat terkejut mendengar perkataan Huise, bagaimana tidak, sudah dua tahun lebih sejak jiwa Lin Feng datang ke dunia ini dan baru sekarang, Lin Feng mendengar bahkan melihat secara langsung yang memiliki kekuatan diranah Supreme Emperor, yang lebih mengejutkan lagi adalah, yang memiliki kekuatan tersebut justru hanyalah sebuah patung.
Selama ini, Lin Feng telah banyak berhadapan dengan bahaya, menghadapi monster serta musuh yang sangat kuat, tapi tidak sedikitpun Lin Feng merasa ragu untuk menghadapi mereka semua, tapi setelah mengetahui tingkatan kekuatan patung di hadapannya, untuk pertama kalinya Lin Feng merasa nyawanya benar-benar sedang terancam.
"Huise, apa kau mampu menghadapi patung itu?" tanya Lin Feng.
"Dengan gabungan kekuatan kita berdua aku tidak yakin tuan, karena kekuatanku juga masih belum kembali sepenuhnya, tapi ada satu cara" jawab Huise.
"Apa itu?" tanya Lin Feng serius.
"Meminta bantuan penjaga pedang emas" jawab Huise.
"Meminta bantuan Jin Zhan Shi mungkin akan sulit, karena untuk meminta bantuannya harus menggunakan pedang emas terlebih dahulu, tapi tidak ada salahnya jika mencoba" ucap Lin Feng.
Patung besar yang sedari tadi hanya duduk diam dengan matanya yang terus bersinar dan menatap Lin Feng, tiba-tiba saja berdiri dari singgasananya, bersamaan dengan berdirinya patung besar tersebut, patung-patung yang prajurit yang tersusun sepanjang dinding ruangan juga ikut bergerak.
"Apa?! Sejak kapan ada begitu banyak patung di tempat ini?" tanya Lin Feng bingung.
Sejak awal, ruangan tersebut memang terdapat banyak patung prajurit yang berukuran besar, hanya saja ukuran patung-patung prajurit tersebut tidak sampai sebesar ukuran patung raja yang tadi berbicara kepada Lin Feng, tinggi dari patung-patung prajurit tersebut hanya sekitar tiga meter lebih, sementara patung raja itu sendiri, tingginya mencapai enam meter.
"Tuan, segeralah meminta bantuan Jin Zhan Shi, karena tingkatan kekuatan patung-patung prajurit tersebut berada di ranah Heavenly Emperor!" ujar Huise.
"Apa?! Sebenarnya siapa yang telah menciptakan monster sekuat ini?" tanya Lin Feng kaget.
"Tuan! Menghindar!" ujar Huise.
__ADS_1
Sesuai dengan perintah Huise, Lin Feng kemudian melompat kesamping kanan dengan sangat cepat, bersamaan dengan itu, satu serangan dari salah satu patung prajurit melesat melewati Lin Feng dan menghantam lantai dengan sangat keras, sampai membuat lantai yang terkena serangan tersebut hancur.
Namun serangan tersebut masih belum berhenti, karena patung prajurit yang lainnya telah bersiap untuk menyerang Lin Feng, tapi untungnya gerakan patung-patung prajurit tersebut agak lambat, sehingga Lin Feng masih bisa menghindari setiap serangan mereka dengan mudah.
"Kau adalah manusia yang tangguh, tapi kau bukanlah tandingan kami semua, berlutut dan memohon lah sekarang juga, agar aku bisa mengampuni mu" ucap patung raja.
"Sudah aku katakan sebelumnya, aku tidak akan pernah mau berlutut kepada sembarangan orang, terlebih lagi kepada batu seperti kalian semua!" ujar Lin Feng.
"Kalau begitu, kau harus membayarnya dengan nyawamu" kata patung tersebut sinis.
Mata patung raja tersebut memancarkan sinar yang sangat terang, bersamaan dengan itu, patung-patung prajurit yang ada di sana tiba-tiba saja menjadi lebih agresif, gerakan mereka bahkan menjadi lebih cepat dari sebelumnya, patung-patung tersebut kemudian melanjutkan serangan mereka terhadap Lin Feng.
"Huise, gantikan aku sebentar, agar aku bisa meminta bantuan Jin Zhan Shi" ucap Lin Feng.
"Baik tuan!" jawab Huise.
***
Di dalam ruang jiwa Lin Feng yang terdalam, tepatnya di sebuah altar yang sangat besar yang di kelilingi oleh pilar-pilar raksasa yang menjulang tinggi, yang mana altar raksasa tersebut adalah tempat pedang emas berada, serta tempat pertama kali Lin Feng bertemu dengan Jin Zhan Shi.
Lin Feng kemudian berjalan menghampiri pedang emas yang mengambang di tengah-tengah altar raksasa tersebut, lalu setelah itu, Lin Feng langsung menyentuh bilah pedang emas tersebut dengan menggunakan tangan kanannya, pedang emas langsung bergetar dan merespon sentuhan tangan Lin Feng.
Beberapa saat kemudian, pedang emas memancarkan cahaya yang sangat terang dan menyilaukan, bersamaan dengan pancaran sinar yang sangat terang tersebut, muncul seseosok prajurit raksasa yang mengenakan armor emas dan langsung berlutut di hadapan Lin Feng.
"Tuan, kenapa kau membangunkan aku?" tanya Jin Zhan Shi.
__ADS_1
"Jin Zhan Shi, aku membutuhkan bantuan mu sekarang juga" jawab Lin Feng.
"Bukankah serigala bintang sudah berada di sisi tuan? Kenapa harus meminta bantuanku? Bukankah serigala bintang bisa mengatasi apapun, karena kekuatannya jauh melebihi kekuatanku, lalu kenapa tuan masih nampak khawatir?" Tanya Jin Zhan Shi.
"Sekarang Huise memang sedang membantuku, tapi kekuatannya yang sekarang masih belum bisa menandingi kekuatan musuh yang sedang aku hadapi" jawab Lin Feng.
"Meskipun begitu, aku tetap tidak bisa membantu tuan, karena tuan masih belum bisa menggunakan pedang emas" ucap Jin Zhan Shi.
"Apakah benar-benar tidak bisa? Sekarang aku adalah tuan mu, meskipun aku belum bisa menggunakan pedang emas, tapi jika aku mati, maka kau dan pedang emas juga akan lenyap untuk selamanya" ucap Lin Feng.
"Baiklah tuan, kalau begitu aku akan membantu tuan, tapi setelah ini, tuan tidak akan bisa bertemu denganku ataupun pedang emas lagi, sampai tuan bisa menggunakan pedang emas dengan cara mendapatkan kekuatan petir merah" kata Jin Zhan Shi kemudian menghilang.
***
Sementara itu, Huise yang sekarang sedang mengendalikan tubuh Lin Feng, sudah nampak kewalahan menghadapi patung-patung prajurit tersebut. Huise benar-benar nampak sangat kesal karena kekuatannya sekarang masih sangat lemah, bahkan hanya untuk menghancurkan salah satu dari patung-patung tersebut saja, Huise masih tidak mampu.
"Jika saja kekuatanku sudah kembali seperti sebelumnya, maka kalian semua hanya akan menjadi mainan untukku" ucap Huise sinis.
"Siapa kau?! Kenapa auramu sangat berbeda dari sebelumnya?" tanya patung raja.
"Siapa aku bukan urusanmu, karena sebentar lagi, kalian semua akan hancur" jawab Huise.
Beberapa saat kemudian, Lin Feng kembali menutup matanya dan untuk sesaat Lin Feng tiba-tiba saja kehilangan kesadarannya, namun setelah itu, Lin Feng kembali membuka matanya bersamaan dengan ledakan aura yang sangat besar dari tubuh Lin Feng.
"Siapa kau sebenarnya? Kenapa kekuatanmu bisa setara denganku?" tanya patung raja.
__ADS_1
Lin Feng tidak menjawab perkataan patung raja tersebut, karena yang sekarang mengendalikan tubuh Lin Feng bukan lagi Huise, melainkan Jin Zhan Shi.
Swush... Boom!... Lin Feng tiba-tiba saja menghilang dari pandangan para patung tersebut, bersamaan dengan menghilangkan Lin Feng, salah satu patung prajurit tiba-tiba saja hancur dengan Lin Feng yang telah berada tempat patung yang telah hancur menjadi debu tersebut.