
Sesampainya di dalam penginapan, Yun Xie Fang sangat kaget ketika melihat wanita yang sebelumnya bersama Lin Feng malah bekerja sebagai pelayan, awalnya Yun Xie Fang sempat berpikir bahwa Lin Feng adalah pemilik penginapan tersebut, namun karena merasa tidak yakin, Yun Xie Fang kemudian memutuskan untuk bertanya secara langsung.
"Selamat datang tuan, ada yang bisa saya bantu?" ucap Yun Ling ramah.
"Aku tidak suka basa-basi, katakan dimana tuan mu?" tanya Yun Xie Fang.
"Maksud tuan?" tanya Yun Ling bingung.
"Dimana pemuda yang bersamamu sebelumnya?" tanya Yun Xie Fang.
"Jadi tuan mencari tuan muda itu? Dia sudah lama pergi tuan, sebelumnya dia memang datang ke sini, tapi hanya untuk mengantarku pulang saja" jawab Yun Ling.
"Apa maksudmu? Bukankah kau adalah pelayan pemuda itu?" tanya Yun Xie Fang.
"Bukan tuan, aku hanya pelayan sementara, berhubung tuan muda itu baru pertama kali datang ke negeri awan, dia memintaku untuk menjadi pelayannya, sekaligus menjelaskan tentang semua yang ada di negeri awan" jawab Yun Ling.
"Sial! Apa kau tau kemana dia pergi?" tanya Yun Xie Fang.
"Tidak tuan, karena setelah mengantarku kemari, tuan muda itu langsung menghilang begitu saja" jawab Yun Ling.
Cerita Yun Ling terdengar sangat meyakinkan, sehingga membuat Yun Xie Fang langsung percaya dengan cerita bohong tersebut. Dan karena tidak berhasil menemukan Lin Feng, Yun Xie Fang kemudian pergi meninggalkan penginapan tersebut dengan raut wajah yang nampak sangat kesal.
"Sepertinya tuan Lin Feng memang sudah mengetahui tentang kedatangan orang itu" gumam Yun Ling.
***
Beberapa hari kemudian.
__ADS_1
Lin Feng yang telah berkultivasi selama beberapa hari, akhirnya menyelesaikan kultivasinya, Lin Feng kemudian beranjak dari tempat duduknya dan langsung meregangkan otot-otot tubuhnya yang terasa kaku, dengan melakukan olahraga ringan seperti yang sering dia lakukan ketika masih di bumi.
Setelah selesai berolahraga, Lin Feng kemudian pergi menuju ke kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya yang terasa sangat gerah dan penuh keringat. Sepuluh menit kemudian, Lin Feng keluar lagi dari kamar mandi, wajahnya nampak jauh lebih cerah dan lebih segar dari sebelumnya, pakaiannya juga sudah ia ganti dengan pakaian yang baru.
Lin Feng kemudian pergi keluar kamarnya dan langsung menuju ke lantai dua penginapan untuk sarapan, sesampainya di lantai dua yang merupakan restoran, semua pandangan langsung tertuju padanya, baik laki-laki maupun perempuan, semuanya memandang ke arah Lin Feng dengan tatapan kagum.
Bagaimana tidak, penampilan Lin Feng sekarang benar-benar nampak sempurna, dengan mengenakan pakian bewarna merah yang berpadu dengan jubah yang berwarna hitam, warna hitam jubahnya nampak sangat menyatu dengan rambut panjangnya yang juga berwarna hitam, lalu warna merah bajunya nampak seirama dengan warna pupil matanya yang berwarna merah darah.
Tapi bukan penampilan pakaiannya saja yang membuat semua orang yang memandangnya merasa kagum, melainkan karena memandang wajahnya yang sangat tampan, wajah tampan yang selalu dimimpikan oleh semua laki-laki, serta wajah tampan yang pastinya akan membuat perempuan tergila-gila dan akan langsung jatuh hati saat pertama memandang nya.
Penampilan yang sangat sempurna, wajah yang sangat tampan, harta yang melimpah dan tidak akan habis untuk tujuh keturunan, kekuatan yang sangat luar biasa, ditambah dengan aura agung yang bahkan melebihi seorang kaisar dan hampir menyamai dewa, membuat Lin Feng benar-benar menjadi pemuda idaman semua wanita.
Akan tetapi, dibalik itu semua kesempurnaan itu, tersimpan kengerian yang sangat luar biasa, yang bahkan bisa membuat orang langsung merasa takut hanya dengan menyebut namanya, atau bahkan bisa membuat orang gemetaran hanya dengan mengingat namanya saja.
"Dia benar-benar sangat tampan" gumam Yun Ling yang sejak tadi memandangi dan mengagumi ketampanan Lin Feng, bahkan sampai membuatnya tidak sadar bahwa Lin Feng sudah berada di hadapannya.
"Yun Ling?!" panggil Lin Feng.
"Eh... Ma-maaf tuan" jawab Yun Ling tersadar dari lamunannya.
"Aku ingin makan, bawakan aku makanan dan minuman terbaik yang kalian miliki" ucap Lin Feng.
"Baik tuan" ujar Yun Ling.
"Ma-maaf kalau saya lancang tuan, tapi kenapa tuan tidak memakai penutup wajah?" tanya Yun Ling.
Lin Feng tersentak kaget mendengar perkataan Yun Ling dan langsung memegang wajahnya, setelah itu, Lin Feng tiba-tiba saja menghela nafas panjang sambil menggelengkan kepalanya. "Pantas saja mereka semua melihatku dengan tatapan yang aneh" gumam Lin Feng.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, aku hanya merasa gerah saja, lagipula aku ingin makan, tidak mungkin aku memakai penutup wajah" jawab Lin Feng beralasan, padahal sebenarnya dia lupa memakai kain penutup wajahnya.
"Kalau begitu silahkan tuan menunggu di sana, sebentar lagi aku akan datang bersama pesanan tuan" ucap Yun Ling.
"Baiklah" ujar Lin Feng, kemudian menuju ke salah satu meja kosong yang ada di dekatnya.
Setelah menunggu hampir dua puluh menit, Yun Ling akhirnya datang menghampiri meja Lin Feng dengan membawakan makanan serta minuman, Yun Ling kemudian meletakkan makanan serta minuman tersebut di atas meja Lin Feng.
"Silahkan tuan, ini adalah makanan yang terbuat dari daging rusa perak yang merupakan heaven beast tingkat empat, yang sangat baik untuk menambah stamina, lalu minumannya terbuat dari buah anggur surgawi yang memiliki manfaat dan khasiat yang sangat luar biasa" ucap Yun Ling menjelaskan.
"Heaven beast? binatang seperti apa itu?" tanya Lin Feng penasaran.
"Heaven beast adalah hewan yang hampir sama seperti hewan biasa, namun ditubuh mereka terdapat energi kehidupan yang sangat besar, setiap daging Heaven beast juga memiliki manfaat yang berbeda-beda, misalnya seperti daging rusa perak ini, yang bisa meningkatkan stamina" jawab Yun Ling.
"Dimana kalian mendapatkannya? Bukankah di negeri awan ini tidak ada hutan?" tanya Lin Feng, sambil menikmati daging rusa perak tersebut.
"Seperti yang tuan ketahui, negeri awan ini hanyalah sebuah kota yang mengambang tanpa adanya hutan ataupun lautan, tapi ada sebuah gerbang teleportasi yang langsung terhubung dengan hutan misterius, di hutan tersebut tidak ada penghuninya sama sekali, kecuali Heaven beast dan Demon beast" jawab Yun Ling menjelaskan.
"Untuk Demon beast sendiri adalah hewan yang memiliki kebalikan dari Heaven beast, ditubuh mereka terdapat energi kegelapan yang sangat besar, bahkan mereka juga memiliki kekuatan yang sangat luar biasa" lanjutnya.
Lin Feng mendengarkan penjelasan Yun Ling dengan sangat serius, sambil terus menikmati daging rusa perak dan juga minuman yang terbuat dari anggur surgawi, Lin Feng langsung bisa merasakan khasiat dari makanan dan minuman tersebut, meskipun tidak banyak, tapi dia benar-benar merasakan staminanya telah meningkat.
"Benar-benar sangat luar biasa, sangat pantas untuk menjadi makanan dan minuman terbaik yang ada di sini" ucap Lin Feng.
"Anda benar tuan! Dan tidak sembarangan orang bisa menikmati makanan dan minuman ini, diantara semua pengunjung yang ada sekarang, hanya anda yang mampu memesan makanan dan minuman ini" ujar Yun Ling membenarkan.
"Kenapa begitu?" tanya Lin Feng penasaran.
__ADS_1
"Karena harganya yang sangat mahal tuan, tentu saja hanya orang kaya yang bisa memakannya" jawab Yun Ling.
"Ternyata begitu" gumam Lin Feng.