Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-213. Mulai berkultivasi


__ADS_3

Karena kekuatan petir yang ada pada awan yang menutupi puncak gunung Yunshan telah menghilang, karena diserap oleh tanda petri surga dan dijadikan kekuatannya, Lin Feng akhirnya bisa melewati awan yang menutupi puncak gunung Yunshan tersebut, Lin Feng kemudian turun secara perlahan-lahan dan mendarat di puncak gunung tersebut.


Meskipun sekarang Lin Feng sedang berada di puncak gunung Yunshan, namun dataran yang ada di puncak gunung tersebut cukup luas, bahkan bisa digunakan sebagai tempat atau arena pertarungan. Setelah sampai di puncak gunung, Lin Feng kemudian mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya untuk mencari tempat yang cocok untuk berkultivasi.


"Sepertinya aku akan berkultivasi di atas batu itu saja" gumam Lin Feng.


Lin Feng kemudian berjalan menghampiri batu besar di hadapannya, Lin Feng bermaksud akan berkultivasi di atas batu tersebut, karena permukaan batu besar tersebut cukup datar dan sangat cocok untuk digunakan sebagai tempat duduk berkultivasi.


Setelah berada di dekat batu besar tersebut, Lin Feng langsung naik ke atasnya dan duduk di permukaan batu besar tersebut, sebelum memulai kultivasinya, Lin Feng terlebih dahulu mengeluarkan semua sumberdaya dari cincin penyimpanannya.


Sumberdaya yang Lin Feng keluarkan adalah semua sumberdaya yang sebelumnya telah ia dapatkan sewaktu berada di dunia kuno, sumberdaya yang Lin Feng dapatkan di dunia kuno, hampir semuanya berupa kristal ataupun artefak yang mengandung energi yang cukup besar.


Sebenarnya bukan hanya kristal dan artefak saja yang Lin Feng dapatkan, melainkan ada beberapa pil juga yang berhasil dia dapatkan. Hanya saja, Lin Feng masih belum mengetahui nama ataupun kegunaan dari pil-pil yang ia dapatkan tersebut, sehingga Lin Feng memutuskan untuk tidak menggunakannya terlebih dahulu.


Dihadapan Lin Feng yang sekarang telah tersedia ribuan kristal dan ratusan artefak yang mengandung energi yang cukup besar, Lin Feng sengaja mengeluarkan semua sumberdaya yang ia dapatkan agar bisa menyerap energinya secara bersamaan, karena Lin Feng bertujuan untuk segera menembus ranah Expert.


"Semua persiapannya telah selesai, sekarang aku akan langsung berkultivasi" gumam Lin Feng.


"Huise, aku ingin kau melindungi ku selama aku berkultivasi, jangan biarkan siapapun datang ke puncak gunung ini" ucap Lin Feng.


"Baik tuan, aku pasti akan melindungi tuan" jawab Huise.

__ADS_1


"Baiklah, kalau begitu, mulai sekarang aku serahkan semuanya kepadamu" ucap Lin Feng kemudian memejamkan matanya dan mulai melakukan penyerapan.


Menyerap energi yang sangat banyak secara bersamaan tentu akan membutuhkan waktu yang sangat lama, terlebih lagi, Lin Feng melakukan penyerapan secara normal tanpa bantuan apapun, meskipun Lin Feng telah diberikan kelebihan oleh Dewi Nuwa, tapi tetap saja, waktu yang ia butuhkan juga tidak sebentar.


Meskipun Lin Feng memiliki tandap petir surga yang mempunyai kemampuan menyerap energi, namun tanda petir surga hanya bisa menyerap energi yang sejenis, dengan kata lain, tanda petir surga tidak akan bisa menyerap energi yang lain, selain dari energi yang berasal dari kekuatan petir.


Setelah Lin Feng memulai kultivasinya, Huise kemudian keluar dari tubuh Lin Feng, namun Huise merubah ukuran tubuhnya menjadi seukuran serigala normal, setelah itu, Huise langsung berjalan ke bawah pohon yang letaknya tidak terlalu jauh dari Lin Feng.


"Semoga saja tuan bisa menembus ke ranah selanjutnya" gumam Huise, kemudian merebahkan tubuhnya di bawah pohon tersebut.


***


Sekte pedang suci sendiri terletak diantara bukit-bukit yang menjulang tinggi, bahkan sampai ada yang menembus awan. Bukit-bukit yang menjulang tinggi tersebut dinamakan sebagai bukit tujuh pedang, karena memang terdapat tujuh bukit di tempat tersebut.


Lalu diantara bukit-bukit yang menjulang tinggi tersebut terdapat sebuah lembah yang sangat besar, yang dimanakan sebagai lembah pedang dan di sanalah sekte pedang suci berada, lalu di atas tujuh bukit pedang yang mengelilingi lembah, terdapat tujuh kediaman yang merupakan tempat tinggal enam tetua agung dan pemimpin sekte.


Para tetua agung dan pemimpin sekte sendiri adalah orang-orang yang sangat misterius, pasalnya tidak satupun dari para murid yang pernah bertemu langsung dengan mereka bertujuh, kecuali para tetua sekte dan tamu-tamu khusus, bahkan tingkatan kekuatan mereka saja tidak ada yang mengetahuinya.


Namun ada kabar angin yang mengatakan bahwa kekuatan mereka bertujuh telah sampai di ranah Nirvana, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa kekuatan mereka bertujuh telah sampai di ranah Emperor, namun pada akhirnya tetap tidak satupun yang mengetahui kekuatan mereka yang sebenarnya.


Di depan gerbang sekte pedang suci.

__ADS_1


Jendral utama kekaisaran yaitu jendral Ye Xuan, terlihat sedang di hadang oleh para penjaga gerbang sekte pedang suci, meskipun jendral Ye Xuan sudah menjelaskan identitasnya dan menunjukkan lencana kekaisaran, namun mereka tidak bisa membiarkannya lewat begitu saja.


"Mohon maafkan kami jendral, tapi kami tetap tidak bisa membiarkan jendral masuk begitu saja, tunggulah sebentar lagi, karena temanku sudah memberitahukan kedatangan jendral kepa para tetua" ucap murid penjaga gerbang sekte.


"Baiklah, kalau memang harus menunggu maka aku akan menunggu" jawab jendral Ye Xuan.


Tidak lama kemudian, dari arah dalam gerbang sekte, datang salah seorang murid penjaga gerbang sebelumnya bersama dengan seorang pri tua, pria tua tersebut tidak lain adalah salah satu tetua dari sekte pedang suci, kedatangannya ke gerbang sekte adalah untuk menjemput jendral Ye Xuan.


"Selamat datang di sekte pedang suci jendral, saya adalah Yun Zhang tetua pertama sekte pedang suci, maaf karena telah membuat anda menunggu" ucap tetua tersebut ramah.


"Anda terlalu sopan tetua Yun, lagipula saya menunggu tidak terlalu lama" jawab jendral Ye Xuan.


"Apa yang anda bicarakan jendral, tentu saja aku harus bersikap sopan terhadap utusan yang mulia kaisar, terlebih lagi yang menjadi utusan adalah anda sendiri, jendral muda yang sangat hebat dan memiliki gelas sebagai utusan dewa perang" ucap tetua Yun Zhang.


"Hahahaha! anda terlalu memuji tetua, justru sayalah yang harus hormat kepada senior seperti tetua" ujar jendral Ye Xuan.


Setelah berbincang-bincang sebentar, tetua Yun Zhang kemudian mengajak jendral Ye Xuan untuk masuk ke sekte, agar mereka bisa mengobrol dan membahas urusannya dengan tenang, setelah berada di wilayah sekte, tetua Yun Zhang langsung mengajak jendral Ye Xuan menuju ke kediamannya.


"Jadi, ada urusan penting apa sampai yang mulia kaisar datang mengutus anda?" tanya tetua Yun Zhang.


"Sebenarnya kedatanganku kali ini berhubungan dengan pangeran dan tuan putri, yang mulia kaisar ingin kedua anaknya bisa menjadi murid sekte pedang suci, untuk itu yang mulia mengutusku untuk datang kemari, agar aku bisa menyampaikan pesan ini kepada pemimpin sekte secara langsung" jawab jendral Ye Xuan.

__ADS_1


__ADS_2