Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-349. Ibukota kekaisaran Liang


__ADS_3

Setelah meninggalkan istana kekaisaran, Lin Feng kemudian muncul lagi di sebuah tempat yang agak sepi di ibukota kekaisaran Liang, lalu setelah itu, Lin Feng langsung pergi mencari penginapan untuk tempatnya beristirahat malam ini, karena sebelum melakukan pencarian terhadap iblis kembar, Lin Feng ingin mengetahui apa rencana Liang Jin Hu terlebih dahulu.


Karena itulah, Lin Feng dengan sengaja meninggalkan bayangannya di istana kekaisaran, agar dia bisa mengetahui apa saja yang akan dibicarakan oleh Liang Jin Hu dengan para bawahannya. Sebab, sejak awal datang ke ibukota kekaisaran, Lin Feng sudah bisa merasakan keanehan dengan kota tersebut.


Beberapa menit kemudian, Lin Feng akhirnya menemukan sebuah penginapan yang tidak terlalu mewah, karena sudah sangat lelah untuk mencari penginapan yang lain, Lin Feng kemudian memutuskan untuk menyewa kamar di penginapan tersebut. Tapi saat akan melakukan pembayaran, Lin Feng agak sedikit terkejut karena harga sewa kamar penginapan tersebut sangatlah mahal, padahal penginapan tersebut tidak mewah sama sekali.


"Kenapa harganya sangat mahal?" tanya Lin Feng pada pelayan penginapan.


"Maafkan kami tuan, harga sewa kamar penginapan terpaksa kami naikkan, karena hampir semua penduduk ibukota sedang mengalami kesulitan" jawab pelayan tersebut.


"Kalau memang sedang mengalami kesulitan, kenapa malah menaikkan harga sewa, bukankah seharusnya kalian menurunkan harga sewanya?" tanya Lin Feng yang semakin bingung.


"Seharusnya memang begitu tuan, tapi kami juga tidak bisa melakukan apa-apa selain menuruti perintah dari kaisar" jawab pelayan tersebut.


"Baiklah, aku akan tetap menyewa kamar di penginapan ini" ucap Lin Feng, kemudian menyerahkan seratus keping koin perak.


"Terimakasih tuan" jawab pelayan tersebut, kemudian mengantarkan Lin Feng menuju ke kamarnya.


Lin Feng langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur setelah masuk ke kamarnya, rasa lelah ditubuhnya langsung ia lampiaskan di atas tempat tidur yang empuk tersebut. Setelah rasa lelah ditubuhnya agak berkurang, Lin Feng kemudian duduk di atas tempat tidur tersebut, lalu berkultivasi untuk mengembalikan energinya yang telah terkuras selama perjalanan.


Sementara itu, di istana kekaisaran.

__ADS_1


Liang Jin Hu langsung melampiaskan kekesalannya pada Bai Jia Xing setelah Lin Feng pergi, ia benar-benar tidak pernah menyangka akan bertemu dengan seseorang yang tidak menaruh rasa hormat sedikitpun padanya. Liang Jin Hu bahkan merasa terhina dengan sikap Lin Feng dan berjanji akan membalaskan perbuatan Lin Feng suatu hari nanti.


Bai Jia Xing hanya bisa meminta maaf kepada Liang Jin Hu, karena dia sendiri juga tidak mengerti kenapa Lin Feng memiliki sikap yang sangat arogan, lalu sebagai permohonan maafnya, Bai Jia Xing berjanji akan membalaskan perbuatan Lin Feng suatu hari nanti. Namun sayangnya, percakapan mereka juga bisa didengar dengan jelas oleh Lin Feng yang sedang berada di salah satu penginapan di ibukota dan tentu saja, Lin Feng tidak akan membiarkan itu terjadi.


"Baiklah, untuk sementara waktu kita lupakan dulu bocah sialan itu, karena saat ini kita benar-benar membutuhkan bantuannya" ucap Liang Jin Hu.


"Lalu, apakah ada diantara kalian yang mengetahui dimana iblis kembar berada?"


"Maaf yang mulia, untuk saat ini kami belum mengetahui keberadaan mereka berdua" jawab petinggi istana yang lainnya.


"Teruslah melakukan pencarian, agar kita bisa menangkap mereka sesegera mungkin!" ucap Liang Jin Hu.


"Baik yang mulia!" ujar semua petinggi istana serempak.


Di dalam kamar salah satu penginapan yang ada di ibukota kekaisaran Liang.


Lin Feng membuka matanya dan mengakhiri kultivasinya setelah energinya terisi kembali, meski masih ingin berkultivasi, tapi pembicaraan Liang Jin Hu dan para petinggi istana benar-benar mengganggu pikirannya, bukan karena takut dengan mereka semua, tapi Lin Feng hanya tidak bisa bersabar untuk segera membantai mereka semua.


"Liang Jin Hu, Bai Jia Xing atau siapapun kalian yang ada di sana, aku harap kalian akan selalu bersiap sedia ketika kematian datang menghampiri kalian" Lin Feng bergumam pelan.


Karena tidak bisa melanjutkan kultivasinya, Lin Feng kemudian memutuskan untuk tidur, agar lelah ditubuhnya benar-benar hilang sepenuhnya, Lin Feng juga memutuskan untuk mencari iblis kembar esok hari, karena untuk saat ini yang paling ia butuhkan adalah istirahat.

__ADS_1


Selain itu, Lin Feng juga tidak bisa melakukan pencarian terhadap iblis kembar sekarang, karena tidak akan lama lagi, matahari akan terbenam dan tentunya, Lin Feng tidak mau mencari iblis kembar diwaktu malam.


Keesokan harinya.


Lin Feng membuka kedua matanya saat cahaya hangat matahari pagi yang menembus jendela kamar mengenai wajahnya, Lin Feng kemudian bangkit dan duduk sejenak di atas tempat tidur, lalu merentangkan kedua tangannya untuk meregangkan otot serta tulang punggungnya yang terasa sedikit kaku. Setelahnya, Lin Feng langsung melakukan olahraga pagi yang sudah menjadi kebiasaannya.


Lin Feng yang sedang melakukan push up tiba-tiba saja terhenti karena mendengar suara ketukan pada pintu kamarnya. "Permisi tuan, apakah anda sudah bangun?" tanya seseorang dibalik pintu, yang tidak lain adalah pelayan penginapan.


"Ada apa?" tanya Lin Feng.


"Maaf jika saya telah mengganggu tuan, tapi saya hanya ingin menyampaikan jika tuan ingin sarapan, maka tuan bisa datang ke lantai dasar penginapan ini" jawab pelayan tersebut.


"Baiklah, kau bisa pergi sekarang!" ujar Lin Feng, kemudian melanjutkan olahraganya.


Setengah jam kemudian, Lin Feng mengakhiri olahraganya, lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian, Lin Feng kemudian turun ke lantai dasar penginapan untuk mengisi perutnya, karena setelah ini dia akan melakukan perjalanan panjang lagi untuk mencari iblis kembar.


Meski sudah mengetahui maksud jahat Liang Jin Hu, tapi Lin Feng masih berniat untuk mencari iblis kembar, karena ia sendiri sangat penasaran dengan kultivator yang mendapatkan gelar tersebut, bahkan saat mendengar nama julukan mereka saja, sudah membuat Lin Feng sangat bersemangat untuk bertarung dengannya, lalu bagaimana jika mereka benar-benar bertarung? yang pastinya Lin Feng akan sangat bersenang-senang.


Akan tetapi, semangatnya untuk bertarung tiba-tiba menurun setelah mendengar percakapan beberapa pengunjung penginapan mengenai iblis kembar. Bagaimana tidak? Awalnya Lin Feng berpikir jika iblis kembar adalah dua orang kultivator pria yang sangat hebat, tapi nyatanya iblis kembar adalah kultivator perempuan.


"Sepertinya aku tidak bisa menikmati pertarungan kali ini" gumam Lin Feng, kemudian menghela nafas panjang.

__ADS_1


"Tapi tidak masalah, setidaknya aku bisa menjawab rasa penasaranku pada sosok iblis kembar" lanjutnya, lalu menyantap makanannya dengan lahap.


__ADS_2