
Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya Lin Feng sampai di wilayah keluarga Huang, tepatnya di atas gerbang masuk ke wilayah keluarga Huang, sebelum melakukan aksinya, Lin Feng terlebih dahulu mengawasi keadaan di sekitarnya dan benar saja, penjagaan di wilayah keluarga Huang benar-benar sangat ketat.
Namun Lin Feng tidak menghiraukan para prajurit yang sedang berjaga tersebut, karena tujuan Lin Feng adalah para tetua keluarga Huang dan tentunya patriark keluarga Huang, yaitu Huang Zhong. Setelah mengawasi keadaan di sekitar, Lin Feng kemudian menghilang dari atas gerbang masuk dan muncul kembali di atap salah satu bangunan yang ada di sana.
Karena keluarga Huang adalah salah satu keluarga yang kaya, tentunya menemukan kediaman patriark atau kediaman para tetua bukanlah hal yang sulit, Lin Feng hanya perlu mencari bangunan yang megah, atau bangunan yang besar dibandingkan dengan bangunan yang lainnya.
"Inilah untungnya kalau membunuh orang kaya, karena menemukan mereka sangat mudah" gumam Lin Feng.
Di wilayah keluarga Huang, terdapat beberapa bangunan yang sangat besar dan megah dibandingkan dengan bangunan yang lainnya, tentunya Lin Feng sudah bisa menebak, bahwa bangunan-bangunan tersebut adalah kediaman para petinggi keluarga Huang.
Lin Feng kemudian menghilang lagi dan muncul di salah satu bangunan besar. Benar saja, di depan bangunan tersebut banyak sekali prajurit yang berjaga, tidak hanya itu saja, bahkan Lin Feng bisa merasakan aura yang kuat dari dalam bangunan tersebut.
"Saatnya beraksi" gumam Lin Feng.
Dengan sangat mudahnya, Lin Feng masuk melalui jendela bangunan tersebut, bahkan gerakan Lin Feng sama sekali tidak menimbulkan suara sedikitpun, yang membuat tidak ada seorangpun yang menyadari kehadiran Lin Feng, selain itu, pakaian hitam yang Lin Feng kenakan juga menyatu dengan kegelapan, sehingga memudahkannya untuk bersembunyi.
__ADS_1
Dengan sangat cepat Lin Feng memeriksa setiap ruangan yang ada di bangunan tersebut, Lin Feng nampak agak kesulitan mencari targetnya, karena kamar atau ruangan yang ada di bangunan tersebut sangatlah banyak, namun pada akhirnya, Lin Feng bisa menemukan sang pemilik kediaman, yang ternyata adalah salah satu tetua keluarga Huang.
Lin Feng tersenyum sinis di balik penutup wajahnya, ketika melihat salah satu tetua keluarga Huang tersebut sedang berkultivasi, jika saja aura keberadaan Lin Feng bisa di rasakan seperti aura kultivator yang lainnya, mungkin saat ini Lin Feng sudah ketahuan dan bukan tidak mungkin, mereka sudah bertarung sekarang, atau bahkan sejak Lin Feng datang ke wilayah keluarga Huang.
"Saatnya pergi ke neraka" batin Lin Feng.
Lin Feng kemudian menarik pedang kayu di punggungnya, lalu dengan gerakan yang sangat cepat, Lin Feng menghilang dan langsung mucul di samping tetua keluarga Huang yang sedang berkultivasi tersebut, bersamaan dengan munculnya Lin Feng, kepala tetua tersebut juga langsung terjatuh dan menggelinding di lantai, darah juga terlihat mulai mengotori tempat tidur serta dinding kamarnya.
"Satu selesai" ucap Lin Feng kemudian menghilang dari kamar tetua tersebut.
Cara yang Lin Feng gunakan sekarang, terbukti sangat ampuh dibandingkan dengan cara sebelumnya. Karena, dalam hitungan detik saja, Lin Feng sudah bisa mengetahui dimana keberadaan targetnya, setelah itu, Lin Feng langsung bergerak menuju ke ruangan yang menjadi target yang selanjutnya.
Berbeda dengan yang sebelumnya, tetua yang sekarang nampak sedang tertidur lelap di tempat tidurnya, tentu saja hal tersebut membuat Lin Feng ingin tertawa, karena tugasnya sangatlah mudah dan tidak ada tantangan sama sekali, tanpa basa-basi lagi, Lin Feng langsung membunuh tetua keluarga Huang yang sedang tertidur tersebut, dengan cara memenggal kepalanya.
Setelah itu, Lin Feng kembali menghilang dan muncul lagi di atap bangunan megah lainnya, namun kali ini, Lin Feng nampak bingung dan heran, karena prajurit yang berjaga di depan kediaman tersebut sangatlah banyak, bahkan prajurit yang berjaga adalah prajurit elit, hal tersebut terbukti dengan tingkatan kultivasi mereka yang jauh lebih tinggi, jika dibandingkan dengan prajurit biasa.
__ADS_1
Karena penasaran, Lin Feng kemudian mencoba memeriksa bangunan tersebut dengan menggunakan aura kekuatannya, setelah beberapa saat memeriksa, Lin Feng tiba-tiba tersenyum dibalik penutup wajahnya, ketika menyadari bahwa, yang tinggal di bangunan tersebut adalah Huang Rong.
"Padahal aku berharap ini adalah kediaman ayahnya, tapi tidak masalah, karena dia adalah manusia yang harus aku habisi cepat atau lambat. Jika tidak membunuhnya sekarang, aku khawatir mulut busuknya itu akan membuat masalah besar di masa depan nanti" ucap Lin Feng kemudian masuk ke dalam bangunan tersebut.
Meskipun sebelumnya Lin Feng tidak punya masalah dengan Huang Rong dan terutama keluarga Huang, namun Lin Feng benar-benar tidak bisa memaafkan orang yang sudah merusak kepercayaannya, terlebih lagi orang-orang yang telah berani memfitnah dirinya, terlebih lagi, mereka telah berusaha membunuhnya, walaupun hanya dengan mengirimkan pembunuh amatir.
Jika saja, Huang Rong atau keluarganya datang menemui Lin Feng dan meminta maaf kepadanya, mungkin Lin Feng bisa memaafkan dan melupakan masalah diantara mereka, tapi keluarga Huang malah membuat Lin Feng semakin marah, bahkan mereka membalikkan fakta hanya untuk kepentingan mereka sendiri, hal itulah yang membuat Lin Feng benar-benar membenci mereka.
Setelah berada di dalam kamar Huang Rong, Lin Feng hanya bisa menghela nafas panjang sambil menggelengkan kepalanya, karena Lin Feng benar-benar tidak menyangka bahwa di balik kecantikan wajahnya, tersimpan kebusukan hati yang sangat mengerikan, bahkan Lin Feng tidak pernah menyangka bahwa, wajah polos Huang Rong hanyalah topeng yang ia gunakan untuk menutupi wujud aslinya.
"Kau adalah wanita yang benar-benar mengerikan, di depan banyak orang kau menunjukkan wajah polos, tapi di belakang kau menunjukkan senyuman yang mengerikan" gumam Lin Feng kemudian langsung membunuh Huang Rong.
Lin Feng tidak ingin berlama-lama di kamar Huang Rong, setelah selesai melakukan tugasnya, Lin Feng langsung menghilang dan muncul lagi di bangunan yang lainnya, Lin Feng kemudian masuk kedalam bangunan tersebut dan langsung membunuh penghuni yang ada di dalamnya.
Tidak butuh waktu lama bagi Lin Feng untuk membunuh para tetua klan Huang, karena selain sudah ahli dalam hal membunuh, kekuatan dan keahlian lainnya juga sangat membantu Lin Feng dalam menyelesaikan dan mempermudah pekerjaannya, sekarang hanya tinggal satu orang saja yang masih belum di bunuh, yaitu Huang Zhong, sang patriark keluarga Huang.
__ADS_1
"Dimana pria sialan itu, kenapa aku tidak bisa menemukannya dimanapun" gumam Lin Feng kesal.