Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-328. Berita besar!


__ADS_3

Para tetua sekte yang berada di dekat Lin Feng benar-benar sangat marah melihat kejadian tersebut, lalu mereka semua menyerang Lin Feng secara bersamaan. Tapi sayangnya tidak satupun serangan mereka yang berhasil mengenai Lin Feng, karena Lin Feng telah menghilang dan muncul lagi di samping Huise.


"Bunuh dua orang sialan ini!" ujar tetua pertama memberikan perintah.


Para murid sekte kemudian mengeluarkan senjata mereka masing-masing, lalu bergerak maju menyerang Lin Feng dan Huise.


"Tuan, izinkan aku mengatasi sampah-sampah kecil ini, agar tuan bisa mengatasi beberapa sampah besar itu dengan tenang" pinta Huise.


"Baiklah, kalau begitu jangan biarkan satu orangpun lolos dari tempat ini" ucap Lin Feng.


"Tentu saja tuan!" jawab Huise, kemudian melesat ke arah seluruh murid sekte.


Huise kemudian menciptakan sebuah pedang dari energi spiritualnya, lalu dengan pedang tersebut, Huise mulai menghabisi murid sekte satu-persatu. Sementara Huise sedang bermain dengan para murid sekte, Lin Feng kemudian mengeluarkan pedang dewa naga dari cincin penyimpanannya, lalu mulai menyerang para tetua sekte.


Sekte Gunung Es yang berdiri di puncak gunung yang biasa selalu tenang dan damai, sekarang telah berubah menjadi medan pertempuran, dalam sekejap sudah ada ratusan mayat murid sekte yang tergeletak di tanah karena dibantai oleh Huise, namun kekejaman Huise tidak seperti kekejaman Lin Feng, yang selalu membunuh dengan memenggal kepala lawannya, karena Huise hanya membunuh mereka dan tetap membiarkan bagian tubuh mereka utuh.


Di sisi lain, pemimpin sekte yang sebelumnya terlempar karena serangan Lin Feng akhirnya bangkit kembali, dia masih tidak bisa percaya bahwa Lin Feng akan menyerang bagian perutnya dengan kaki, padahal dia sudah bisa melihat dengan jelas pergerakan tangan Lin Feng yang ingin memukul wajahnya.


Pemimpin sekte kemudian melesat terbang dan bergabung dengan para tetua sekte yang sedang berhadapan dengan Lin Feng, meskipun mereka menang dalam jumlah, tapi bisa dilihat dengan jelas bahwa para tetua sekte lah yang sedang kesulitan menghadapi Lin Feng yang hanya seorang diri.


"Siapa kau sebenarnya? Apa kau adalah utusan dari sekte aliran putih?" tanya pemimpin sekte, sambil terus menyerang Lin Feng.


"Kau tidak perlu tahu siapa aku, tapi yang jelas hari ini aku akan memusnahkan sekte ini dari benua Utara!" jawab Lin Feng.


"Kau terlalu sombong bocah sialan!" ujar pemimpin sekte Gunung Es.


Beberapa saat kemudian, pemimpin serta para tetua sekte tiba-tiba saja terbang menjauh dan mengelilingi Lin Feng, lalu mereka menciptakan segel tangan yang rumit secara bersamaan, aura kekuatan yang sangat besar langsung keluar dari tubuh mereka, ketika mereka semua menyelesaikan segel tangan tersebut.

__ADS_1


"Penjara abadi gunung es!" ucap mereka bersamaan.


Tidak lama kemudian, di atas Lin Feng tiba-tiba saja muncul sebuah lingkaran sihir yang sangat besar, bahkan ukuran dari lingkaran sihir tersebut hampir menyamai ukuran gunung es itu sendiri. Lalu dari dalam lingkaran sihir tersebut muncul sebuah bongkahan es raksasa dengan ukuran yang juga hampir menyamai ukuran gunung.


Kemunculan bongkahan es raksasa tersebut juga menimbulkan tekanan aura yang sangat besar dan sangat mengintimidasi, bahkan semua murid sekte dapat merasakan tekanan intimidasi yang luar biasa ditubuh mereka, yang membuat mereka semua kesulitan untuk bergerak. Akan tetapi, tekanan intimidasi tersebut tidak berdampak apapun pada Lin Feng dan Huise, justru tekanan intimidasi tersebut benar-benar sangat menguntungkan Huise.


Dengan adanya tekanan intimidasi yang membuat para murid sekte kesulitan untuk bergerak, Huise dapat dengan mudah menghabisi mereka semua tanpa melakukan pertarungan yang berarti. Walaupun sebenarnya, Huise juga tetap bisa menghabisi mereka semua dengan ada atau tidaknya tekanan intimidasi tersebut.


"Hahahaha! Kalian benar-benar telah membantu temanku!" ucap Lin Feng.


"Hahahaha! Apa kau bodoh? Kau masih bisa mengkhawatirkan yang lain padahal nyawamu sendiri sedang terancam!" ujar tetua pertama.


"Justru yang bodoh itu adalah kalian, karena berpikir bisa mengancam nyawaku hanya dengan benda kecil seperti ini!" ucap Lin Feng santai.


Lin Feng kemudian melepaskan aura pedang dari tubuhnya, lalu mengangkat tangan kanannya ke atas. Bersamaan dengan itu, sebuah pedang raksasa berwarna hitam yang tercipta dari energi spiritual tiba-tiba saja muncul di atas bongkahan es raksasa, bahkan ukuran pedang hitam tersebut jauh lebih besar dari ukuran bongkahan es yang diciptakan oleh pemimpin dan para tetua sekte.


Tidak hanya besar dalam segi ukuran saja, bahkan aura yang terpancar dari pedang hitam tersebut jauh lebih besar dan lebih mengintimidasi dari aura bongkahan es, yang membuat semua orang yang ada di sana bisa merasakan tekanan intimidasi yang sangat luar. biasa di tubuh mereka, kecuali Huise. Bahkan, gunung es sampai bergetar karena aura intimidasi yang sangat luar biasa tersebut.


"Tidak ada yang tidak mungkin!" ujar Lin Feng, kemudian menurunkan tangannya.


DHUUAARR!


Bersamaan dengan Lin Feng menurunkan tangannya, pedang hitam raksasa yang semula hanya diam langsung bergerak dan menghantam apa saja yang ada di bawahnya, sehingga menyebabkan ledakan yang sangat dahsyat dan membuat tanah kembali bergetar. Pedang raksasa tersebut tidak hanya menghancurkan bongkahan es saja, bahkan gunung es yang ada di bawahnya juga langsung hancur saat itu juga, bersama dengan sekte Gunung Es dan semua penghuninya.


"Akhirnya benua Utara terbebas dari salah satu pengganggunya!" ucap Lin Feng yang telah berada di tempat yang cukup jauh dari gunung es.


"Tuan, apa kita akan melanjutkan perjalanan sekarang?" tanya Huise.

__ADS_1


"Tentu saja, karena aku yakin pamanku sudah tidak sabar untuk bertemu denganku" jawab Lin Feng.


Setelah berhasil menghancurkan sekte Gunung Es bersama semua penghuninya, Lin Feng dan Huise kemudian melanjutkan perjalanan mereka menuju ke ibukota kekaisaran Yuan.


***


Beberapa hari berlalu, benua Utara tiba-tiba saja dihebohkan dengan beredarnya kabar mengenai kehancuran sekte Gunung Es, banyak orang yang merasa senang dan bersyukur setelah mendengar berita tersebut, karena mereka semua sudah mengharapkan hal itu sejak lama, mereka yang merasa senang dan bersyukur adalah orang-orang yang telah teraniaya akibat perbuatan kejam sekte Gunung Es selama ini.


Tapi ada juga beberapa pihak yang sangat marah setelah mendengar berita tersebut, salah satunya adalah kaisar Yuan, karena bagaimanapun juga, sekte Gunung Es adalah salah satu pilar kekuatan kekaisaran Yuan, yang membuat kaisar Yuan Haochun tidak pernah tersingkirkan dari tahtanya selama ini, padahal sikapnya sungguh semena-mena.


Dibandingkan dengan kekaisaran lain yang akan merangkul sekte-sekte aliran putih dan netral untuk berdiri bersama mereka, kaisar Yuan justru lebih merangkul sekte aliran hitam, karena hanya sekte aliran hitam yang bisa mendukung semua keputusannya, yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan suka menumpuk kekayaan.


Tapi di sisi lain, mereka semua juga bertanya-tanya satu hal yang sama, baik yang suka ataupun tidak suka dengan kehancuran sekte Gunung Es, pertanyaan mereka hanya satu. Yaitu, siapa yang telah menghancurkan sekte Gunung Es?


Ketika mendengar berita tentang kehancuran sekte Gunung Es, kaisar Yuan langsung mengutus beberapa bawahannya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, lalu kaisar Yuan juga memerintahkan kepada bawahannya untuk mencari siapa yang telah menghancurkan sekte Gunung Es. Tapi sampai saat ini, mereka masih tidak berhasil menemukan petunjuk apapun, bahkan mereka tidak berhasil menemukan jejak dari pelaku penyerangan tersebut.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


(Assalamu'alaikum semuanya, Author benar-benar mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh penggemar dan pembaca setia novel NK:MLJ yang sampai saat ini masih bersabar menunggu update dari Author.


Lalu, Author juga mengucapkan ribuan terimakasih atas dukungan kalian selama ini, karena tanpa dukungan kalian, mungkin novel ini tidak akan berarti apa-apa.


Author juga meminta maaf dengan setulus hati, apabila dalam penulisan, waktu update atau apapun yang telah menyinggung kalian semua selama ini, karena Author sendiri hanya manusia biasa yang tentunya tidak luput dari kesalahan. Dan alangkah baiknya dalam suasana Idul Fitri ini, kita semua saling membuka hati dan membuka pintu maaf untuk sesama.


Akhir kata, Author sekeluarga mengucapkan


تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ وَجْعَلْنَا اللَّهُ وَ اِيَّكُمْ مِنَالْعَائِدِين وَالْفَائِزِين

__ADS_1


Selamat hari raya 'Idul Fitri 1442 H/2021 M (bagi yang menjalankan) Mohon maaf lahir dan batin.


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh 🙏)


__ADS_2