
Lin Feng terus melangkahkan kakinya meninggalkan gerbang ibukota, sambil terus menarik tangan Luo Ning menuju ke tempat yang agak sepi, Luo Ning sendiri hanya mengikuti langkah kaki Lin Feng tanpa menanyakan apapun kepadanya.
Setelah menemukan tempat yang sepi dan jauh dari gerbang ibukota, Lin Feng tiba-tiba saja menghentikan langkahnya, namun tangannya masih tetap menggenggam tangan Luo Ning, seakan-akan tidak mau melepaskan genggaman tangannya tersebut.
"Apa yang akan kita lakukan di sini?" tanya Luo Ning penasaran.
"Nanti kau akan tahu sendiri" jawab Lin Feng.
Lalu setelah itu, Lin Feng langsung saja menutup matanya, kemudian membayangkan tentang istana yang ada di dunia bawah. Tidak lama kemudian, di bawah kaki mereka berdua tiba-tiba saja muncul lingkaran sihir yang cukup besar dan mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan.
Kemunculan lingkaran sihir tersebut juga membuat Luo Ning sangat kaget, bahkan hampir pergi dari tempat tersebut, namun karena tangannya masih digenggam oleh Lin Feng, Luo Ning akhirnya mengurungkan niatnya untuk pergi dan memilih untuk tetap diam, serta ikut menutup kedua matanya.
Cahaya yang keluar dari lingkaran sihir tersebut semakin terang, sampai akhirnya benar-benar menyelimuti tubuh mereka berdua, beberapa saat kemudian, cahaya yang sangat terang tersebut langsung menghilang, bersama dengan menghilangnya Lin Feng dan Luo Ning.
***
Lingkaran sihir yang sama kemudian muncul kembali di dunia bawah, tepatnya di hamparan luas padang rumput yang ada di hadapan istana kerajaan dunia bawah, lingkaran sihir tersebut juga mengeluarkan cahaya yang sangat terang selama beberapa saat, kemudian menghilang.
Bersamaan dengan menghilangnya cahaya pada lingkaran sihir tersebut, Lin Feng dan Luo Ning juga langsung muncul di dunia bawah, setelah beberapa saat berlalu, mereka berdua akhirnya membuka matanya. Dan hal pertama yang mereka rasakan saat mereka membuka matanya adalah kaget.
Lin Feng merasa kaget, karena dia tidak menyangka bahwa apa yang dikatakan oleh Dewi Nuwa benar-benar nyata, bahkan dia juga berhasil membawa Luo Ning ke dunia bawah, padahal sebelumnya, Lin Feng sempat berpikir bahwa hanya dia saja yang bisa datang ke dunia bawah.
Sedangkan Luo Ning, dia benar-benar terkejut ketika menyadari dia sudah berada di tempat yang berbeda, tidak hanya sekedar berbeda, tapi tempat mereka sekarang seolah-olah berada di dunia yang berbeda, bahkan energi yang ada di dunia tersebut terasa sangat berbeda.
"Lin Feng, dimana ini?" tanya Luo Ning.
"Ini adalah dunia bawah" jawab Lin Feng.
"Dunia bawah? Apa maksudmu?" tanya Luo Ning bingung.
Lin Feng kemudian mengajak Luo Ning untuk pergi ke istana besar yang berada tidak jauh dari hadapan mereka, lalu Lin Feng menjelaskan semua yang ia ketahui mengenai dunia bawah kepada Luo Ning, akan tetapi, Lin Feng masih belum mengatakan kalau dia adalah raja dunia bawah tersebut.
Setelah mereka sampai di gerbang istana tersebut, Luo Ning tiba-tiba saja mengerutkan alisnya, ketika melihat penampilan para prajurit penjaga gerbang yang benar-benar sama dengan yang dikatakan oleh Lin Feng, mereka terlihat sama seperti manusia, namun ada beberapa perbedaan yang membuktikan mereka tidak sama seperti manusia.
__ADS_1
Luo Ning juga sangat terkejut ketika melihat para prajurit tersebut bersujud dihadapan mereka berdua, seolah-olah para prajurit tersebut sudah mengenali mereka dan sudah mengetahui tentang kedatangan mereka berdua, padahal sebenarnya alasan mereka bersujud adalah Lin Feng, yang merupakan raja mereka.
Setelah mereka berdua memasuki gerbang istana, dari dalam istana yang sangat besar tersebut, nampak seorang pria sedang berjalan keluar dari dalam istana dengan sangat tergesa-gesa, pria tersebut kemudian menghampiri Lin Feng dan Luo Ning, kemudian berlutut di hadapan mereka.
"Selamat datang kembali yang mulia" ucap pria tersebut, yang tidak lain adalah Yin Ouyang.
"Yin Ouyang, bagaimana keadaan dunia bawah sejak aku pergi?" tanya Lin Feng.
"Semuanya baik-baik saja yang mulia, para penduduk juga sudah melakukan aktivitas mereka seperti biasa" jawab Yin Ouyang.
"Baguslah, aku senang mendengarnya" ucap Lin Feng.
"Tunggu, jadi kau adalah..."
"Ceritanya sangat panjang, aku berjanji akan menceritakan semuanya padamu suatu saat nanti, karena sekarang ada hal yang lebih penting yang harus kau lakukan" ujar Lin Feng memotong perkataan Luo Ning.
"Apa itu?" tanya Luo Ning penasaran.
"Hah?! Apa kau serius?!" tanya Luo Ning kaget.
Luo Ning benar-benar kaget mendengarkan permintaan Lin Feng, karena dia benar-benar tidak percaya bahwa akan ada seseorang yang tidak mengetahui cara menjadi raja, padahal begitu banyak orang yang sedang berlomba-lomba untuk menjadi raja.
Sebenarnya sangat wajar jika Lin Feng meminta diajarkan cara menjadi raja yang baik, karena selama ini dia hanya bisa membunuh dan merenggut nyawa orang lain, dia juga bukan berasal dari keluarga bangsawan ataupun keluarga kaya, melainkan hanya berasal dari keluarga yang sederhana.
Tentunya Lin Feng membutuhkan bantuan dari seseorang seperti Luo Ning, yang memang berasal dari keluarga kekaisaran, bahkan anak dari kaisar itu sendiri, karena Lin Feng tidak ingin melakukan kesalahan konyol saat memimpin kerajaannya nanti.
"Aku serius" jawab Lin Feng.
"Jadi, itu adalah alasan kenapa kau mengajakku datang ke sini?" tanya Luo Ning.
"Kau benar" jawab Lin Feng singkat.
"Maaf atas kelancangan hamba yang mulia, tapi siapakah nona ini? Apakah dia adalah yang mulia ratu?" tanya Yin Ouyang.
__ADS_1
"Bisa dikatakan begitu" jawab Lin Feng.
"Syukurlah, hamba akan menyampaikan kabar gembira ini kepada seluruh penduduk dunia bawah" ucap Yin Ouyang kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.
"Kenapa dia terlihat sangat senang?" gumam Lin Feng.
"Kenapa kau mengatakan padanya kalau aku adalah ratu?" tanya Luo Ning.
"Kenapa kau malah bertanya? Bukannya kau memang seorang ratu?" tanya Lin Feng bingung.
"Lin Feng, pria itu bertanya apakah aku adalah ratu, maksudnya bukan menanyakan tentang identitas ku sebagai ratu kekaisaran Luo, tapi maksud pertanyaannya adalah apakah aku istrimu" jawab Luo Ning menjelas.
"Apa?! Ja-jadi aku sudah salah memberikan jawaban?" tanya Lin Feng kaget.
"Benar sekali!" jawab Luo Ning kesal.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" tanya Lin Feng.
"Kita harus mengatakannya kepada mereka, agar tidak terjadi kesalahpahaman" jawab Luo Ning.
Setelah itu, Lin Feng langsung mengajak Luo Ning untuk masuk ke istana yang sangat besar tersebut. Sesampainya di dalam istana, mata Luo Ning langsung dimanjakan dengan kemegahan dan kemewahan istana tersebut, yang bahkan jauh lebih megah bila dibandingkan dengan istana kekaisaran Luo.
"Selamat datang di istana kerajaan dunia bawah" ucap Lin Feng.
"Kau benar-benar beruntung karena bisa menjadi raja dari kerajaan yang sangat megah ini" kata Luo Ning.
"Sebenarnya aku sama sekali tidak tertarik untuk menjadi raja, atau apapun itu, tapi karena satu alasan, aku terpaksa harus menerima keinginan mereka semua" jawab Lin Feng.
Lin Feng kemudian mengajak Luo Ning untuk duduk di singgasana raja dan ratu, meskipun awalnya menolak dengan berbagai macam alasan, tapi akhirnya Luo Ning tetap menurut, karena Lin Feng mengatakan bahwa dia benar-benar sangat membutuhkan bantuan dirinya.
"Terimakasih" ucap Lin Feng.
"Terserah kau saja!" ujar Luo Ning kesal.
__ADS_1