
Setelah mengobrol cukup lama, kaisar awan kemudian mengajak Lin Feng untuk datang ke istana, namun Lin Feng langsung menolak dengan ajakan tersebut, dengan alasan masih ada urusan yang harus dia lakukan, padahal sebenarnya, Lin Feng tidak mau datang ke istana.
Kaisar awan nampak agak kecewa dengan penolakan Lin Feng, tapi dia berusaha untuk tenang dan tidak memaksa keinginannya, padahal selama ini, keinginan kaisar awan tidak pernah ditolak oleh siapapun, jadi Lin Feng adalah orang pertama yang berani menolak keinginan kaisar awan.
"Jika bukan karena ingin menjalin hubungan denganmu, aku pasti sudah membunuhmu saat ini juga" batin kaisar awan.
"Sangat disayangkan karena tuan Lin Feng tidak bisa datang ke istana, tapi bisakah tuan datang lain kali?" tanya kaisar awan.
"Baiklah, aku akan datang ke istana saat aku punya waktu" jawab Lin Feng.
"Terimakasih tuan Lin Feng, aku pasti akan menunggu kedatangan anda" ucap kaisar awan.
"Kalau begitu dimana barang milikku? Karena aku harus segera pergi untuk melakukan pekerjaan yang lain" ucap Lin Feng.
"Tenang saja tuan, Yun Xie Fang akan mengambilkannya untuk anda" jawab kaisar awan.
Setelah itu, Yun Xie Fang langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut, untuk mengambil kedua barang yang telah Lin Feng beli saat pelelangan, selang beberapa menit kemudian, Yun Xie Fang datang kembali dengan membawa kedua barang milik Lin Feng.
"Ini barang milik anda tuan" ucap Yun Xie Fang sambil menyerahkan kedua barang tersebut.
"Terimakasih, ini bayarannya" ujar Lin Feng kemudian mengeluarkan dua puluh juta koin platinum, setelah itu Lin Feng langsung mengeluarkan lima ratus koin emas.
Setelah memberikan bayaran untuk kedua benda tersebut, Lin Feng kemudian memasukkan salah satu kristal sembilan surga kedalam cincin penyimpanannya, sementara gulungan jurus amukan naga, langsung diberikan kepada Yun Ling yang masih menemaninya sejak tadi.
"Karena urusan kita sudah selesai, sekarang kami akan pergi" ucap Lin Feng, setelah itu menghilang dari tempat tersebut bersama dengan Yun Ling.
Tidak lama setelah Lin Feng pergi meninggalkan tempat tersebut, raut wajah kaisar awan tiba-tiba saja berubah serius, dia nampak masih sangat kesal karena ajakannya ditolak oleh Lin Feng, padahal dia sudah mencoba untuk bersikap ramah dan menahan dirinya.
__ADS_1
"Yun Xie Fang, pergi awasi pemuda itu, jangan lupa untuk mencari informasi mengenai latar belakangnya, tapi ingatlah untuk berhati-hati, karena aku yakin dia bukanlah pemuda yang biasa" ucap kaisar awan.
"Baik yang mulia!" ujar Yun Xie Fang, kemudian menghilang dari tempat tersebut.
***
Setelah menghilang dari rumah lelang awan, Lin Feng dan Yun Ling kembali muncul di halaman penginapan, Yun Ling yang menyadari hal tersebut nampak sangat kaget, dia benar-benar tidak bisa percaya bahwa sekarang dia telah berada di halaman penginapan tempatnya bekerja.
"Untuk yang kesekian kalinya aku telah dibuat kagum oleh tuan muda Lin Feng, dia bahkan bisa menggunakan jurus teleportasi seperti ini" batin Yun Ling kagum.
"Aku akan kembali ke kamarku, kalau ada yang mencari ku, jangan katakan kalau aku ada di sini" ucap Lin Feng.
"Baik tuan" jawab Yun Ling.
Lin Feng kemudian berjalan masuk kedalam penginapan dan langsung bergegas menuju ke kamarnya, tidak lama setelah kepergian Lin Feng, barulah Yun Ling masuk kedalam penginapan, untuk kembali bekerja sebagai pelayan.
Yun Ling sendiri sebenarnya adalah seorang kultivator, dengan tingkat kultivasi yang berada di ranah Earth Spiritual, namun karena tidak suka bertarung dan tidak terlalu tertarik dengan kultivasi, Yun Ling akhir lebih memilih untuk bekerja seperti manusia biasa.
***
Setelah sampai di kamarnya, Lin Feng langsung mengunci pintu kamarnya dan meminta Huise untuk memasangkan formasi pelindung, setelah itu, Lin Feng langsung mengeluarkan salah satu kristal sembilan surga dari cincin penyimpanannya.
Lin Feng mengibaskan tangannya, lalu di hadapannya muncul kristal sembilan surga yang nampak bergetar dan melayang di udara, kristal tersebut juga mengeluarkan aura kehidupan yang sangat besar, sama seperti saat di acara pelelangan.
Tidak lama kemudian, kristal tersebut memancarkan cahaya yang sangat terang dan menyilaukan, sehingga membuat Lin Feng harus menutup matanya, setelah cahaya terang itu menghilang, Lin Feng kembali membuka matanya.
Lin Feng tiba-tiba saja tersentak kaget, saat matanya yang baru saja terbuka melihat sosok Dewi Nuwa yang sedang berdiri dihadapannya, namun sosok Dewi Nuwa tersebut terasa sangat aneh, karena energi tubuhnya terasa sangat lemah.
__ADS_1
"Lin Feng, aku benar-benar tidak menyangka bahwa kau akan menemukan salah satu pecahan jiwaku secepat ini" ucap Dewi Nuwa.
"Apa kau tidak senang karena aku berhasil mendapatkannya?" tanya Lin Feng.
"Tentu saja aku senang, tapi kau juga harus mencari pecahan jiwaku yang lain secepatnya" jawab Dewi Nuwa.
"Aku pasti akan mencarinya, lagipula itu memang tugas yang kau berikan padaku sejak awal" ucap Lin Feng.
"Lalu apa yang harus aku lakukan dengan yang satu ini?" tanya Lin Feng.
"Untuk sekarang aku belum bisa menjelaskan apa-apa, karena jika hanya satu pecahan jiwa saja, maka tidak akan memiliki manfaat apapun" jawab Dewi Nuwa.
"Tapi tenang saja, karena kau adalah orang yang berbeda, tentunya satu pecahan jiwaku ini akan berguna untukmu, khususnya untuk meningkatkan energi kehidupan yang ada di tubuhmu" lanjutnya.
"Ternyata memang tidak bisa digunakan ya, kalau begitu aku akan menyimpannya saja, sampai aku berhasil menemukan delapan kristal yang tersisa" ucap Lin Feng.
"Kalau begitu aku pergi sekarang, karena ini hanyalah serpihan jiwaku yang ada di setiap kristal sembilan surga" ujar Dewi Nuwa kemudian menghilang.
Setelah serpihan jiwa Dewi Nuwa menghilang dari hadapannya, Lin Feng kemudian menyimpan kembali kristal sembilan surga kedalam cincin penyimpanannya, Lin Feng kemudian menghampiri tempat tidurnya dan langsung duduk di atasnya.
Lin Feng menutup kedua matanya dengan perlahan-lahan, setelah itu Lin Feng menghela nafas panjang untuk menenangkannya hati serta pikirannya, sambil terus berharap agar semua masalah serta semua bebannya ikut terbuang.
Setelah hati dan pikirannya tenang, Lin Feng kemudian mulai berkultivasi untuk meningkatkan energi spiritualnya, serta memperkuat basis kultivasinya.
***
Yun Xie Fang yang sebelumnya mendapatkan perintah untuk mengawasi Lin Feng, akhirnya sampai di halaman penginapan, sebelumnya, Yun Xie Fang berencana untuk mengikuti aura Lin Feng, tapi sayangnya, Yun Xie Fang tidak merasakan aura apapun pada tubuh Lin Feng.
__ADS_1
Karena tidak dapat merasakan aura keberadaan Lin Feng, Yun Xie Fang memutuskan untuk mengikuti aura perempuan yang bersama Lin Feng sebelumnya, hingga akhirnya Yun Xie Fang sampai di halaman penginapan tersebut.
"Apa mereka berdua menginap di sini?" gumam Yun Xie Fang, kemudian berjalan masuk ke penginapan tersebut.