Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-418. Perang besar 4


__ADS_3

...Kekuatan Qian Ling Chen...


Lin Feng tertawa bahagia dalam hatinya, karena jebakan yang ia ciptakan telah berhasil menjerat Qian Ling Chen. Dengan begitu, Lin Feng akan lebih mudah menghabisi Qian Ling Chen saat berduel, dibandingkan harus menghadapinya bersamaan dengan Yama, karena pastinya, Yama akan selalu melindunginya dan tidak akan membiarkannya mati begitu saja.


Tapi di sisi lain, Qian Ling Chen juga merasa senang, sebab Lin Feng mau menerima tantangannya untuk berduel, karena melalui duel itu, ia bisa membuktikan kekuatannya serta membuktikan jika ia pantas untuk menjadi jendral pasukan Yama. Berbeda dengan Qian Ling Chen yang sangat senang, Yama justru malah merasa khawatir, karena ia sendiri tidak mengetahui kekuatan Lin Feng saat ini.


"Qian Ling Chen sebaiknya..." sebelum Yama menyelesaikan kalimatnya, Qian Ling Chen sudah lebih dulu memotong perkataannya.


"Guru, aku mohon izinkan aku menghadapinya dalam duel ini!" ujar Qian Ling Chen.


"Baiklah, kalau memang kau menginginkannya, maka aku akan mengizinkanmu" jawab Yama.


"Terimakasih guru" jawab Qian Ling Chen.


Karena muridnya sangat ingin berduel dengan Lin Feng, Yama akhirnya setuju dan langsung terbang menjauh, namun ia juga sudah bersiap-siap untuk membantu Qian Ling Chen jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkannya. "Lin Feng, sebenarnya apa yang kau rencanakan, tapi duel ini lumayan juga, karena aku bisa menyerang mu secara diam-diam" ucap Yama dalam hatinya.


Tidak lama setelah Yama menjauh, Qian Ling Chen langsung menyerang Lin Feng dengan ganas, ia menggunakan segenap kekuatannya untuk mengalahkan Lin Feng dalam duel tersebut, agar dendam yang ia rasakan selama ini akan segera terbalaskan. Lin Feng juga tidak tinggal diam saja, namun ia masih belum melakukan serangan, melainkan hanya menahan serta menghindari serangan Qian Ling Chen.


Suara dentingan pedang yang beradu, serta suara ledakan terus terdengar seperti alunan musik yang mengiringi pertarungan mereka berdua, kekuatan mereka berdua juga terlihat imbang, walaupun keduanya masih belum menggunakan kekuatan penuh, tapi keduanya benar-benar terlihat seimbang, baik dalam segi kecepatan ataupun kekuatan.

__ADS_1


"Kenapa kau hanya bertahan? Apa kau tidak ingin menyerang?" tanya Qian Ling Chen disela-sela pertarungan.


"Kalau kau ingin aku menyerang, maka akan aku lakukan, tapi jangan menyesal!" jawab Lin Feng, sambil menahan tebasan pedang Qian Ling Chen dengan pedang dewa naga.


Lin Feng kemudian menepis pedang Qian Ling Chen yang ia tahan dengan pedangnya, lalu ia memutar tubuhnya seraya menebaskan pedangnya dengan kecepatan tinggi, namun serangan Lin Feng masih berhasil ditahan oleh Qian Ling Chen, ia juga berusaha untuk melakukan serangan balasan, tapi Lin Feng sama sekali tidak memberikan ia kesempatan untuk melakukan serangan.


Tidak hanya itu saja, serangan Lin Feng bahkan benar-benar sangat cepat dan sangat sulit untuk dihadapi oleh Qian Ling Chen, baru saja menerima beberapa menit Lin Feng melakukan serangan, tapi Qian Ling Chen sudah sangat kewalahan menghadapinya dan semakin lama, kecepatan serangan Lin Feng terus meningkat setiap waktunya, sehingga Qian Ling Chen benar-benar kesulitan menghadapinya.


"Sial, seharusnya aku tidak memberikannya melakukan serangan!" gumam Qian Ling Chen dalam hatinya.


Meski tidak mendapatkan kesempatan untuk melakukan serangan balasan, tapi Qian Ling Chen tidak kehabisan akal begitu saja, ia kemudian terbang menjauh dan menyerang Lin Feng dengan menggunakan energi spiritualnya. Qian Ling Chen membentuk ratusan tombak yang terbuat dari energi kegelapan, lalu ia melemparkan ratusan tombak tersebut kepada Lin Feng.


Wushh!


Wushh!


Ratusan tombak energi kegelapan tersebut melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Lin Feng, namun semuanya berhasil dihindari dengan mudah dengan Lin Feng, ia juga menepis salah satu tombak dengan pedangnya, namun saat pedangnya menyentuh tombak tersebut, tiba-tiba saja tombak yang tercipta dari energi kegelapan tersebut meledak.


Ledakan yang tercipta dari tombak energi kegelapan tersebut cukup besar, bahkan efek dari ledakan tersebut berhasil membuat Lin Feng sedikit terpental kebelakang. Meski begitu, ledakan yang cukup besar itu tidak melukainya sama sekali, Lin Feng bahkan tertawa setelah terpental karena ledakan yang tercipta dari tombak energi kegelapan tersebut.

__ADS_1


"Aku tidak menyangka kau akan menjebak ku seperti ini, tapi serangan seperti itu tidak akan bisa membunuhku!" ucap Lin Feng, lalu tiba-tiba saja menghilang dari pandangan Qian Ling Chen.


"Ling Chen, awas dibelakang mu!" ujar Yama memperingati Qian Ling Chen.


Qian Ling Chen terkejut mendengar peringatan gurunya, ia kemudian memutar tubuhnya ke belakang, namun terlambat, karena Lin Feng telah muncul dibelakangnya dan langsung menebaskan pedangnya dengan sangat cepat. Qian Ling Chen yang tidak waspada langsung terkena serangan Lin Feng dengan telak, yang menyebabkan kepalanya langsung terpenggal karena tebasan pedang Lin Feng.


"Satu selesai, sekarang giliran mu" ucap Lin Feng pada Yama.


"Hahahaha! Kau salah bocah, masalahnya belum selesai sama sekali!" jawab Yama.


Lin Feng mengerutkan alisnya mendengar perkataan Yama, ia kemudian mengalihkan pandangannya pada tubuh Qian Ling Chen yang masih melayang di udara, padahal kepalanya sudah terjatuh ke tanah. Tapi tidak lama kemudian, keanehan tiba-tiba saja terjadi, kepala Qian Ling Chen yang sebelumnya telah terpenggal tiba-tiba saja tumbuh kembali seperti semula, seolah-olah tidak pernah terpenggal sama sekali.


"Kenapa bisa seperti ini" Lin Feng bergumam pelan.


"Hahahaha! Apa kau pikir kau bisa membunuhku dengan mudah?" ucap Qian Ling Chen yang telah hidup kembali.


Lin Feng terkejut melihat keadaan Qian Ling Chen yang masih baik-baik saja, namun ia bergegas menyerang Qian Ling Chen lagi, bahkan Lin Feng langsung menebas dan memotong tubuh Qian Ling Chen menjadi bagian-bagian kecil, begitu juga dengan jantungnya yang ikut terpotong bersama bagian tubuhnya.


Tapi sesuatu yang aneh lagi-lagi terjadi, karena setiap bagian tubuh Qian Ling Chen yang telah terpotong malah bersatu dan utuh lagi seperti semula. Meski begitu, Lin Feng tidak kehabisan akal, ia langsung membakar setiap bagian tubuh Qian Ling Chen sebelum benar-benar utuh seperti semula, bahkan api tersebut berhasil membuat tubuh Qian Ling Chen menjadi abu, tapi tetap saja tubuhnya utuh kembali seperti semula dan Qian Ling Chen kembali hidup lagi.

__ADS_1


Yang lebih mengejutkan lagi adalah, kekuatan Qian Ling Chen selalu bertambah kuat setiap kali ia bangkit dari kematian, seolah-olah kematian tersebut adalah jalan untuk meningkatkan kekuatan bagi Qian Ling Chen. "Qian Ling Chen, aku tidak menyangka kalau kekuatanmu akan semakin luar biasa setelah menjadi iblis" ucap Lin Feng pelan.


Meski sangat bingung dengan kemampuan yang dimiliki oleh Qian Ling Chen, tapi Lin Feng tidak menghiraukannya sama sekali, bahkan Lin Feng berpikir jika kemampuan Qian Ling Chen adalah sesuatu yang bisa menemaninya bermain sampai puas, karena selama ini, Lin Feng selalu ingin membunuh satu orang berulang kali, namun sayangnya hal itu sangat tidak mungkin untuk dilakukan.


__ADS_2