Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-353. pembicaraan di hutan


__ADS_3

Zhu Lien dan Zhu Ling tiba-tiba saja mengerutkan alisnya ketika mendengar perkataan Lin Feng, mereka berdua juga sangat bingung dengan perkataan Lin Feng. Jika Lin Feng adalah utusan kaisar Liang Jin Hu untuk menangkap mereka berdua, lalu kenapa sekarang Lin Feng malah ingin menghancurkan kekaisaran? Bahkan alasannya untuk menghancurkan kekaisaran hanya karena kaisar telah menipunya, benar-benar tidak masuk akal!


Meski begitu, entah kenapa Zhu Lien dan Zhu Ling merasa sangat senang ketika Lin Feng mengatakan ingin menghancurkan kekaisaran, bahkan mereka bermaksud untuk ikut bersama Lin Feng. Hanya saja, mereka berdua terlalu takut untuk mengatakannya pada Lin Feng, bahkan mereka tidak memiliki keberanian hanya untuk duduk di dekat Lin Feng, padahal Lin Feng terlihat biasa saja dan tidak menghiraukan apapun yang akan mereka lakukan.


"Jika aku tidak salah, tadi aku melihat kalian membawa kelinci, apa kalian mau membakarnya sekarang?" tanya Lin Feng.


Zhu Lien dan Zhu Ling tersentak kaget, mereka berdua saling bertukar pandang dan raut wajah mereka menunjukkan jika mereka berdua sedang bingung. Bagaimana tidak, mereka memang membawa kelinci sebelumnya, tapi mereka tidak menunjukkannya sama sekali, bahkan kelinci itu mereka sembunyikan di semak-semak tempat mereka mengintip sebelumnya.


Lalu, bagaimana Lin Feng bisa mengetahuinya? Seberapa hebat kekuatan Lin Feng sebenarnya? Sehingga ia bisa mengetahui dan melihat apa yang mereka bawa!


"Da-darimana kau tahu kami membawa daging kelinci?" tanya Zhu Lien.


"Hanya menebak" jawab Lin Feng singkat.


"Hanya menebak? Memangnya sehebat apa keberuntungan Lin Feng sampai ia bisa menebak apapun dengan benar?" Zhu Ling bertanya-tanya dalam hatinya.


"Kau benar, kami memang membawa daging kelinci" jawab Zhu Lien.


"Apa kalian mau membaginya denganku, karena aku benar-benar lapar sekarang dan tidak mungkin bagiku untuk berburu malam-malam begini" pinta Lin Feng.


"Baiklah, tunggu sebentar!" ujar Zhu Ling, lalu mengambil kelinci yang berada di balik semak-semak.


Tidak lama kemudian, Zhu Ling kembali lagi dengan membawa tiga ekor kelinci hasil buruan mereka sebelumnya, lalu ia mendekati Lin Feng dan menyerahkan tiga ekor kelinci tersebut kepada Lin Feng. Sementara Lin Feng sendiri malah nampak kebingungan, pasalnya ia hanya meminta sedikit, tapi Zhu Ling malah memberikan semua kelinci buruan mereka kepadanya.


"Apa mereka ingin aku yang memasak kelinci-kelinci ini?" Lin Feng bergumam dalam hatinya.


"Baiklah, aku akan membersihkan kelinci-kelinci ini dulu, lalu tugas kalian berdua adalah membuat api unggun untuk membakar kelinci-kelinci ini" ucap Lin Feng, lalu meraih tiga ekor kelinci ditangan Zhu Ling, kemudian membawanya ke sungai untuk dibersihkan.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, Lin Feng kembali menghampiri Zhu Lien dan Zhu Ling yang telah selesai membuat api unggun, setelah itu, Lin Feng langsung membakar ketiga kelinci tersebut tanpa menghiraukan Zhu Lien dan Zhu Ling yang melihatnya sejak tadi.


Setelah daging kelinci bakar tersebut matang, Lin Feng langsung memberikan dua daging kelinci lainnya pada Zhu Lien dan Zhu Ling. "Makanlah, aku yakin kalian berdua juga belum makan!" ucap Lin Feng, namun nada suaranya terdengar tidak ramah sedikitpun.


"Terimakasih!" jawab Zhu Ling dan Zhu Lien serempak.


"Besok aku akan menyerang kekaisaran Liang, apa kalian mau ikut?" tanya Lin Feng, sambil memakan daging kelinci bakar miliknya.


"Apa tidak masalah jika kami ikut denganmu? Bukankah kami hanya akan menjadi beban untukmu?" tanya Zhu Lien.


"Jika aku menganggap kalian sebagai beban, maka aku tidak akan mengajak kalian untuk ikut bersamaku, aku juga memiliki alasan untuk mengajak kalian menyerang kekaisaran" jawab Lin Feng.


"Alasan apa?" tanya Zhu Ling.


"Meski aku tidak mengetahui apa-apa tentang kalian berdua, tapi aku bisa melihat jika kalian berdua memiliki dendam dengan kaisar" jawab Lin Feng.


Setelah mendengar cerita Zhu Lien dan Zhu Ling, Lin Feng akhirnya mengerti kenapa mereka berdua terlihat sangat membenci Liang Jin Hu, begitu juga sebaliknya, tapi Lin Feng benar-benar tidak menyangka jika Liang Jin Hu berani menipunya untuk menangkap mereka berdua, dengan mengatakan berbagai macam hal buruk tentang keduanya, padahal sifatnya sendiri sangatlah licik.


"Baiklah, sekarang aku mengerti kenapa kalian sangat membencinya, aku juga sudah memiliki alasan lain untuk membunuh Liang Jin Hu" ucap Lin Feng, "jadi, apa kalian mau ikut bersamaku?" tanya Lin Feng.


"Baik, kami akan ikut bersamamu besok!" jawab Zhu Lien dan Zhu Ling serempak.


Setelah selesai makan dan bercerita panjang lebar, Lin Feng kemudian naik ke atas dahan pohon yang ada di belakangnya. "Aku akan tidur di sini, kalian berdua bisa tidur dimana saja kalian suka" ucap Lin Feng, lalu menutup matanya.


"Cihh! Dia benar-benar menyebalkan, apa dia tidak bisa berbicara dengan lembut pada perempuan?!" Zhu Ling benar-benar kesal karena nada suara Lin Feng tidak pernah enak untuk didengar.


"Sudahlah, mungkin sifatnya memang seperti itu" jawab Zhu Lien.

__ADS_1


"Kakak, aku harap kau tidak jatuh cinta padanya! Apalagi jika sampai menikah dengannya!" ucap Zhu Ling.


"Memangnya kenapa?" tanya Zhu Lien.


"Aku tidak suka dengan sikap dinginnya itu!" jawab Zhu Ling.


"Tapi aku suka" ujar Zhu Lien pelan.


"Apa?! Tadi kakak bilang apa?" tanya Zhu Ling.


"Bukan apa-apa, sebaiknya kita tidur sekarang!" jawab Zhu Lien, kemudian merebahkan tubuhnya di bawah pohon tempat Lin Feng tidur.


Keesokan harinya.


Seperti biasa, Lin Feng langsung berolahraga ketika bangun dari tidurnya, karena hari ini dia akan menyerang kekaisaran Liang, jadi Lin Feng menambah waktu olahraganya, yang biasanya ia berolahraga pagi hanya selama tiga puluh menit, sekarang ia tambah sampai satu jam, agar saat melakukan serangan nanti, Lin Feng tidak perlu melakukan pemanasan lagi.


Zhu Lien dan Zhu Ling yang baru saja bangun dari tidur nampak kebingungan dengan yang dilakukan oleh Lin Feng, tapi karena tidak ingin mengganggu aktivitas Lin Feng, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk menyaksikan dari kejauhan saja.


"Kakak, aku mau ke sungai sebentar!" ucap Zhu Ling.


"..." Zhu Lien tidak merespon karena sedang fokus melihat Lin Feng yang sedang berolahraga, atau lebih tepatnya fokus dengan ketampanan Lin Feng.


"Kakak!" ujar Zhu Ling sedikit berteriak.


"Eh, ya ada apa?" tanya Zhu Lien kaget.


"Lupakan saja!" jawab Zhu Ling kemudian pergi ke sungai.

__ADS_1


"Dia kenapa?" Zhu Lien nampak bingung dengan tingkah adiknya.


__ADS_2