Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-291. Orang-orang bodoh!


__ADS_3

Lin Feng dan Luo Ning kemudian memakan makanan yang ada di atas meja mereka, lalu mereka juga tidak lupa untuk mempertajam indera pendengarannya, agar bisa mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Namun sayangnya, setelah setengah jam berlalu, mereka tetap tidak mendapatkan apapun.


"Sepertinya kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita inginkan ditempat ini" ucap Lin Feng.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Luo Ning.


"Apa lagi? Tentu saja mencari di tempat lain" jawab Lin Feng.


"Aku harap setelah ini tidak ada lagi makanan, karena aku benar-benar sudah kekenyangan" ucap Luo Ning.


Lin Feng kemudian berdiri dari tempat duduknya dan bermaksud ingin membayar makanan mereka, agar mereka bisa mencari informasi mengenai Du Fang Ren di tempat lain, Tapi saat Lin Feng membalikkan badannya, tatapannya langsung terfokus pada beberapa orang pemuda yang baru saja masuk ke restoran tersebut.


Tatapan mata Lin Feng langsung berubah tajam saat melihat para pemuda tersebut, perasaan dendam, marah dan benci yang selama ini ia pendam, tiba-tiba saja bangkit kembali, bahkan tangan Lin Feng sampai gemetaran karena menahan perasaan tersebut, jika tidak mengingat misinya datang ke kota Awan, mungkin Lin Feng sudah menghabisi para pemuda tersebut.


"Zhao Wei, Zhao Lin! Tidak aku sangka akan bertemu dengan dua bajingan keluarga Zhao secepat ini, kalian berdua pasti akan aku bunuh!" gumam Lin Feng.


"Lin Feng, tenangkan dirimu!" ujar Luo Ning.


Lin Feng tersadar dari lamunan jahatnya saat mendengar suara Luo Ning, ia kemudian menghela nafas panjang lalu bergegas duduk kembali, namun tatapan matanya masih nampak tajam dan penuh dengan keinginan untuk membunuh.


"Lin Feng? Ada apa? Kenapa raut wajahmu tiba-tiba saja berubah saat melihat beberapa pemuda itu?" tanya Luo Ning penasaran.


"Dua diantara mereka adalah saudara tiri ku, meskipun sudah bertahun-tahun tidak bertemu, tapi aku masih bisa mengingat wajah mereka dengan sangat jelas" jawab Lin Feng.


"Tenanglah Lin Feng, jangan sampai kau berbuat masalah!" ucap Luo Ning.


"Iya, aku tahu itu!" ujar Lin Feng.


Lin Feng kemudian mencoba menangkan dirinya, meskipun marah dalam dirinya benar-benar sudah ingin meledak, bahkan Lin Feng sudah berniat untuk membunuh mereka saat itu juga. Jika bukan karena Luo Ning, mungkin mereka semua sudah tewas saat itu juga.

__ADS_1


Meskipun Lin Feng sudah mencoba menahan dirinya, tapi sepertinya takdir berkata lain, para pemuda tersebut tanpa sengaja melihat Luo Ning dan langsung tertarik karena kecantikannya, begitu juga dengan Zhao Wei dan Zhao Lin, mereka berdua bahkan tidak bisa mengalihkan pandangannya dari wajah Luo Ning.


"Siapa perempuan itu? Sepertinya aku belum pernah melihatnya di kota ini?" tanya Zhao Wei.


"Entahlah tuan muda, tapi sepertinya perempuan itu pendatang di kota ini" jawab salah seorang bawahan Zhao Wei.


"Bukankah itu sangat bagus, karena aku harus memiliki perempuan yang sangat canti itu" ucap Zhao Wei.


"Tunggu kak, sepertinya dia tidak datang sendirian, apa kau tidak melihat pemuda di hadapan perempuan itu?" tanya Zhao Lin.


"Aku tidak peduli siapa dia, mungkin saja dia hanya pengawal perempuan itu!" jawab Zhao Wei.


"Kakak benar juga, karena tidak mungkin wanita cantik seperti itu pergi sendirian tanpa seorang pengawal" ucap Zhao Lin.


"Kalau begitu, izinkan kami yang mengurus pengawalnya" ujar salah satu bawahan mereka.


Setelah itu, mereka semua langsung beranjak dari tempat duduknya, kemudian datang menghampiri meja Lin Feng dan Luo Ning. Lalu tanpa mengucapkan sepatah katapun, Zhao Wei dan Zhao Lin langsung duduk di kursi yang masih kosong, bahkan mereka berdua tidak menghiraukan keberadaan Lin Feng.


"Dasar orang-orang bodoh, aku sudah bersusah payah menenangkannya, tapi kalian malah datang ke sini" ucap Luo Ning dalam hatinya.


"Bagus! Tunjukkan padaku seperti apa sifat kalian yang sebenarnya, agar aku memiliki alasan untuk membunuh kalian berdua" Lin Feng berkata dalam hatinya sambil tersenyum sinis.


Luo Ning mengetahui bahwa Lin Feng sedang tersenyum sinis saat melihat Zhao Wei dan Zhao Lin duduk di dekatnya, yang artinya tidak akan ada lagi yang bisa menghentikan Lin Feng untuk membunuh mereka berdua, bahkan Luo Ning sendiri tidak yakin, apakah dia bisa menghentikan Lin Feng atau tidak.


"Maaf jika kami mengganggu nona cantik, apa kau baru datang ke kota ini?" tanya Zhao Wei.


"Kau benar, aku baru saja datang ke kota ini" jawab Lin Feng.


"Ternyata tebakanku benar, kalau begitu izinkan aku menemanimu berkeliling kota, aku berjanji akan menunjukkan tempat-tempat terbaik di kota ini" ucap Zhao Wei.

__ADS_1


"Aku rasa itu tidak perlu dan sebaiknya kalian pergi saja, kalau tidak akan terjadi sesuatu pada kalian" ujar Luo Ning.


"Hahahaha! Kau tenang saja nona cantik, semua orang di kota ini mengetahui siapa aku, jadi tidak ada seorangpun yang bisa melakukan sesuatu padaku, karena mereka semua takut padaku" ucap Zhao Wei.


"Bodoh! Bahkan jika seluruh kota ini membantumu, aku yakin mereka tetap tidak akan bisa menghentikan Lin Feng untuk mengambil nyawamu!" batin Luo Ning.


"Dan satu hal lagi, sekarang aku memiliki seorang guru yang sangat hebat, dia adalah kultivator racun yang sangat terkenal" ucap Zhao Wei, membanggakan dirinya sendiri.


Lin Feng dan Luo Ning nampak sedikit tertegun mendengar perkataan Zhao Wei, mereka berdua lalu saling bertatapan untuk sejenak. Meskipun hanya sejenak, tapi Luo Ning sudah bisa mengerti apa maksud dari tatapan mata Lin Feng padanya.


"Benarkah? Apaka aku boleh tahu siapa guru anda, tuan muda" ucap Luo Ning, dengan suara yang sedikit menggoda.


Zhao Wei lalu tertawa lantang, ia kemudian menggeser kursinya mendekati Luo Ning. "Guruku itu adalah kultivator hebat, namanya sangat terkenal di seluruh benua biru, aku yakin kau juga pasti pernah mendengar nama Du Fang Ren, dia adalah guruku" ucap Zhao Wei.


"Baguslah, kalau begitu aku hanya perlu memaksa gurumu datang ke sini" ujar Lin Feng.


"Lancang! Siapa yang memberikanmu izin untuk bicara?!" tanya Zhao Lin kesal.


"Hahahaha! Aku tidak membutuhkan izin dari siapapun jika ingin bicara, justru seharusnya kau yang jangan bicara sebelum aku izinkan!" ujar Lin Feng, kemudian melayangkan pukulan kepada Zhao Lin.


Pukulan Lin Feng yang sangat cepat, mengenai wajah Zhao Lin dengan telak, sehingga membuatnya terlempar, kemudian menabrak meja-meja yang ada di restoran tersebut dan membuatnya hancur.


Setelah itu, Lin Feng langsung mengalihkan badannya, kemudian menyarang para bawahan Zhao Wei dan Zhao Lin yang nampak masih kaget dengan kejadian tersebut, karena masih dalam keadaan tidak waspada, mereka semua juga tidak bisa menghindari ataupun menahan serangan Lin Feng, sehingga mereka semua juga ikut terlempar.


Zhao Wei benar-benar marah melihat hal tersebut, ia kemudian berdiri dan berniat untuk menyerang Lin Feng, namun gerakannya tiba-tiba saja terhenti, karena Luo Ning sudah mengancamnya dengan menodongkan belatinya ke leher Zhao Wei.


"Jika kau bergerak sedikit saja, maka kepalamu akan benar-benar terlepas dari tempatnya!" ucap Luo Ning sinis.


Tubuh Zhao Wei langsung gemetaran karena ucapan Luo Ning, dia benar-benar tidak menyangka bahwa wanita cantik tersebut sangat mengerikan, bahkan auranya terasa sangat menyeramkan.

__ADS_1


__ADS_2