
Mendengar perkataan ketua Assassin yang mengatakan bahwa dia adalah dewa kematian, membuat Lin Feng dan tetua Liu Changhai tertawa lantang, bahkan tetua Liu Changhai sampai memegang perutnya yang terasa agak sakit akibat tertawa yang berlebihan.
"Aku benar-benar tidak menyangka kalau kau adalah orang yang sangat suka bercanda, kau bahkan sampai membuat perutku sakit karena tertawa" ucap tetua Liu Changhai.
"Pak tua, kenapa kau malah tertawa?!" ujar ketua Assassin.
"Maaf-maaf, aku hanya tertawa karena ucapan mu yang tadi, dengarkan aku baik-baik, kalau muridku ini yang mengatakan bahwa dia adalah dewa kematian maka aku akan percaya, tapi kalau kau yang mengatakannya malah terdengar sangat lucu" jawab tetua Liu Changhai.
"Cih! Bunuh pak tua itu!" ujar ketua Assassin.
Para Assassin tersebut langsung menyerang Lin Feng dan tetua Liu Changhai dengan menggunakan Beast Spirit mereka masing-masing, Lin Feng yang sejak awal sudah siap dan tidak sabar untuk bertarung, langsung melompat dari kudanya dan berlari ke arah salah seorang Assassin.
Tetua Liu Changhai yang tidak ingin ketinggalan juga langsung melompat dari atas kudanya, tetua Liu Changhai juga langsung mengeluarkan sebilah pedang dari cincin penyimpanannya, lalu dengan cepat tetua Liu Changhai langsung menyerang salah seorang Assassin.
Pertarungan sengit seketika pecah di hutan tersebut, suara dentingan senjata yang beradu, serga suara teriakan dari para Beast Spirit langsung menggema mengiringi pertarungan mereka di dalam hutan tersebut, suasana hutan yang semula sepi dan tenang, seketika langsung berubah menjadi arena pertarungan.
Swush... Boom... Aura membunuh yang sangat besar langsung meledak dari tubuh para Assassin, gabungan aura membunuh mereka semua benar-benar sangat besar, bahkan sampai harus membuat tetua Liu Changhai menggunakan energi Qi-nya untuk melindungi dirinya, serta menghilangkan tekanan intimidasi yang dia rasakan.
Berbeda dengan tetua Liu Changhai yang terkena tekanan intimidasi dari gabungan aura membunuh para Assassin, Lin Feng justru tidak merasakan apapun pada tubuhnya, jangankan merasakan tekanan intimidasi, bahkan aura membunuh tersebut sama sekali tidak memberikan pengaruh apapun pada dirinya.
"Ada apa ini, kenapa bocah itu seperti tidak merasakan apapun" gumam ketua Assassin.
Lin Feng yang tidak merasakan tekanan apapun pada tubuhnya, tentunya dapat bergerak dengan bebas dan juga leluasa, hanya saja kali ini Lin Feng agak kesulitan mengalahkan para Assassin tersebut, karena serangan para Beast Spirit yang terus mengarah padanya.
__ADS_1
"Cih, kalau saja tidak ada Beast Spirit ini, mungkin aku sudah menghabisi kalian semua" gumam Lin Feng.
Lin Feng terus berusaha untuk mendekati para Assassin tersebut, namun sayangnya dia selalu dihalang-halangi oleh para Beast Spirit, karena sudah tidak ada cara lain, Lin Feng terpaksa harus menghabisi para Beast Spirit terlebih dahulu, karena jika tidak, dia akan tetap kesulitan menghabisi para Assassin.
"Kalau begitu, maka kalian akan aku habisi lebih dulu" ujar Lin Feng.
Dengan menggunakan jurus langkah bayangan, Lin Feng terus melesat dengan cepat sambil terus menyerang para Beast Spirit, namun karena gerakan Beast Spirit tersebut yang juga sangat cepat, Lin Feng menjadi agak kesulitan menebas leher mereka.
Swush... Boom... sebuah serangan melesat dengan cepat ke arah Lin Feng, namun untungnya serangan tersebut berhasil dihindari oleh Lin Feng, jika Lin Feng telat menghindari serangan tersebut, mungkin Lin Feng akan mendapatkan luka yang lumayan karena serangan tersebut.
Setelah berhasil menghindari serangan tersebut, Lin Feng langsung mengarahkan pandangannya ke arah asal serangan, sorot matanya yang tajam menatap kearah ketua Assassin yang telah menyerangnya secara diam-diam, tatapan Lin Feng benar-benar penuh dengan amarah dan juga rasa kesal.
"Kenapa kau melihatku dengan tatapan seperti itu?" tanya ketua Assassin.
"Kalau kau penasaran, kenapa tidak langsung menghadapi aku sekarang juga?!" tanya Lin Feng sinis.
Ketua Assassin tersebut tertawa sinis mendengar pertanyaan Lin Feng, dengan bangganya dia menjawab pertanyaan Lin Feng. "Untuk mengalahkanmu mereka saja sudah cukup, tidak perlu harus aku yang harus turun tangan."
"Apa kau yakin mereka bisa mengalahkan aku?" tanya Lin Feng santai.
"Tentu saja!" jawab ketua Assassin.
"Baiklah, kalau begitu saksikan dengan baik!" ujar Lin Feng.
__ADS_1
Setelah mengatakan hal tersebut, Lin Feng langsung menghilang dari pandangan mereka semua, dalam sekejap Lin Feng sudah muncul kembali di sampaing salah satu Beast Spirit, lalu Lin Feng langsung menebas lehernya dengan sangat cepat.
Serangan Lin Feng yang sangat cepat dan tiba-tiba, tentunya tidak bisa dihindari oleh Beast Spirit tersebut, sehingga membuat Beast Spirit tersebut mati dengan kepala yang sudah terpenggal, setelah selesai membunuh Beast Spirit tersebut, Lin Feng kembali menghilang dan muncul lagi di dekat Beast Spirit yang lainnya.
Namun sayangnya serangan Lin Feng berhasil dihindari oleh Beast Spirit tersebut, bahkan Beast Spirit tersebut berhasil melakukan serangan balasan kepada Lin Feng, namun serangan tersebut hanya mengenai udara kosong saja, karena Lin Feng telah menghilang lagi dari pandangan mereka semua.
"Ada apa ini, kenapa cara bertarungnya sangat berbeda dengan yang tadi, kecepatannya juga semakin bertambah" gumam ketua Assassin.
"Cepat habisi bocah sialan itu!" ujar ketua Assassin.
Para Assassin tersebut kembali melepaskan aura membunuh yang lebih besar lagi untuk menindas Lin Feng, namun sayangnya aura membunuh yang mereka lepaskan tetap saja tidak berpengaruh kepada Lin Feng, bahkan kecepatan Lin Feng tidak berkurang sedikitpun karena aura membunuh tersebut.
"Kalian ingin menindas ku hanya dengan aura seperti ini?" tanya Lin Feng sinis.
"Biar aku tunjukkan apa itu aura membunuh yang sesungguhnya!" ujar Lin Feng.
Swush... Boom... Aura membunuh yang benar-benar sangat besar meledak dari tubuh Lin Feng, hanya dalam sekejap tekanan aura membunuh dari para Assassin langsung menghilang, bahkan aura membunuh Lin Feng malah berhasil mengintimidasi mereka semua.
Tetua Liu Changhai yang awalnya agak kesulitan karena bertarung dalam tekanan, langsung merasa lega setelah tekanan tersebut menghilang, setelah itu, tetua Liu Changhai langsung melesat dengan cepat dan menyerang para Assassin tersebut.
Sementara itu, ketua kelompok Assassin yang menghadang perjalanan Lin Feng dan yang lainnya benar-benar merasa kaget setelah merasakan tekanan aura membunuh yang dilepaskan oleh Lin Feng, padahal jaraknya dengan Lin Feng sudah lumayan jauh, tapi dia tetap bisa merasakan tekanan yang sangat besar ditubuhnya.
"Si-sial, siapa sebenarnya bocah ini" gumam ketua Assassin.
__ADS_1
"Inilah yang dinamakan aura membunuh" ujar Lin Feng, setelah itu langsung menyerang para Assassin dan juga Beast Spirit mereka.