
Swush... Aura yang sangat besar meledak dari tubuh Lin Feng, bersamaan dengan itu dari dalam tubuh Lin Feng tiba-tiba saja keluar sebuah bola cahaya kecil, yang kemudian perlahan-lahan menjadi semakin membesar, hingga bola cahaya tersebut membentuk sesosok serigala yang tidak lain adalah Huise.
Lin Feng sangat kaget ketika melihat ukuran Huise yang sekarang sudah jauh lebih besar, padahal sebelumnya ukuran Huise masih bisa dikatakan setara dengan seekor serigala normal, tapi sekarang Huise benar-benar sudah sangat besar, bahkan tinggi tubuhnya saja sudah melebihi tinggi tubuh Lin Feng.
Feng Hao Chen awalnya juga nampak terkejut melihat kemunculan Beast Spirit milik Lin Feng, namun setelah itu Feng Hao Chen tiba-tiba saja tertawa lantang, karena dia benar-benar tidak menyangka bahwa Lin Feng akan menggunakan seekor serigala kecil untuk melawan seekor naga yang sangat kuat dan juga ganas.
"Hei bocah! Kau benar-benar tidak pernah berhenti membuat aku terkejut, apa menurutmu kau akan bisa melawanku dengan serigala kecil itu?" tanya Feng Hao Chen merendahkan.
"Jangan sombong Feng Hao Chen, bisa atau tidaknya melawan naga mu itu, sebaiknya kau tanyakan saja kepadanya" jawab Lin Feng.
"Serigala Bintang yang agung, lama tidak bertemu!" sapa Naga Api Hitam.
"Kau benar, ini sudah sangat lama sejak terakhir kita bertemu, tapi aku sama sekali tidak menyangka bahwa kau berakhir di tangan manusia rendahan seperti dia" jawab Huise.
"Begitu juga dengan dirimu, tapi setidaknya manusia yang bersamaku jauh lebih kuat" ucap Naga api hitam.
"Cih!... Jangan kau bandingkan tuanku dengan orang yang ada di punggung mu itu" ujar Huise kesal.
Feng Hao Chen benar-benar sangat kaget mendengar percakapan antara Naga api hitam dan juga serigala milik Lin Feng, bahkan yang membuatnya lebih terkejut lagi adalah Naga api hitam sampai memanggilnya dengan sebutan 'Agung' yang artinya, serigala milik Lin Feng bukanlah serigala biasa.
"Naga api hitam, apa kau mengenal serigala kecil itu?" tanya Feng Hao Chen.
"Serigala kecil? Jangan merendahkan dia, jika dia sampai mengamuk, bahkan memusnahkan benua biru ini bukanlah hal yang mustahil baginya" jawab Naga api hitam.
__ADS_1
"Apa?!... I-itu artinya kekuatannya setara denganmu?" ujar Feng Hao Chen kaget.
"Bisa dikatakan begitu, tapi yang jelas tidak ada yang tahu sebesar apa kekuatan serigala sialan itu yang sesungguhnya" jawab Naga api hitam.
"Apa kau bisa menghadapinya?" tanya Feng Hao Chen.
"Tentu saja!" jawab Naga api hitam.
Tanpa memberikan peringatan sedikitpun, Naga api hitam langsung menghembuskan napas api hitamnya yang sangat panas ke arah Lin Feng dan Huise, akan tetapi serangan tersebut berhasil di hentikan oleh Huise dengan menciptakan sebuah penghalang yang sangat besar, bahkan penghalang tersebut sampai menutupi seluruh istana kekaisaran seperti sebuah kubah transparan.
Setelah itu, Lin Feng dan Huise langsung melesat terbang ke udara, mereka berdua melesat terbang dengan kecepatan tinggi melewati Feng Hao Chen dan Naga api hitam sampai menembus awan, setelah berada di atas awan, mereka berdua kemudian berhenti dan menunggu kedatangan Feng Hao Chen dan Naga api hitam.
Alasan mereka berdua terbang sampai ke atas awan adalah, agar mereka bisa bertarung dengan leluasa, selain itu pertarungan mereka tentunya akan menimbulkan efek kehancuran yang sangat luar biasa, jika mereka bertarung di atas awan, tentunya mereka akan bisa bertarung dengan leluasa, tanpa mengkhawatirkan apapun.
"Meskipun aku tidak berada di dalam tubuh tuan, tapi aku masih bisa memberikan kekuatanku kepada tuan kapan saja, karena sebelumnya kita sudah melakukan penyatuan jiwa" jawab Huise.
"Ternyata begitu" gumam Lin Feng.
Tidak lama kemudian, Feng Hao Chen dan Naga api hitam akhirnya datang, mereka berdua bahkan langsung melakukan serangan terhadap Lin Feng dan juga Huise, pertarungan sengit seketika langsung pecah, dua kekuatan dari Beast Spirit penguasa langsung beradu dan menyebabkan ledakan energi yang sangat besar.
Naga api hitam terus saja menghembuskan nafas api hitamnya ke arah Huise, kekuatan api tersebut benar-benar sangat besar dan terasa sangat panas, jika saja mereka bertarung di ibukota kekaisaran, mungkin seluruh bangunan yang ada di ibukota sudah meleleh karena panas dari api hitam tersebut.
"Ternyata kekuatanmu telah meningkat dengan pesat" ucap Huise.
__ADS_1
"Tentu saja, karena aku ingin mengalahkanmu dan menjadi satu-satunya penguasa para Beast Spirit" ujar Naga api hitam.
"Kau tidak pantas menjadi penguasa, karena kau terlalu kejam dan juga tamak!" ucap Huise.
"Jika aku tidak pantas, maka tidak akan ada seorangpun yang bisa menjadi penguasa!" jawab Naga api hitam.
Naga api hitam kemudian membuka mulutnya dengan lebar, dari dalam mulutnya kemudian muncul bola api hitam kecil yang semakin lama menjadi semakin besar, Huise yang melihat hal tersebut tentunya tidak ingin diam saja, Huise kemudian melepaskan energinya yang sangat besar, yang mana energi tersebut berubah menjadi petir berwarna hitam yang terus menyambar kemana-mana.
"Serigala Bintang! Akan aku hancurkan kau dengan serangan ini!" ujar Naga api hitam.
"Coba saja kalau kau mampu!" jawab Huise.
Naga api hitam kemudian menghembuskan bola api hitam yang sudah berukuran sangat besar tersebut, Huise tentunya juga tidak ingin diam saja dan langsung melepaskan kekuatan petir hitam yang ia ciptakan, petir berwarna hitam yang sangat besar langsung menyambar ke arah bola api hitam yang terus melesat ke arah Huise.
BOOMMM!!!
Ledakan yang sangat dahsyat langsung terjadi saat dua kekuatan besar tersebut beradu, awan putih yang sebelumnya menghiasi langit ibukota kekaisaran, langsung menghilang dalam sekejap, langit yang semula sangat cerah dan juga terang, langsung diselimuti oleh kegelapan karena ledakan dari dua kekuatan dahsyat tersebut.
"Kekuatan serigala itu benar-benar sangat luar biasa, sekarang aku baru percaya kalau kekuatannya setara dengan naga api hitam" gumam Feng Hao Chen.
"Kau melihat ke arah mana, lawan mu adalah aku!" ujar Lin Feng tiba-tiba muncul di hadapan Feng Hao Chen dan langsung menebaskan pedangnya dengan sangat cepat.
Karena ledakan yang sangat dahsyat tersebut, Feng Hao Chen sampai kehilangan fokusnya dan untuk sejenak, Feng Hao Chen bahkan lupa bahwa sekarang sedang bertarung dengan Lin Feng. Kemunculan Lin Feng yang sangat tiba-tiba tentu saja membuatnya sangat terkejut, bahkan Feng Hao Chen tidak sepenuhnya berhasil menghindari serangan Lin Feng, sehingga membuat dadanya terluka karena tebasan pedang Lin Feng.
__ADS_1
"Sial, ternyata serangan ku masih saja meleset" gumam Lin Feng kesal, karena serangannya masih belum bisa membunuh Feng Hao Chen.