Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-193. Ibukota kekaisaran Luo


__ADS_3

Kekaisaran Luo, adalah kekaisaran yang benar-benar sangat besar yang terletak di benua biru bagian tengah, besar tidak hanya dari wilayah kekuasaannya saja, akan tetapi kekaisaran Luo juga memiliki kekuatan militer yang sangat besar, kekaisaran Luo sendiri juga terdiri dari banyak kota kerajaan kecil yang berada di wilayah kekuasaannya.


Kekaisaran Luo juga merupakan kekaisaran yang sangat kaya, dengan sumberdaya yang sangat melimpah, misalnya seperti tambang kristal energi, tambang emas dan tambang batu mithril yang sangat berharga, bahkan bisa dikatakan bahwa batu mithril adalah sumberdaya yang sangat berharga, khusunya bagi para kultivator yang ingin membuat senjata tingkat tinggi.


Kekaisaran Luo sendiri dipimpin oleh seorang kaisar yang sangat hebat, pada masa mudanya dia adalah jenuis nomor satu tiada banding di benua tengah, dia adalah Luo Ming An. Yang mewarisi tahta kekaisaran dari ayahnya, selain kaisar yang sangat hebat, Luo Ming Ming juga adalah kultivator yang sangat kuat, bahkan kekuatannya sekarang sudah berada di ranah Tyrant bintang 3.


***


Saat ini di gerbang ibukota kekaisaran yang sangat besar, Lin Feng terlihat sedang berada dalam barisan antrian pemeriksaan, sama seperti halnya kekaisaran yang lain, tentunya untuk masuk ke ibukota kekaisaran Luo juga harus melewati pemeriksaan dan tidak sembarangan orang bisa masuk, karena para prajurit penjaga gerbang yang melakukan pemeriksaan adalah kultivator yang berada di ranah Heaven Spiritual.


"Ternyata memang kota yang sangat kuat, penjaga gerbangnya saja ranah Heaven Spiritual" ucap Lin Feng pelan.


"Maaf saudaraku, apa kau baru pertama kali datang ke ibukota?" tanya seorang pria yang berada di samping Lin Feng.


"Benar saudaraku, memangnya ada apa?" tanya Lin Feng bingung.


"Maaf saudaraku, bukannya aku bermaksud lancang atau tidak sopan padamu, tapi sebaiknya kau membuka penutup wajah mu itu. Jika tidak, maka kau tidak akan pernah bisa masuk ke ibukota kekaisaran" jawab pria tersebut.


"Memangnya kenapa? Ini hanya penutup wajah biasa dan bukan untuk menutupi identitas ku atau merupakan identitas ku" ucap Lin Feng.


"Mungkin itu memang benar, tapi sudah menjadi peraturan di ibukota kekaisaran yang melarang siapa saja menggunakan topeng atau penutup wajah selama berada di ibukota kekaisaran" jawab pria tersebut.


"Ternyata begitu, benar-benar merepotkan" gumam Lin Feng


"Baiklah terimakasih karena telah mengingatkan aku" ucap Lin Feng kemudian membuka penutup wajahnya.


Pria tersebut nampak agak sedikit terkejut saat melihat wajah Lin Feng yang sangat tampan, padahal awalnya pria tersebut sempat berpikir bahwa ada sesuatu di wajah Lin Feng, yang membuatnya merasa malu dan memilih untuk menutup wajahnya. Tapi ternyata, apa yang dia pikirkan sama sekali tidak benar sedikitpun.


"Untung saja aku tidak menghina pemuda ini" batin pria tersebut.


Orang-orang yang berada di sekitar Lin Feng juga nampak sangat terpana melihat ketampanannya, bahkan tanpa mereka sadari giliran mereka untuk diperiksa telah tiba, tidak hanya itu saja, mereka bahkan sampai tidak mendengarkan panggilan para prajurit yang memanggil mereka.


"Hey, apa yang kalian lakukan? Jika tidak ingin masuk ke ibukota, setidaknya jangan mengganggu yang lainnya!" ujar salah seorang prajurit penjaga gerbang.


Semua orang yang sebelumnya terpana dengan ketampanan Lin Feng, langsung tersadar mendengar perkataan salah seorang prajurit tersebut. Setelah itu, mereka semua kembali mengantri dengan rapi dan maju untuk diperiksa secara bergantian.


Setelah menunggu agak lama, akhirnya tiba giliran Lin Feng untuk diperiksa, saat ditanya mengenai identitasnya, Lin Feng langsung menunjukkan lencana kekaisaran Feng, para prajurit penjaga gerbang tersebut, tentu saja mengenali lencana yang ditunjukkan oleh Lin Feng dan langsung mempersilahkan Lin Feng untuk memasuki kota.


"Terimakasih tuan-tuan" ucap Lin Feng.

__ADS_1


Setelah itu, Lin Feng langsung berjalan melewati para prajurit dan masuk ke ibukota kekaisaran, hal pertama yang Lin Feng rasakan saat memasuki ibukota kekaisaran Luo adalah rasa kagum, bagaimana tidak, suasana ibukota kekaisaran Luo benar-benar sangat ramai, bahkan ibukota kekaisaran Luo jauh lebih besar dibandingkan ibukota kekaisaran Feng.


Bangunan-bangunan di kota tersebut juga sangat megah bila dibandingkan dengan ibukota kekaisaran Feng. Tanpa basa-basi lagi, Lin Feng langsung melanjutkan langkah kakinya menyusuri jalanan ibukota kekaisaran, sepanjang jalan Lin Feng tidak henti-hentinya melihat ke kiri dan kanan, matanya benar-benar dimanjakan dengan kemegahan ibukota kekaisaran.


"Meskipun bangunannya tidak semegah gedung-gedung yang ada di bumi, tapi bangunan di kota ini benar-benar sangat megah" gumam Lin Feng.


"Baiklah, karena sudah berada di ibukota kekaisaran, sebaiknya aku mencoba makanan yang ada di kekaisaran ini" ucap Lin Feng.


Lin Feng kembali melanjutkan langkah kakinya untuk mencari restoran, sebenarnya hampir sepanjang jalan, Lin Feng sudah bisa menemukan kedai-kedai kecil yang menjual makanan, namun Lin Feng ingin mencoba makan ditempat yang mewah dan juga berkelas.


Setelah beberapa menit berjalan, akhirnya Lin Feng menemukan sebuah restoran yang sangat besar, bangunan tersebut terdiri dari empat tingkat dan tentunya, disetiap tingkatan memiliki kualitas makanan dan pelayanan yang berbeda, semakin tinggi lantai yang dinaiki, maka semakin baik pula pelayanan dan semakin spesial tempat yang disediakan.


"Kalau begitu, mari kita coba makanan di tempat ini" ucap Lin Feng, kemudian berjalan masuk ke restoran tersebut.


"Selamat datang tuan anda mau pesan apa?" tanya seorang pelayan menghampiri Lin Feng


"Sebelum itu, aku ingin makan di lantai atas" jawab Lin Feng.


"Tentu saja tuan, di lantai dua masih tersisa banyak meja" ucap pelayan tersebut.


"Tidak, aku ingin makan di lantai teratas" ujar Lin Feng.


"Maaf tuan, tapi hanya keluarga bangsawan yang bisa makan di lantai teratas" ucap pelayan tersebut, tentunya dengan pandangan merendahkan.


"Aku sama sekali tidak peduli, yang jelas aku ingin makan di lantai teratas" ujar Lin Feng.


"Tuan, mohon anda jangan keras kepala, atau anda akan saya usir dari restoran kami!" ucap pelayan tersebut.


"Memangnya kenapa aku tidak bisa makan di lantai teratas? Lalu kenapa hanya keluarga bangsawan yang bisa makan di lantai teratas?" tanya Lin Feng bingung.


"Tuan, lantai teratas adalah lantai yang sangat spesial tentunya dengan pelayanan yang spesial juga, tentu saja yang bisa membayar pelayanan spesial tersebut hanyalah keluarga bangsawan, sedangkan tuan?..." pelayan tersebut tidak melanjutkan perkataannya, namun sudah bisa ditebak apa maksudnya.


"Keluarga bangsawan ya? Kalau begitu aku ingin bertanya, para keluarga bangsawan tersebut membayar makanan mereka dengan koin apa?" tanya Lin Feng.


"Tentu saja dengan koin emas" jawab pelayan tersebut.


"Koin emas ya?... Kalau begitu biarkan aku makan di lantai teratas dengan tenang, pastikan jangan ada satu orangpun yang menggangguku" ucap Lin Feng sambil memberikan beberapa koin platinum kepada pelayan tersebut.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


[Kilas Info, ada sedikit perubahan pada tingkatan kultivasi]


Tingkatan Kultivasi


\=\=\=\=\= Basic \=\=\=\=\=



Qi Condensation


Body Tempering


Gathering Spirits


Master Spiritual


Earth Spiritual


Heaven Spirirtual


\=\=\=\=\= Lanjutan \=\=\=\=\=


Expert


Saint


Tyrant


Nirvana


Emperor


Matrial Emperor


Heavenly Emperor


Supreme Emperor


(Semua tahapan terdapat 9 tingkatan/ 9⭐)

__ADS_1



__ADS_2