
Tidak lama kemudian, Huang Zhong bersama para tetua klan Huang muncul, mereka semua nampak menunjukkan tatapan yang penuh dengan amarah dan juga kebencian terhadap Lin Feng, meskipun begitu, mereka semua tetap mencoba untuk bersikap tenang, dan tidak menunjukkan rasa bencinya.
Setelah itu, Huang Zhong langsung meminta para prajurit untuk menyeret Lin Feng ke hadapannya. Namun sayangnya, tidak ada seorangpun dari para prajurit tersebut yang berani mendekati Lin Feng, karena Mei Yin masih berada di sana untuk menjaga Lin Feng.
"Nona Mei Yin, aku harap anda bisa bekerjasama dengan keluarga Huang, orang yang anda lindungi itu adalah orang yang telah menyerang keluarga Huang, bahkan sampai menewaskan beberapa anggota keluarga Huang" ucap Huang Zhong.
"Aku tidak peduli dengan itu, jika kau berani macam-macam dengan tuan Feng, maka rumah lelang merak juga akan menjadi musuh keluarga Huang" jawab Mei Yin.
"Nona Mei Yin, apakah anda sudah dibodohi oleh pemuda ini?, dia adalah seorang penjahat yang telah menyerang keluargaku, kenapa anda masih mau membantunya?" tanya Huang Zhong.
"Huang Zhong, mulutmu benar-benar busuk, dengan mudahnya kau membalikkan fakta dan memberikan tuduhan kepada orang lain, kau memang tidak pantas untuk hidup" ujar Lin Feng.
"Diam kau, di tempat ini kau tidak punya hak untuk bicara, prajurit tangkap dia sekarang!" ujar Huang Rong yang baru saja datang.
"Cihh, aku benar-benar muak dengan semua ini, ternyata kalian semua sama saja!" ucap Lin Feng kesal.
Lin Feng kemudian menghampiri salah satu prajurit rumah lelang yang di bawa oleh Mei Yin, Lin Feng kemudian meraih pedang yang ada di tangan prajurit tersebut, setelah itu, Lin Feng langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke arah para prajurit keluarga Huang.
Semua orang nampak sangat kaget ketika melihat pergerakan Lin Feng yang sangat luar biasa, bahkan tidak ada seorangpun dari mereka yang bisa mengikuti pergerakan Lin Feng yang benar-benar sangat cepat, hanya dalam hitungan detik, Lin Feng sudah berada di hadapan salah satu prajurit dan kemudian menghajarnya.
Mendapatkan serangan mendadak dan sangat telak dari Lin Feng, membuat prajurit tersebut tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan prajurit tersebut tidak sempat menghindar dan langsung terlempar sangat jauh karena serangan yang Lin Feng berikan.
Meskipun ada sebilah pedang di tangannya, namun Lin Feng tetap tidak ingin membunuh para prajurit tersebut dan hanya melumpuhkan mereka saja. Sebab, Lin Feng juga mengerti bahwa para prajurit tersebut sama sekali tidak bersalah.
__ADS_1
Lin Feng tentunya juga punya perhitungan sendiri, para prajurit tersebut sama sekali tidak mengetahui apa-apa mengenai masalahnya, tapi jika mereka mengetahui sejak awal, mungkin wilayah keluarga Huang sudah penuh dengan darah saat ini juga.
"Jangan diam saja, cepat habisi dia sekarang juga!" ucao Huang Zhong kesal.
"Hentikan!" ujar Li Haochun.
Para prajurit langsung menghentikan serangan mereka saat itu juga, begitupun dengan Lin Feng, mereka semua kemudian menjauh dan kembali ke tempat masing-masing, kecuali Lin Feng yang masih berdiri di tempatnya dengan pedang di tangan kanannya.
"Aku tidak ingin di kerajaan ku ada pertumpahan darah, masalah apapun yang terjadi diantara kalian, harus di selesaikan dengan baik-baik" ucap Li Haochun.
"Di selesaikan baik-baik?, kedatanganku ke kota ini hanya untuk mengantarkan anak-anak kalian, selain itu, aku juga tidak meminta mereka untuk membawaku ke sini" ucap Lin Feng.
"Raja kota, aku sangat berterimakasih karena kau sudah menerimaku dengan sangat baik, kau bahkan mengizinkan aku tinggal di istana mu selama ku pingsan, aku benar-benar berterimakasih untuk itu" lanjutnya.
"Lin Feng, aku mohon redakan amarahmu, semuanya bisa diselesaikan dengan baik, aku berjanji akan menyelidiki masalah ini, selama itu kau bisa bebas, asalkan masih berada di kota ini" ucap Li Haochun.
"Apa hak mu melarang ku pergi dari sini?" tanya Lin Feng sinis.
"Lin Feng, aku mohon padamu, ini demi kebaikanmu juga" ucap Li Haochun memohon.
"Cihh, kali ini kalian bisa selamat, tapi jangan harap aku akan melepaskan kalian begitu saja" ujar Lin Feng, kemudian menghilang begitu saja.
"Mulai sekarang, aku melarang siapa saja dari keluarga Huang untuk berhubungan dengan rumah lelang merak" ujar Mei Yin kemudian pergi dari tempat tersebut.
__ADS_1
Semua orang benar-benar kaget mendengar perkataan Mei Yin, terutama anggota keluarga Huang yang tidak mengerti apa-apa, mereka semua nampak bingung karena tidak tahu dimana letak kesalahan mereka, padahal rumah lelang merak adalah tempat untuk mencari sumberdaya ataupun senjata spiritual dengan kualitas yang sangat bagus.
Huang Zhong sendiri bahkan tidak pernah menyangka bahwa rencananya akan berakhir seperti ini, awalnya Huang Zhong sudah sangat senang, karena Huang Zhong berpikir bahwa dia telah berhasil, akan tetapi, semua rencananya malah berjalan tidak sesuai dengan keinginannya, jangankan untuk menghabisi Lin Feng, bahkan sekarang dia bisa saja di hukum, jika kesalahannya di ketahui oleh Li Haochun.
"Sial, kenapa malah jadi seperti ini" gumam Huang Zhong.
Semua orang yang ada di sana langsung membubarkan diri, Li Haochun yang nampaknya mengetahui seperti apa Lin Feng, langsung memerintahkan orang kepercayaannya untuk mencari informasi mengenai masalah Lin Feng dan Huang Zhong.
Li Haochun juga berpesan agar menyelidiki masalah tersebut dengan sangat baik, atau masalah yang besar akan terjadi di kota mereka, meskipun Li Haochun tidak mengetahui tingkatan kekuatan Lin Feng, namun Li Haochun menyadari, bahwa Lin Feng bukanlah orang biasa.
"Semoga saja apa yang aku takutkan tidak terjadi" ucap Li Haochun.
"Memangnya apa yang ayah takutkan?" tanya Li Zhan.
"Zhan'er, kau pasti sudah melihat sendiri bagaimana Lin Feng bertarung melawan para monster, dari caranya bertarung, kau tentu bisa mengetahui Lin Feng orang seperti apa" jawab Li Haochun.
"Benar ayah, saat tuan Lin Feng bertarung melawan para monster, dia seperti berubah menjadi orang lain, dia benar-benar sangat menakutkan dan terlihat sangat menikmati dan merasa senang saat dia membunuh" ucap Li Zhan.
"Kalau begitu, kita jangan sampai membuatnya marah, atau sesuatu yang buruk akan benar-benar terjadi" ujar Li Haochun.
**
Setelah meninggalkan wilayah keluarga Huang, Lin Feng langsung menuju ke tempat tuan Hao, untuk melihat perkembangan pembuatan senjatanya, namun sesampainya di tempat tuan Hao, sang pelayan mengatakan bahwa tuan Hao sedang tidak bisa diganggu.
__ADS_1