
Rasa sakit tersebut benar-benar menyiksa Lin Feng, kepalanya terasa seperti dipukul berkali-kali dengan sangat keras, akan tetapi, hasil yang Lin Feng dapatkan justru sangat sepadan dengan rasa sakit yang dia rasakan sekarang, karena semua jurus pedang yang dia kuasai, telah memasuki tahapan penguasaan yang lebih tinggi lagi.
Misalnya seperti jurus pedang hampa, sebelumnya Lin Feng hanya menguasai tahapan pertama jurus tersebut, namun setelah pengetahuan pedang masuk kedalam pikirannya, secara mengejutkan Lin Feng langsung bisa mengetahui cara menggunakan tahapan selanjutnya dari jurus tersebut, meskipun Lin Feng masih belum melatihnya.
Swush... Boom... Aura yang sangat besar dan ganas meledak dari tubuh Lin Feng, aura tersebut terasa sangat mendominasi dan tajam bagaikan pedang, angin yang berhembus karena efek dari ledakan aura tersebut, bahkan sampai memotong beberapa tanaman yang ada di sekitar gazebo tempat Lin Feng dan master pedang suci berada.
"Sekarang kau telah menguasai pengetahuan pedang yang aku miliki, sekarang aku bisa pergi dengan tenang" ucap master pedang suci.
"Tu-tunggu, aura apa ini, kenapa terasa sangat aneh?" tanya Lin Feng, ketika merasakan aura yang aneh di dalam tubuhnya.
"Tidak perlu kaget seperti itu, ketika pengetahuan atau pemahaman seorang kultivator mengenai pedang mencapai tahapan tertentu, maka akan muncul aura yang disebut sebagai aura pedang, aura pedang sendiri merupakan aura yang sangat kuat, jika berhadapan dengan musuh, aura pedang tersebut akan sangat membantu dirimu" jawab master pedang suci menjelaskan.
"Aura pedang? kedengarannya sangat hebat" ucap Lin Feng.
"Tentu saja sangat hebat, apalagi jika dikombinasikan dengan aura membunuh milikmu, pasti akan jauh lebih hebat dan jauh lebih mengerikan lagi" ujar master pedang suci.
"Baiklah, sekarang sudah saatnya bagiku untuk pergi, kau bisa berlatih ditempat ini sampai masa kultivasimu habis, atau kau juga bisa langsung kembali ke ragamu" ucap master pedang suci.
"Apa kultivasi ku benar-benar tidak terganggu? Karena aku hanya memiliki waktu satu hari?" tanya Lin Feng khawatir.
"Tenanglah nak, yang aku bawa kemari hanyalah jiwamu, sedangkan tubuhmu, masih berkultivasi di bawah pohon kehidupan" jawab master pedang suci.
__ADS_1
"Satu hal lagi, jika kau pergi ke benua tengah nanti, jangan lupa datang ke sekte Pedang Suci" lanjutnya.
"Kenapa aku harus ke sana?" tanya Lin Feng.
"Aku sebenarnya ingin menjadikanmu sebagai pemimpin sekte yang aku dirikan tersebut, tapi sepertinya kau tidak akan mau melakukan itu, jadi aku hanya ingin kau kesana untuk melihat keadaan sekte Pedang Suci" jawab master pedang suci.
"Baiklah, kalau begitu aku akan datang ke sana jika ada waktu" ucap Lin Feng.
"Terimakasih..." ujar master pedang suci, kemudian jiwanya berubah menjadi serpihan-serpihan kecil dan menghilang.
Setelah master pedang suci menghilang dari tempat tersebut, Lin Feng memutuskan untuk tetap berada di sana dan berlatih sampai masa kultivasinya habis, Lin Feng kemudian mengeluarkan kitab yang sebelumnya diberikan oleh Lin Jianheeng, kitab tersebut tidak lain adalah kitab jurus pedang hampa.
Namun anehnya, saat Lin Feng membuka kitab tersebut, semua tulisan yang ada di dalam kitab tersebut tiba-tiba saja menghilang, Lin Feng yang nampak bingung mencoba berbagai macam cara untuk memunculkan tulisan di kitab tersebut, namun usahanya malah sia-sia dan tidak satupun tulisan atau huruf di kitab tersebut yang muncul.
Meskipun dalam keadaan kesal, namun Lin Feng tidak kehabisan akal sama sekali, Lin Feng kemudian mencoba untuk mengingat semua petunjuk dari kitab tersebut, meskipun hanya pernah membacanya sekali, tapi Lin Feng tetap masih mengingat beberapa petunjuk yang ada di dalam kitab tersebut.
Namun hal aneh kembali terjadi, tiba-tiba saja semua petunjuk yang ada di dalam kitab jurus pedang hampa ada di pikiran Lin Feng, mulai dari pemahaman tahapan pertama sampai pemahaman tahap terakhir, semuanya lengkap dan tidak ada satupun yang kurang.
"I-ini, kenapa bisa seperti ini?!" gumam Lin Feng kaget.
Lin Feng kemudian menghela nafas panjang."Sudahlah, yang penting semuanya sudah berada di ingatanku" ucap Lin Feng pelan. Setelah itu, Lin Feng langsung beranjak dari gazebo tersebut dan langsung memulai latihannya.
__ADS_1
***
Waktu terus berlalu dengan sangat cepat, pelatihan Lin Feng di tempat pertemuannya dengan master pedang suci juga telah selesai, pemahaman Lin Feng mengenai pedang benar-benar telah mencapai tahapan yang sangat tinggi, bahkan Lin Feng masih tidak percaya, bahwa dirinya telah berhasil menguasai jurus pedang hampa sampai tahapan yang ketiga.
"Hebat! Benar-benar sangat hebat, pengetahuan yang diwariskan oleh master pedang suci sangat membantu latihan ku" ucap Lin Feng.
Lin Feng kemudian memandang langit cerah ditempat tersebut, tiba-tiba saja Lin Feng menyadari sesuatu. "Aku sangat yakin kalau aku sudah berlatih sangat lama, tapi kenapa tempat ini masih siang, atau tempat ini memang hanya ada siang?!" gumam Lin Feng.
"Sudahlah, yang penting aku harus kembali sekarang juga" ujarnya.
Lin Feng kemudian berjalan kembali menuju ke arah gazebo. Setelah sampai di sana, Lin Feng nampak agak sedikit kaget, karena ditempat master pedang suci duduk sebelumnya, telah ada sebuah kotak kecil yang berisi sebuah gulungan berwarna emas, padahal sebelumnya, Lin Feng merasa sangat yakin tidak ada apa-apa ditempat tersebut.
Karena penasaran Lin Feng kemudian meraih kotak kecil tersebut dan mengambil gulungan yang ada di dalamnya, saat Lin Feng hendak membuka gulungan tersebut, jiwa dari master pedang suci tiba-tiba saja seperti memasuki kepala Lin Feng dan memberitahukan sesuatu kepadanya.
"Gulungan ini adalah jurus seribu pedang milikku, sengaja aku tinggalkan di sini sebagai kenang-kenangan untukmu, kau bisa mempelajari jurus ini, setelah kultivasimu mencapai ranah Nirvana" ucap master pedang suci, kemudian menghilang.
"Hahahaha! dasar orang tua, dia benar-benar bisa membuat aku terkejut, kalau begitu aku akan menyimpan jurus ini dan aku berjanji akan mempelajarinya setelah kultivasi ku mencapai tahapan Nirvana" ujar Lin Feng.
Lin Feng kemudian menyimpan gulungan tersebut kedalam cincin penyimpanannya, lalu setelah itu, Lin Feng duduk bersila di gazebo dan kemudian memejamkan matanya, tidak lama kemudian, tubuh Lin Feng berubah menjadi serpihan-serpihan cahaya, hingga akhirnya Lin Feng benar-benar menghilang dari tempat tersebut dan kembali ke tubuh aslinya, yang masih berkultivasi di bawah pohon kehidupan.
Swush!...
__ADS_1
Angin berhembus dengan kencang disekitar tubuh Lin Feng saat jiwanya kembali kedalam tubuhnya, aura pedang yang sangat kuat juga terpancar dari tubuh Lin Feng, sama seperti sebelumnya, aura pedang tersebut bahkan membuat rerumputan di sekitar tubuh Lin Feng terpotong.