Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-176. Menghabisi para Assassin


__ADS_3

Jiwa Huise dan Lin Feng kembali menyatu, namun kali ini sedikit berbeda karena Lin Feng tidak kehilangan kesadarannya, bahkan sekarang Lin Feng masih bisa mengendalikan tubuhnya seperti biasa, tentunya hal tersebut membuat Lin Feng sedikit bingung, karena sebelumnya sama sekali tidak sama dengan yang sekarang.


"Huise kenapa aku masih bisa mengendalikan tubuhku seperti biasa?" tanya Lin Feng.


"Tentu saja bisa tuan, karena sekarang kekuatan tuan telah bertambah, jadi aku tidak perlu lagi mengendalikan tubuh tuan secara langsung, sekarang kita hanya perlu menyatukan jiwa kita, dengan begitu tuan bisa menggunakan kekuatanku untuk sementara waktu" jawab Huise.


"Tapi kenapa sebelumnya tidak begini? Bahkan kau sampai terluka sangat parah?" tanya Lin Feng bingung.


"Itu karena tuan masih belum memiliki kekuatan seperti sekarang, kekuatan tubuh tuan saat itu juga tidak sekuat yang sekarang" jawab Huise.


"Terimakasih Huise" ucap Lin Feng.


Swush... Boom... Aura yang sangat besar kembali meledak dari tubuh Lin Feng, kali ini aura yang terpancar dari tubuhnya sangat berbeda dari yang sebelumnya, bisa dikatakan bahwa aura Lin Feng yang sekarang sangat mirip dengan aura milik Huise, ledakan aura tersebut juga langsung membuat debu-debu yang beterbangan langsung menghilang.


Lin Feng yang sebelumnya terbaring di tanah karena serangan Feng Hao Chen, sekarang nampak telah berdiri kembali dengan kekuatan yang sangat luar biasa, meskipun serangan Feng Hao Chen sebelumnya sangat mematikan, tapi tubuh Lin Feng tidak terluka sedikitpun, bahkan satu goresan pun tidak ada, tentunya semua itu berkat pertahanan Lin Feng yang juga sangat luar biasa.


"Tuan, aku hanya bisa memberikan kekuatan yang setara dengan orang itu, jika aku memberikan kekuatan yang lebih besar lagi, maka tuan akan terluka parah" ucap Huise mengingatkan.


"Itu bahkan sudah lebih dari cukup Huise, aku berjanji akan menyelesaikan semuanya dengan cepat" jawab Lin Feng.


"Lagi-lagi, aku harus meminta bantuan Huise untuk menghadapi musuhku, bagaimanapun juga setelah ini aku harus menjadi jauh lebih kuat lagi" batin Lin Feng.

__ADS_1


Setelah itu Lin Feng langsung melesat terbang ke arah istana dan langsung mendarat di hadapan Feng Hao Chen serta semua Assassin, kedatangan Lin Feng tersebut tentunya membuat semua orang kaget, khususnya Feng Hao Chen, karena sebelumnya dia sudah sangat yakin bahwa Lin Feng telah mati karena serangannya.


"Kenapa kau masih hidup?" tanya Feng Hao Chen bingung.


"Memangnya kau pikir aku akan mati dengan serangan seperti itu?" tanya Lin Feng dengan nada meremehkan Feng Hao Chen.


"Kau benar-benar berhasil membuat aku kaget bocah, tidak aku sangka kau memiliki banyak kemampuan dibalik lengan bajumu" ucap Feng Hao Chen.


"Habisi dia untukku!" ujar Feng Hao Chen.


Para Assassin kemudian berlari ke arah Lin Feng dengan sangat cepat untuk menyerangnya, namun Lin Feng masih nampak tetap tenang dan santai, Lin Feng kemudian menghela nafas panjang, lalu setelah itu Lin Feng melesat dengan kecepatan yang luar biasa melewati para Assassin yang menuju ke arahnya.


Bersamaan dengan Lin Feng melewati para Assassin tersebut, mereka tiba-tiba saja terjatuh ketanah dan langsung mati dengan kepala yang telah terpenggal, ketua Organisasi Assassin dan mereka semua yang menyaksikan hal tersebut benar-benar dibuat sangat kaget, pasalnya mereka sama sekali tidak bisa melihat serangan Lin Feng, yang mereka lihat hanyalah Lin Feng melewati para Assassin tersebut dengan sangat cepat.


"Jangan buang-buang waktu, majulah kalian semuanya" ujar Lin Feng sinis.


"Jangan terlalu sombong bocah, habisi dia sekarang juga!" ujar ketua Organisasi Assassin.


Ratusan Assassin yang masih tersisa kemudian langsung maju menyerang Lin Feng, mereka semua nampak sangat marah karena perbuatan Lin Feng yang telah membunuh rekan mereka, akan tetapi Lin Feng malah tersenyum sinis dibalik penutup wajahnya, dengan menggunakan jurus langkah bayangan Lin Feng langsung menghilang dan menyerang mereka semua dengan sangat cepat.


Para Assassin tersebut terlihat kebingungan karena tidak mengetahui darimana Lin Feng akan menyerang, beberapa saat kemudian, satu persatu para Assassin mulai berjatuhan dan mati dengan keadaan yang sama, yaitu dengan kepala yang telah terpenggal, Assassin yang lainnya hanya bisa menggerutu kesal melihat rekan mereka mati satu persatu.

__ADS_1


Bukannya mereka tidak ingin membantu ataupun menyerang Lin Feng, masalahnya adalah mereka bahkan tidak bisa menemukan Lin Feng di manapun, mereka telah mencoba untuk merasakan aura keberadaan Lin Feng menggunakan energi Qi-nya masing-masing, tapi sayangnya aura keberadaan Lin Feng bahkan tidak mereka rasakan.


"Sial! Tunjukkan dirimu dan hadapi kami secara langsung!" ujar salah seorang Assassin.


"Benar! Hadapai kami secara langsung!" ujar Assassin lainnya.


"Apa kalian lupa siapa kalian? Kalian adalah para Assassin yang membunuh musuh dengan cara diam-diam dan itulah yang sedang aku lakukan sekarang!" jawab Lin Feng entah dari mana.


Dengan mengandalkan kecepatan gerakannya, tentu saja Lin Feng bisa menghabisi mereka semua dengan sangat mudah, sedangkan para Assassin hanya bisa berdiam diri sambil meningkatkan kewaspadaan mereka masing-masing, tapi tetap saja hal tersebut tidak ada gunanya sama sekali saat berhadapan dengan Lin Feng.


Beberapa menit telah berlalu dengan sangat cepat da sudah tidak terhitung lagi berapa banyak kepala Assassin yang telah dipenggal oleh Lin Feng, diantara mereka semua bahkan sampai ada yang mencoba untuk melarikan diri karena takut dengan Lin Feng, tapi tentunya Lin Feng tidak membiarkan mereka lolos begitu saja.


Tidak lama kemudian Lin Feng tiba-tiba saja muncul di tempat yang sama dengan sebelumnya, para Assassin yang tersisa merasa sangat senang melihat kemunculan Lin Feng, tanpa menunggu lebih lama lagi, mereka semua langsung melesat dengan cepat ke arah Lin Feng, agar mereka bisa membalaskan dendam rekan-rekannya yang telah dibunuh oleh Lin Feng.


Lin Feng kembali tersenyum sinis dibalik penutup wajahnya, Lin Feng kemudian menggenggam erat pedang kayu roh yang ada di tangannya, lalu setelah itu dengan gerakan yang sangat cepat, Lin Feng langsung menebaskan pedangnya ke udara sebanyak tujuh kali, bersamaan dengan tebasan pedang Lin Feng, tujuh aura pedang melesat dengan sangat cepat ke arah para Assassin dan memotong tubuh mereka semua.


Dalam sekejap mata, para Assassin yang tersisa telah mati dengan keadaan yang sangat mengenaskan, tubuh mereka semua terpotong karena aura pedang yang berasal dari jurus tujuh tebasan kematian milik Lin Feng. Ketua Organisasi Assassin hanya bisa terdiam tanpa bisa mengatakan apapun, saat melihat semua anggotanya mati begitu saja.


"Jurus yang sangat mengerikan, tapi apa jurus itu akan berguna pada para Monster dan Beast Spirit yang ada di sini?" tanya Feng Hao Chen.


"Kalau kau sangat penasaran, kenapa kau tidak meminta mereka semua untuk menyerangku, tapi itupun kalau mereka punya keberanian" jawab Lin Feng.

__ADS_1


"Hahahaha, memangnya kau ini siapa? Mereka semua adalah monster dan Beast Spirit milikku jadi yang mereka ta..." Feng Hao Chen tiba-tiba saja menghentikan ucapannya karena bingung dengan situasi yang dilihatnya sekarang.


__ADS_2