Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-294. Menyelesaikan dendam 2


__ADS_3

Lin Feng tersenyum sinis saat melihat pasukan keluarga Zhao bergerak ke arahnya, bahkan Lin Feng benar-benar sangat senang saat melihat tatapan kebencian mereka semua, karena tatapan kebencian tersebut benar-benar membuatnya sangat bersemangat dan semakin ingin membunuh mereka semua.


Lin Feng kemudian berjalan dengan santai ke arah pasukan keluarga Zhao, beberapa saat kemudian, Lin Feng mengeluarkan pedang kayu roh dari cincin penyimpanannya, lalu setelah berjalan beberapa langkah, Lin Feng tiba-tiba saja menghilang dari pandangan para prajurit tersebut.


Sesaat kemudian, Lin Feng muncul kembali di hadapan salah satu prajurit keluarga Zhao, lalu dengan gerakan yang sangat cepat, Lin Feng langsung menebaskan pedangnya ke arah leher prajurit tersebut, sehingga membuat kepalanya langsung terpenggal saat itu juga.


Setelah itu, Lin Feng langsung memutar tubuhnya dan menebaskan pedangnya ke arah prajurit yang lain, sama seperti sebelumnya, prajurit tersebut berhasil dipenggal oleh Lin Feng dengan sangat mudah. Lalu setelahnya, Lin Feng bergerak dengan sangat cepat sambil menebaskan pedangnya.


Para prajurit keluarga Zhao benar-benar dibuat ketakutan oleh Lin Feng, karena hanya dalam waktu yang singkat, Lin Feng telah berhasil membunuh begitu banyak prajurit tanpa kesulitan, bahkan Zhao Chun lagi-lagi tidak bisa mempercayai apa yang sedang dia saksikan dengan mata kepalanya sendiri.


"Kenapa? Kenapa dia bisa sehebat itu?" tanya Zhao Chun dalam hatinya.


Perasaan Zhao Chun benar-benar kacau saat melihat Lin Feng membantai pasukannya, bahkan tanpa ia sadari, tangannya mulai gemetaran karena merasakan takut pada Lin Feng.


Akan tetapi, Zhao Chun tidak mau mengakui kalau yang ia rasakan adalah rasa takut, karena menurutnya, dia sangat tidak mungkin merasa takut kepada Lin Feng, yang dulunya adalah sampah keluarga Zhao.


"Benar! Aku tidak mungkin merasa takut pada sampah sepertinya!" ucap Zhao Chun.


"Dia benar-benar sudah gila karena rasa takutnya sendiri" gumam Du Fang Ren.


"Tapi siapa sebenarnya Lin Feng ini? Kenapa dia bisa sehebat itu? Padahal umurnya masih sangat muda" ucap Du Fang Ren dalam hatinya.


Du Fang Ren kemudian mengalihkan pandangannya kepada Luo Ning, yang masih duduk dengan santai di hadapan Zhao Wei dan yang lainnya, sambil menyaksikan pertarungan antara Lin Feng dan pasukan keluarga Zhao, lalu setelah itu, Du Fang Ren berjalan menghampirinya.


"Ada apa?" tanya Luo Ning sinis.


"Maaf jika aku mengganggumu, tapi apakah aku bisa membantumu?" tanya Du Fang Ren.

__ADS_1


"Maksudmu?" tanya Luo Ning.


"Izinkan aku menghilangkan racun di tubuhmu" jawab Du Fang Ren.


"Jangan mencoba mengelabui ku!" ujar Luo Ning.


"Tidak, aku tidak akan mengelabui mu, lagipula aku tidak ingin berurusan dengan temanmu itu, meskipun aku berhasil mengelabui mu, tapi aku pasti tidak akan bisa selamat dari tangan temanmu itu" ucap Du Fang Ren.


"Jadi, daripada aku mati sia-sia, lebih baik aku membantumu dan menjalin hubungan baik dengan kalian" lanjutkan.


"Cihh! Aku sama sekali tidak bisa mempercayai kata-kata mu itu, bisa saja kau hanya bersiasat untuk menjebak Lin Feng" kata Luo Ning.


"Jika kau tidak percaya juga tidak apa-apa, tapi aku benar-benar ingin membantumu, kau juga harus tahu, sebenarnya aku tidak memiliki hubungan apa-apa dengan keluarga Zhao"


Du Fang Ren terus berusaha membujuk Luo Ning, agar Luo Ning mau menerima bantuannya, karena Du Fang Ren sangat ingin menjalin hubungan baik dengan mereka berdua. Terlebih lagi, setelah Du Fang Ren mengetahui kalau Lin Feng bukanlah pemuda biasa.


"Apa aku boleh mengetahui, bagaimana cara temanmu menahan efek racun dalam tubuhmu itu?" tanya Du Fang Ren.


"Aku juga tidak mengetahuinya, tapi ayahku mengatakan kalau Lin Feng menggunakan darahnya sendiri untuk menahan efek racun dalam tubuhku" jawab Luo Ning.


"Menggunakan darah? Apa jangan-jangan dia telah memakan lotus darah? Kalau memang benar, berarti aku harus berteman dengan pemuda itu, walaupun aku harus menjadi bawahannya" gumam Du Fang Ren dalam hatinya.


"Ternyata begitu, tapi aku mohon, izinkan aku membantu menghilangkan racun itu, karena itu adalah racun ciptaan ku, jadi hanya aku yang bisa mengeluarkannya dengan mudah" ucap Du Fang Ren.


Luo Ning diam sejenak, dia memikirkan segala kemungkinan yang akan terjadi, jika seandainya Du Fang Ren membohonginya dan malah membunuhnya, tapi Luo Ning sama sekali tidak melihat niat buruk dalam perkataan Du Fang Ren.


"Baiklah, tapi kalau kau berani membohongiku..."

__ADS_1


"Tenang saja, aku berjanji tidak akan melakukan sesuatu yang buruk padamu" ujar Du Fang Ren.


Du Fang Ren kemudian meminta Luo Ning untuk meminum obat penawar yang telah ia berikan sebelumnya, setelah itu, Du Fang Ren menyentuh dahi Luo Ning dengan telunjuknya, beberapa saat kemudian, Du Fang Ren menarik kembali jari telunjuknya, bersamaan dengan itu, dari dahi Luo Ning keluar sesuatu seperti bola energi yang kecil dan berwarna hijau.


"Sekarang, racun itu telah menghilang dari tubuhmu" ucap Du Fang Ren, kemudian menyerap bola energi kecil tersebut.


"Terimakasih!" jawab Luo Ning.


***


Sementara itu, Lin Feng masih terus bertarung dan membantai pasukan keluarga Zhao, pasukan yang sebelumnya berjumlah cukup banyak, sekarang hanya tinggal beberapa orang saja dengan tubuh yang gemetaran karena ketakutan.


Lin Feng kembali tersenyum senang saat melihat mereka yang ketakutan, lalu Lin Feng berjalan menghampiri mereka dengan santai. "Jangan salahkan aku, tapi salahkan Zhao Chun yang tidak berguna itu!" ucap Lin Feng sinis.


"Tu-tuan muda, mohon ampuni nyawa kami, kami tidak pernah menghina dan merendahkan tuan muda selama ini, kami melakukan ini karena tidak bisa membantah perintah patriark" ucap salah seorang prajurit.


"Kalau begitu, apa kalian juga akan menuruti perintahnya saat dia meminta kalian untuk terjun ke jurang kematian?" tanya Lin Feng.


Para prajurit tersebut terdiam, mereka benar-benar tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Lin Feng, karena apa yang dikatakan oleh Lin Feng adalah kebenaran dan mereka memang tidak bisa menolak keinginan Zhao Chun.


"Kalian semua sama saja!" ujar Lin Feng, kemudian membunuh mereka semua.


"Ti-tidak, ke-kenapa bisa seperti ini?" tanya Zhao Chun dengan tubuh yang gemetaran.


"Tentu saja bisa, karena ini semua adalah akibat dari perbuatan mu sendiri" jawab Lin Feng.


"Hentikan!" ujar seseorang dari kejauhan.

__ADS_1


__ADS_2