
Huise terdiam dan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi, ia memang mengkhawatirkan tuannya, tapi dia juga tidak bisa membantah perkataan Lin Feng. Dan memang benar, saat ini Huise memang bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Lin Feng, perasaan itu bukanlah perasaan takut, melainkan perasaan semangat yang sedang membara.
Memang begitulah adanya Lin Feng, setiap kali bertemu dengan musuh yang jauh lebih kuat, ia tidak pernah merasa takut sedikitpun, justru semangatnya malah akan semakin membara, karena saat bertemu musuh yang jauh lebih kuat, Lin Feng akan merasa jika dirinya tertantang untuk melewati batasannya sendiri dan terbukti, selama ini Lin Feng tidak pernah terkalahkan.
"Huise, jangan khawatir seperti itu, lagipula aku masih memiliki tugas yang penting di dunia ini, jadi aku tidak akan mati begitu saja" ucap Lin Feng.
Setelah mengatakan itu, Lin Feng langsung melesat terbang ke arah Beast Monster dan Beast Spirit yang sedang berkumpul di puncak gunung Heishan, sebelum mencapai mereka, Lin Feng melepaskan aura pedang dari tubuhnya, lalu saat Lin Feng hampir mendekati beberapa monster di hadapannya, Lin Feng langsung menggunakan jurus tujuh tebasan kematian.
Wushh!
Slash!
Slash!
Slash!
Empat belas energi pedang berbentuk bulan sabit yang berasal dari tebasan kedua pedang Lin Feng, melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arah para Beast Monster dan Beast Spirit yang sedang berkumpul di hadapan Lin Feng, lalu ke-empat belas energi pedang tersebut menebas dan memotong tubuh beberapa Beast Monster dan Beast Spirit yang ada di sana. Dan tidak lama kemudian, Lin Feng sampai di tengah-tengah mereka semua, lalu berdiri di atas salah satu tubuh Beast Monster yang telah mati.
Kematian beberapa Beast Monster dan Beast Spirit, kemudian disertai dengan kemunculan Lin Feng dengan aura pedang yang telah ia lepaskan, membuat semua hewan yang ada di sana sangat marah, bahkan mereka semua langsung menunjukkan tatapan tajam pada Lin Feng, kemarahan yang sama juga dirasakan oleh pria yang sebelumnya keluar dari gua, pria tersebut bahkan tidak menyangka jika ada manusia yang berani datang ke gunung Heishan seorang diri.
__ADS_1
"Bocah, kenapa kau membuat kekacauan di wilayahku?" tanya pria tersebut.
"Bukan apa-apa, tapi aku hanya ingin mengambil sesuatu yang ada di dalam gua itu!" jawab Lin Feng santai.
Pria berpakaian serba putih tersebut mengerutkan alisnya ketika mendengar jawaban Lin Feng, ia juga tidak menyangka jika Lin Feng mengetahui tentang kristal sembilan surga yang ia sembunyikan, padahal selama ini tidak ada seorangpun yang mengetahuinya, bahkan tidak ada seorangpun manusia, baik itu dari dunia atas atau dunia bawah yang berani datang ke sana, kecuali Lin Feng.
"Bagaimana kau bisa mengetahui tentang kristal sembilan surga? padahal aku sudah menyembunyikannya dengan sangat baik" ucap pria tersebut.
"Apa kau serius? Jadi di dalam sana ada kristal sembilan surga? Padahal aku hanya ingin mengambil sumberdaya berharga yang kau miliki, tapi karena ada kristal sembilan surga di dalam sana, jadi aku..."
"Jangan bertindak bodoh! Apa kau pikir kau bisa membodohi ku dengan cara seperti itu?!" ujar pria tersebut, lalu melepaskan aura kekuatannya.
Seluruh gunung Heishan dan wilayah sekitar gunung langsung bergetar ketika pria tersebut melepaskan auranya, seluruh Beast Monster dan Beast Spirit yang ada di sana nampak gemetaran, karena mereka merasakan tekanan intimidasi yang sangat besar ditubuhnya, Lin Feng juga dapat merasakan tekanan intimidasi di tubuhnya, tapi tekanan tersebut tidak bisa membuatnya gentar dan gemetaran, ia justru sangat menikmati tekanan intimidasi tersebut.
Pria tersebut kembali mengerutkan alisnya, ia benar-benar terkejut saat mengetahui jika Lin Feng masih baik-baik saja dibawah tekanan aura kekuatannya yang sangat besar. "Lumayan juga, padahal sebelumnya aku sempat berpikir jika kau hanya bocah angkuh yang berlagak kuat, padahal hanyalah sampah yang tidak berguna" ucap pria tersebut.
"Siapa yang sampah kita tidak akan tahu sebelum bertarung, jadi sebaiknya kau simpan saja pikiranmu yang menganggap ku sebagai sampah untuk dirimu sendiri" jawab Lin Feng.
"Hahahaha! Kau benar-benar bocah yang menarik, tapi sebelum kau bertarung denganku, kau harus menghadapi mereka semua dulu, karena mereka juga tidak senang dengan kehadiranmu di sini" ucap pria tersebut.
__ADS_1
"Sepertinya aku salah, padahal aku kira kau adalah pria terhormat yang mau menerima tantangan duel, tapi ternyata hanya bocah manja yang mengandalkan pengawal!" jawab Lin Feng.
"Cihh! Aku benar-benar muak dengan mu, habisi dia sekarang!" ujar pria tersebut memerintahkan semua bawahannya untuk menyerang Lin Feng.
Seketika itu juga, seluruh Beast Monster dan Beast Spirit yang ada dipuncak gunung langsung melepaskan aura kekuatan mereka masing-masing, lalu mereka menyerang Lin Feng secara bersamaan. Sementara itu, Lin Feng masih tetap diam ditempatnya tanpa melakukan apapun, hingga saat beberapa Beast Monster hendak menyerangnya dengan cakar mereka, Lin Feng tiba-tiba saja menghilang.
"Saatnya bersenang-senang!" suara Lin Feng terdengar dengan jelas tapi sosoknya entah ada dimana.
Slash!
Beberapa saat kemudian, satu-persatu Beast Monster yang mendekati Lin Feng mulai berjatuhan dengan tubuh yang telah terpotong-potong, semua hewan yang menyaksikan kejadian tersebut nampak kebingungan, karena mereka tidak mengetahui keberadaan Lin Feng, bahkan mereka juga tidak bisa melihat arah datangnya serangan Lin Feng.
Lin Feng terus bergerak dengan kecepatan yang sangat luar biasa sambil menebaskan pedangnya ke arah Beast Monster ataupun Beast Spirit yang ia lalui, tidak lama kemudian, Lin Feng tiba-tiba melompat ke udara, lalu menggunakan kekuatan darah naga dan mengalirkannya pada pedang dewa naga, setelahnya, Lin Feng langsung menebaskan pedang dewa naga ke arah para Beast Monster dan Beast Spirit yang ada di bawahnya.
Energi pedang berbentuk naga berwarna emas muncul ketika Lin Feng menebaskan pedangnya ke udara, lalu naga emas tersebut melesat dengan kecepatan tinggi dan kemudian menghantam para Beast Monster dan Beast Spirit yang ada di puncak gunung.
Dhuaaar!!
Ledakan besar terjadi di puncak gunung Heishan, ketika naga emas menghantam para Beast Monster ataupun Beast Spirit yang ada di bawahnya. Serangan tersebut memang terlihat biasa saja, tapi memiliki dampak yang luar biasa besar, karena serangan tunggal tersebut telah berhasil membunuh puluhan Beast Monster ataupun Beast Spirit yang ada di sana.
__ADS_1
Setelah melakukan serangan dengan pedang dewa naga, Lin Feng kemudian turun dan langsung menyerang Beast Monster serta Beast Spirit yang tersisa.
"Ternyata kekuatan bocah ini lumayan juga, aku jadi tertarik untuk menjadikannya sebagai bawahan ku" gumam pria yang merupakan penguasa gunung Heishan.