Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-137. Night King 3


__ADS_3

Tidak ada seorangpun yang tidak terkejut ketika merasakan aura membunuh Lin Feng, mereka yang awalnya sangat bersemangat karena berpikir bahwa Lin Feng sudah lelah, tiba-tiba saja menjadi takut dan semangat mereka benar-benar menurun drastis, bahkan tidak ada seorangpun yang berani bergerak.


Dengan menggenggam pedang kayu roh ditangannya, Lin Feng berjalan menghampiri salah seorang pembunuh bayaran, namun baru saja beberapa langkah, Lin Feng sudah menghilang dari pandangan semua orang, mereka semua sontak menjadi bingung karena tidak ada yang tahu darimana Lin Feng akan muncul.


Tubuh mereka semua bergetar hebat karena rasa takut, meskipun begitu mereka semua masih mencoba untuk tetap berdiri dengan tegap, sambil meningkatkan kewaspadaannya, meskipun kaki mereka sangat lemas karena gemetaran, bahkan mungkin, mereka saat ini akan langsung terjatuh hanya karena sentuhan angin sepoi-sepoi.


Beberapa saat kemudian, kilatan cahaya berwarna merah gelap nampak meliuk-liuk dan melesat melewati setiap pembunuh bayaran, bersamaan dengan itu, kepala atau bagian tubuh yang lainnya akan terlepas dari tubuh pembunuh bayaran yang dilewati oleh kilatan cahaya tersebut.


Kilatan cahaya tersebut adalah Lin Feng yang bergerak dengan sangat cepat sambil menebaskan pedangnya, semua orang hanya bisa tercengang menyaksikan kilatan cahaya yang terus melesat melewati setiap pembunuh bayaran, mereka semua tentunya menyadari bahwa cahaya tersebut adalah kematian untuk mereka, tapi mau bagaimana lagi, mereka bahkan kesulitan bergerak karena takut yang mereka rasakan.


"Aku harus menyelesaikan ini dengan cepat, entah kenapa sejak tadi aku merasakan masih ada aura membunuh yang sangat kuat di tempat ini, bahkan aku bisa merasakan aura keberadaan Lin Tian di tempat ini," batin Lin Feng sambil terus melakukan serangan.


"Semakin lama, aura keberadaan Lin Tian semakin jelas, ada apa ini sebenarnya" lanjutnya kebingungan.


Karena merasa ada sesuatu yang benar-benar aneh dan membuatnya bingung, Lin Feng kemudian menghubungi tetua Liu Changhai yang sedang berada di sekte melalui telepati, meskipun dalam keadaan bertarung, tapi menghubungi gurunya yang ada di sekte Phoenix Emas bukanlah sesuatu yang sulit bagi Lin Feng.


"Ada apa Feng'er?" tanya tetua Liu Changhai.


Lin Feng kemudian menjelaskan kepada tetua Liu Changhai, bahwa sekarang dia sedang bertempur melawan para pembunuh bayaran, Lin Feng juga menjelaskan bahwa ada begitu banyak hal aneh di tempatnya yang sekarang, setelah itu, Lin Feng meminta tetua Liu Changhai untuk memeriksa Lin Tian, karena sekarang, Lin Feng bisa merasakan aura keberadaannya tidak terlalu jauh dari tempatnya bertarung sekarang.

__ADS_1


Mendengar hal tersebut membuat tetua Liu Changhai menjadi sedikit panik, dia benar-benar tidak menyangka bahwa sekarang muridnya sedang bertarung dengan para pembunuh bayaran, setelah selesai mendengarkan penjelasan Lin Feng, tetua Liu Changhai kemudian langsung pergi mencari Lin Tian. Sementara Lin Feng, melanjutkan aksi pembantaian terhadap pasukan pembunuh bayaran.


**


Setelah hampir setengah jam berlalu, jumlah pembunuh bayaran yang sebelumnya sangat banyak, sekarang hanya tinggal kurang dari seratus orang saja, karena yang lainnya sudah tergeletak di padang rumput dengan keadaan yang sangat mengenaskan.


Suasana padang rumput yang semula damai dan tenang, telah berubah menjadi sangat bising dan ribut, udara segar serta angin sepoi-sepoi yang sebelumnya membuat perasaan menjadi nyaman, telah berubah karena bau amis darah yang bisa membuat orang muntah saat menciumnya.


Hamparan luas padang rumput yang sebelumnya berwarna hijau, telah ternodai oleh darah serta tubuh manusia yang tergeletak di mana-mana, meskipun tidak memenuhi hamparan luas padang rumput tersebut, tapi tetap saja, pemandangan indah yang sebelumnya telah tergantikan oleh pemandangan yang sangat mengerikan.


Lin Feng masih berdiri diam dengan pedang kayu roh di tangan kanannya, sorot matanya yang tajam menatap kearah para pembunuh bayaran yang tersisa, bukannya tidak mempu untuk melanjutkan pertarungan, ataupun tidak mampu lagi untuk melakukan pembantaian, namun ada sesuatu yang membuat Lin Feng harus menghentikan aksinya.


"Lin Feng, hentikan sekarang juga atau kau ingin melihat mayat saudaramu ini!" ujar pemimpin Asosiasi.


Mendengar hal tersebut membuat Lin Feng segera menghentikan aksinya dan langsung mengalihkan pandangannya ke arah pemimpin Asosiasi, Lin Feng benar-benar terkejut saat melihat saudara angkatnya, yaitu Lin Tian. Yang ternyata telah menjadi tawanan Asosiasi pembunuh bayaran.


Keadaan Lin Tian benar-benar sangat memprihatinkan, wajahnya babak belur dan hampir di seluruh tubuhnya terdapat luka sayatan senjata tajam. melihat keadaan Lin Tian sekarang, membuat amarah Lin Feng langsung memucak saat itu juga, ingin rasanya dia benar-benar mengamuk dan menghancurkan seluruh Asosiasi pembunuh bayaran, namun di sisi lain, Lin Feng juga tidak ingin saudaranya mati.


"Kalian benar-benar manusia sampah, yang mempunyai masalah dengan kalian adalah aku, kenapa sampai harus melibatkan saudaraku?!" tanya Lin Tian kesal.

__ADS_1


Pemimpin Asosiasi tertawa lantang, kemudian dia berkata. "Sebenarnya aku ingin menangkap ibumu, tapi aku menyadari kalau hal tersebut sangatlah tidak mungkin untuk dilakukan."


"Cihh, aku pasti akan menghabisimu!" gumam Lin Feng.


Ditengah rasa bingung yang sedang melanda dirinya, tiba-tiba saja Lin Feng dihubungi oleh tetua Liu Changhai yang mengatakan bahwa Lin Tian tidak ada di sekte, kemudian Lin Feng mengatakan kepada gurunya bahwa Lin Tian sedang menjadi tawanan Asosiasi pembunuh bayaran.


Lin Feng juga menjelaskan bahwa, hal tersebut mereka lakukan untuk menjebak dirinya, agar bisa datang ke tempat tersebut dan mereka bisa menghabisinya dengan mudah, namun Lin Feng juga mengatakan bahwa sekarang dia sedang berhadapan dengan ratusan pembunuh bayaran.


"Hey bocah, dimana kesombongan mu yang tadi, kenapa sekarang kau malah diam saja?" tanya pemimpin Asosiasi memprovokasi Lin Feng.


"Hari ini, akan aku pastikan bahwa Asosiasi pembunuh bayaran di kerajaan Zuanshi akan musnah" ucap Lin Feng sinis.


Lin Feng menghilang dari hadapan semua orang, beberapa saat kemudian kembali muncul di hadapan para pembunuh bayaran, Lin Feng kemudian menebaskan pedangnya dengan sangat cepat dan kembali menghilang, hanya dalam waktu sekejap mata, Lin Feng telah kembali menghilang dan muncul lagi di hadapan pembunuh bayaran yang lain.


Semua orang kembali tercengang melihat Lin Feng yang bisa berpindah-pindah tempat, seperti sedang menggunakan mantra teleportasi, setiap kali Lin Feng menghilang dan muncul, satu nyawa atau satu kepala pasti akan terlepas dari tubuhnya.


Para pembunuh bayaran yang tersisa benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa, jangankan untuk menahan atau membalas serangan Lin Feng, mereka bahkan tidak bisa menebak kapan dan dimana Lin Feng akan muncul, selain itu kecepatannya juga sungguh luar biasa.


“Lin Feng, hentikan sekarang juga atau aku akan benar-benar membunuh saudaramu!...”

__ADS_1


__ADS_2