Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-171. Feng Hao Chen


__ADS_3

Waktu terus berlalu dengan sangat cepat, namun pertarungan antara prajurit kekaisaran melawan para monster dan Beast Spirit masih terus berlanjut, ledakan-ledakan besar juga terus terdengar menggema di seluruh wilayah ibukota kekaisaran, walaupun masih belum sampai setengahnya, tapi kehancuran di ibukota benar-benar sangat parah.


Meskipun monster dan Beast Spirit yang datang dari arah selatan berhasil di hadang oleh Lin Feng, akan tetapi monster dan Beast Spirit yang telah masuk ke ibukota tetap melakukan serangan, yang menyebabkan kehancuran semakin bertambah dan korban yang berjatuhan semakin banyak.


Sedangkan di arah timur ibukota kekaisaran, pasukan besar yang terdiri dari para monster dan Assassin masih setia menunggu waktu yang tepat, mereka semua hanya tinggal menunggu prajurit kekaisaran berkurang dan saat itulah mereka akan melakukan serangan.


Tapi sayangnya, jumlah monster dan Beast Spirit yang menyerang ibukota kekaisaran malah semakin berkurang dengan drastis, hal tersebut tentunya sangat tidak sesuai dengan perkiraan mereka dan rencana yang telah mereka susun sebelumnya, oleh karena itu, pria misterius kemudian mengambil keputusan untuk langsung melakukan serangan.


"Sepertinya memang tidak bisa hanya mengandalkan para monster tersebut, kalau begitu sudah saatnya untuk kita melakukan serangan" ucap pria misterius.


"Baik yang mulai!" jawab para Assassin serempak.


"Kau pimpin mereka semua untuk melakukan serangan, aku akan melakukan sesuatu lebih dulu" ucap pria misterius kemudian menghilang.


"Kalian sudah mendengar perintah yang mulia, tunggu apa lagi, hancurkan kekaisaran itu sekarang!" ujar ketua Assassin.


Para Assassin tersebut kemudian mulai melakukan pergerakan dengan mendekat ke arah tembok ibukota kekaisaran, ketua Organisasi Assassin kemudian memerintahkan Beast Spirit nya, yaitu harimau iblis mata tiga untuk menghancurkan tembok yang menghalangi jalan mereka.


Dengan kekuatannya yang sangat besar, tentunya menghancurkan tembok yang melindungi ibukota kekaisaran bukanlah masalah besar baginya, hanya dengan satu serangan dari harimau iblis mata tiga, tembok yang melindungi ibukota kekaisaran telah hancur berkeping-keping.


"Bagus, hancurkan mereka semua sekarang!" ujar ketua Organisasi Assassin.


Setelah tembok besar yang melindungi ibukota kekaisaran dihancurkan, para Assassin kemudian masuk ke bagian dalam tembok dan mulai melakukan serangan, para prajurit yang berada di sana langsung dibantai habis oleh para Assassin dan juga monster atau Beast Spirit yang menjadi tunggangan mereka.

__ADS_1


***


Di bagian selatan ibukota kekaisaran, Lin Feng yang masih bertarung dan membantai semua monster dan Beast Spirit yang ada di sana, tiba-tiba saja menghentikan aksinya saat merasakan kekuatan aneh yang sangat besar berada di sekitaran istana.


Jarak antara istana kekaisaran dan bagian selatan memang cukup jauh, namun Lin Feng masih bisa merasakan energi aneh tersebut dengan sangat jelas, karena mengkhawatirkan kaisar dan juga gurunya, Lin Feng kemudian menghilang dari tempat tersebut dan langsung kembali menuju ke istana kekaisaran.


Tidak lama kemudian, Lin Feng telah muncul kembali di istana kekaisaran, kedatangan Lin Feng yang tiba-tiba membuat tetua Liu Changhai dan Feng Jing Quo merasa kaget dan juga bingung, pasalnya mereka berdua tidak tahu alasan kembalinya Lin Feng, padahal monster dan musuh di ibukota masih sangat banyak.


"Feng'er, kenapa kau kembali sekarang? Apa telah terjadi sesuatu?" tanya tetua Liu Changhai.


"Keluarlah! Tidak perlu bersembunyi lagi karena aku sudah mengetahui keberadaan mu!" ujar Lin Feng mengabaikan tetua Liu Changhai.


"Lin Feng apa maksudmu?" tanya Feng Jing Quo bingung.


Setelah itu, dari dalam istana keluar seorang pria yang mengenakan jubah hitam yang terlihat sudah sangat usang, pria tersebut berjalan menghampiri mereka bertiga, setelah agak dekat pria tersebut tiba-tiba saja berhenti.


"Siap kau sebenarnya?" tanya Lin Feng sinis.


"Tanyakan saja pada orang yang ada di sampingmu itu, aku yakin dia masih mengenali suaraku" jawab pria misterius tersebut.


"Feng Hao Chen, apakah itu kau?" tanya Feng Jing Quo.


"Benar kakak, ini adalah aku Feng Hao Chen" jawab pria tersebut kemudian membuka penutup kepalanya.

__ADS_1


"Kenapa kau melakukan semua ini?! Bukankah sebelumnya kita sudah berjanji untuk melindungi kekaisaran ini bersama-sama? Lalu kenapa sekarang malah kau sendiri yang menghancurkannya?" tanya Feng Jing Quo kesal.


"Aku memang pernah berniat untuk melindungi Kekaisaran ini bersamamu, tapi itu dulu sebelum ayah memutuskan untuk menjadikanmu sebagai penerusnya! Apa kau lupa bagaimana kerasnya usahaku untuk menjadi kaisar berikutnya? Tapi kenapa malah kau yang dipilih oleh ayah? kenapa?!" tanya Feng Hao Chen.


"Kalau memang itu yang kau inginkan maka aku akan menyerahkan kekaisaran ini kepadamu, tapi kenapa kau harus melakukan semua ini?" tanya Feng Jing Quo.


"Benarkah? Terimakasih kakak, kau memang sangat baik hati, tapi kau harus mati!" jawab Feng Hao Chen.


Lin Feng yang sudah kesal sejak awal langsung menghilang dari tempatnya berdiri, tidak lama kemudian Lin Feng telah muncul kembali di belakang Feng Hao Chen sambil menebaskan pedangnya dengan sangat cepat, namun serangan tersebut berhasil dihindari oleh Feng Hao Chen, tidak hanya itu saja, bahkan Feng Hao Chen berhasil menyerang Lin Feng sampai membuatnya terlempar hingga menabrak dinding istana.


Boom... ledakan yang cukup besar terjadi saat tubuh Lin Feng menabrak dinding istana, bahkan sampai membuat dinding istana sedikit retak karenanya, melihat muridnya yang telah terlempar hanya dengan satu serangan membuat tetua Liu Changhai menjadi sangat kesal, dia kemudian melesat ke arah Feng Hao Chen dan langsung menyerangnya.


Dalam segi kecepatan, tetua Liu Changhai tentunya masih bisa mengimbangi Lin Feng, namun dalam segi kekuatan tentunya tetua Liu Changhai masih jauh lebih unggul, akan tetapi semua itu masih belum cukup, karena tidak satupun serangan tetua Liu Changhai yang berhasil mengenai Feng Hao Chen.


"Hahahaha, apakah kau pikir dengan kekuatan seperti ini sudah bisa berhadapan denganku?" tanya Feng Hao Chen mengejek.


"Jangan terlalu sombong!" jawab tetua Liu Changhai.


Tetua Liu Changhai kemudian mengalirkan energi Qi-nya ke tangan dan juga kakinya, agar bisa menyerang dan bergerak dengan cepat, tendangan dan juga pukulan yang sangat cepat terus di arahkan oleh tetua Liu Changhai kepada Feng Hao Chen, namun tetap saja tidak ada satupun dari serangan tersebut yang berhasil mengenainya.


"Dasar sampah!" ujar Feng Hao Chen kemudian menghilang dahi pandangan tetua Liu Changhai.


Hanya dalam satu tarikan nafas saja, Feng Hao Chen telah muncul kembali di belakang tetua Liu Changhai sambil melesatkan satu tendangan yang sangat keras, tetua Liu Changhai langsung mengalihkan badannya saat merasakan keberadaan Feng Hao Chen, namun sayangnya, disaat yang bersamaan tendangan Feng Hao Chen mendarat tepat di perut tetua Liu Changhai hingga membuatnya terlempar cukup jauh.

__ADS_1


__ADS_2