Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-272. Berhentilah memanggilku peliharaan!


__ADS_3

Sementara itu, jauh dari istana kerajaan dunia bawah, tepatnya disebuah hutan yang sangat besar dan penuh dengan energi kegelapan, yang merupakan tempat tinggal para Beast Monster yang selama ini menyerang dan mengganggu ketenangan penduduk kerajaan dunia bawah.


Lang Diyu yang sebelumnya diutus oleh Lin Feng untuk menghabisi mereka semua, nampak sedang berhadapan dengan para Beast Monster yang tinggal di sana, para Beast Monster tersebut nampak sangat marah, karena Lang Diyu telah mengganggu ketenangan mereka semua.


"Siapa kau? Kenapa kau memiliki energi yang sama seperti dewa Yama?" tanya seekor monyet yang memiliki bulu berwarna merah seperti api dan juga merupakan pemimpin para Beast Monster.


"Kau tidak berhak untuk mengetahui siapa aku, tapi yang jelas, tuanku memerintahkan ku untuk menghabisi mereka semua!" jawab Lang Diyu sinis.


"Hahahaha! Teruslah bermimpi, karena kau tidak akan pernah bisa menghabisi kami semua!" ujar kera tersebut.


"Hancurkan dia sekarang juga!" lanjutnya memberikan perintah.


Sesuai dengan perintah pemimpin mereka, semua Beast Monster yang ada di sana langsung maju dan menyerang Lang Diyu, mereka semua kemudian menciptakan bola energi kegelapan yang cukup besar, setelah itu, mereka langsung melemparkannya kepada Lang Diyu secara bersamaan.


BOOOMMMM!!!


Ledakan yang sangat besar terjadi dan menggema di tengah hutan tersebut, saat semua bola energi kegelapan yang dilemparkan oleh para Beast Monster menghantam tubuh Lang Diyu, ledakan yang sangat besar tersebut juga menyebabkan ledakan energi kegelapan yang sangat besar, bahkan sampai menghancurkan pepohonan yang berada dalam jarak lima ratus meter di sekitar Lang Diyu.


Ledakan besar tersebut juga menyebabkan gelombang udara yang sangat besar, sehingga membuat debu-debu beterbangan dan menghalangi pandangan mereka semua. Sementara itu, kera berbulu api yang merupakan pemimpin mereka nampak tertawa senang, karena berpikir bahwa Lang Diyu telah mati karena serangan tersebut.


Namun setelah debu-debu yang beterbangan menghilang, tawa lantang kera berbulu api tiba-tiba saja terhenti, karena Lang Diyu masih berdiri dengan kokoh ditempatnya, jangankan untuk mati ataupun terlempar karena ledakan tersebut, bahkan Lang Diyu tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya berdiri.


"Serangan gabungan kalian hebat juga, tapi sayangnya serangan seperti itu hanya mampu untuk membunuh semut-semut kecil" ucap Lang Diyu, kemudian tersenyum sinis untuk merendahkan mereka semua.


"Apa yang kalian tunggu, serang dia sekarang juga!" ujar kera berbulu api.


Para Beast Monster tersebut kemudian kembali bergerak maju untuk menyerang Lang Diyu, kali ini mereka semua berniat untuk menyerang Lang Diyu secara langsung, karena mereka sudah mengetahui bahwa serangan jarak jauh tidak akan mempan lagi padanya.

__ADS_1


Lang Diyu kembali menunjukan senyuman yang menyeramkan saat semua Beast Monster tersebut bergerak mendekatinya, setelah itu, Lang Diyu tiba-tiba saja melompat dan mengangkat kedua tangannya ke atas, lalu dari telapak tangan Lang Diyu mucul dua bola api seukuran kepalan tangan pria dewasa.


Meskipun bola api tersebut tidak besar, tapi kekuatannya sangatlah besar, bahkan udara di sekitar Lang Diyu langsung berubah menjadi sangat panas karena dua bola api tersebut, setelah jarak para Beast Monster tersebut agak dekat dengannya, Lang Diyu kemudian melemparkan kedua bola api di tangannya ke arah mereka semua.


Wushh!... Kedua bola api yang dilemparkan oleh Lang Diyu tidak meledak, namun kedua bola api tersebut langsung membesar dan membakar apa saja yang disentuhnya, para Beast Monster yang tersisa menghentikan langkah mereka dan langsung mundur, karena mereka tidak ingin terbakar oleh api yang sangat panas tersebut.


Dalam sekejap, sudah ada ratusan bahkan ratusan ribu Beast Monster yang mati terbakar karena serangan Lang Diyu, sang kera berbulu api yang merupakan pemimpin para Beast Monster benar-benar terkejut melihat hal tersebut, dia benar-benar tidak bisa percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.


"Kekuatan api apa ini? Kenapa terasa sangat aneh dan juga sangat familiar?" gumam kera berbulu api.


"Siapa kau sebenarnya?" tanya kera berbulu api.


"Kau ini tuli atau bagaimana? Bukankah tadi sudah aku katakan kalau kau tidak berhak mengetahui siapa aku?" tanya Lang Diyu sini.


"Tunggu, lambang itu... Jangan-jangan kau..."


"Jangan-jangan kau adalah serigala berkepala tiga peliharaan yang mulia Yama" jawab kera berbulu api.


"Hahahaha! Ternyata kau mengenai aku juga, tapi ada yang harus aku benarkan dalam ucapanmu itu, aku bukan lagi serigala bodoh suruhan Yama" ucap Lang Diyu.


"Apa maksudmu anj*ng sialan! Apa kau mengkhianati dewa Yama?" tanya kera berbulu api kesal.


"Hahahaha! Aku sama sekali tidak berkhianat, tapi aku hanya menemukan tuan yang lebih baik daripada Yama" jawab Lang Diyu.


"Kau benar-benar peliharaan sialan, dulu kami sangat memujimu karena kesetiannmu kepada yang mulia Yama, tapi sekarang, mau tidak ada ubahnya seperti anjing busuk!" ucap kera berbulu api.


"Cihh! kera sepertimu tahu apa tentang diriku dan berhentilah memanggilku peliharaan!" ujar Lang Diyu marah.

__ADS_1


Swush... Boom... Aura yang sangat besar meledak dari tubuh Lang Diyu, aura yang terasa sangat panas dan sangat mengerikan, bahkan tanah yang ada di bawah kakinya langsung terbakar hanya karena auranya yang sangat panas tersebut.


Setelah itu, Lang Diyu langsung melesat maju dan menyerang semua Beast Monster yang ada di hadapannya, para Beast Monster yang terkena serangan Lang Diyu langsung hangus terbakar saat itu juga, karena tidak ada satupun dari mereka yang mampu menahan panas dari aura Lang Diyu.


Kera berbulu api yang sejak tadi hanya diam dan memperhatikan saja, kemudian bergerak maju untuk bertarung secara langsung dengan Lang Diyu, karena dia tidak bisa lagi membiarkan Lang Diyu menghabisi semua bawahannya begitu saja.


"Hahahaha! Akhirnya kau maju juga kera sialan!" ujar Lang Diyu.


"Tentu saja aku harus maju, karena aku tidak bisa membiarkanmu untuk tetap bersikap sombong dihadapanku!" ucap kera berbulu api.


Dhuar... Ledakan besar kembali terjadi saat pukulan mereka berdua beradu, pukulan mereka berdua juga menyebabkan ledakan gelombang energi yang cukup besar, sampai membuat para Beast Monster yang ada di sana terlempar cukup jauh, bahkan ledakan gelombang energi tersebut juga menyebabkan kera berbulu api terpental beberapa meter.


"Sial! Sejak kapan kekuatannya bertambah besar?" tanya kera berbulu api dalam hatinya.


"Jangan terkejut begitu, karena ini adalah kekuatan yang aku dapatkan setelah menjalin kontrak dengan tuanku!" ujar Lang Diyu kemudian menghilang dari pandangan.


Sesaat kemudian, Lang Diyu tiba-tiba saja muncul tepat di depan wajah kera berbulu api, lalu dengan gerakan yang sangat cepat, Lang Diyu langsung mendaratkan pukulannya yang keras di wajah kera berbulu api.


Dhuar... Ledakan besar kembali terjadi saat kera berbulu api terlempar sangat jauh dan membuat tubuh besarnya menabrak pepohonan yang ada dibelakangnya, lalu saat kera berbulu api mencoba untuk berdiri lagi, Lang Diyu tiba-tiba saja telah muncul kembali di atasnya, kemudian melemparkan bola api tepat ke wajahnya.


Sama seperti sebelumnya, bola api tersebut sama sekali tidak meledak, melainkan langsung membakar tubuh kera berbulu api.


"GRRROOOAARRR" kera berbulu api meraung kesakitan saat api tersebut membakar tubuhnya, ia kemudian berusaha untuk memadamkan api di tubuhnya, tapi sayangnya tidak bisa, sampai akhirnya kera besar tersebut mati tidak tanpa menyisakan apapun, kecuali sebuah kristal berwarna hitam.


"Cihh! Ini adalah akibat karena kau telah memanggilku hewan peliharaan!" ucap Lang Diyu.


Setelah itu, Lang Diyu kembali menghilang dan muncul dihadapan para Beast Monster yang tersisa, lalu Lang Diyu menghabisi mereka semua tanpa menyisakan satupun.

__ADS_1


__ADS_2