Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-311. Menguasai jurus seribu pedang!


__ADS_3

Setelah beberapa jam berlatih dan mengalami beberapa kali kegagalan, Lin Feng akhirnya berhasil menguasai jurus seribu pedang, walaupun masih belum mencapai kesempurnaan. Meskipun begitu, Lin Feng sudah bisa menciptakan setidaknya ratusan pedang dengan energi spiritualnya.


Jika saat ini, master pedang suci melihat bagaimana Lin Feng bisa menguasai jurusnya dengan mudah, mungkin master pedang suci akan langsung muntah darah, karena butuh waktu bertahun-tahun baginya untuk menciptakan jurus itu, lalu butuh waktu hampir lima tahun untuknya bisa mencapai tahap sempurna.


Berbeda dengan kebanyakan kultivator yang langsung merasa puas setelah menguasai satu jurus hebat, atau merasa bangga setelah menguasai jurus itu sampai tahap sempurna, Lin Feng justru tidak akan merasa puas atau bangga sebelum menciptakan sesuatu yang baru dari jurus yang telah ia kuasai.


Misalnya seperti mengkombinasikan jurus itu dengan jurus lain yang telah ia kuasai, atau menggunakan jurus itu dengan cara yang berbeda, contohnya saja seperti jurus pedang satu tebasan yang ia kombinasikan dengan tiga jurus sekaligus. Dan hasilnya, benar-benar sangat mematikan.


Lin Feng nampak berpikir dengan keras, dia bingung dan masih belum menemukan jurus lain yang cocok untuk dikombinasikan dengan jurus seribu pedang. Jurus seribu pedang benar-benar sangat berbeda dengan jurus lain yang Lin Feng kuasai, karena jurus seribu pedang harus dikendalikan atau digerakkan dengan pikiran.


"Sepertinya aku harus mencari cara lain" Lin Feng berkata pelan, sambil mengelus dagunya.


Jika ada seorang perempuan yang menyaksikan ekspresi Lin Feng saat sedang berpikir, mungkin perempuan itu akan langsung tergila-gila padanya, karena ekspresi Lin Feng saat sedang berpikir membuatnya terlihat sangat tampan.


Sesaat kemudian, Lin Feng tiba-tiba teringat dengan aura dewa kematian yang telah menyatu dengan aura pedang, lalu Lin Feng tiba-tiba saja tersenyum sinis, karena telah mendapatkan sebuah ide yang menurutnya cukup menarik untuk di coba.


Lin Feng kemudian mengangkat tangan kanannya ke atas, bersamaan dengan itu, sebuah lingkaran sihir yang cukup besar muncul di atas tangan Lin Feng, lalu dari lingkaran sihir tersebut keluar ratusan pedang yang terbuat dari energi spiritual dan berwarna emas.


Setelah itu, Lin Feng melepaskan aura kematian dari tubuhnya, kemudian mencoba menggabungkan aura kematian tersebut dengan ratusan pedang yang tersusun rapi di udara. Proses penggabungan tersebut berlangsung lama, karena penguasaan terhadap ratusan pedang itu masih belum sempurna.


"Sial! Kenapa ini terlalu sulit?!" Lin Feng menggerutu kesal.


Lin Feng yang mempunyai sifat pantang menyerah, terus berusaha keras untuk menggabungkan aura kematian dengan ratusan pedang itu, hingga beberapa menit kemudian, usaha kerasnya membuahkan hasil yang sangat memuaskan.


Tidak hanya berhasil menggabungkan aura kematian dengan ratusan pedang itu, Lin Feng bahkan bisa merasakan kekuatan dari ratusan pedang yang terbuat dari energi spiritualnya itu menjadi semakin besar, bahkan warna dari semua pedang itu telah berubah menjadi warna hitam.

__ADS_1


"Seperti inilah yang aku inginkan" Lin Feng tersenyum puas.


"Tapi sepertinya masih ada beberapa hal yang harus aku ubah" gumam Lin Feng.


Lin Feng lalu mencoba mengubah bentuk ratusan pedang tersebut dalam pikirannya dan ternyata berhasil, ratusan pedang yang semula memiliki ukuran yang sama dengan pedang pada umumnya, sekarang telah berubah menjadi lebih kecil, yang panjangnya tidak sampai satu meter, bahkan bentuknya sangat mirip dengan pedang emas hitam.


"Ternyata berhasil! Apa aku bisa mengubahnya sesuai keinginanku?" Lin Feng bertanya dalam hatinya.


Setelahnya, Lin Feng kembali mencoba mengubah bentuk dari ratusan pedang tersebut dan ternyata memang benar, bentuk dari ratusan pedang itu memang bisa berubah, bahkan mereka bisa berubah menjadi belati yang berukuran sangat kecil, tapi kekuatannya masih tetap sama.


"Baiklah, sekarang aku sudah tahu harus berbuat apa pada jurus ini" Lin Feng berkata pelan, kemudian menyudahi latihannya.


Lin Feng membalikkan badannya dan berniat untuk kembali ke istana, namun saat melihat ada Huise yang sedang berdiri sambil menatapnya dengan tatapan kagum, Lin Feng langsung menghampirinya.


"Huise, sejak kapan kau ada di sini?" tanya Lin Feng.


"Apa ada sesuatu yang ingin kau sampaikan?" tanya Lin Feng.


"Benar sekali tuan, memang ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepada tuan, ini mengenai keberadaan dewa iblis Yama" jawab Huise.


"Apa kau mengetahui dimana dia berada?" Lin Feng bertanya serius.


"Ini hanya pendapatku tuan, entah Yama ada di sana atau tidak, aku juga tidak tahu" jawab Huise.


"Baiklah, katakan pendapatmu" ucap Lin Feng.

__ADS_1


"Menurutku, ada kemungkinan besar bahwa Yama saat ini sedang berada di alam kegelapan, yang merupakan tempat tinggal bangsa iblis sebelum mereka di segel, karena hanya alam kegelapan yang cocok untuk Yama memulihkan kekuatannya" Huise mengutarakan pendapatnya.


"Yang kau katakan mungkin memang benar! Karena sejak awal, alam kegelapan adalah tempat yang paling cocok untuk Yama, mungkin itu juga yang menjadi penyebab kita tidak bisa menemukan Yama di kekaisaran Qian, bahkan jejak auranya sama sekali tidak tersisa di sana" ucap Lin Feng.


"Tapi masalahnya, bagaimana cara kita datang ke alam kegelapan?" tanya Lin Feng bingung.


"Tidak seperti Yama dan bangsa iblis yang bisa keluar masuk ke alam kegelapan dengan bebas, kita yang bukan merupakan penduduk alam kegelapan harus menggunakan portal untuk pergi ke sana, tapi portal itu sangat sulit untuk ditemukan." jawab Huise.


"Sulit ditemukan bukan berarti tidak ada, kita berdua hanya perlu melakukan perjalanan untuk mencari portal itu dan semoga saja, kita bisa menemukan portal itu sebelum kekuatan Yama bangkit sepenuhnya" ucap Lin Feng.


"Baik tuan!" ujar Huise.


Setelah mendapatkan satu kemungkinan tentang keberadaan Yama, Lin Feng akhirnya bisa merasa tenang, meskipun masih belum bisa dipastikan apakah Yama memang berada di sana atau tidak! Tapi setidaknya, Lin Feng sekarang memiliki tujuan yang pasti untuk melakukan perjalanan.


"Benar juga, aku hampir saja melupakan satu hal yang sangat penting" ucap Lin Feng.


"Apa itu tuan?" tanya Huise.


"Bagaimana cara untuk datang ke alam dewa?" Lin Feng bertanya dengan raut wajah yang serius.


"Sangat mudah tuan! Tuan hanya perlu mencapai ranah Supreme Emperor, maka tuan akan langsung mengetahui caranya!" jawab Huise, kemudian tersenyum.


Raut wajah Lin Feng seketika berubah masam mendengarkan perkataan Huise, bagaimana mungkin mencapai ranah Supreme Emperor bisa dikatakan mudah? Karena, untuk mencapai ranah Supreme Emperor, membutuhkan waktu yang sangat lama dan sumberdaya yang tidak hanya banyak, tapi luar bisa banyak!


"Sepertinya Luo Ning harus bersabar menungguku" gumam Lin Feng.

__ADS_1


"Dan kalian para dewa! Bersyukurlah karena kalian masih memiliki umur panjang, setidaknya sampai aku datang ke alam kalian!" ucap Lin Feng, kemudian menunjukkan senyuman yang menyeramkan.


__ADS_2