
Dua pasukan yang baru saja datang langsung bergerak menuju ke arah para murid sekte Phoenix Emas dan mengacungkan senjatanya ke leher para murid sekte Phoenix Emas, yang artinya dengan satu kata saja dari ketiga pemimpin sekte, maka hampir seluruh murid sekte Phoenix Emas akan segera lenyap saat itu juga.
Hampir seluruh murid sekte Phoenix Emas di jaga ketat oleh pasukan khusus dari ketiga sekte, kecuali murid-murid pribadi tetua Zhang Kaibo. Mereka semua bersama tetua Zhang Kaibo langsung beranjak dari tempat duduknya dan langsung memisahkan diri.
Perbuatan tetua Zhang Kaibo dan semua muridnya tentunya mendatangkan tanda tanya besar pada semua orang, pasalnya apa yang mereka lakukan benar-benar tidak dihentikan oleh ketiga pemimpin sekte, bahkan tidak satupun dari murid pribadi tetua Zhang Kaibo yang di jaga oleh pasukan khusus ketiga sekte.
"Tetua Zhang Kaibo, apa maksudnya semua ini?, apa jangan-jangan kau sudah mengetahui tentang semua ini?" tanya Jin Feng Huang sinis.
"Hahaha Jin Feng Huang, aku tidak hanya mengetahui tentang semua ini, bahkan akulah yang telah merencanakan semua ini" jawab tetua Zhang Kaibo tertawa lantang.
"Dasar pengkhianat!" ujar Lin Tian.
"Diam, kau sama sekali tidak berhak berkata seperti itu kepada guruku, seharusnya kau bersyukur karena sampai saat ini guruku masih belum membunuh gurumu" jawab Chen Yong kesal.
"Hahahaha lelucon macam apa ini, apa kau pikir pak tua itu mampu membunuh guruku?" tanya Lin Feng.
"Sampah, sebaiknya kau diam saja!. jika tidak aku akan menghabisi mu dan setelah itu menghabisi seluruh keluargamu!" jawab Chen Yong.
Lin Feng langsung terdiam mendengar perkataan Chen Yong, bukan karena takut dengan ancaman Chen Yong akan tetapi karena menahan rasa marah yang seolah-olah akan meledak dari dalam dirinya.
"Kau sudah menggali kuburanmu sendiri" gumam Lin Tian sambil menggelengkan kepalanya.
Aura dan niat membunuh yang sangat besar tiba-tiba saja meledak dari tubuh Lin Feng yang menandakan bahwa saat ini Lin Feng benar-benar sangat marah, semua orang yang ada di tempat itu langsung gemetaran ketika merasakan aura dan niat membunuh yang sangat kuat menerpa tubuh mereka, bahkan salah satu murid sekte Serigala Perak yang berada di dekat Lin Feng langsung pingsan saat itu juga.
__ADS_1
Semua orang bisa merasakan kengerian dalam diri mereka saat merasakan aura dan niat membunuh yang meledak dari tubuh Kin Feng, bahkan keempat pemimpin sekte yang sudah berada di ranah Expert juga tidak lepas dari rasa ngeri ketika merasakan aura membunuh tersebut.
"Tidak masalah jika kau menghina atau mengancam diriku, tapi jangan pernah mengancam keluargaku, karena hukumannya hanya satu, Mati!" ucap Lin Feng sinis.
Lin Feng tiba-tiba menghilang dari tempatnya berdiri, beberapa saat kemudian Lin Feng sudah muncul di atas arena pertandingan dengan pedang hitam di tangannya, bersamaan dengan munculnya Lin Feng di atas arena pertandingan, kepala Chen Yong juga langsung terlepas dari tubuhnya dan menggelinding di tanah.
"Ti-tidak mungkin!" ujar tetua Zhang Kaibo saat melihat tubuh muridnya telah tergelatak di tanah dengan kepala yang telah terpenggal.
Semua orang yang ada di sana langsung mematung ketika melihat Chen Yong sudah mati begitu saja, bahkan mereka semua tidak ada yang bisa melihat bagaimana Lin Feng memenggal kepala Chen Yong, karena gerakannya yang terlalu cepat.
"Pedangnya bahkan tidak terkena darah sedikitpun, artinya pergerakan Lin Feng benar-benar sangat cepat" gumam Jin Feng Huang.
Saat membunuh Chen Yong, Lin Feng menggabungkan dua jurus sekaligus, yaitu jurus langkah bayangan untuk kecepatan bergeraknya dan jurus pedang satu tebasan untuk memenggal kepala Chen Yong, jadi sangat wajar jika tidak ada seorangpun yang bisa melihat gerakan Lin Feng.
"Siapa yang mau bergabung denganmu, lagipula stelah ini adalah giliran kepala kalian yang akan aku penggal" jawab Lin Feng.
"Sialan, jangan terlalu sombong nak!" ujar Yin Lang kesal.
Yin Lang kemudian melesat ke arah Lin Feng untuk menyerangnya, namun sebelum serangan Yin Lang berhasil mengenai Lin Feng, Jin Feng Huang sudah terlebib dahulu menghalanginya.
Boom.., ledakan yang cukup besar terjadi saat serangan Yin Lang dan serangan Jin Feng Huang beradu, keduanya juga sama-sama terpental kebelakang, namun Yin Lang terlempar cukup jauh sedangkan Jin Feng Huang hanya terpental beberapa langkah saja.
"Jangan menyerang anak muda yang kekuatannya jauh berada di bawahmu" ucap Jin Feng Huang.
__ADS_1
"Hahahaha bagus, kalau begitu bagaimana jika kita bertarung sekarang juga!" jawab Yin Lang.
"Dengan senang hati" ujar Jin Feng Huang.
Yin Lang dan Jin Feng Huang sama-sama melesat maju dan saling menyerang, pertarungan sengit seketika pecah di tempat pertandingan, ledakan aura yang sangat besar yang berasal dari mereka berdua langsung menindas semua orang yang ada di sana.
"Jangan bersenang-senang tanpa diriku" ujar Lu Guotin kemudian bergabung dalam pertarungan Jin Feng Huang dan Yin Lang.
"Aku juga tidak ingin ketinggalan" ucap Du Fu Shi kemudian melakukan hal yang sama.
Menghadapi tiga lawan yang sama-sama berada di ranah Expert tentunya membuat Jin Feng Huang sangat kewalahan. Meskipun kekuatannya sangat besar, tapi dengan gabungan dari ketiga pemimpin sekte tersebut tentunya Jin Feng Huang bukanlah tandingan mereka.
Lin Feng yang bwrada tidak jauh dari tempat pertarungan mereka mencoba untuk mencari celah agar bisa membantu Jin Feng Huang, meskipun Lin Feng menyadari bahwa pertarungan tersebut sangat berbeda jauh dengan levelnya saat ini, namun Lin Feng tidak ingin diam saja.
"Sial, apa yang harus aku lakukan" gumam Lin Feng.
"Apa yang kalian tunggu, bunuh bocah itu" ujar tetua Zhang Kaibo.
Para pasukan khusus yang berasal dari ketiga sekte terkejut mendengarkan perkataan tetua Zhang Kaibo, mereka benar-benar tidak tau apakah harus menuruti perkataannya atau hanya diam saja, sebab tetua Zhang Kaibo bukanlah bagian dari sekte mereka.
"Dengarkan perkataan Zhang Kaibo, serang bocah itu sekarang juga, yang lainnya tetap menjaga para murid sekte Phoenix Emas, jika mereka melawan maka langsung bunuh saja" ujar Yin Lang di sela-sela pertarungannya.
Setelah mendapatkan perintah dari Yin Lang, lima puluh murid yang terdiri dari masing-masing pasukan khusus dari ketiga sekte langsung melesat maju dan menyerang Lin Feng.
__ADS_1
Lin Tian dan tetua Liu Changhai yang sejak tadi hanya berdiam diri di tempat duduknya juga ikut melesat maju ke atas arena pertarungan untuk membantu Lin Feng, namun pergerakan tetua Liu Changhai langsung di hadang oleh tetua Zhang Kaibo dengan langsung menyerangnya.