
Tuan Hao sangat kaget saat melihat bahan yang Lin Feng maksud adalah sepotong dahan pohon berwarna hitam dengan panjang satu meter lebih, Tuan Hao kemudian menatap Lin Feng dengan tatapan tajam dan marah, karena tuan Hao berpikir bahwa Lin Feng sedang bermain-main dengannya, lagipula jika ingin membuat pedang dari kayu, seharusnya Lin Feng datang ke tempat pengolahan kayu.
"Hey bocah, apa kau pikir semua ini lucu, kalau kau ingin membuat pedang dari kayu seharusnya kau tidak datang ke tempatku, pergi sekarang juga atau aku akan langsung menghajar mu!" ujar tuan Hao kesal.
"Tuan Hao, aku harap anda bisa tenang dulu, sebelum itu kenapa kau tidak mencoba mengangkat kayu tersebut" jawab Lin Feng.
"Aku akan membuat kayu ini sebagai bahan bakar untuk melelehkan besi!" ujar tuan Hao kemudian mengangkat dahan kayu di hadapannya.
Karena sedang dalam keadaan kesal dan marah, tuan Hao hanya mencoba untuk mengangkat kayu tersebut dengan tangan kirinya, lalu setelah itu, tuan Hao akan menjadikan kayu tersebut sebagai kayu bakar, namun sayangnya, apa yang tuan Hao harapkan sama sekali tidak sesuai dengan kenyataannya, jangankan untuk membuat dahan pohon tersebut sebagai kayu bakar, bahkan dahan pohon tersebut sama sekali tidak bergeser sedikitpun dari tempatnya.
Tuan Hao kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Lin Feng, sebenarnya tuan Hao ingin langsung marah kepada Lin Feng, namun karena takut akan rasa malu, tuan Hao kemudian mencoba mengangkat dahan pohon tersebut dengan kedua tangannya, meskipun sudah menggunakan kedua tangannya dan menggunakan segenap tenaga yang dia miliki, tuan Hao masih tidak berhasil mengangkat dahan pohon tersebut.
"Ada apa tuan Hao, bukankah kau ingin menjadikan dahan pohon tersebut sebagai kayu bakar?" tanya Lin Feng.
"Cihh, kalau begitu baiklah, aku akan membuat pedangmu dengan kayu ini, namun bayarannya tidaklah sedikit dan pastikan kau bisa membayarnya" jawab tuan Hao.
"Masalah bayaran, tuan Hao tidak pelu khawatir" ujar Lin Feng kemudian mengeluarkan sepuluh koin platimun dari cincin penyimpanannya.
__ADS_1
Tuan Hao melebarkan kedua matanya saat melihat sepuluh koin platimun di tangan Lin Feng, tuan Hao benar-benar tidak menyangka bahwa pemuda yang terlihat sederhana di hadapannya adalah pemuda yang sangat kaya raya, tuan Hao juga tentunya mengetahui bahwa, orang yang mempunyai koin platimun bukanlah orang biasa, karena koin platimun adalah koin yang biasanya digunakan oleh orang-orang kaya di kekaisaran.
Kota Jiesi adalah kota yang sangat kaya, namun selama berada di kota Jiesi, tuan Hao belum pernah sama sekali melihat ada keluarga bangsawan yang menggunakan koin platimun, bahkan di gudang istana saja belum tentu ada koin platimun, satu koin platimun saja sudah berjumlah seratus koin emas, berarti sekarang di tangan Lin Feng ada seribu koin emas.
Seribu koin emas tentu saja bukanlah jumlah uang yang sedikit, bahkan dengan seribu koin emas mampu membuat satu keluarga atau satu klan bertahan selama beberapa bulan, dengan tangan yang bergetar, tuan Hao kemudian menerima sepuluh koin platimun tersebut dan langsung menyimpannya di dalam cincin penyimpanan miliknya.
"Te-terimakasih tuan, aku berjanji akan menyelesaikan pedang yang tuan inginkan secepat mungkin" ucap tuan Hao.
"Baiklah tuan Hao, aku akan mengandalkan mu untuk membuat pedang ini" jawab Lin Feng kemudian pergi daru ruangan tersebut.
"Gunakan tenaga kalian, bagaimanapun caranya aku ingin dahan pohon ini segera dipindahkan agar aku bisa membuat pedang yang telah dipesan!" ujar tuan Hao.
Orang-orang yang bekerja dengan tuan Hao berjumlah dua puluh orang, mereka semuanya adalah orang yang benar-benar kuat dan berbadan kekar, namun untuk mengangkat satu dahan pohon saja, mereka semua harus bekerjasama dan menggunakan seluruh kekuatan yang mereka miliki dan setelah melakukan berbagai macam usaha dan waktu yang cukup lama, mereka akhirnya berhasil memindahkan dahan pohon tersebut.
"Tu-tuan Hao, sebenarnya dahan pohon apa ini, kenapa terasa sangat berat?" tanya salah satu pekerja.
"Benar sekali tuan Hao, aku bahkan belum pernah mengangkat besi atau apapun yang lebih berat dari dahan pohon ini" ujar pekerja lainnya.
__ADS_1
"Aku sendiri juga tidak mengetahui dahan pohon apa ini, yang jelas orang yang tersebut sudah membayar harga yang sangat mahal untuk kita, jadi kita semua harus menyelesaikan pedang yang dia inginkan" jawab tuan Hao.
"Mengangkat dahan pohon ini saja sudah sangat sulit, lalu bagaimana kita bisa membuatnya menjadi pedang?" tanya salah seorang pekerja.
"Kita akan memikirkan caranya nanti, yang jelas kita harus bisa mengubah dahan pohon ini menjadi pedang, jika berhasil aku akan membayar kalian masing-masing sepuluh koin emas" jawab tuan Hao.
Para pekerja nampak sangat senang mendengar bahwa mereka akan mendapatkan gaji yang sangat besar jika berhasil membuat pedang dari dahan pohon tersebut, bahkan gaji yang di tawarkan oleh tuan Hao sekarang jauh lebih besar bahkan berkali-kali lipat dari gaji mereka setiap bulannya. Biasanya mereka hanya mendapatkan gaji sebesar dua koin emas setiap bulannya dan itu saja sudah termasuk gaji yang sangat besar.
Setelah itu para pekerja langsung memulai membuat pedang dari dahan pohon tersebut, namun sebelum itu, mereka semua harus melepaskan kulit pohon misterius tersebut terlebih dahulu, barulah setelah itu mereka semua bisa memulai proses pembuatan pedang yang diinginkan oleh Lin Feng.
Tapi tentunya, mengupas kulit dahan pohon tersebut juga bukan pekerjaan yang bisa mereka pandang sebelah mata saja, jika mengangkatnya saja membutuhkan kekuatan yang sangat besar, tidak mungkin rasanya jika mengupas kulit dahan pohon tersebut akan sama seperti mengupas dahan pohon biasan, setidaknya mereka membutuhkan sesuatu yang benar-benar sangat kuat untuk bisa mengupas kulit dahan pohon tersebut.
"Tuan Hao, apa yang harus kita lakukan sekarang, bahkan untuk mengupas kukit dahan pohon ini saja sangat sulit, bagaimana caranya kita bisa membuatnya menjadi pedang?" tanya salah satu pekerja.
"Jika tidak bisa menggunakan alat yang biasa, maka aku akan menggunakan senjata spiritual" jawab tuan Hao.
Selain dari pandai besi yang mahir dalam membuat senjata, tuan Hao juga merupakan seorang kultivator yang memiliki tingkat kultivasi yang cukup tinggi, tentunya sebagai seorang kultivator dan pandai besi yang handal, tuan Hao tentunya memiliki senjata spiritual yang khusus untuk pekerjaannya tersebut.
__ADS_1